MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Lebih dari 10 ribu peserta mengikuti kegiatan Salam Indonesia yang diselenggarakan Muslimah Wahdah sebagai bagian dari rangkaian Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC), Ahad, (2/8/26).
Peserta berasal dari berbagai wilayah melalui kehadiran langsung (offline) dan virtual zoom dengan titik-titik nonton bersama (nobar) di sejumlah daerah di Indonesia.
Mengusung tema “Merajut Harmoni, Menguatkan Negeri untuk Indonesia Berkah”, kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi, edukasi, dan kolaborasi muslimah untuk memperkuat kontribusi dalam bidang dakwah, kemanusiaan, serta pembangunan peradaban.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Pusat, Ustazah Hj. Harisa Tipa Abidin, S.Pd., M.Pd.I., menegaskan bahwa muslimah memiliki posisi strategis sebagai pendidik pertama dalam keluarga sekaligus penggerak perubahan sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, ketahanan sebuah bangsa berawal dari keluarga yang kuat.
“Kekuatan suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dari ketahanan keluarga. Dalam keluarga, muslimah memiliki peran penting dalam mendidik, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta membentuk karakter generasi masa depan. Sehingga penguatan wawasan keislaman, ukhuwah, kapasitas diri, dan kepedulian sosial menjadi hal penting agar muslimah mampu menjalankan perannya secara optimal,” ungkapnya.

Ustazah Harisa mengatakan Salam Indonesia dihadirkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus momentum untuk memperkuat peran muslimah dalam bidang dakwah, kemanusiaan, dan pembangunan peradaban.
“Kami berharap Salam Indonesia melahirkan semakin banyak muslimah yang memiliki kepedulian, kemampuan, dan keberanian untuk berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, serta pembangunan Indonesia yang harmonis dan diberkahi,” harapnya.
Ketua Event Organizer, Zelfia Amran, menjelaskan bahwa Salam Indonesia merupakan salah satu agenda nasional dalam rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah yang menghadirkan berbagai program sosial, keagamaan, dan edukasi bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, Salam Indonesia diikuti lebih dari 10 ribu peserta dimana sekitar 8.785 peserta dari Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, dan Takalar hadir secara offline, dan ratusan peserta lainnya melalui virtual zoom meeting, dengan puluhan titik nonton bersama di berbagai daerah lain di Indonesia. Antusiasme ini menunjukkan besarnya semangat muslimah untuk bersinergi dalam dakwah, memperkuat ketahanan keluarga, dan berkontribusi bagi Indonesia yang berkah,” ujar Zelfia.
Menurut Zelfia, selain penyaluran bantuan pangan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pelestarian lingkungan melalui pengenalan biopori, komposter, pemanfaatan loofah (gambas), serta penggunaan keranjang sampah kering sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, H. Munafri Arifuddin, S.H., yang membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Salam Indonesia sebagai bagian dari rangkaian menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bagian yang tidak terpisahkan menuju Muktamar ke V dan insyaallah akan memberikan banyak manfaat, bukan hanya bagi Wahdah Islamiyah, tetapi juga bagi masyarakat,” kata Munafri.
Ia juga menilai Wahdah Islamiyah merupakan mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program-program dakwah, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang berkontribusi mewujudkan Kota Makassar yang aman, harmonis, dan berdaya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menyerahkan cenderamata kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar sebagai bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Makassar. Selain itu, Pemkot Makassar juga menyerahkan 1000 paket bantuan pangan kepada para guru mengaji dalam kegiatan Salam Indonesia tersebut.
Laporan: Tim Media Muslimah Wahdah









































































