Mungkin di rumah Anda punya mobil atau motor. Mobil atau motor baru, biasanya tidak pernah rewel. Tapi mau mobil baru atau lama, kalau tidak dirawat ya jadi sering rewel juga. Ada saja yang bermasalah. Saya pernah punya mobil yang saking seringnya bermasalah, ketika di jalan mogok inginnya saya tinggal saja di situ biar diambil orang.

Mobil akan nyaman dikendarai kalau kita pandai merawatnya. Tiap 2 hari sekali dicuci sendiri, seminggu sekali dibersihkan total di tempat cuci mobil, setiap 5000 km ganti oli, setiap 10.000 perawatan rutin dan sebagainya sesuai buku petunjuk. Kuncinya, jangan sampai telat waktu perawatannya dan bawa ke bengkel authorized agar perawatannya prima.

Kita pun tenang mengendarai mobil yang bersih dan terawat. Mobil, seperti mahluk hidup juga, kalau kita sayangi dengan merawatnya, “dia” pun akan sayang kepada kita. Itulah yang dalam ilmu Fisika disebut dengan hukum Aksi Reaksi. Setiap aksi pada suatu benda sebesar satu satuan gaya akan menghasilkan reaksi kebalikan sebesar gaya itu pula (Hukum Newton ke-3, ∑Fa,b = -∑Fb,a ).

Demikian pula pada mahluk hidup terutama manusia. Kalau kita baik sama orang, orang akan baik sama kita. Ada yang disebut The Golden Rule, yaitu kaidah memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Atau The Platinum Rule, yaitu kaidah memperlakukan orang lain sebagaimana orang itu ingin diperlakukan.

Kebaikan kita pada seseorang akan “memantul” kepada kita sendiri, bahkan mungkin lebih. Kalaupun mantulnya kurang, Allah akan memantulkannya lewat orang lain. Kalaupun tidak juga dari orang lain, Allah menyimpannya untuk kita di akhirat karena Ia Maha Tahu amalan kita tidak banyak.

Kalau kita melakukan kebaikan dengan ikhlas kepada seseorang, orang itu biasanya akan bercerita kepada orang lain. Kita berbuat baik terhadap seorang anak dan sang anak bercerita kepada orang tuanya, maka sebagai orang yang tahu diri, orang tuanya berterima kasih kepada kita, bahkan mungkin memberikan kepada kita hadiah. Kebaikan selalu berbuah kebaikan.

Tapi seperti juga pada benda mati, kepada mahluk hidup terutama manusia, jika kita berbuat jahat maka orang itupun akan jahat kepada kita. Bahkan jika orang yang kita jahati tidak mampu membalasnya, maka dia akan “lapor” kepada orang yang lebih tinggi dari kita, atau kalau itu seorang anak maka ia akan lapor pada bapaknya. Dan mereka pun kemudian membalasnya.

Ternyata, tidak cuma benda hidup dan benda mati, benda abstrak pun akan memberikan reaksi atas perlakukan kita terhadapnya. Salah satunya adalah amal ibadah shalat. Kalau shalat kita kerjakan dengan benar dan khusyu maka akan menjadi penjaga bagi diri kita. Demikian juga jika shalat kita kerjakan asal-asalnya maka shalat pun akan “marah” pada kita.

Nabi saw bersabda, “Apabila seseorang shalat ketika waktunya tiba, menyempurnakan wudhunya, lalu berdiri, melakukan ruku’ dan sujud dengan sempurna serta bersikap khusyu’ dalam shalatnya, niscaya amalan shalatnya itu menjadi bercahaya dan naik ke atas langit lalu berkata kepada pelaku shalat, ‘Semoga Allah menjagamu sebagaimana engkau menjagaku (shalat).’ Jika seseorang tidak shalat pada waktunya, tidak berwudhu dengan baik, dan tidak melakukan ruku’ serta sujud dengan sempurna dan khusyu’, niscaya shalatnya itu menjadi gelap dan naik ke atas langit lalu berkata bagi orang yang meninggalkannya, ‘Semoga Allah membinasakanmu seperti engkau menyia-nyiakan aku.’ Lalu Allah akan melipat shalat itu seperti melipat kain yang usang dan memukulkan ke wajah siapa yang meninggalkannya.” (HR At-Thabrani)

Mari kita jaga dan rawat shalat kita agar ia melaporkan kebaikan kita kepada Allah dan Allah akan senantiasa menjaga diri kita. Gunakan kemampuan kita merawat mobil, pertemanan, persaudaraan dan lainnya untuk juga merawat shalat kita.

************

Penulis: Dr. Budi Handrianto
(Sekprodi S3 Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor dan Peneliti Senior INSISTS)

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)