• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Minggu, Juni 28, 2026
Advertisement
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Ustadz Zaitun Rasmin: Silaturahmi dan Persatuan Adalah Fondasi Utama Perjuangan Umat

    Wahdah Islamiyah Dukung MUI: LGBT Bertentangan Nilai Keindonesiaan, Hukum Pidana Bagi Pelaku

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

    3 Keuntungan di Balik Kesulitan

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Ustadz Zaitun Rasmin: Silaturahmi dan Persatuan Adalah Fondasi Utama Perjuangan Umat

    Wahdah Islamiyah Dukung MUI: LGBT Bertentangan Nilai Keindonesiaan, Hukum Pidana Bagi Pelaku

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

    3 Keuntungan di Balik Kesulitan

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Ghazwul Fikr, KALAM, PAHAM SESAT, Sepilis

Pesantren Tercemari Sepilis, Kemusyrikan dan Faham Sesat

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 7 mins read
Juni 16, 2026
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Kemusyrikan dan Faham Sesat

Pesantren adalah benteng akidah ummat Islam. Justru karena itulah, sebagai benteng peranannya menjaga akidah Islam digerogoti oleh berbagai virus. Selain virus kesesatan dan kemusyrikan, kini di dalam tubuh sejumlah pesantren sudah bercokol virussepilis (Sekularisme, Pluralisme agama menyamakan semua agama, dan Liberalisme).

Sekulerisme adalah faham yang menganggap bahwa agama itu tidak ada urusan dengan dunia, negara dan sebagainya. Sedangkan pluralisme menganggap semua agama itu sejajar, paralel, prinsipnya sama, hanya beda teknis, sehingga kita tidak boleh memandang agama orang lain dengan menggunakan sudut pandang dan kaidah-kaidah agama yang kita peluk. Liberalismemeletakkan rasio di atas kaidah-kaidah agama, dan umat beragama (Islam) diarahkan untuk berpendirian tidak taat pada ajaran agama. Di negara-negara Barat, liberalisme telah membawa mereka kepada ketidakpastian nilai, jauh dari keyakinan dan kebenaran hakiki.

You might also like

Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

Juni 17, 2026
Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

Juni 16, 2026
Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

Juni 16, 2026

Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

Juni 16, 2026

Menyadari hal itu, bulan Juni lalu FUI (Forum Umat Islam) berinisiatif mengundang sejumlah Ulama, Habaib, dan Tokoh Ormas se-Indonesia yang jumlahnya mencapai 200 orang lebih, untuk bertemu dan membicarakan masuknya virus sepilis ke sejumlah pondok pesantren. Pertemuan berlangsung di Pondok Pesantren Daarun Najah, Jakarta.

Salah satu indikasi yang menunjukkan sejumlah ponpes telah tercemari visrus sepilis, adalah adanya pernyataan dari pimpinan salah satu pesantren di Bandung, Jawa Barat, bahwa paham Sepilis itu tidak haram. Padahal, pada tanggal 1 Agustus 2005, Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa haram bagi aliran yang berberhaluan Liberalisme, Plularisme dan Sekularisme.

Selain itu, adanya kenyataan di sejumlah pesantren beredar majalah Al-Washatiyah. Majalah ini memuat berbagai artikel yang membawa misi sepilis. Mereka juga menyelenggarakan kegiatan berupa penataran tentang pluralisme yang ditujukan bagi guru-guru muda di pesantren.

Pesantren yang sudah terjangkiti virus sepilis ini, konon jumlahnya mencapai sepuluh persen, sebagaimana diperkirakan oleh KH Mahrus Amin, pimpinan Pondok Pesantren Darun Najah, Jakarta. Semoga saja perkiraan itu tepat, dan yang lebih penting lagi, penanganannya juga tepat. Sehingga, ponpes yang terjangkiti virus sepilis tidak kian bertambah.

Kita patut bersyukur sejumlah ulama di atas punya kepedulian serius terhadap adanya ponpes yang tercemari paham sepilis. Namun, kita juga berharap para ulama tadi juga serius membersihkan sejumlah pesantren yang sudah sejak lama terjangkiti virus kemusyrikan dan kesesatan.

Tentu kita belum lupa, ketika Bakor Pakem (badan Kordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat) baru saja mengeluarkan rekomendasi untuk membubarkan Jemaat Ahmadiyah Indonesia pada 16 April 2008 lalu, ada sejumlah kyai dan habaib dari sejumlah pesantren di Cirebon yang justru bersikap menolak rekomendasi Bakor Pakem.

Kyai dan habaib yang menolak rekomendasi Bakor Pakem itu tergabung dalam sebuah wadah bernama Forum Kyai Peduli Khittah Nahdlatul Ulama 26 Cirebon. Mereka berkumpul di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, pada hari Senin tanggal 21 April 2008, beberapa hari setelah rekomendasi pembubaran JAI dikeluarkan Bakor Pakem.

Ummat Islam tentu berharap, para ulama, habaib dan tokoh ormas yang begitu serius menyoroti masuknya virus sepilis ke dalam tubuh pondok pesantren, seyogyanya juga serius menyoroti masuknya virus aliran dan paham sesat ke dalam sejumlah pesantren pendukung AKKBB (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan) ini. Kebetulan, kyai dan habaib yang menolak rekomendasi Bakor Pakem tadi berasal dari pesantren yang ada hubungan formal struktural dan kultural dengan ormas NU (Nahdlatul Ulama), maka sudah sepantasnya tokoh ormas NU-lah yang lebih dulu bersikap tegas. Apalagi, PBNU sudah menyatakan bahwa apa yang diyakini dan dilakukan oleh Ahmadiyah (JAI –Qadyan– dan GAI –Lahore–) jelas-jelas menyimpang dari ajaran Islam.

Beberapa tahun sebelumnya, kita pernah membaca di media massa ada kyai dari pesantren di Jawa Timur yang jadug alias kebal senjata tajam. Bahkan ia bisa mengajarkan ilmu kebalnya itu kepada siapa saja, terutama santri-santrinya. Sang kyai dan sejumlah pasukannya kala itu meginjakkan kakinya ke Jakarta, dari Jawa Timur, untuk mendukung Gus Dur yang kala itu menduduki kursi Presiden RI, namun kedudukannya sedang digoyang-goyang oleh DPR dan MPR. Peristiwanya sebagai berikut.

Pasukan Berani Mati demi Gus Dur

Massa Pro Gus Dur masuk lagi ke Jakarta. Mereka dibekali berbagai jimat dan ilmu. Di antara pendukung Gus Dur yang memiliki daya linuwih (melebihi orang biasa) itu adalah Pasukan Berani Mati dari Banyuwangi. Pasukan Berani Mati (PBM) yang dikomandani oleh Abdul Latief tersebut mulai bergerak melalui jalur darat dari Banyuwangi pada hari Minggu (18 Maret 2001). Bila gelombang pertama jumlahnya hanya 500 orang, diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah. Pasalnya, di Banyuwangi sendiri sempat beredar formulir pernyataan kesiapan mati demi membela Gus Dur. (Tabloid Aksi, vol 5 No 314, 22-28 Maret 2001, halaman 4-5).

Pasukan Berani Mati (PBM) untuk membela Gus Dur itu dikoordinir Front Pembela Kebenaran dan mereka dilatih di hutan Banyuwangi Jawa Timur mengenai fisik, mental, dan kekebalan; kemudian berangkat ke Jakarta membela kepresidenan Abdurrahman Wahid. Untuk menghadapi sidang DPR yang diperkirakan akan memutuskan/ mengeluarkan Memorandum II untuk Presiden Wahid 30 April 2001, PBM pendukung Wahid itu didatangkan ke Jakarta berjumlah 350.000 orang.

Apa yang dilakukan pendukung Gus Dur itu paling kurang ada 2 pelanggaran besar terhadap Islam. Pertama, mereka pakai jimat. Kedua, mereka siap mati demi Gus Dur.

Masalah jimat, ada larangannya, jelas:

مَنْ تَعَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ.

“Barangsiapa menggantung-gantungkan jimat maka sungguh benar-benar dia telah syirik menyekutukan Alloh, dosa terbesar . (Hadits Riwayat Ahmad).

إنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتُّوَلَةَ شِرْكٌ قَالُوا يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ هَذِهِ الرُّقَى وَالتَّمَائِمُ قَدْ عَرَفْنَاهَا فَمَا التُّوَلَةُ ؟ قَالَ شَيْءٌ تَصْنَعُهُ النِّسَاءُ يَتَحَبَّبْنَ إلَى أَزْوَاجِهِنَّ

“ Sesungguhnya tangkal, jimat, dan tiwalah itu adalah kemusyrikan. Para sahabat kemudian bertanya: Wahai Abu Abdir Rahman, tangkal (mantra-mantra) dan jimat itu kami telah tahu, tetapi apakah yang namanya tiwalah itu? Ia menjawab: Tiwalah (pelet) adalah sesuatu yang dibuat oleh para wanita supaya dengan tiwalah (pelet) itu dicintai oleh suami-suami mereka.” (HR Ibnu Hibban dan Hakim).

Larangan memakai aji-aji, kekebalan atau supaya dogdeng (tidak mempan dibacok):

20535– عَنِ الْحَسَنِ قَالَ أَخْبَرَنِى عِمْرَانُ بْنُ حُصَيْنٍ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- أَبْصَرَ عَلَى عَضُدِ رَجُلٍ حَلْقَةً أُرَاهُ قَالَ مِنْ صُفْرٍ فَقَالَ « وَيْحَكَ مَا هَذِهِ ». قَالَ مِنَ الْوَاهِنَةِ قَالَ « أَمَا إِنَّهَا لاَ تَزِيدُكَ إِلاَّ وَهْناً انْبِذْهَا عَنْكَ فَإِنَّكَ لَوْ مِتَّ وَهِىَ عَلَيْكَ مَا أَفْلَحْتَ أَبَداً ». (رواه أحمد بسند لا بأس به).

“Dari Imran bin Hushain ra dinyatakan, “Bahwa Nabi melihat seorang laki-laki memakai gelang kuningan di tangannya. Beliau bertanya, “Apakah ini?” Orang itu menjawab: “Penolak lemah”. Maka bersabda Nabi kepada orang itu, “Tanggalkanlah gelang itu, karena ia tidak akan menambah kamu kecuali kelemahan, dan apabila kamu mati sedangkan ia masih di tanganmu, tentulah engkau tidak akan selamat selama-lamanya.” (HR Ahmad dan Al-Hakim dengan sanad laa ba’sa bih).

Adapun Pasukan Berani Mati demi Gus Dur, maka mereka itu jelas-jelas keberaniannya itu merupakan tingkah yang diingkari oleh Rasulullah saw dan pelakunya tidak diakui sebagai golongan umat Nabi Muhammad saw. Sedang kalau mati, maka ia tidak termasuk golongan umat Nabi Muhammad saw.

{ لَيْسَ مِنَّا مَنْ دَعَا إلَى عَصَبِيَّةٍ , وَلَيْسَ مِنَّا مَنْ قَاتَلَ عَصَبِيَّةً , وَلَيْسَ مِنَّا مَنْ مَاتَ عَلَى عَصَبِيَّةٍ } رَوَاهُ أَبُو دَاوُد

“Tidak termasuk (golongan) kami, orang yang menganjurkan ‘ashobiyah (fanatisme kekabilahan, golongan dan sebagainya, pen) dan tidak termasuk (golongan) kami, orang yang berperang membela fanatisme kekabilahan, dan tidak termasuk (golongan) kami, orang yang mati mempertahankan fanatisme kekabilahan.” (HR Abu Dawud).

Anehnya, yang menyerukan untuk berbuat seperti itu, bahkan yang mengisi jimat, kekebalan, atau ilmu yang dianggap bisa mendatangkan bala’ terhadap lawan itu justru para kiyai NU. Buktinya, KH Noer Muhammad Iskandar SQ tokoh NU, dalam suatu wawancara dengan terus terang mengakuinya:

Pertanyaan: Ilmu tersebut dimiliki lewat jimat atau benda apa?

Jawab KH Noer Muhammad Iskandar SQ: Ada yang memang bentuk ajimat, tapi kalau di pesantren kebanyakan mereka ambil dari ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kata Nabi dulu, orang dengan membaca bismillahir rahmanir rahiem sebanyak 113 kali bisa berjalan di atas air. Nah, sebagaimana dengan membaca ayat sebanyak itu, kita bisa memiliki kekuatan tersebut. Tentu ada proses-proses lainnya.

Pertanyaan: Tekanan terhadap anggota DPR oleh massa Pro Gus Dur tampaknya juga menggunakan cara lain, misalnya, adanya Pasukan Berani Mati. Kekuatan itu diperoleh dari mana?

Jawab KH Noer Iskandar SQ: Sebenarnya dalam dunia pesantren, ilmu-ilmu semacam itu tidak aneh lagi. Karena para santri yang umumnya mendalami berbagai macam kitab agama, juga dibekali ilmu kekebalan tubuh. Kekuatan itu akan muncul sesuai dengan batin mereka sendiri…. Di samping itu, ada juga yang mendapatkan ilmu dari para ulama khos. (Tabloid Aksi, vol 5 no. 314, 22-28 Maret 2001, halaman 6).

Betapa ngerinya mendengar jawaban Kyai Noer Iskandar itu. Justru yang menyebarkan ilmu kebal yang telah dilarang dalam Islam itu para Kiyai pesantren lingkungan NU. Masih pula Kyai Iskandar menimpakannya kepada Nabi saw seolah beliau adalah seperti para kyai yang pada hakekatnya adalah dukun-dukun itu. Na’udzubillahi min dzalik. Mau dikemanakan orang-orang NU ini oleh para Kyai dukun yang menyebarkan perdukunannya di pesantren-pesantren dengan memperbudak santri-santrinya sampai berpuluh-puluh tahun untuk mengabdi pada sang kiyai-kiyai dukun hanya agar menjadi orang yang tidak termasuk ummat Nabi Muhammad saw itu?

Uraian lebih komplit lagi tentang ini bisa Anda baca dalam buku Bila Kyai Dipertuhankan; Membedah Sikap Beragama NU, oleh Hartono Ahmad Jaiz dan Abduh Zulfidar Akaha, Pustakan Al-Kautsar, Jakarta, April 2001.

Ilmu kebal yang dimiliki seseorang, sudah pasti bukan berasal dari Alloh. Sebab kalau ilmu seperti itu berasal dari Alloh, tentu para Nabi dan Sahabatnya yang akan lebih dulu menerima ilmu kebal. Faktanya, Nabi Muhammad dan Sahabatnya tidak memiliki ilmu kebal, sehingga pada Perang Uhud gigi Nabi Muhamad SAW patah, bahkan beliau menderita luka-luka ketika masuk ke dalam sumur perangkap yang disediakan musuh.

Meski seseorang itu tidak beriman kepada Alloh, dia bisa memiliki ilmu kebal. Karena, ilmu itu bukan berasal dari Alloh, tetapi dari syaithon. Dengan demikian, kyai yang memiliki ilmu kebal adalah pengikut syaithon, bukan pengikut nabi Muhammad SAW yang tidak kebal senjata.

Ini seharusnya menjadi perhatian kita semua, bahwa sesungguhnya sejumlah pesantren tidak saja mulai tercemari virus sepilis, namun sudah sejak lama tercemari virus kemusyrikan dan virus-virus berbahaya lainnya, sehingga mereka mendukung aliran dan paham sesat.

Begitu juga dengan sejumlah pesantren yang katanya berpaham Aswaja (Ahlus Sunnah wal Jama’ah), namun bila kita periksa lulusannya, maka ada di antara mereka yang tanpa sadar telah menjadi agen penyebar doktrin dan paham sesat milik kaum syi’ah, aliran sesat bahkan termasuk induk kesesatan. Sejumlah da’i muda lulusan pesantren berpaham aswaja, ketika berdiri tegak sebagai khatib Jum’at menyebarkan doktrin sesat dan paham sesat khas syi’ah. Mereka tidak sadar, dan belum tentu mau disadarkan atas kekeliruannya menyebarkan doktrin sesat dan paham sesat khas syi’ah. Hal itu bisa terjadi, karena mereka kurang bekal, menelan mentah-mentah ilmu yang diberikan para asatidz saat duduk di bangku pesantren.

Pesantren seperti ini juga harus dibersihkan. Masak sih pesantren yang katanya berpaham aswaja, tetapi lulusannya mengajarkan doktrin sesat dan paham sesat syi’ah!

Pesantren adalah milik Ummat Islam, untuk mendidik anak-anak Muslim. Keprihatinan ini hendaknya dibaca sebagai salah satu bentuk keikut sertaan untuk menghindari bahaya yang lebih kronis lagi. Bukan sebaliknya, justru disikapi dengan menggerakkan aneka manusia yang pro kekafiran untuk menolak kebenaran sambil mengusung dan mendukung kesesatan; sebagaimana pemandangan menjijikkan adanya gerombolan yang dibariskan nama-namanya bergelar KH (Kyai Haji) namun membela kafirin Ahmadiyah dalam AKKBB. (Nahimungkar)

Tags: Faham SesatGhazwul FikrLiberalisasiPluralismeSekulerisasi
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Ibnu Rusyd, Ulama yang Mengguncang Kota Paris dan Eropa

Next Post

Kemendagri Malaysia Periksa Status Zakir Naik

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Pengurus Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Aktivis Komite Solidaritas Palestina, Member of Ummah International & Saladin Comunity.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman
    BAITUL MAQDIS

    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman

    Juni 23, 2026
    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan
    BAITUL MAQDIS

    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan

    Juni 17, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa
    BAITUL MAQDIS

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026
    Malam Solidaritas Gaza, GPCI Ajak Media dan Profesional Perkuat Narasi Pembebasan Palestina
    BAITUL MAQDIS

    Malam Solidaritas Gaza, GPCI Ajak Media dan Profesional Perkuat Narasi Pembebasan Palestina

    Mei 23, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol
    KABAR DUNIA

    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk
    PILIHAN EDITOR

    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk

    by Muh Akbar
    April 25, 2026
    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla

    by Muh Akbar
    April 22, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1639 shares
      Share 656 Tweet 410
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1074 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      899 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    PALESTINA TERKINI

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Juni 23, 2026
    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Juni 21, 2026
    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Juni 18, 2026
    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Juni 16, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026
    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Juni 16, 2026
    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Juni 16, 2026
    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Juni 16, 2026
    Meski Dihadang Zionis, 50 Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Aqsha

    Meski Dihadang Zionis, 50 Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Aqsha

    Juni 16, 2026
    Presiden Prabowo Ajak Negara D-8 Dukung Perekonomian Palestina

    Presiden Prabowo Ajak Negara D-8 Dukung Perekonomian Palestina

    Juni 16, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • 🍉 AL AQSHA TANPA PENJAGA Pengetatan terhadap akses para petugas penjaga Al Aqsha oleh pihak penjajah. Ada peringatan serius mengenai upaya mengosongkan Masjid Al-Aqsa dan membatasi kewenangan lembaga wakaf Islam, di tengah tindakan yang disengaja untuk mengisolasi para penjaga masjid serta menjauhkan mereka dari tugas mereka. Semoga Al-Aqsa segera merdeka dari tangan-tangan kotor Zi0nis... #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #islam #masjid
    • Hari Jumat adalah hari terbaik yang dipenuhi keberkahan dan kemuliaan. Di hari ini, Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat. Sebab shalawat bukan sekadar rangkaian kata yang terucap di lisan, tetapi bukti cinta kepada manusia terbaik yang telah membawa kita dari kegelapan menuju cahaya Islam. Betapa sering kita mengingat orang-orang yang kita cintai. Namun, sudahkah hari ini kita mengingat Nabi Muhammad ﷺ yang begitu mencintai umatnya? Mari luangkan waktu sejenak. Hentikan kesibukan, tenangkan hati, lalu perbanyak shalawat. Semoga setiap shalawat yang kita lantunkan, menjadi jalan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah ﷺ kelak di hari kiamat. Di hari yang mulia ini pula, saat lisan kita bershalawat, jangan lupakan Al-Aqsa dalam munajat kita. Sebab di sana ada saudara-saudara kita yang menjaga tanah yang diberkahi dengan air mata, kesabaran, dan pengorbanan. Semoga setiap doa menjadi sebab terjaganya Masjid Al-Aqsa serta terbebaskannya Palestina. _Aamin ya Rabbal Alamin_ 🤲🤲🤲 اللهم صل وسلم على نبينا محمد اللهم احفظ الأقصى وانصر أهل فلسطين 🤍 #jumat #shalawat #cintarasulullahﷺ #masjidalaqsa #baitulmaqdis
    • Gerakan normalisasi LGBT adalah ancaman serius terhadap keutuhan keluarga dan tatanan masyarakat. MUI sendiri menilai, ini adalah panggilan moral yang tak bisa lagi diabaikan, demi menjaga martabat kemanusiaan dan peradaban bangsa.  Berlandaskan Fatwa Nomor 57 Tahun 2014, Majelis Ulama Indonesia (MUI) @muipusat menegaskan bahwa orientasi seksual sesama jenis bukanlah kodrat permanen, melainkan kelainan yang bisa disembuhkan secara medis, psikologis, dan spiritual.  Guna menjaga nilai luhur kemanusiaan, MUI mendorong pemerintah menerapkan langkah komprehensif, yakni penegakan hukum yang tegas terhadap kampanye aktivitas tersebut, sekaligus penyediaan layanan rehabilitasi yang memadai untuk merangkul dan memulihkan mereka yang terdampak.  #lgbt #nasional #indonesia #mui #tolaklgbt
    • BIADAB! MANUSIA TERLAKNAT! HARUS SEGERA DITANGKAP! HUKUM MATI! Harus ada efek jera ... Bayangkan kalo ini terjadi pada putri , Istri atau adik anda? Semua kita BERGERAK CARI TAUFIK HIDAYAT INI HIDUP/MATI. Semoga gakda lagi berita yang merusak murani manusia, siapapun kita pasti melaknat pelakunya! Izin Repost Kiyai @fatihkarim #indonesia #fatihkarim #nasional
    • Biadab! Para pemukim Y4hudi kembali melakukan ritual Talmud di pelataran Masjid Al-Aqsa pagi ini, Selasa (23/6). Pelecahan terhadap Masjidil Al-Aqsa terus berlangsung dan di kawal langsung oleh pasukan Zi0nis Isr4el. Kemana Ummat Islam yang berjumlah 2 milliar, 1 Masjid Al-Aqsa pun tak mampu kita jaga. Kita tak boleh diam, melihat masjid suci kita terus di kotori dan lecehkan... Jika luka Al-Aqsa tak lagi menggucang hati, bisa jadi nurani dan jiwa kita telah lama mati. Bangkitlah Umat Islam.. Bebaskan Tanah Sucimu.. #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #freepalestine🇵🇸 #islam
    Next Post

    Brigade Muslim Indonesia Temukan Jajanan Berbahan Babi di Mal Pipo Makassar

    Mujahid Dakwah adalah Porta media Islam Indonesia dengan visinya menebar cahaya Islam, menginspirasi dan menyuarakan kebenaran. Memuat seputar artikel Islam, kolom, opini, sejarah dan peradaban, berita dunia Islam, Indonesian news. Serta menjadi pusat aspirasi dan literasi keilmuan dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

    All Right Reserved ©2018-2026 / Web Design By Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Landing Page
    • Buy JNews
    • Support Forum
    • Pre-sale Question
    • Contact Us

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media