MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA — Muslimah Wahdah Islamiyah memperkuat kapasitas tim media dalam menghadapi derasnya arus informasi digital melalui Mini Workshop Digital Talent, Selasa, (18/8/26).
Kegiatan yang berlangsung di Jakarta Library ini diikuti 46 peserta dari tim SDM Media Muslimah Wahdah seluruh Indonesia.
Kegiatan yang digelar Departemen Media, Informasi dan Komunikasi Muslimah Wahdah Islamiyah tersebut dirancang untuk meningkatkan kecakapan digital SDM media dalam mendukung aktivitas dakwah di ruang digital.
Salah satu materi menghadirkan Andi Kumala Sari, S.Sos., M.M.Inov., jurnalis TV One, dengan tema “Mengabarkan Kebaikan, Menjaga Kebenaran: Keterampilan Menulis Berita bagi Muslimah.”
Andi Kumala mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik merupakan amanah. Karena itu, seorang penggerak dakwah perlu memastikan informasi yang dibagikan benar, bermanfaat, dan tidak menjadi sumber fitnah.
“Karena setiap informasi yang kita sampaikan adalah amanah,” ujarnya.
Ia mengaitkan pentingnya verifikasi informasi dengan pesan tabayyun dalam QS. Al-Hujurat ayat 6. Menurutnya, informasi perlu melalui proses mendengar, memeriksa, memahami, memverifikasi, kemudian menyampaikannya kepada publik.
Peserta juga dibekali dasar penulisan berita, mulai dari mengenali news value, menentukan angle, menyusun lead, hingga memilih sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Tidak semua yang viral itu adalah kebenaran,” tegasnya.
Selain keterampilan jurnalistik, peserta mendapatkan materi Literasi Digital sebagai Fondasi Ekosistem Digital Bangsa yang disampaikan Nurlia Hikmah, S.Kom., MBA., perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.
Nurlia mengungkapkan, 81,72 persen penduduk Indonesia telah terkoneksi dengan internet. Kondisi tersebut, menurutnya, menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat.
“Dengan adanya perkembangan internet, muncul peluang juga tantangan di masyarakat,” jelasnya.
Menurut Nurlia, tantangan literasi digital antara lain kesenjangan akses, keamanan siber, privasi data, serta derasnya arus informasi yang melahirkan risiko misinformasi dan disinformasi. Perkembangan teknologi seperti generative AI dan popularitas video pendek juga turut mengubah ekosistem media digital.
Nurlia membekali peserta dengan empat pilar literasi digital yang dirangkum dalam akronim CABE, yakni Cakap Digital, Aman Digital, Budaya Digital, dan Etika Digital.
Ketua Departemen Media, Informasi dan Komunikasi Muslimah Wahdah Islamiyah, Ustadzah Faathiyah Harun, S.P., M.I.Kom., berharap pembekalan tersebut menjadi fondasi bagi tim media dalam mengembangkan dakwah di wilayah masing-masing.
“Setelah Digi Talent, tim media SDM mampu menghadirkan konten-konten dakwah dengan membungkus empat pilar tadi di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Dalam materi lainnya, Ustadzah Zelfia mengajak peserta melihat dunia digital tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga menjadi penggerak yang mampu memberikan pengaruh dan edukasi. Menurutnya, Muslimah memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga, masyarakat, dan generasi.
“Muslimah bukan hanya pengguna teknologi. Muslimah adalah salah satu aktor penting dalam menentukan seperti apa wajah masyarakat digital Indonesia,” ujarnya.
Pada sesi akhir Digital Talent, Ustadzah Sofi memperkenalkan gerakan dakwah digital Muslimah Wahdah yang dilakukan melalui beberapa tahapan.
“Gerakan dakwah digital Muslimah Wahdah terdiri dari beberapa tahapan, di antaranya Digital Literacy, Digital Creator, Digital Community, Digital Campaign, hingga Digital Movement,” ujar Ustadzah Sofi.
Rangkaian materi kemudian dilengkapi dengan role play. Peserta dibagi dalam kelompok untuk mempraktikkan peran dalam lingkup Departemen Media, Informasi dan Komunikasi Muslimah Wahdah, meliputi tim konten, berita, branding, dan humas.
Melalui Mini Workshop Digital Talent, Muslimah Wahdah Islamiyah tidak hanya mendorong kemampuan teknis bermedia, tetapi juga membangun kesadaran bahwa dakwah di ruang digital harus berjalan seiring dengan kecakapan, keamanan, etika, dan kebenaran informasi.
Laporan: Muslimah Wahdah











































































![🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩 Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi tentang keberanian menjaga nilai-nilai yang membuat sebuah bangsa tetap bermartabat. Mari terus merawat keberanian untuk bersuara, menegakkan kebenaran, dan memperjuangkan keadilan. Kemerdekaan akan lebih bermakna ketika kita mampu mengisinya dengan nilai kepedulian, keberanian, dan kontribusi nyata bagi sesama. Sebab, bangsa yang merdeka adalah bangsa yang terus memperjuangkan keadilan dan kebenaran serta melawan setiap penjajah yang menista tanah suci (Baitul Maqdis) dan Masjidil Aqsa al-Mubarak. www.mujahiddakwah.com
[ Bersuara - Menginspirasi - Bergerak ] #indonesia #kemerdekaanindonesia #masjidalaqsa #prabowo #mujahiddakwah 🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩 Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi tentang keberanian menjaga nilai-nilai yang membuat sebuah bangsa tetap bermartabat. Mari terus merawat keberanian untuk bersuara, menegakkan kebenaran, dan memperjuangkan keadilan. Kemerdekaan akan lebih bermakna ketika kita mampu mengisinya dengan nilai kepedulian, keberanian, dan kontribusi nyata bagi sesama. Sebab, bangsa yang merdeka adalah bangsa yang terus memperjuangkan keadilan dan kebenaran serta melawan setiap penjajah yang menista tanah suci (Baitul Maqdis) dan Masjidil Aqsa al-Mubarak. www.mujahiddakwah.com
[ Bersuara - Menginspirasi - Bergerak ] #indonesia #kemerdekaanindonesia #masjidalaqsa #prabowo #mujahiddakwah](https://scontent-sin2-1.cdninstagram.com/v/t51.82787-15/780910531_17976653331093484_2692693040347743731_n.webp?stp=dst-jpg_e35_tt6&_nc_cat=100&ccb=7-5&_nc_sid=18de74&efg=eyJlZmdfdGFnIjoiRkVFRC5iZXN0X2ltYWdlX3VybGdlbi5DMyJ9&_nc_ohc=_5TgXLz6ObMQ7kNvwEs9wzU&_nc_oc=Adp0uphAg7OvUt80Hs3vKteLeVeTjaFnjK6WZbDqwqB-DtjKcGj3uduyn63I0nLvGZc&_nc_zt=23&_nc_ht=scontent-sin2-1.cdninstagram.com&edm=ANo9K5cEAAAA&_nc_gid=mDBubEjRnJzuBqwmWFdUiQ&_nc_tpa=Q5bMBQKdUh4jga__9H8cjRMyVbbAK5FTo66OUSJdpWMO1RlapCd8c5DNIT8kyOrzfgJZt3SO8J2rYvjd&oh=00_AQEjjkcFvjtE36UVRDkJzbQgt0CTFszm-cjvqKBu1hMHUA&oe=6A8DA1F6)



