MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Kecemasan pemerintah atas 10 juta gen z yang menganggur dapat menekan potensi penerimaan pajak. Ini didasari laporan BPS pada 2023 hampir 10 juta penduduk usia muda (15-24 tahun) tanpa kegiatan atau youth not in education, employment, and training (NEET) di Indonesia.
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan bila masyarakat produktif tidak memperoleh pendapatan, setoran penerimaan negara bisa saja terganggu ke depan, salah satunya dalam bentuk pajak penghasilan atau PPh.
“Karena itu kita menginginkan suruh elemen masyarakat bisa aktif di dalam dunia kerja, sehingga bisa menghasilkan pendapatan, terus juga bisa menghasilkan penerimaan buat kesejahteraan dia sendiri,” kata Suahasil dilansir dari cnbcindonesia.com Jumat (17/5/2024).
Menurut Ekonom UI, Ninasapti Triaswati bahwa hal ini tidak lepas dari prioritas pemerintah pada sektor manufaktur berbasis tambang yang sedikit menyerap tenaga kerja. Sementara industri padat karya seperti industri tekstil dan alas kaki tengah menghadapi gelombang PHK.
“Jadi ini kita harus hati-hati mencermati bahwa apa yang menjadi Core untuk pembangunan. Kalau kita lihat lapangan kerja terbesar adanya di pertanian. Apakah ke depan nanti pemerintah akan mengandalkan sektor pertanian yang menyerap lapangan kerja?,” ujar Ninasapti Triaswati.
Ninasapti menilai jika sektor pertanian ini berkembang menjadi industri mungkin itu akan menjadi motor yang baik untuk lapangan kerja, dibandingkan hanya mengandalkan sektor tambang karena tidak menyerap banyak lapangan kerja.
Disisi lain, pemerintah menjanjikan bahwa penerapan ekonomi biru atau blue economy mampu menciptakan 12 juta lapangan kerja baru pada 2030.
Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa mengungkapkan lapangan kerja baru itu terbentuk dari pengembangan industri yang sudah berjalan, maupun industri-industri baru yang akan tercipta seiring implementasi dari ekonomi biru.
Dilansir dari Antaranews, Informasi tersebut disampaikan Suharso dalam acara Paralel Event World Water Forum 2024 di Tanjung Benoa Nusa Dua, Bali, Ahad 19 Mei 2024.
Reporter: Muhas
Editor: Admin MDcom












































































