MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, berbicara pertama di panggung debat capres. Dia menyatakan banyak aturan ditekuk sesuai kepentingan penguasa.
“Banyak aturan ditekuk sesuai dengan kepentingan yang sedang memegang kekuasaan. Apakah ini akan diteruskan? Tidak. Ini harus diubah. Ini harus dikembalikan. Karena itulah kami melihat perubahan ini harus kita kembalikan. Negara ini adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan,” kata Anies dalam debat pertama capres Pilpres 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/12).
Anies menjelaskan, negara hukum menempatkan hukum untuk memastikan keadilan dan kebermanfaatan bagi semuanya. Penguasa harus memastikan kondisi tersebut. Dia menyebut tatanan saat ini tidak sesuai dengan prinsip hukum yang ada.
“Saat ini kita di persimpangan jalan, antara apakah tetap menjadi negara hukum di mana kekuasaan dikendalikan oleh hukum atau kita menjadi negara kekuasaan di mana hukum diatur dan dikendalikan oleh penguasa,” tegasnya.
Pada faktanya sering kali kita melihat hukum itu tajam ke bawah dan tumpul ke atas, hal tersebut di contohkan Anies dengan gerakan tangannya, yang di inginkan hari ini menurutnya hukum harus tegak.
“Hukum dalam kenyataanya bengkok. Dia tajam ke bawah, tumpul ke atas. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan dan harus berubah. Karena itu kita mendorong perubahan, mengembalikan hukum menjadi tegak kepada semuanya,” ujar Anies.
Tema debat capres pertama ini adalah ‘Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi’. Debat dipandu oleh dua moderator, yakni Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel dari TVRI.
Anies pun menyampaikan komitmennya untuk mengembalikan marwah kehidupan bernegara dengan menempatkan hukum sebagai tempat yang paling tinggi.
“Kami mendedikasikan diri hadir memberikan komitmen bahwa dari puncak sampai ke bawah, kami akan tegakkan hukum kepada siapa saja. Kami kembalikan marwah kehidupan bernegara yang menempatkan hukum sebagai yang paling tinggi,” pungkasnya.
Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom












































































