• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Sabtu, Agustus 22, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Dialog Ketahanan Keluarga Muktamar V Wahdah Islamiyah Soroti Tantangan Seksualitas Generasi Muda

    Dialog Ketahanan Keluarga Muktamar V Wahdah Islamiyah Soroti Tantangan Seksualitas Generasi Muda

    Deretan Da’i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal Besok

    Deretan Da’i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal Besok

    Muslimah Wahdah Perkuat Literasi Digital untuk Hadirkan Dakwah yang Benar dan Berdampak

    Muslimah Wahdah Perkuat Literasi Digital untuk Hadirkan Dakwah yang Benar dan Berdampak

    Riza Patria Dorong Wahdah Islamiyah Pelopori Pesantren Tahfizh untuk Yatim dan Dhuafa di Pelosok Desa

    Riza Patria Dorong Wahdah Islamiyah Pelopori Pesantren Tahfizh untuk Yatim dan Dhuafa di Pelosok Desa

    Gelar Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

    Soft Launching Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Zaitun Rasmin: Perkuat Persatuan dan Kolaborasi Dakwah

    Gelar Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

    Gelar Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Dialog Ketahanan Keluarga Muktamar V Wahdah Islamiyah Soroti Tantangan Seksualitas Generasi Muda

    Dialog Ketahanan Keluarga Muktamar V Wahdah Islamiyah Soroti Tantangan Seksualitas Generasi Muda

    Deretan Da’i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal Besok

    Deretan Da’i Nasional Siap Meriahkan Tabligh Akbar Nasional dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal Besok

    Muslimah Wahdah Perkuat Literasi Digital untuk Hadirkan Dakwah yang Benar dan Berdampak

    Muslimah Wahdah Perkuat Literasi Digital untuk Hadirkan Dakwah yang Benar dan Berdampak

    Riza Patria Dorong Wahdah Islamiyah Pelopori Pesantren Tahfizh untuk Yatim dan Dhuafa di Pelosok Desa

    Riza Patria Dorong Wahdah Islamiyah Pelopori Pesantren Tahfizh untuk Yatim dan Dhuafa di Pelosok Desa

    Gelar Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

    Soft Launching Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Zaitun Rasmin: Perkuat Persatuan dan Kolaborasi Dakwah

    Gelar Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

    Gelar Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Ajak Ormas Islam Perkuat Sinergi Umat

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Opini Anda, TSAQOFAH

Framing Kohesivitas untuk membangun Generasi Sumber Daya Olahraga (Refleksi HAORNAS 2018) – Dr. Fahrizal, S.Pd.,M.Pd.

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 7 mins read
Juni 16, 2026
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيم

Salam Olahraga….!!! Jaya…!!! Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu mempersiapkan dan menjaga kualitas generasinya, bukan generasi emas (gold generation) karena emas bernilai hanya karena kilauannya namun tak tahan ditempa, melainkan Iron Generation (generasi Kuat) sekuat baja yang dapat ditempa menjadi senjata apa saja untuk menjadi cadangan kekuatan bangsa di masa depan.
Pesta olahraga terbesar ke-dua Dunia (Asian Games) telah usai terhelat dan sukses menorehkan prestasi yang luar biasa bagi bangsa ini sebagai tuan rumah penyelenggara. Tentunya rasa takjub dan syukur atas raihan ini harus menjadi Inspirasi dan motivasi bagi kita sebagai bangsa yang besar untuk tetap berbenah dalam meningkatkan kualitas dan manajemen pembinaan prestasi olahraga Nasional.Mengukuhkan diri di peringkat  ke-4 dengan total perolehan  medali 31 emas, 24 perak, dan 43 perungguTentunya memberi ekspektasi yang sangat besar untuk masa depan olahraga di Indonesia, peran dan partisipasi seluruh pihak yang terkait adalah tonggak dari euforia kesuksesan tersebut.

Pemerintah, swasta, masyarakat, dan praktisi serta tehnokrat menjadi kolaborator hebat dalam membangun integritas kerja yang solid. Namun tentunya kita tidak perlu larut dalam rasa bangga yang berlebihan terhadap capaian tersebut. Masih banyak tugas dan tantangan selanjutnya yang akan kita lalui.Diperlukan karya untuk membangun sumber daya olahraga yang berdaya saing, tentunya dengan pendekatan pendidikan, sains tehnologi serta riset pengembangan dinantikan untuk mengikuti ritme perkembangan negara negara pesaing. sebuah gerakan yang terstruktur untuk mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi olahraga nasional diperlukan untuk mempersiapkan Generasi Sumber daya Olahraga yang handal.

Momentum Hari Olahraga Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 September harus menjadi pemantik untuk menciptakan konsep framing kohesivitas. Istilah framing kohesivitas sengaja di buat untuk membuat sebuah bingkai dalam kemajemukan karakter dalam sebuah kelompok untuk dijadikan sebagai satu kekuatan menjaga ketersediaan cadangan generasi (stock generation) yang akan menjelma menjadi generasi yang kuat (Iron generation) dalam bidang olahraga.Konsep kohesivitas kelompok pertama kali diungkapkan pada penelitian psikologi pada tahun 1940.

Lewin pada tahun 1943, menggunakan istilah cohesive untuk menggambarkan sebuah kekuatan yang menjaga kelompok agar tetap utuh dengan cara menjaga kesatuan anggota-anggotanya. Konsep kohesivitas berkembang menjadi sebuah konsep yang multidimensional pada tahun 1980 dan 1990.  Seiring berkembangnya dinamika kelompok pada tahun 2006 seorang peneliti yang bernama Forsyth mengungkapkan bahwa kohesivitas terdiri dari cohesion is attraction, cohesion is unity, cohesion as teamwork.

You might also like

Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

Agustus 17, 2026
Rasisme: Dosa Asal Amerika

Rasisme: Dosa Asal Amerika

Juni 28, 2026
Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

Juni 25, 2026
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Juni 24, 2026

Kohesivitas merupakan suatu hal yang penting bagi kelompok karena kohesivitas dapat menjadi sebuah alat pemersatu anggota kelompok agar dapat terbentuknya sebuah kelompok yang efektif.(Lewin, 1943), menggunakan istilah cohesive untuk menggambarkan sebuah kekuatan yang menjaga kelompok agar tetap utuh dengan cara menjaga kesatuan anggota-aggotanya.Forsyth (1999), Kohesivitas adalah Kesatuan yang terjalin dalam kelompok, menikmati interaksi satu sama lain, dan memiliki waktu tertentu untuk bersama dan didalamnya terdapat semangat yang tinggi.

Dalam konsep tersebut kohesi dipandang sebagai sejumlah tenaga yang menyebabkan anggotanya betah tetap tinggal dalam kelompoknya. Gross dan Martin (1951) mengemukakan kohesi merupakan kebalikan dari definsi sebelumnya: “cohesiveness dipandang sebagai sesuatu penolakan terhadap kekuatan yang akan mengganggu/mengacaukan kelompok atau tim.Lebih lanjut Carron (1982) mengatakan: “cohesiveness is the dynamic process which is reflected in the tendency for a group to stick together and remain united in the pursuit of its goals and objectives”.

Kohesi merupakan proses dinamis yang direfleksikan dalam kecenderungan kelompok untuk tetap bersama dan menyatu dalam mencapai tujuan. Dalam definisi tersebut, ada dua aspek yang perlu digarisbawahi: Pertama, dinamis merupakan sebuah pengakuan terhadap cara anggota kelompok secara individu yang merasakan orang lain dan kelompok beserta tujuannya yang berubah-ubah sepanjang waktu. Umumnya semakin lama tinggal bersama dalam kelompok, semakin kuat pertalian yang terjalin.

Tetapi cohesiveness tidak  statis, ia berkembang dan menurun sedikit-sedikit, kemudian memperbaharui diri kembali dan meningkat lagi, dan menurun kembali sedikit-demi sedikit. Pola ini berulang-ulang sepanjang arah keberadaan kelompok. Kedua, tujuan kelompok, tujuan ini sangat kompleks dan beragam, sehingga kohesi mempunyai banyak dimensi.Kohesivitas merupakan kekuatan interaksi dari anggota suatu kelompok. Kohesivitas ditunjukkan dalam bentuk keramahtamahan antar anggota kelompok, mereka biasanya senang untuk bersama-sama. Masing-masing anggota merasa bebas untuk mengemukakan pendapat dan sarannya.

Anggota kelompok biasanya juga antusias terhadap apa yang ia kerjakan dan mau mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan kelompoknya. Merasa rela menerima tanggung jawab atas aktivitas yang dilakukan untuk memenuhi kewajibannya. Semua itu menunjukan adanya kesatuan, kereratan, dan saling menarik dari anggota kelompok.

Faktor yang mempengaruhi timbulnya Kohesivitas :

Interpersonal Attraction (daya tarik interpersonal) Kelompok sering terbentuk ketika individu mengembangkan perasaan ketertarikan terhadap individu yang lain. Tetapi hanya seperti faktor seperti kedekatan terhadap interaksi, kesamaan, saling melengkapi, timbal balik, dan penukaran yang menguntungkan dapat mendorong untuk terbentuknya kelompok, demikian juga mereka bisa berpaling dari kelompok dasar menjadi salah satu kelompok yang sangat kohesif.

Dalam konsep tallent scouting hal ini membuka ruang minat pada seseorang untuk melibatkan diri pada salah satu club, perkumpulan, atau kelompok minat dan hoby. Stability of Membership (stabilitas terhadap keanggotaan) Perbedaan antara kelompok terbuka dan kelompok tertutup. Perbedaan kelompok berdasarkan sejauh mana batas-batas mereka dapat masuk dalam daftar keanggotaan yang bersifat terbuka dan berfluktuasi dibandingkan tertutup dan tetap. Kelompok terbuka khususnya untuk mencapai keadaan keseimbangan, karena anggota menyadari bahwa mereka mungkin kehilangan atau melepaskan tempat mereka dalam kelompok setiap saat.

Pada kelompok tertutup, individu cenderung berfokus pada sifat kolektif kelompok dan lebih mungkin untuk mengidentifikasi dengan kelompok mereka saat mereka bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Kelompok terbuka adalah kelompok yang kohesifnya rendah. Peran dan tanggungjawab mesti diberikan kepada setiap pelaku olahraga dengan membuka kesempatan yang sama bagi mereka, pengurus cabang olahraga mesti memberi kesempatan yang sama terhadap anggotanya untuk berperan, pelatih terhadap atletnya, begitupun induk organisasi terhadap anggotanya.

Hal ini tentunya akan mendorong motif berprestasi. Group Size (ukuran kelompok) Kelompok yang berukuran kecil akan lebih kohesif daripada kelompok yang berukuran besar karena akan lebih mudah untuk beberapa orang untuk mendapatkan satu tujuan dan lebih mudah untuk melakukan aktifitas kerja. Sejatinya ukuran kelompok diperlukan untuk mengkoordinasi kinerja dan tugas sehingga lebih efektif, kondusif dan terkontrol. Serta memudahkan dalam melakukan evaluasi.

Structural Features (bentuk struktur) Kohesif itu mempunyai hubungan kepada struktur kelompok dalam dua titik dasar. Pertama, kelompok kohesif cenderung untuk relatif lebih terstruktur. Kedua, bentuk dari struktur kelompok adalah terkait dengan tingkat lebih tinggi dari kohesif daripada struktur kelompok yang lain.

Semakin tinggi proporsi hubungan dengan anggota non group relatif membuat hubungan dengan anggota kelompok semakin rendah kekompakkan keseluruhan kelompok.  Dalam organisasi olahraga, disiplin struktur dan penempatan orang yang tepat dapat mempengaruhi kohesivitas.

Initiations (inisiasi/ permulaan) Kelompok dengan kebijakan keanggotaan yang ketat, termasuk penerimaan, menghindari masalah ini dengan menyaring anggota dan melakukan pemantauan erat dan mengabaikan orang-orang yang tidak menunjukkan diri mereka. Aspek ini adalah bentuk awal untuk menciptakan integritas profesional dalam suatu kelompok. Apapun alasannya setiap anggota kelompok harus melibatkan diri dan taat terhadap aturan yang berlaku.

Faktor Keseragaman Kelompok Makin seragam suatu kelompok dalam latar belakang dan karakterstik para anggotanya banyak memiliki kesamaan, maka makin tinggi kohesivitasnya.Kematangan Kelompok, Kelompok cenderung lebih kohesif sejalan dengan waktu yang dilalui.

Interaksi secara kontinu sepanjang periode waktu membantu anggota membangun kedekatan dalam hal pengalaman bersama. Ukuran Kelompok yang kecil mempermudah membangun kohesivitasnya, hal ini dimungkinkan karena semakin sedikit rupa – rupa pola interaksi antar anggotanya.

Frekuensi Interaksi Kelompok yang memiliki kesempatan yang besar untuk berinteraksi cenderung menjadi lebih kohesif dibanding kelompok yang jarang sekali mengadakan pertemuan rutin.Kejelasan Tujuan Kelompok Kelompok yang enggan dengan jelas mengetahui apa yang berusaha mereka selesaikan akan menjadi lebih kohesif karena mereka merundingkan misi bersama – sama dan tidak ada konflik dalam misi mereka.

Persaingan dan Ancaman dari luar Ketika kelompok merasakan adanya ancaman dari luar, mereka cenderung untuk bersatu lebih dekat.Kesuksesan kelompok dalam tugas sebelumnya seringkali meningkatkan kohesivitas dan perasaan “kami melakukan bersama-sama”. Membentuk jiwa corsa dan Nasionalis dalam diri menjadi senjata utama dalam penjabaran tanggungjawab. Asupan energi positif dapat memeperpanjang usia kebersamaan yang terbangun dalam sebuah tujuan tim.

Namun, Konsekuensi yang terbesar dalam pemeliharaan keanggotaan adalah Jika hal yang menarik dalam kelompoknya lebih besar daripada hal yang menarik di kelompok lain, maka dapat diharapkan anggota kelompok tersebut akan tetap pada kelompokya, sehingga turnover dapat diperkecil. Pada beberapa studi memperlihatkan bahwa jika kohesivitas meningkat, maka semakin banyak frekuensi komunikasi diantara anggota.

Semakin tinggi derajat partisipasi dalam aktivitas kelompok dan semakin berkurang (absenteeism). lebih dari itu, anggota kelompok yang kohesif cenderung untuk lebih koperatif dan mudah bergaul dan mudah bergaul secara umum berperilaku dalam mengembangkan hubungan antar anggotanya, secara umum akan menghasilkan level kepuasan kerja yang tinggi.

Suatu organisasi olahraga misalnya dapat memiliki tingkat pelaksanaan kerja yang tinggi atau sebaliknya, tergantung pada apakah hubungan dengan organisasi induk dalam hal ini KONI dan Pengurus cabang Olahraga merupakan hubungan kerjasama dan saling percaya, atau saling mencurigai. Ancaman dari luar, kebanyakan penelitian mengatakan bahwa kelekatan kelompok akan bertambah jika kelompok mendapat ancaman dari luar.Keberhasilan dimasa lalu, setiap orang menyenangi pemenang. Jika satu kelompok kerja, memiliki sejarah yang gemilang, maka terbentuklah esprit de crops yang menarik anggota-anggota baru, kelekatan kelompok akan tetap tinggi.

Festinger mengungkapkan bahwa Increased cohesiveness leads to greater frequency of interaction among group member. The greater chanes that member can produce in the behavior of individual. Yang berarti bertambah kuatnya kohesivitas akan mendorong meningkatkan frekuensi interaksi antar karyawan.. Makin bertambah kohesivitas itu, makin besar pula perubahan perilaku inividu yang dapat ditimbulkan para anggota kelompok atau karyawan.

Oleh sebab itu, sangat mudah dimengerti bila anggota kelompok yang merasa lebih dekat hubungannya dengan kelompok akan lebih energik dalam melakukan aktivitas kelompok, akan cenderung hadir dalam pertemuan kelompok dan akan merasa senang jika kelompok berhasil serta merasa sedih jika kelompok gagal. Sebaliknya, anggota yang keeratan hubungannya dengan kelompok tidak seberapa, akan tidak begitu tertarik kepada kegitan kelompok dan tidak begitu peduli terhadap hasil kelompoknya.

Apa yang melemahkan Kohesivitas?

Konflik Faktor konflik disini lebih diarahkan kepemahaman ide atau gagasan seringkali kontras antara dua atau lebih gagasan dari beberapa individu di dalam kelompok tidak saja dapat menjadi kekuatan tetapi nflik.juga dapat menjadi kelemahan. Dalam hal yang demikian, pemimpin yang efektif pastidengan segera menghentikannya melalui cara yang dianggapnya sesuai dengan situasi konflik.Kepentingan Beberapa individu di dalam kelompok seringkali memandang suatu masalah kelompok dari perspektif kepentingannya..

dalam hal kepentingan individu tersebut memiliki kekuatan untuk memperbaiki atau melengkapi kepentingan kelompok. Namun ketika dirasakan bahwa kepentingan individu tersebut bertentangan dengan kelompok individu bersangkutan tidak mau dan mampu memadukannya dengan kepentingan kelompok, maka kecenderungan yang akan terjadi adalah melonggarnya perasaan kolektif di dalam kelompok.Resiko orang cenderung untuk berpikir bahwa kelompok akan lebih konservatif dan waspada daripada individu.

Padahal banyak bukti yang menunjukkan bahwa dalam beberapa situasi, kelompok akan mengambil keputusan justru lebih riskan dibanding individu. Waktu Faktor waktu (duration) merupakan keuntungan bagi keputusan kelompok karena drajat kualitas keputusan itu dipengaruhi durasi yang dipakai dalam proses pengambilan keputusan Pikiran yang sering berubah.

Sangat jarang terjadi, jika terdapat masalah di dalam kelompok, masing – masing anggota kelompok memiliki frame of meaning atau landasan pikiran yang sama dalam memandang masalah tersebut akhirnya dalam memulai pemecahan masalah terjadi pemakain cara yang berbeda. Bagi pemimpin haruslah disadari bahwa manusia itu memiliki kecenderungan mudah berubah pikiran sehingga pijakan kesadaran ini akan menyediakan pilihan tindakan yang jika salah memilihnya dapat melemahkan kekohesifan kelompok.

Carron, Brawley, dan Widmeyer, (2009) mengatakan kohesivitas tugas mencerminkan sejauh mana anggota kelompok bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dan tujuan, sedangkan kohesivitas sosial mencerminkan atraksi interpersonal diantara anggota kelompok.

Selain itu kohesivitas sosial disisi lain, mencerminkan sejauh mana anggota kelompok saling menyukai dan menikmati hubungan sosial di dalam kelompok. Menurut Gross dan Martin (1952) kohesivitas memiliki unsur yaitu (1) task cohesiveness, sebagai komitmen kelompok bersama atau ketertarikan atas tugas atau tujuan kelompok. (2) interpersonal cohesiveness, sebagai daya tarik anggota kelompok yang saling tertarik satu sama lain dalam kelompok.

Jika penerapan konsep framing kohesivitas ini dapat tercermin dalam perilaku kerja di sebuah kelompok organisasi, baik itu organisasi olahraga, club amatir, club profesional sampai pada kelompok praktisi dan tehnokrat, yakin bahwa keberagaman kultur bangsa kita akan menjadi senjata yang kuat untuk mengukir prestasi dan mempersiapkan generasi sumber daya olahraga bangsa yang handal dan berdaya saing. Salam Olahraga. 

Penulis : Dr. Fahrizal, S.Pd.,M.Pd.

Dosen Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar/ Pengamat dan Praktisi kajian Pendidikan Olahraga dan kesehatan
Tags: Dr. FahrizalHARKONAS 2018M.PdOlahragaOpini
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Kanker Serviks Mengancam Kaum Hawa

Next Post

Ijtima Ulama Jilid II Siap Digelar 16 September 2018 Mendatang

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua

    Agustus 19, 2026
    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Agustus 19, 2026
    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Muh Akbar
    Agustus 17, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1642 shares
      Share 657 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      901 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • 🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩  Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi tentang keberanian menjaga nilai-nilai yang membuat sebuah bangsa tetap bermartabat.  Mari terus merawat keberanian untuk bersuara, menegakkan kebenaran, dan memperjuangkan keadilan.  Kemerdekaan akan lebih bermakna ketika kita mampu mengisinya dengan nilai kepedulian, keberanian, dan kontribusi nyata bagi sesama.  Sebab, bangsa yang merdeka adalah bangsa yang terus memperjuangkan keadilan dan kebenaran serta melawan setiap penjajah yang menista tanah suci (Baitul Maqdis) dan Masjidil Aqsa al-Mubarak.  www.mujahiddakwah.com
[ Bersuara - Menginspirasi - Bergerak ]  #indonesia #kemerdekaanindonesia #masjidalaqsa #prabowo #mujahiddakwah
    • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah, Kiyai Muhammad Zaitun Rasmin mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) yang menggunakan tantangan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari gimmick pemasaran.  Aksi tersebut menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan sebuah booth produk minuman beralkohol memberikan tantangan hafalan Surah Ad-Duha kepada pengunjung beredar luas di media sosial.  Menurut Kiai Zaitun Rasmin, penggunaan Al-Qur’an untuk kepentingan pemasaran produk yang jelas bertentangan dengan ajaran Islam merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan sangat melukai perasaan umat Islam.  “Demi marketing, demi gimmick, Al-Qur’an yang sangat dimuliakan umat Islam justru dilecehkan. Ini melukai hati seluruh umat Islam,” tegas Kiai Zaitun, Rabu, (12/8/2026).  Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan permintaan maaf atau klarifikasi dari pihak terkait. Menurutnya, kasus tersebut perlu diusut secara serius untuk memastikan adanya pertanggungjawaban.  “Ini harus diusut dan dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.  Kiai Zaitun berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi seluruh pelaku usaha serta penyelenggara kegiatan agar menghormati nilai-nilai agama dan tidak menggunakan simbol ataupun ajaran agama sebagai gimmick pemasaran yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.  #zaitunrasmin #nasional #mui #penistagama
    • Pembantaian di Gaza masih terjadi, puluhan hingga ratusan nyawa melayang setiap hari, dan kita tidak tahu, kapan semua ini akan berhenti..  Ditengah heningnya dunia akan isu ini, Jurnalis di Gaza berteriak setiap hari, menyampaikan berita dengan mempertaruhkan semua yang mereka miliki.. Hingga saat ini, lebih dari 260 jurnalis telah pergi meninggalkan dunia ini..  Namun misi dan perjuangan mereka tak akan pernah berhenti dan tak akan pernah mati..  Suara-suara Gaza masih bertahan hingga saat ini.. dengan berani, mereka terus menyuarakan apa yang terjadi.. tanpa perlindungan, sumber daya, ataupun jaminan jika mereka bisa bertahan hingga Gaza merdeka nanti..  Percayalah, suara mereka tetap hidup dan kebenaran pasti akan menang..  #gaza #gazaunderattack #palestine #jurnalis #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pakaian yang menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh ketika mengikuti karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Imbauan ini merupakan upaya preventif guna mencegah terselubungnya kampanye gerakan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).  “Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ujar Kiai Muiz Ali.  Kita menghargai perbedaan, tapi bukan dengan penyimpangan.  Tetap jaga diri dan keluarga kita agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai agama, moral dan bangsa kita..  Selanjutnya baca di: https://mujahiddakwah.com/2026/08/mui-ingatkan-karnaval-agustusan-jangan-dijadikan-ajang-kampanye-lgbt  #indonesia #lgbt #hutri #tolaklgbt #mui
    • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan resmi menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Isi utama perjanjian tersebut meliputi: Serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ketiga negara berkomitmen untuk memberikan respons bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah disepakati. Meningkatkan kerja sama militer melalui latihan gabungan, interoperabilitas pasukan, serta pertukaran personel militer. Memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan untuk menghadapi ancaman terorisme, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur strategis. Mengembangkan industri pertahanan melalui riset, pengembangan teknologi, produksi bersama, dan transfer teknologi. Perjanjian ini ditegaskan bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas serta keamanan kawasan, bukan ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah bagi kawasan dan dunia Islam, para pejabat mengatakan bahwa "Arsitektur keamanan regional telah didesain ulang melalui Perjanjian Mekkah." #turkey #duniaislam #arabsaudi #makkah #islam
    Next Post

    Desain Mujahid Dakwah 141 (Komunis Anti Islam)

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media