MUJAHIDDAKWAH.COM, ⁣⁣⁣MAROS – Memiliki mushaf Al Qur’an yang baru adalah harapan Ahmad Hairul (14 thn), santri Pondok Tahfidz Ummul Quro, di Tompobulu, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.

Mushaf yang selama ini ia pakai untuk tadarrus dan menghafal Al Qur’an di pesantren, sudah sobek di beberapa bagian. Lembaran ayatnya bahkan ada yang sudah hilang.

Maklum, karena sudah lama dipakai. Apalagi mushaf ini menjadi teman belajar menghafal Al Qur’an yang selalu dibawa kemana-mana setiap waktu.

Diakui Ahmad Hairul, bahwa tidak hanya dirinya saja. Beberapa santri yang lain juga membutuhkan Mushaf.

“Alhamdulillah, Mushaf yang saya pakai sebelumnya sudah membantu saya menghafalkan 10 Juz Al Qur’an. InsyaAllah dengan adanya Mushaf baru dari BMH ini, semakin menambah semangat saya untuk lebih giat menghafal Al Qur’an,” ungkap Ahmad Hairul saat menerima mushaf dari BMH.

Kebutuhan Mushaf untuk santri-santri yang tengah belajar dan menghafal Al Qur’an saat ini memang menjadi salah satu program prioritas BMH di Sulawesi-Selatan, terang Kadir, Ketua BMH Perwakilan Sulawesi-Selatan.

Ada 1.576 santri yang saat ini sedang belajar dan menghafal Al Qur’an di 19 pesantren binaan BMH Sulsel yang ingin kita bantu penuhi kebutuhan Mushafnya, harap Kadir.

Olehnya itu, BMH di bulan ramadhan ini menginisiasi program Sedekah Jariyah Mushaf Al Qur’an. Lewat program ini, BMH ingin memfasilitasi muhsinin untuk ikut terlibat membantu memenuhi kebutuhan mushaf yang ada.

Cukup dengan berdonasi Rp. 75.000,- kita sudah menghadiahkan 1 Mushaf Al Qur’an untuk 1 orang calon penghafal Al Qur’an, pungkasnya.

Laporan: Syamsuddin
Editor: Muhammad Akbar

Tinggalkan Balasan