MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba terus melakukan inovasi dalam keterlibatannya dalam penangangan COVID-19. Salah satunya adalah peluncuran program Kita Jaga Kyai, yang dilaunching oleh Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf Rabu (4/8/2021) siang kemarin, di Pendopo Rujab Bupati Bulukumba. Launching ini juga ditandai dengan pemberian Paket Imun kepada para pimpinan pesantren yang hadir.
Menurut Ketua BAZNAS Kabupaten Bulukumba, program Kita Jaga Kyai telah dilaunching oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. KH. Ma’rif Amin pada Senin (2/8) lalu bersama dengan Kemenag RI.
“Hingga Juli 2021 kemarin, menurut Pak Wapres KH. Ma’ruf Amin, jumlah ulama yang wafat akibat COVID-19 mencapai 607 orang,’ ujarnya.
Karenanya, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota diminta terlibat dalam memberikan perlindungan kepada para ulama dan kyai melalui program Kita Jaga Kyai.
Dalam sambutannya saat melaunching program Kita Jaga Kyai dan Pemberian BPJS Ketenagakerjaan untuk Imam Desa dan Kelurahan dari BAZNAS, Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS kabupaten Bulukumba atas upaya dan keterlibatannya dalam penanganan COVID-19.
Pada kesempatan tersebut Owner Amaly Group itu juga meminta kepada para imam desa dan kelurahan agar terlibat aktif dalam penanganan COVID-19 dengan mengajak masyarakat luas menaati prokes COVID-19.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui khutbah dan tausiyah-tausiyah yang disampaikan ke masyarakat luas.
“Sekitar 30 persen pesan khutbah dan tausiyah membahas tentang COVID-19, dengan mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan iman dan imun, dengan menaati protokol kesehatan. Para imam desa dan kelurahan memiliki peran penting dan terdepan dalam memberikan arangan dan bimbingan keagamaan masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara Wakil Bupati Bulukumba H. Andi Ade Manaf dalam arahannya menyampaikan agar BAZNAS terlibat aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat luas terkait dengan penaganan COVID-19.
Menurutnya, perlindungan kepada ulama dan kyai itu adalah dengan mengajak masyarakat luas untuk mentaati protokol kesehatan, melakukan edukasi yang terus menerus agar menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan memasang spanduk dan pamplet ajakan menaati prokes COVID-19.
“Tebar spanduk ajakan menaati protocol kesehatan,” pintanya.
Pada acara Launching Kita Jaga Kyai, Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba meminta kepada para imam desa dan kelurahan agar senantiasa mengajak masyarakat luas menerapkan protocol kesehatan.
Ketua MUI Bulukumba KH. Tjamiruddin turut mengapresiasi program-program BAZNAS, termasuk program Kita Jaga Kyai ini, sebagai bagian dari pemberian perlindungan kepada para ulama dan kyai yang ada di Bulukumba.
Turut hadir dalam acara launching program Kita Jaga Kyai masing-masing Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bulukumba, Kasi Bimas Islam Kemenag Bulukumba, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bulukumba, 20 orang perwakilan Imam Desa dan Kelurahan, dan empat orang pimpinan pesantren.
Sumber: Radar Selatan
Editor: Muhammad Akbar












































































