MUJAHIDDAKWAH.COM, SUMATERA UTARA โ Sore di hari Rabu (4/2/2020) menjadi hari spesial dan tak akan terlupakan oleh puluhan Santri Qur’an Hidayatullah Karo. Betapa tidak, dihari itu mereka menerima bantuan berupa paket perlengkapan sekolah. Menjadi istimewa bukan karena hanya paket sekolah tersebut sangat sesuai dengan harapannya selama ini namun karena yang memberi paket tersebut adalah warga Muslim dari Bosnia.
Adalah Adriano Softic (27) warga muslim Bosnia yang Sarjana Teknik Konstruksi di Jerman, datang berkunjung ke Indonesia bukan hanya bertujuan untuk wisata. Tapi lebih dari itu Ia datang atas nama keluarga dan kawan lain di Jerman yang memiliki kepedulian terhadap kegiatan pendidikan dan syiar Islam di berbagai negara yang di kunjunginya.
Sehari sebelumnya, Adriano telah membantu pembangunan Rumah Qurโan Hidayatullah di Lau Gedang. Kali ini Ia kembali menyantuni santri Qurโan dengan memberikan Paket Sarana Sekolah berupa tas, buku, dan alat tulis lainnya. Lengkap, santri gembira menerimanya.
Salahsatu santri, Raja Damai (13 thn) berucap saya senang sekali dengan barang ini, sambil menatap paket sekolah yang diberikan.
“Insya Allah saya gunakan sebaik baiknya,” ujar Damai dengan senyum khasnya.
Begitupun kak Ananda Azkia, pengasuh santri menuturkan โKami ucapkan terimakasih atas perhatian dan dukungannya, kepedulian seperti ini akan menjadikan anak-anak semakin semangat belajar dan memberikan inspirasi berbagi kepada sesama,” imbuhnya.
Pria lajang yang telah empat bulan melakukan perjalanan dan Indonesia menjadi Negara ke 4 yang dikunjunginya. Bila berkunjung selalu mencari lokasi yang memiiki kegiatan pendidikan anak anak islam. Dijelaskannya, Ia tidak sendirian dalam pengumpulan donasi tersebut, namun ia mewakili teman dan kerabatnya di Jerman yang memiliki kepedulian yang sama terhadap pendidikan anak-anak islam, “Im really happy, when i seeing the smile on kids,” kata Adriano.
“Adriano datang ke Indonesia tidak hanya untuk mengunjungi destinasi wisata, namun juga bersilaturrahim ke sesama warga muslim di Indonesia khususnya di sekitar lokasi kunjungan wisatanya. Tujuan Silaturrahim nya pun untuk melihat dan menyalurkan bantuan kegiatan pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan syiar Islam,” tutur Irvan Mendrova, Manager Program BMH yang sekaligus menjadi penerjemah Adriano selama 3 hari.
Ditambahkan oleh Irvan bahwa Rumah Quran yang dilakukan oleh BMH dan Hidayatullah di Karo ini ada 2 lokasi. Yakni di Lau Gedang dan Kecamatan Merdeka Berastagi.
“Untuk di Berastagi kita telah membina 19 santri, mereka diasramakan. Selanjutnya yang di Lau Gedang saat ini masih proses pembangunan gedungnya. Insya Allah setelah jadi, kita akan fokuskan santri putra. Kedepan santri putra dan putri akan kita pisah,” jelas Irvan dengan rinci.
Laporan: Irvan Mendrova
Editor: Muhammad Akbar














































































