• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Rabu, Juli 1, 2026
Advertisement
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    PP LIDMI 2026–2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    PP LIDMI 2026–2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    PP LIDMI 2026–2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    PP LIDMI 2026–2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Islam & Indonesia, KHAZANAH

Cerita Menak: Warisan Budaya Islam di Indonesia

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 9 mins read
Juni 16, 2026
598
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Setelah epos Mahabarata dan Ramayana, cerita Menak merupakan karya fiksi yang banyak menginspirasi orang Jawa dan Lombok, baik dari kalangan rakyat kecil hingga kaum pembesar pada jamannya. Dari cerita ini nyatanya telah lahir sejumlah karya sastra dan budaya yang bermutu tinggi dengan tanpa mengabaikan aspek moralitas.

Cerita Menak merupakan inspirasi bagi lahirnya Wayang Menakyang sering dahulu dipentaskan sebagai tontonan rakyat kecil hingga bangsawan di Kraton. Menyusul kemudian Wayang Golek Menak dan Wayang Orang Menak. Sejumlah sendratari juga lahir dari cerita Menak ini. Demikian juga seni ukir dan tatah sungging tidak mau ketinggalan mendapatkan inspirasi dari cerita yang sama. Termasuk juga membidani lahirnya sejumlah karya sastra lain yang mewarisi semangat cerita Menak.

Mengapa cerita ini sangat inspiratif bagi sebagian mereka ? Masyarakat Jawa umumnya sangat menyukai cerita-cerita kepahlawanan (epos) yang mengedepankan sifat kesatriyaan, keprajuritan, pantang menyerah, dan perjuangan juga lika-liku romantisme yang mengharu biru. Cerita Menak nyatanya mampu menawarkan semua sisi tersebut.  Selain itu cerita Menak juga memberikan ajaran moralitas yang tinggi.

You might also like

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

Juni 16, 2026

SPIRIT BUDAYA DAN SENI ISLAM

Pada dasarnya, cerita Menak adalah sebuah gambaran perjuangan kaum muslimin dalam melakukan dakwah dan jihad untuk meninggikan kalimat Allah. Sumber ceritanya berasal dari kitab “Qissa I Emr Hamza” yaitu sebuah karya sastra Persia pada era pemerintahan Sultan Harun Ar Rasyid (766-809 M). Karya sastra ini di Melayu kemudian dikenal dengan nama “Hikayat Amir Hamzah”. Transliterasi awal terhadap kisah Amir Hamzah  di Jawa dilakukan pada tahun 1717 M oleh Ki Carik Narawita (carik = jabatan untuk seorang Jaksa di Keraton), atas perintah Kanjeng Ratu Mas Balitar, permaisuri Susuhunan Pakubuwana I di Kasunanan Kartasura. Hasil terjemahannya kemudian dikenal dengan nama “Serat Menak”. Dalam karya berbahasa Jawa ini sejumlah nama mulai disesuaikan dengan pelafalan lidah Jawa, misalnya Osama bin Omayya menjadi Umarmaya, Qobat Shehriar menjadi Kobat Sarehas, Badiuz Zamandiubah menjadi Imam Suwangsa, Mihrnigar menjadi Dewi Retna Muninggar, Unekir menjadi Dewi Adaninggar, Amir Hamzah menjadi Amir Ambyah, dan lain sebagainya. Perlu diketahui sebelum terjadi proses transliterasi ini, sebenarnya cerita Menak ini telah lebih dahulu popular di kalangan masyarakat Jawa.

Pada masa selanjutnya “Serat Menak” ditulis ulang dengan menggunakan tembang Macapat oleh Raden Ngabehi Yasadipura I dan diteruskan oleh Raden Ngabehi Yasadipura II, keduanya adalah pujangga besar dari Kasunanan Surakarta.   Karya kedua pujangga tersebut pernah dipublikasikan dalam buku beraksara Jawa oleh Balai Pustaka  pada tahun 1925. Cerita Menak dalam karya kedua pujangga tersebut merupakan bentuk pengembangan bebas dari karya terjemahan Bahasa Melayu yang sebelumnya diprakarsai oleh Ki Carik Narawita. Unsur-unsur mistik Jawa mulai muncul dalam karya ini. Namun demikian spirit yang mengilhami alur kisahnya tidak lenyap sama sekali. Penceritaan dalam gaya tembang justru memperlihatkan keindahan bahasa dan sastra tingkat tinggi yang sebanding dengan style yang dimiliki cerita Panji. Cerita Menak ini terdiri dari 48 jilid. Jika dikalkulasi maka keseluruhan isi “Serat Menak” terdiri dari 2.050 halaman. Sebuah karya sastra Islam yang sangat fantastis di Jawa.

Serat Menak Kustup karya R. Ng. Yasadipura I, sebuah episode cerita Menak di Jawa. (Koleksi : Susiyanto)
Serat Menak Kustup karya R. Ng. Yasadipura I, sebuah episode cerita Menak di Jawa. (Koleksi : Susiyanto)

Setelah melalui dialektika yang panjang, Prabu Nursewan akhirnya mengucapkan kalimat syahadat dihadapan Amir Ambyah. (Illustrasi : Susiyanto)

Selain itu terdapat juga buku “Serat Menak Branta” yaitu cerita Menak yang bisa dikatakan sebagai versi Mataram atau versi Yogyakartanan. Naskah asli Serat Menak Branta ini dikerjakan oleh Adi Triyono dan Tukiyo atas perintah Gusti Kanjeng Ratusasi, putri dari Sri Sultan Hamengku Buwana VI. Isinya secara umum tidak jauh berbeda dengan “Menak Gandrung” karya Raden Ngabehi Yasadipura, namun disajikan secara berbeda dengan mempergunakan gaya bahasa yang lebih mudah dicerna.

DAKWAH DAN JIHAD

Isi cerita Menak ini mengisahkan perjuangan umat Islam sebelum masa kerasulan Nabi Muhammad saw. Di tengah kekafiran dan kejahiliyahan yang berkembang di sejumlah negeri di Timur Tegah, terdapat kaum hanif yang tetap menjalankan ajaran dari millah Nabi Ibrahim, yaitu Agama Islam. Jadi Agama Islam yang dimaksud dalam cerita Menak sebenarnya adalah ajaran Allah yang telah dimulai sejak masa kehidupan Nabi Adam. Cerita ini secara tersirat juga menegaskan bahwa Agama Allah satu-satunya hanyalah Islam. Sementara itu terdapat agama yang lain yang muncul sebagai bentuk distorsi dari ajaran nabi-nabi sebelumnya.  Kaum hanif ini terus berjuang menegakkan kalimat Allah dengan menghadapi tantangan kaum kafir, sambil menantikan kedatangan Nabi akhir zaman yang akan segera tiba, bernama Nabi Muhammad.

Tokoh cerita utamanya adalah Amir Ambyah (Amir Hamzah). Diceritakan bahwa ia sangat rajin berdakwah dan melakukan akivitas jihad. Hasil perjuangannya, sejumlah raja-raja kafir berhasil disyahadatkan sehingga mengakui Allah sebagai Illah dan Nabi Muhammad, nabi akhir zaman yang akan segera tiba, sebagai utusan Allah. Salah satu tokoh yang berhasil diislamkan adalah mertuanya sendiri yang bernama Prabu Nursewan atau Nusirwan (Anusyirwan), raja Medayin. Tokoh Amir Ambyah memiliki banyak sekali julukan antara lain Wong Agung Menak, Wong Agung Jayengrana, dan Wong Agung Jayengresmi. Sebutan Wong Agung Menak ini yang kemudian digunakan oleh pujangga-pujangga Jawa untuk menamakan kitabnya sebagai “Serat Menak”. Disebut Wong Agung Jayengrana sebab Amir Ambyah selalu berjaya dalam setiap pertempuran yang diikutinya. Amir Ambyah disebut sebagai Wong Agung Jayengresmi karena ia bukan hanya pahlawan di medan perang, namun ia memiliki sisi keromantisan terhadap pasangan hidupnya. Amir Ambyah merupakan tokoh yang pandai memelihara keutuhan rumah tangganya, meskipun memiliki istri lebih dari satu. Dalam hal ini Amir Ambyah memiliki karakter yang mirip Arjuna dalam epos Mahabarata versi Jawa, namun tidak pada karakteristik “playboy” yang dimiliki tokoh Pandawa tersebut.

Menariknya, kisah perjuangan Amir Ambyah ini bukan hanya berhenti pada akhir kehidupannya sendiri. Pada era itu banyak golongan ahlu kitab yang sedang menanti kedatangan nabi akhir zaman bernama Ahmad (Muhammad) yang namanya telah tertulis dalam kitab-kitab terdahulu. Namun kebanyakan golongan ini justru mengingkari setelah Allah menggenapi ketentuannya dengan kedatangan utusan Allah tersebut. Amir Ambyah termasuk pihak yang beruntung. Ia secara sukarela menerima ajaran risalah Islam yang telah disempurnakan dimasa kerasulan nabi akhir zaman tersebut. Pengingkaran terhadap keberadaan sang nabi umumnya disebabkan oleh kesombongan yang ada pada diri mereka, penyembahan berhala yang masih menggejala, dan rasa gengsi yang berlebihan di antara kaum ahli kitab. Dengan demikian perjuangan dakwah dan jihad Amir Ambyah menyebarkan agama Islam sejak zaman sebelum kerasulan tetap akan berlanjut pada masa setelahnya.

PENGEMBANGAN BUDAYA

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa cerita Menak telah menjadi inspirasi bagi lahirnya sejumlah produk budaya.Wayang Kulit Menak atau disebut sebagai Wayang Menak hanya merupakan salah satu wujudnya. Wayang Menak ini awalnya dibuat oleh Kyai Trunadipa, seorang tabib dan ahli kebatinan yang memiliki tekad untuk menyiarkan Agama Islam, dari Baturetno, Wonogiri (dahulu termasuk wilayah Kasunanan Surakarta). “Boneka” wayangnya, sebagaimana Wayang Purwa, terbuat dari kulit kerbau yang ditatah dan disungging. Pementasannya dilakukan dengan mempergunakan perlengkapan layar kelir dan batang pisang untuk menancapkan wayang. Juga mempergunakan blencong sebagai penerang, cempala, serta kepyak. Peraga karakter  cerita Menak terdiri dari kurang lebih 350 buah wayang. Sedangkan sumber ceritanya mengacu pada “Serat Menak” karya Raden Ngabehi Yasadipura I dan II. Wayang Menak juga mengenal keberadaan cerita pakem dan carangan. Cerita Pakem merupakan kisah Menak yang dianggap sebagai cerita utama, sedngkan cerita carangan merupakan wujud pengembangan cerita yang bersifat dinamis namun tetap tidak meninggalkan pakemnya. Dewasa ini wujud wayang Menak ini masih bisa disaksikan disejumlah museum seperti Musium Yayasan Kekayon dan Musium Sanabudaya di Yogyakarta.

Setelah melalui dialektika yang panjang, Prabu Nursewan akhirnya mengucapkan kalimat syahadat dihadapan Amir Ambyah. (Illustrasi : Susiyanto)
Setelah melalui dialektika yang panjang, Prabu Nursewan akhirnya mengucapkan kalimat syahadat dihadapan Amir Ambyah. (Illustrasi : Susiyanto)

Selain dalam wujud wayang kulit, cerita Menak juga menjadi sumber ide bagi lahirnya Wayang Golek Menak. Berdasarkan tradisi, Wayang Golek Menak ini awalnya diciptakan oleh Sunan Kudus. Hal ini bukan hal yang aneh mengingat bahwa cerita Menak ini sebenarnya telah lebih dahulu popular bahkan sebelum proses transliterasi terhadap “Hikayat Amir Hamzah” dilakukan. Awalnya jumlah boneka (golek) Menak terdiri dari 70 buah saja. Namun seiring berjalannya waktu serta kebutuhan cerita akibat berkembangnya versi cerita carangan, maka jumlah boneka wayang tersebut makin bertambah banyak, sekitar 150 hingga 200 buah. Pada masa kejayaannya pentas Wayang Golek Menak memiliki jangkauan di sejumlah daerah di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Di antaranya Yogyakarta, Surakarta, Kebumen, Bojonegoro, dan lain sebagainya. Namun saat ini keberadaan Wayang Golek Menak seolah telah tergeser oleh laju jaman. Meskipun demikian belum lenyap sama sekali. Wayang Golek Menak justru menjadi tontonan elit bagi wisatawan asing dan kalangan penikmatnya yang dipertunjukkan di sejumlah hotel berbintang di Yogyakarta. Waktu pertunjukannya dipadatkan hanya menjadi tiga jam. Sayangnya, dengan demikian totonan ini tidak lagi dapat dijangkau oleh kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah secara luas.

Saking menariknya, Sultan Hamengku Buwana IX kemudian mengabadikan kisah monumental Menak tersebut dalam bentuk sendratari. Rangkaian gerakan tari tersebut dikenal dengan nama “Beksa Golek Menak”. Ciri khas yang paling menonjol dari tari Menak ini terletak pada lemah gemulai tari yang memasukkan unsur bela diri Pencak Silat yang telah diperhalus gerakannya. Pencak Silat pada era ini merupakan salah satu kecakapan yang dibutuhkan dalam olah  keprajuritan. Harapannya dengan menjadikannya sebagai sendratari maka keberadaan cerita ini, unsur kehalusan tari, dan sekaligus beberapa gerakan pencak silat yang ada dapat dijaga kelestariannya. Selain versi sendratari Menak yang diciptakan oleh Sultan Hamengku Buwana IX tersebut, di Yogyakarta sendiri juga berkembang semacamWayang Wong Menak (Wayang Orang Menak) yang berorientasi pada humor. Meskipun demikian pesan-pesan moral yang disampaikan tetap tidak menjadi kabur. Tokoh yang banyak digunakan dalam wayang orang versi ini adalahUmarmaya dan Umarmadi, dua tokoh yang digambarkan memiliki selera humor tinggi dalam cerita Menak.

Perkembangan cerita Menak ini bukan hanya menjadi milik Jawa saja. Jika tanah Melayu telah menyediakan sumber cerita yang mudah diakses, maka suku Sasak di Lombok merupakan salah satu lahan subur bagi hidupnya cerita Menak ini. Di sana cerita Menak telah menjadi sebuah tradisi lesan yang ceritakan dari mulut ke mulut, dari generasi ke generasi. Versi cerita yang berkembang juga menjadi semakin bervariasi. Pengembangan Wayang kulit maupun golek Menak di daerah ini juga mengalami nasib yang hampir serupa dengan di Jawa, hidup enggan mati pun segan. Pada akhirnya, produk kebudayaan ini akan mencari jalannya agar bisa tetap eksis dalam berbagai bentuk. Diprasastikan oleh produk publikasi media masa, diawetkan oleh museum, dan dikenang sebagai bagian dari sejarah.

Sejumlah primbon Jawa yang ada hingga hari ini, ternyata juga mengambil nama dari cerita Menak. Perlu dipahami primbon merupakan buku-buku yang memuat tradisi mistik dan klenik di Jawa. Biasanya kitab primbon selalu akan mengambil nama-nama yang dianggap menarik sehingga mampu memikat pembaca untuk menekuni bacaannya. Rupanya cerita Menak ini juga memebri inspirasi yang sama bagi kaum kebatinan yang menciptakan primbon. Sebut saja nama-nama seperti Primbon Adam Makna, Primbon Betal Jemur, Primbon Bekti Jamal, Primbon Lukman Hakim Adam Makna, Primbon Kuraisyin Adam Makna, dan lain sebagainya. Istilah “Adam Makna” berasal dari nama sebuah kitab legendaris dalam cerita Menak yaitu Kitab Adam Makna, semacam kitab fikih yang memuat makna, rahasia, dan tuntunan hidup bagi manusia agar dapat menjalani kehidupannya dengan sempurna. Bekti Jamal dan Betal Jemuradalah nama karakter yang pernah menjadi pemilik Kitab Adam Makna. Betal Jemur adalah putra dari Raden Bekti Jamal. Tokoh Amir Ambyah pernah menjadi anak angkat sekaligus murid dari Betal Jemur. Ada pun Lukman Hakimmerupakan ayah dari Raden Bekti Jamal. Lukman Hakim disebut-sebut sebagai tokoh yang memiliki kemampuan seperti Nabi Sulaiman. Sedangkan Kuraisyin adalah nama dari salah satu putri Amir Ambyah dari istrinya yang bernama Dewi Ismayawati, putri Prabu Tamimasyar dari kerajaan Ngajrak.

Keempat kitab di atas, selain Primbon Bekti Jamal, diyakini merupakan karya Raden Ngabehi Yasadipura I. Dengan demikian dapat dinilai bahwa pujangga tenar Kasunanan Surakarta ini cerita Menak yang gubahannya sangat membekas dihatinya. Sedangkan Primbon Bekti Jamal merupakan karya Raden Tanoyo, budayawan yang hidup jauh pada beberapa generasi selanjutnya. Hal ini menunjukkan bahwa cerita Menak memiliki kepopuleran yang melintasi jaman. Meskipun nama-nama dalam cerita Menak dipopulerkan oleh sejumlah kitab primbon, namun antara keduanya memiliki perbedaan titik tolak yang mendasar. Cerita Menak mewakili semangat perjuangan menegakkan ajaran Islam. Sedangkan sejumlah kitab primbon yang ada tersebut menunjukkan bahwa kaum yang masih menggeluti kebatinan pada dasarnya tidak akan mampu dan bersedia suka rela melepaskan diri dari Islam dan kebudayaannya. Sebab meskipun mereka belum sepenuhnya menjadi mukmin sejati, hati mereka sebenarnya tetap terpaut kepada Islam. Islam bagi mereka adalah agama ageman aji, agama pencerahan yang memberi mereka harga diri dan keselamatan sejati. Butuh waktu yang panjang dan bimbingan yang proporsional untuk berproses ke arah yang lebih baik. Insya Allah.

BACAAN PENUNJANG

Kamajaya (pimred.). 1985. Almanak Dewi Sri 1986. U.P. Indonesia, Yogyakarta

Sastroamidjojo, Dr. A. Seno. 1964. Renungan Tentang Pertundjukan Wajang Kulit. PT. Kinta, Jakarta

Sayid, R. M. 1958. Bauwarna Wayang: Wewaton Kawruh Bab Wayang. Percetakan Republik Indonesia, Yogyakarta

Sugito, Drs. Bambang. tth. Dakwah Islam Melalui Wayang Kulit. Penerbit Aneka, Surakarta

Wijanarko. tth. Selayang Pandang Wayang Menak: Salah Satu Bentuk Seni Tradisionil yang Wajib Kita Lestarikan. Amigo, Surakarta

Yasadipura I, Raden Ngabehi Yasadipura. 1933. Menak Sarehas. Balai Pustaka – Batawi Centrum, Jakarta

Yasadipura I, Raden Ngabehi. 1935. Menak Kustup. Jilid II. Balai Pustaka – Batawi Centrum, Jakarta

***********

Penulis : Ustadz Susiyanto, MA. (Penulis adalah dosen IAIN Surakarta)

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Islam dan IndonesiaKhazanahSejarah Islam di Indonesia
598
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Catatan Pena An-Nawawi (Bag 24): Optimis Untuk Berubah

Next Post

Sejarah Perjuangan Panjang Jilbab di Indonesia

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Pengurus Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Aktivis Komite Solidaritas Palestina, Member of Ummah International & Saladin Comunity.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza
    BAITUL MAQDIS

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Juli 1, 2026
    Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel
    BAITUL MAQDIS

    Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel

    Juni 28, 2026
    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman
    BAITUL MAQDIS

    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman

    Juni 23, 2026
    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan
    BAITUL MAQDIS

    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan

    Juni 17, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol
    KABAR DUNIA

    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk
    PILIHAN EDITOR

    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk

    by Muh Akbar
    April 25, 2026
    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla

    by Muh Akbar
    April 22, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1639 shares
      Share 656 Tweet 410
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      899 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    PALESTINA TERKINI

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Juni 28, 2026
    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Juni 23, 2026
    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Juni 21, 2026
    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Juni 18, 2026
    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Juni 16, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026
    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Juni 16, 2026
    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Juni 16, 2026
    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Juni 16, 2026
    Meski Dihadang Zionis, 50 Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Aqsha

    Meski Dihadang Zionis, 50 Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Aqsha

    Juni 16, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Serangan Isr4el tidak hanya merobek-robek tenda-tenda, serangan itu juga memaksa sekitar 200 keluarga pengungsi Palestina di kawasan Al-Mawasi, Khan Younis, untuk mengungsi. Akibatnya, telah menghancurkan satu-satunya tempat berlindung mereka serta sedikit barang-barang yang tersisa. Inilah tujuan pendudukan Israel di Jalur Gaza hari ini: membunuh anak-anak dan menargetkan warga sipil yang tidak bersalah. Di tengah puing-puing dan kehancuran, rakyat Gaza terus bertanya: Di mana para mediator yang dahulu menjanjikan gencatan senjata? Sampai kapan dunia akan tetap diam menyaksikan pembantaian ini? Sejak kemarin hingga saat ini, jumlah korban tewas telah melampaui sepuluh orang, sementara serangan dan pemboman Israel di Jalur Gaza terus berlanjut. Menurut sumber kesehatan, jumlah korban tewas sejak pelanggaran gencatan senjata dimulai pada Oktober 2025 telah meningkat menjadi 1.045 orang, ditambah 3.380 orang terluka. Jangan pelit do'akan yang terbaik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Semoga Allah berikan ketabahan dan kemenangan serta kesyahidan bagi yang telah meninggal. Allahumma Aamiin... 🙌🙌 #gaza #palestina #freepalestine🇵🇸 #genosida #gazaunderattack
    • Mau dibilang toleransi dan menghargai hak manusia, kalau yg namanya LGBT gak ada toleransinya.  Kalau memang mau dianggap manusia, maka berlakulah selayaknya manusia normal.  Ditakdirkan jadi laki-laki atau perempuan, maka jadilah seperti apa yg sudah Allah tetapkan. Nggak usah belok’ menyalahi kodrat.  Selain melanggar norma, LGBT merugikan diri sendiri dan orang lain. Di agama manapun nggak ada namanya LGBT.  Tobatlah para LGBT!!!  SC: @iyuztagram  #lgbt #tolaklgbt #nasional #penyimpanganseksual
    • Menteri Diaspora Israel Amichai Chikli: Turki pimpinan Erdogan dan Suriah pimpinan Syariah merupakan ancaman yang lebih besar bagi kita daripada Iran. Mereka ingin menghidupkan kembali Kekaisaran Ottoman dan Kekhalifahan. Mereka ingin Yerusalem menjadi wilayah mereka lagi. Sejarah mencatat bahwa 2 penakluk Baitul Maqdis (Umar bin Khattab dan Shalahuddin al-Ayyubi) adalah orang yang berada di luar Baitul Maqdis atau Palestina. Semoga Allah kuatkan para pejuang dan pemimpin muslim untuk membebaskan Masjid Al-Aqsa dari cengkraman Zi0nis Isr4el.. Allahumma Aamin... #masjidalaqsa #baitulmaqdis #türkiye #erdoğan #suriah
    • 🍉 AL AQSHA TANPA PENJAGA Pengetatan terhadap akses para petugas penjaga Al Aqsha oleh pihak penjajah. Ada peringatan serius mengenai upaya mengosongkan Masjid Al-Aqsa dan membatasi kewenangan lembaga wakaf Islam, di tengah tindakan yang disengaja untuk mengisolasi para penjaga masjid serta menjauhkan mereka dari tugas mereka. Semoga Al-Aqsa segera merdeka dari tangan-tangan kotor Zi0nis... #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #islam #masjid
    • Hari Jumat adalah hari terbaik yang dipenuhi keberkahan dan kemuliaan. Di hari ini, Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat. Sebab shalawat bukan sekadar rangkaian kata yang terucap di lisan, tetapi bukti cinta kepada manusia terbaik yang telah membawa kita dari kegelapan menuju cahaya Islam. Betapa sering kita mengingat orang-orang yang kita cintai. Namun, sudahkah hari ini kita mengingat Nabi Muhammad ﷺ yang begitu mencintai umatnya? Mari luangkan waktu sejenak. Hentikan kesibukan, tenangkan hati, lalu perbanyak shalawat. Semoga setiap shalawat yang kita lantunkan, menjadi jalan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah ﷺ kelak di hari kiamat. Di hari yang mulia ini pula, saat lisan kita bershalawat, jangan lupakan Al-Aqsa dalam munajat kita. Sebab di sana ada saudara-saudara kita yang menjaga tanah yang diberkahi dengan air mata, kesabaran, dan pengorbanan. Semoga setiap doa menjadi sebab terjaganya Masjid Al-Aqsa serta terbebaskannya Palestina. _Aamin ya Rabbal Alamin_ 🤲🤲🤲 اللهم صل وسلم على نبينا محمد اللهم احفظ الأقصى وانصر أهل فلسطين 🤍 #jumat #shalawat #cintarasulullahﷺ #masjidalaqsa #baitulmaqdis
    Next Post

    Israel Akan Menyita 'Dana Jaminan' Otoritas Palestina untuk Para Tahanan

    Mujahid Dakwah adalah Porta media Islam Indonesia dengan visinya menebar cahaya Islam, menginspirasi dan menyuarakan kebenaran. Memuat seputar artikel Islam, kolom, opini, sejarah dan peradaban, berita dunia Islam, Indonesian news. Serta menjadi pusat aspirasi dan literasi keilmuan dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

    All Right Reserved ©2018-2026 / Web Design By Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Landing Page
    • Buy JNews
    • Support Forum
    • Pre-sale Question
    • Contact Us

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media