MUJAHIDDAKWAH.COM, JEDDAH – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Muhammad Anis Matta, mendesak Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengambil langkah nyata untuk membela Palestina dan menuntut pertanggungjawaban Israel atas berbagai kejahatan kemanusiaan.
Seruan tersebut disampaikan Anis dalam Konferensi Tingkat Menteri Luar Negeri Luar Biasa ke-23 OKI di Jeddah, Kamis, (27/8/26).
Anis menegaskan, kewibawaan OKI tidak cukup dibangun melalui kecaman dan pernyataan. Menurutnya, diperlukan tindakan konkret dan berkelanjutan untuk menunjukkan kesungguhan negara-negara anggota OKI dalam menghadapi situasi Palestina.
“OKI harus mampu membangun wibawa organisasi, tidak dengan kecaman dan pernyataan, tetapi melalui aksi nyata dan berkelanjutan,” kata Anis.

Dalam forum tersebut, Anis menyoroti berbagai tindakan Israel terhadap Palestina, termasuk pembunuhan warga Palestina, perluasan permukiman ilegal, perampasan wilayah, serta tindakan yang dinilai melanggar kesucian Masjid Al-Aqsa.
Karena itu, ia mendorong OKI menggunakan seluruh kemampuan dan mekanisme yang dimilikinya untuk menuntut pertanggungjawaban Israel. Anis juga meminta agar kekerasan yang dilakukan pemukim ilegal Israel dikategorikan sebagai tindakan terorisme.
“OKI harus memaksimalkan kemampuan dan mekanismenya untuk menuntut pertanggungjawaban Israel atas berbagai kejahatannya,” tegas Anis.
Menurut Anis, kondisi tersebut menjadi ujian bagi OKI untuk membuktikan kesungguhan sikapnya secara kolektif. Perjuangan untuk Palestina, kata dia, membutuhkan keberanian untuk mengambil tindakan, bukan sekadar menyampaikan pernyataan.
“Harus ada tindakan nyata. Harus ada upaya berkelanjutan,” ujar Anis.
Ia menegaskan, Indonesia mendorong OKI agar memperkuat langkah konkret dan berkelanjutan dalam membela Palestina.
“Perjuangan untuk Palestina membutuhkan keberanian untuk bertindak, bukan sekadar bersuara,” tegasnya.
Reporter: Wahyuni
Editor: Admin MDcom

















































































