MUJAHIDDAKWAH.COM,ย BULUKUMBA โ Momentum puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bulukumba menorehkan prestasi membanggakan bagi keluarga besar Wahdah Islamiyah Bulukumba. Ustaz Umar Said, S., seorang dai muda, resmi dinobatkan sebagai pemenang dalam kegiatan religi yang digelar oleh Polres Bulukumba.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Bulukumba dalam upacara yang berlangsung aman, tertib, dan khidmat di Lapangan Upacara Kabupaten Bulukumba, Rabu (1/7/2026).
Prosesi penyerahan ini turut didampingi oleh Kapolres Bulukumba, Dandim Bulukumba, serta disaksikan langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Bulukumba beserta jajaran Forkopimda.
Saat ditemui setelah upacara, Umar Said tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya sekaligus haru atas apresiasi besar yang diterimanya.
“Perasaan saya hari ini bercampur antara senang dan tegang. Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi amanah besar. Saya berharap capaian ini bisa menjadi pemacu semangat pribadi saya untuk terus belajar, serta mengajak orang-orang di sekitar untuk ikut memperdalam ilmu agama dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya ibadah serta kepedulian sosial,” ungkapnya.
Dalam kompetisi tersebut, ia berhasil memukau dewan juri melalui materi khotbah/dakwah yang disusun matang berdasarkan tema yang ditentukan panitia, yaitu: “Peran dan Kolaborasi Da’i Mitra Polri dalam Membangun Kesadaran dan Ketaatan Umat untuk Mewujudkan Kehidupan Beragama dan Kamtibmas yang Kondusif.”
Ustaz Umar Said menegaskan komitmen penuhnya untuk mendukung tugas-tugas Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Menurutnya, menjaga keamanan masyarakat akan jauh lebih efektif jika memadukan dua kekuatan utama: penegakan hukum dan pendekatan persuasif keagamaan.
“Polri bergerak sebagai penegak hukum, sementara dai hadir sebagai pembimbing umat. Kolaborasi ini adalah benteng terbaik untuk mewujudkan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa bekal ilmu dan karakter yang ia miliki tidak lepas dari sistem halaqah tarbiyah yang diikutinya di Wahdah Islamiyah.
“Tarbiyah mengajarkan kami untuk lebih berhati-hati dalam beramal dan bermuamalah. Banyak ilmu mendalam yang kami dapatkan di dalam halaqah tarbiyah yang kadang tidak kami dapati di majelis lain,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, ustaz Umar Said berharap agar hubungan harmonis antara ormas Wahdah Islamiyah dan Polres Bulukumba dapat terus terjalin kuat dan berkelanjutan.
Ia berharap Polri terus mengedepankan pendekatan yang halus, santun, dan religius kepada masyarakat dengan merangkul para pemuka agama.
“Wahdah Islamiyah selalu siap membantu Polri dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas demi ketenteraman warga Bulukumba. Saya juga berpesan kepada seluruh kader Wahdah Islamiyah agar tetap menjaga sifat rendah hati dan santun. Mari kita tunjukkan kepada masyarakat bahwa kesantunan adalah bagian terbaik dari dakwah Islam,” kuncinya.
Laporan: Medikom DPP WI
















































































