MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Mahasiswa Pencinta Masjid Al-Ishlah sukses menggelar Muktamar ke-XI dengan tema “Optimalisasi Peran Dakwah Fakultas dengan Pendidikan Paripurna Menuju Generasi Rabbani”, yang di adakan di Masjid Amir Su’ud bin Fahd Kampus II UIN Alauddin Makassar, Ahad (9/1/2023).
Kegiatan Muktamar ke-XI ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Tarbiyah & Keguruan UINAM Dr. H. Iyah, M.Pd., M.Si, Pembina MPM Al-Ishlah Ustadz Hamansah, S.Pd., M.Pd, dan Ketua Umum PP LIDMI Ustadz Asrullah, S.H., M.H.
“MPM Al-Ishlah merupakan lembaga dakwah yang resmi yang legal dan punya anggaran dari kampus, MPM Al-Ishlah merupakan lembaga dakwah yang punya tujuan untuk memperbaiki ilmu dan akhlak bagi mahasiswa UIN Alauddin terutama bagi mahasiswa jurusan tarbiyah dan keguruan,” ujar Ustadz Hamansah.
Dosen Fakultas Tarbiyah & Keguruan UINAM tersebut juga berharap kepada pengurus MPM Al-Ishlah agar memiliki jiwa keteladanan bagi kalangan mahasiswa di kampus.
“Kita sebagai mahasiswa yang berkecimpung di dunia dakwah harus senantiasa menjaga akhlak yang baik dan menjadi contoh bagi yang lain, seperti senantiasa menghidupkan masjid dan senantiasa mengarahkan mahasiswa untuk senantiasa ke masjid dalam rangka beribadah kepada Allah,” harapnya.
Ketua Umum PP LIDMI Ustadz Asrullah, S.H., M.H juga memberi wejangan untuk peserta Muktamar MPM Al-Ishlah agar menjadikan momen Muktamar ini sebagai tonggak awal dalam mengembangkan dakwah.
“Muktamar merupakan salah satu gerakan yang menjadi siklus gerakan dalam sebuah lembaga. Muktamar harus menjadi tonggak agar kita menjadikan visi dan misi dalam dakwah lebih berkembang,” kata Asrullah saat penyelenggaraan Grand Opening Muktamar XI MPM Al-Ishlah.
Asrullah menekankan bahwa jika berbicara tentang dakwah Nabi maka kita akan melihat dakwah beliau dari dakwah yang keterasingan, dari keterasingan beliau menjadi dakwah yang berkembang karena konsistensinnya dalam berdakwah.
Mahasiswa Doktoral Unhas tersebut juga menyeru para mahasiswa yang menjadi aktivis dakwah harus berbangga menjadi muslim.
“Sebagai mahasiswa yang berkecimpung dalam lembaga dakwah kita harus bangga menjadi seorang muslim. Karena kalau kita lihat sejarah berdirinya bangsa Indonesia itu diperjuangkan oleh orang orang yang berkecimpung dilembaga dakwah,” pungkasnya.
Asrullah menambahkan bahwa tidak akan ada gerakan besar kalau tidak mulai dengan gerakan kecil, seperti itulah dalam berdakwah mulai dari yang kecil sehingga menjadi dakwah yang besar. MPM Al Islah harus senantiasa menjalankan visi dakwahnya.
Momen spesial disetiap kegiatan Muktamar adalah pemilihan dan penetapan Ketua Umum terbaru sebagai pelanjut stafet kepengurusan organisasi. Muktamar ke-XI MPM Al-Ishlah akhirnya menetapkan Muhammad Fajrin sebagai Ketua Umum terbaru Periode 2023-2024, menggantikan Muh Khaidir Ketua Umum Periode 2022-2023. Semoga Allah mudahkan dan istiqomahkan dalam mengembang amanah dan melanjutkan program kebaikan untuk mahasiswa. Aaminn…
Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom













































































