• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Selasa, Agustus 18, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    420 Wisudawan IX IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi ke Masyarakat di Seluruh Pelosok Negeri

    420 Wisudawan IX IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi ke Masyarakat di Seluruh Pelosok Negeri

    Bantu Korban Gempa, AQL Humanity-SAJID Kirim Relawan-Jurnalis ke Nagekeo

    Bantu Korban Gempa, AQL Humanity-SAJID Kirim Relawan-Jurnalis ke Nagekeo

    Wahdah Islamiyah Soroti Kesenjangan Ekonomi dalam Dialog Kebangsaan Menjelang Muktamar V

    Wahdah Islamiyah Soroti Kesenjangan Ekonomi dalam Dialog Kebangsaan Menjelang Muktamar V

    SAJID Bekali Jurnalis Hingga Santri Keterampilan Produksi Video AI

    SAJID Bekali Jurnalis Hingga Santri Keterampilan Produksi Video AI

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    420 Wisudawan IX IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi ke Masyarakat di Seluruh Pelosok Negeri

    420 Wisudawan IX IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi ke Masyarakat di Seluruh Pelosok Negeri

    Bantu Korban Gempa, AQL Humanity-SAJID Kirim Relawan-Jurnalis ke Nagekeo

    Bantu Korban Gempa, AQL Humanity-SAJID Kirim Relawan-Jurnalis ke Nagekeo

    Wahdah Islamiyah Soroti Kesenjangan Ekonomi dalam Dialog Kebangsaan Menjelang Muktamar V

    Wahdah Islamiyah Soroti Kesenjangan Ekonomi dalam Dialog Kebangsaan Menjelang Muktamar V

    SAJID Bekali Jurnalis Hingga Santri Keterampilan Produksi Video AI

    SAJID Bekali Jurnalis Hingga Santri Keterampilan Produksi Video AI

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Adab & Ibadah, ARTIKEL

Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

Wahyuniby Wahyuni
Reading Time: 11 mins read
Juni 16, 2026
Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Di hari-hari yang mulia dan penuh keberkahan saat ini, di mana jamaah haji sedang berbondong-bondong menuju tanah suci untuk menunaikan rukun Islam yang kelima, kewajiban sekali seumur hidup atas semua Muslim yang memenuhi persyaratan kewajibannya. Mari kita semua menundukkan wajah kita, merendahkan hati kita yang hanif, merenungkan “azhomatullah” (keagungan Allah) seraya mensyukuri segala nikmatNya yang tiada batas yang dikarunikan kepada kita semua.

Kebesaran Ilahi yang kita tinggikan di hari-hari ini dengan alaunan “takbir, tasbih, tahmid, dan tahlil” adalah ekspresi iman, sekaligus bentuk komitmen kita untuk menjadikan Allah subhanah sebagai “sentra kehidupan” kita. Bahwa dalam hidup ini semuanya bermuara dari satu sumber, Allahus Shomad. Kita ada atau tiada, kita memiliki atau tidak memiliki, kita kuat atau lemah, menguasai atau dikuasai, bahkan kita hidup dan mati sekalipun, semuanya karena kuasa Allah SWT.

Esensi filsafat hidup yang seperti inilah yang tersimpulkan dalam ikrar iman kita لا اله الا الله. Bahwa tiada yang punya hak kekuasaan, kenikmatan dan pujian kecuali Allah yang memiliki dan mengontrol langit dan bumi.

You might also like

Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

Agustus 7, 2026
Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

Juni 16, 2026
Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

Juni 16, 2026
Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

Juni 16, 2026

Ini janji sejati yang akan diikrarkan oleh serial jamaah haji ketika memulai niat manasiknya (ihram):

لبيك اللهم لبيك لا شريك لك ان الحمد والنعمة لك والملك لإشراك لك

”Kami datang ya Tuhan memenuhi panggilanMu, tiada sekutu bagiMu. Sesungguhnya seluruh pujian, kenikmatan dan kekuasaan adalah milikMu. Tiada sekutu bagiMu”.

Tauhid itu Landasan Hidup

Pengakuan iman seperti inilah yang menjadi pegangan hidup yang solid bagi insan-insan Mukmin: العروة الوثقي (Al-Quran: 2: 256), pegangan kuat yang tak goyah oleh apapun.

Tauhid menghadirkan rasa “Ma’iyatullah” (kebersamaan dengan Allah), yang dengannya memberikan ketenangan hidup, bahkan di saat-saat genting sekalipun. Pengalaman baginda Rasul direkam dalam Al-Quran:

اذ هما في الغار اذ يقول لصاحبه لاتحزن ان الله معنا فانزل الله سكينته عليه وايده بجنود لم تروها

“Ketika mereka berdua berada di dalam gua, dan dia berkata kepada sahabatnya: janganlah engkau bersedih. Sesungguhnya Allah bersama kita. Maka Allah menurunkan ketentraman kepadanya, dan menguatkannya dengan bala tentara yang belum pernah kamu saksikan”.

Penciptaan manusia dan Keagungan Tuhan

Keagungan Allah itu terpancar dalam keagungan ciptaanNya. Penciptaan kita sebagai manusia sendiri sungguh sebuah karunia yang luar biasa. Penciptaan yang disebut “ahsanu taqwiim” atau penciptaan dengan tatanan yang terbaik (Al-Quran: At-Tiin: 2).

Keindahan, kenyamanan dan kesempurnaan penciptaan kita sebagai manusia, sungguh karunia kenikmatan dan kemuliaan yang mutlak disyukuri.

Manusia diciptakan dan dilengkapi akal pikiran (al-aql) menjadikannya mampu mengemban tugas-tugas kekhilafahan dalam membangun dan memakmurkan bumi ini. Dengan akal fikiran yang dibangun dengan ketajaman hati menjadikan umat Islam berkarakter “khaeriyah” (excellence) sehingga mampu mewujudkan peradaban dunia.
Nikmat Iman adalah fondasi

Namun di atas semua nikmat-nikmat Allah tiada batas itu, nikmat iman dan Islamlah yang menjadi kunci sekaligus fondasi segala kenikmatan. Tanpa iman dan Islam, nikmat boleh jadi berubah menjadi “niqmah”, bencana yang membinasakan.

Dunia Barat dengan segala kemajuan material, dengan perkembangan sains dan teknologi, gagal memberikan ketenangan dan kebahagiaan hidup. Hal ini membuktikan bahwa hidup tanpa iman dan Islam adalah hidup yang gagal walau bergelimang materi.

Matthew, seorang Amerika asli menerima Islam sebagai jalan hidupnya karena dalam Islamlah dia menemukan ketenangan itu. Dan Matthew hanya satu dari sekian banyak orang di Barat yang sedang mengembara dalam pencarian setitik kebahagiaan itu.

Memaknai Idul Adha dan Ketauladanan Ibrahim AS

Idul Adha yang sebentar lagi akan rayakan itu penuh dengan makna dan nilai-nilai kehidupan yang sangat luar biasa. Ada makna hidup dan ujian, makna ketaatan dan pengorbanan, makna soliditas mental dan kekokohan iman, sekaligus mengajarkan nilai-nilai kehidupan kolektif sosial hingga ke kepemimpinan.

Dan yang teristimewa dari semua itu adalah bahwa semua rentetan perustiwa korban (dan haji) itu sangat erat dengan sejarah perjalanan Nabi Ibrahim AS.

Ibrahim AS di satu sisi menjadi simbol kesempurnaan (al-kamaliyah) dalam pengabdian dan pengorbanan. Sekaligus dikenal sebagai manusia pertama yang diperintahkan untuk mengumandangkan kewajiban haji kepada umat manusia. Sebagaimana firmanNya: “Dan kumandangkan kepada manusia (kewajiban) haji. Niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kali dan mengendarai onta, datang dari berbagai penjuru yang jauh”.

Ibrahim AS dan Pencarian Al-Haqq

Pelajaran pertama dari perjalanan hidup Ibrahim adalah bahwa proses untuk menemukan keyakinan atau keimanan bukan “taken for granted”. Tapi melalui proses panjang dengan berbagai ujian. Langkah awal dalam proses itu adalah maksimalilasi rasionalitas manusia untuk memenuhi tabiat kuriositashya (keingin tahuan).

Kisah pencarian Ibrahim untuk menemukan kebenaran Tuhan diceritakan secara gamblang oleh Al-Quran, Al-A’am: 76-78.

Dimulai dengan proses nalar tentang ciptaan Allah, bintang-bintang, bulan, matahari, yang pada berakhir kepada kesimpulan: “Sungguh aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang mencipatakan langit dan bumi, menerima agama yang lurus. Dan aku bukanlah orang yang mempersekutukan Allah” (Al-An’am: 76-79).

Keyakinan bukanlah sekedar perasaan emosi semata. Tapi sebuah kemantapan jiwa melalui pencarian akal yang tercerahkan. Keimanan yang dilandasi oleh rasa emosi semata akan melahirkan karakter keagamaan yang sempit, dan kerap kali melahirkan prilaku emosional yang destruktif, serta membawa kepada kebencian, keangkuhan dan perpecahan.

Inilah rahasianya kenapa ayat-ayat pertama Al-Quran yang diwahyukan kepada baginda Rasul adalah perintah untuk memaksimalkan daya nalar dengan perintah membaca اقرأ (bacalah).

Keimanan yang solid melahirkan kekuatan dan kematangan hidup. Rasionalitas berpikir melahirkan kedewasaan (maturity) dan karater bijak (wise) dalam berpikir dan bersikap.

Hanya dengan partautan akal dan hati, fikir dan dzikir, peradaban manusia (human civilization) dapat diwujudkan. Catatan tintah emas sejarah mencatat kontribusi Islam dalam mewujudkan peradaban tinggi manusia di masa lalu.

Perubahan adalah Esensi Hidup

Hikmah kedua dari perjalanan hidup Ibrahim AS adalah bahwa hidup itu merupakan “cicle” atau perputaran dari satu titik ke titik yang sama. Bagaikan tawaf di saat berhaji, berputar berkeliling dengan irama dan tujuan yang sama.

Dalam perputaran hidup itu terjadi goncangan yang sangat luar biasa. Hidup dunia ini bagaikan berlayar di tengah samudra luas. Hempasan tiada henti hingga masa berlabuh.

Untuk melalui “bumpy road” (perjalanan yang penuh tantangan) itu, Allah menempa hamba-hambaNya. Ujian demi ujian, ragam cobaan, akan terjadi dalam hidup. Dan dengan ujian itu manusia akan membangun kematangan dan soliditas mental untuk menjalani hidupnya.

Di sinilah Ibrahim AS tampil sebagai sosok tauladan yang sangat luar biasa. Ibrahim AS mengalami tempaan itu dari awal perjalanan hidupnya hingga mencapai tingkat kematangannya.

Ujian demi ujian, dari resistensi keluarga, sanak family, kerabat dan teman, hingga ujian dari kekuasaan pada masanya.

Al-Quran mengisahkan rentetan persitiwa-peristiwa dalam hidup Ibrahim itu secara gamblang dan rinci. Satu di antaranya adalah kisah perlawanan beliau kepada kemusyrikan. Kegigihan beliau dalam perjuangan menegakkan “tauhid”, dihadapkan kepada resistansi yang dahsyat. Ibrahim ditangkap dan dieksekusi (dibakar).

Namun Ibrahim AS yang memiliki kematangan iman, tegar menghadapinya. Tawaran bantuan para malaikat sekalipun ditampik karena dia yakin bahwa hidup semuanya ada dalam satu kendali, kendali Penguasa langit dan bumi.

Dengan keyakinan inilah Allah memerintahkan api yang menggunung itu menjadi dingin (badan) dan keselamatan (salaama) bagi Ibrahim: “Wahai api, dinginlah dan menjadilah keselamatan bagi Ibrahim”.

Sungguh Ibrahim AS yakin seyakin-yakinnya bahwa semua ada dalam genggamanNya. Api membakar hanya dengan izinNya. Air menjadi penyejuk hanya dengan izinNya. Ibrahim telah ditempa untuk menyikapi hidup dengan penuh keimanan dan tawakkal yang totalitàs.

Urgensi Logika dan Komunikasi yang baik.

Pelajaran penting lainnya yang perlu digaris bawahi dari sejarah Ibrahim AS adalah komunikasi yang terjadi antara raja dan Ibrahim. Dialog keduanya mengajarkan betapa ketajaman logika dan kemampuan komunikasi Ibrahim penting untuk ditauladani.

Kelemahan logika dan ketidak mampuan mengkomunikasikan kebenaran seringkali melahirkan da’i-da’i, ustadz-ustadz, bahkan ulama-ulama yang kerap bermain dogma. Mereka mudah menyalahkan, bahkan mengkafirkan. Dan lebih berbahaya lagi ketika para da’i melakukan dakwah “bolduzer: menghancurkan harapan hidayah. Mereka mengusir dari hidayah, bukan mengajak ke jalan Allah.

Karunia dan Ujian Hidup

Setelah Ibrahim dan keluarganya “settle” (menetap) di Jerusalem, ujianpun berlanjut. Setelah sekian lama Ibrahim menikah dengan isterinya Sarah, mereka tak kunjung juga dikaruniai anak. Bahkan keduanya telah mencapai umur uzur.

Ibrahim pun semakin khawatir akan kesinambungan dakwahnya. Hal ini disadari oleh isterinya, Sarah. Ibrahim pun diminta olehnya untuk menikahi hamba sahaya mereka saat itu, Hajar. Dari Hajarlah Allah mengaruniakan seorang putra yang diberi nama Ismail AS. Alangkah bahagianya Ibrahim dengan karunia anak yang telah lama ditunggu-tunggu itu.

Ternyata ujian besar dari Allah kembali menerpa. Ibrahim diperintah oleh Allah yang memberinya anak untuk membawa anaknya yang baru lahir, Ismail bersama ibunya, Hajar, ke sebuah lembah yang tiada tumbuhan “bi waadin gaeri dzi zar’in”.

Tiada tumbuhan berarti tiada air. Tiada air berarti tiada kehidupan. Tapi dengan kamatangan iman, Ibrahim meninggalkan mereka berdua tanpa siapapun dan dengan perbekalan sekedarnya di lembah itu. Ini lembah m yang kemudian kita kenal dengan Kota Suci, Makkah Al-Mukarromah.

Demikianlah, bertahun-tahun Ibrahim meninggalkan anak dan isteri tercinta. Hingga suatu ketika datanglah ujian terbesar dalam hidupnya. Anak satu-satunya, yang lama ditunggu-tunggu kehadirannya, dan sangat disayangi itu, bahkan menjadi harapan masa depan dakwahnya, diperintahkan oleh Allah untuk disembelih.

Peristiwa ini dikisahkan dalam Al-Quran:
“Maka ketika anaknya mencapai umur balig dia berkata: Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi jika aku menyembelihmu. Apa pendapatmu? Dia (sang anak) berkata: Wahai ayahku lakukan apa yang diperintahkan kepadamu, niscaya engkau akan mendapati aku termasuk orang-orang yang bersabar”.

Tapi Allah Maha bijaksana dan Maha Kasih. Sembelihan itu diganti dengan seekor domba. Itulah tradisi yang kita rayakan melalui syariatnya Rasulullah Muhammad SAW dengan korban atau adha.

Ruhiyah udhiyah atau semangat pengorbanan sebagai komitmen iman itulah yang kita rayakan. Merayakan komitmen pengabdian dan penghambaan, dengan semangat pengorbanan. Itulah esensi ketakwaan:


لن ينالالله لحومها ولا دماءها ولكن يناله التقوي منكم

“bukan daging atau darah yang sampai kepada Allah. Tapi ketakwaanlah yang bernilai di sisiNya”.

Katauladanan Dalam Kepemimpinan

Setelah melalui proses-proses penempaan yang dahsyat dengan penuh kesempurnaan, Ibrahim kini menjadi lebih matang dan siap menjalani hidup “in excellence” (terbaik). Allah pun memutuskan untuk menjadikannya sebagai pemimpin global: “Sesungguhnya Aku mengangkatmu jadi pemimpin untuk manusia” (imaman lin-naas).

Kepemimpinan adalah pilar kehidupan. Karenanya semua manusia pada dasarnya adalah pemimpin dalam hidupnya. Rasulullah SAW menggambarkan hidup itu seolah gembalaan yang harus dijaga, sekaligus dipertanggung jawaban. Rasulullah SAW menegaskan: “setiap kalian adalah gembala dan semua kalian akan diminta pertanggung jawaban tentang gembalaannya”.

Kepemimpinan Yang Berkarakter

Ibrahim diangkat menjadi pemimpin. Namun beliau meminta kepada Allah bukan sekedar dijadikan pemimpin, tapi pemimpin yang berkarakter Ketakwaan: Wahai Tuhanku karuniakan kepada kami pasangan-pasangan dan anak keturunan yang menyejukkan hati. Dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa”.

Kepemimpinan yang berkarakter Ketakwaan inilah yang akan membawa umat kepada kesalehan, baik pada tingkatan individual maupun kolektif.

Tiga Karakteristik Kepemimpinan

Secara mendasar, kepemimpinan Ibrahim AS memiliki tiga karakteristik dasar yang digambarkan dalam Al-Quran: “Dan Kami jadikan dari kalangan mereka pemimpin-pemimpin yang berpetunjuk dengan urusan Kami, memilki kesabaran, dan mereka yakin dengan ayat-ayat Kami”.

Pertama, “yahduuna bi amrina”. Dimaknai dengan berpegang teguh kepada nilai-nilai kebenaran. Juga berarti memiliki kapasitan keilmuan dan pemahaman dengan masalah-masalah yang dihadapi oleh kepemimpinannya. Inilah yang disebut bahasa politik dengan “kapabilitas”.

Kedua, “lammaa shobaru”. Yang dimaknai memiliki mentalitas baja dalam menghadapi berbagai tantangan kepemimpinan. Tantangan yang kita maksud bukan saja kesulitan-kesulitan yang ada. Tapi yang lebih penting juga adalah kesabaran menghadapi godaan-godaan (temptations) kekuasaan.

Sabar dengan kesulitan itu mudah dan wajar. Tapi sabar menghadapi godaan itu jauh lebih berat dan kadang terlihat asing dan aneh di mata sebagian.

Ketiga, “wa kaannu bi aayaatina yuuqinuun”. Dimaknai sebagai yakin dan meyakinkan. Dengan kata lain kepemimpinan Ibrahim itu dibangun di atas optimisme yang kuat. Sekaligus mampu memberikan optimisme yang tinggi kepada publik yang dipimpinnya.

Pemimpin Demokratis

Catatan penting lainnya yang diambil dari sejarah kepemimpinan Ibrahim AS adalah keinginan dan kemauanny untuk mendengarkan aspirasi mereka yang terpimpin.

Ini disimpulkan dari sikap Ibrahim terhadap perintah Allah untuk menyembelih anaknya Ismail. Di satu sisi beliau yakin penuh jika itu perintah Allah yang tidak dapat ditawar. Tapi di sisi lain beliau tetap ingin mendengarkan pendapat anaknya: “fa undzur maaza taraa“ (apa pendapatmu Wahai anakku).

Keinginan untuk mendengarkan, walaupun dari anak sendiri yang masih remaja, dan berkenaan dengan urusan keyakinan, menunjukkan jika Ibrahim adalah sosok “imaam” atau pemimpin yang inklusif. Yang dalam bahasa politik modern kepemimpinan yang demokratis.

Pemimpin itu Amanah, Bukan Prestise

Kepemimpinan itu bukan prestise dan kehormatan. Tapi “karunia amanah” dan kesempatan (opportunity) yang Allah berikan kepada siapa yang Dia kehendaki untuk melakukan pengabdian kepadaNya melalui pelayanan publik.

Karenanya pemimpin yang adil akan berada di posisi para nabi di hari Akhirat. Bahkan mendapat naungan khusus di hari Akhirat kelak. Hadits menyebutkan bahwa ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari tiada naungan kecuali naunganNya”. Salah satunya adalah pemimpin yang adil.

Allahlah yang menentukan kepada siapa kepemimpinan itu diberikan: Wahai Allah, Engkau memberikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan mencabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendak”.

Manusia yang menyadari hakikat ini tidak akan berambisi buta dalam memperebutkan kepemimpinan. Tidak perlu menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Tidak akan melakukan fitnah, menyebar hoax, dan cara-cara busuk lainnya demi meraih kepemimpinan itu.

Tujuan Kepemimpinan Dalam Islam

Al-Quran menyampaikan tiga tujuan pokok dari kepemimpinan Ibrahim AS:

“Dan ingat ketika Ibrahim berdoa: wahai Tuhan kami jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan karuniakan kepada penduduknya buah-buahan bagi yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat. Dia (Allah) berfirman: tapi barang siapa yang ingkar maka Kami akan berikan kesenangan sejenak, lalu kami tarik mereka ke dalam api neraka, tempat kembali yang buruk”.

Pertama, Al-amnu (keamanan). Kepemimpinan itu harus mampu mencipatakan keamanan dan rasa aman bagi semua. Dengan keamanan itu akan tercipta stabilitas umum.

Kedua, Ar-Rizqu (karunia rezeki). Kepemimpinan itu harus mampu mewujudkan “kesejahteraan umum.

Ketiga, Al-adlu (keadilan). Kepemimpinan itu harus mampu menegakkan keadilan yang setara tanpa memihak. Kesejahteraan yang tidak adil rentang mengakibatkan ketidak amanan dan instabilitas.
Penutup

Akhirnya hendaknya kita semua membangun komitmen untuk menauladani pengorbanan dan kepemimpinan Ibrahim yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Kepemimpinan yang menjunjung tinggi “rahmah” atau kasih sayang dan mengedepankan “maslahah ‘aammah” atau pepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Dengan semangat kebersamaan dan kasih sayang umat Islam, khususnya di negara Indonesia, dan bersama seluruh elemen bangsa, insya Allah kita akan bangkit dan menjadi pelopor bahkan menjadi pemimpin global dunia, sebagaimana Ibrahim dijadian “imaaman linnaas”: pemimpin global yang diimpikan dunia yang sedang tidak baik-baik saja.

*************
‎
‎Penulis: Shamsi Ali Al-Nuyorki (Direktur, Jamaica Muslim Center & Presiden Nusantara Foundation)
‎
‎Demikian Semoga Bermanfaat…
‎@Wallahu ‘alam bishowab…
‎
‎Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)
‎

Tags: Imam Shamsi AliKepemimpinanKetauladanan Ibrahim ASPengabdian
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

AKSARA Hadir di Sekolah Kolong Maros, Bangun Generasi Gemar Membaca dan Peduli Lingkungan

Next Post

Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

Wahyuni

Wahyuni

Wahyuni Subhan adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Pembina Daar Al-Qalam, Team FMDKI News dan Guru SD IT Wahdah Islamiyah Gowa.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis
    INDONESIA

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga
    Al-Maqdisi Studies

    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga

    Juli 10, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Muh Akbar
    Agustus 17, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1642 shares
      Share 657 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      901 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah, Kiyai Muhammad Zaitun Rasmin mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) yang menggunakan tantangan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari gimmick pemasaran.  Aksi tersebut menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan sebuah booth produk minuman beralkohol memberikan tantangan hafalan Surah Ad-Duha kepada pengunjung beredar luas di media sosial.  Menurut Kiai Zaitun Rasmin, penggunaan Al-Qur’an untuk kepentingan pemasaran produk yang jelas bertentangan dengan ajaran Islam merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan sangat melukai perasaan umat Islam.  “Demi marketing, demi gimmick, Al-Qur’an yang sangat dimuliakan umat Islam justru dilecehkan. Ini melukai hati seluruh umat Islam,” tegas Kiai Zaitun, Rabu, (12/8/2026).  Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan permintaan maaf atau klarifikasi dari pihak terkait. Menurutnya, kasus tersebut perlu diusut secara serius untuk memastikan adanya pertanggungjawaban.  “Ini harus diusut dan dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.  Kiai Zaitun berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi seluruh pelaku usaha serta penyelenggara kegiatan agar menghormati nilai-nilai agama dan tidak menggunakan simbol ataupun ajaran agama sebagai gimmick pemasaran yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.  #zaitunrasmin #nasional #mui #penistagama
    • Pembantaian di Gaza masih terjadi, puluhan hingga ratusan nyawa melayang setiap hari, dan kita tidak tahu, kapan semua ini akan berhenti..  Ditengah heningnya dunia akan isu ini, Jurnalis di Gaza berteriak setiap hari, menyampaikan berita dengan mempertaruhkan semua yang mereka miliki.. Hingga saat ini, lebih dari 260 jurnalis telah pergi meninggalkan dunia ini..  Namun misi dan perjuangan mereka tak akan pernah berhenti dan tak akan pernah mati..  Suara-suara Gaza masih bertahan hingga saat ini.. dengan berani, mereka terus menyuarakan apa yang terjadi.. tanpa perlindungan, sumber daya, ataupun jaminan jika mereka bisa bertahan hingga Gaza merdeka nanti..  Percayalah, suara mereka tetap hidup dan kebenaran pasti akan menang..  #gaza #gazaunderattack #palestine #jurnalis #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pakaian yang menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh ketika mengikuti karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Imbauan ini merupakan upaya preventif guna mencegah terselubungnya kampanye gerakan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).  “Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ujar Kiai Muiz Ali.  Kita menghargai perbedaan, tapi bukan dengan penyimpangan.  Tetap jaga diri dan keluarga kita agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai agama, moral dan bangsa kita..  Selanjutnya baca di: https://mujahiddakwah.com/2026/08/mui-ingatkan-karnaval-agustusan-jangan-dijadikan-ajang-kampanye-lgbt  #indonesia #lgbt #hutri #tolaklgbt #mui
    • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan resmi menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Isi utama perjanjian tersebut meliputi: Serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ketiga negara berkomitmen untuk memberikan respons bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah disepakati. Meningkatkan kerja sama militer melalui latihan gabungan, interoperabilitas pasukan, serta pertukaran personel militer. Memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan untuk menghadapi ancaman terorisme, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur strategis. Mengembangkan industri pertahanan melalui riset, pengembangan teknologi, produksi bersama, dan transfer teknologi. Perjanjian ini ditegaskan bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas serta keamanan kawasan, bukan ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah bagi kawasan dan dunia Islam, para pejabat mengatakan bahwa "Arsitektur keamanan regional telah didesain ulang melalui Perjanjian Mekkah." #turkey #duniaislam #arabsaudi #makkah #islam
    • G4z4 Berduka!!! 112 Syuhada di Makamkan Secara Massal, Bukti Nyata Gen0sid4 yang Tak Kunjung Henti. Ratusan warga G4z4 mengiringi pemakaman 112 anggota keluarga Al-Hassayneh dan Abu Shari'ah di Kota G4z4, Selasa (4/8/2026), Jenazah ini berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan penjajah zionis Isr4el. Mereka bukan sekadar angka, mereka adalah manusia yang menunggu lebih dari 2,5 tahun di bawah reruntuhan, hingga akhirnya dikeluarkan dan diberikan hak terakhir mereka untuk mengucapkan selamat tinggal! Apakah 73.375 Jiwa Gaza yang gugur dan 175.000 terluka tak mampu menghentikan ini semua? Kemana hati nurasi kemanusiaan yang lantang diucapkan itu?? Ingatlah, diam dan acuh tak pedulimu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak. Bangkitlah umat Islam, nyawa saudaramu gugur tiap harinya. Roketkan doamu ke langit agar Allah berikan kemenangan-Nya... Semoga Allah menjadikan mereka syahid di Jalan-Nya dan dan masukkan ke dalam Jannah-Nya. Allahumma Aaamiin..🤲🤲😭😭 #gaza #gazaunderattack #palestina #freepalestine🇵🇸 #masjidalaqsa
    Next Post
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media