MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Pembekalan hal-hal terkait keagamaan kepada anak sejak usia dini menjadi perhatian penting di Lembaga Wahdah Islamiyah (WI) melalui departemen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Anak dan Remaja (LPPAR).
Terbukti dengan diadakannya Coaching Materi Tarbiyah Anak Soleh (TRANS) untuk SD/sederajat dan Kajian Remaja Muslim Intensif (KREASI) untuk SMP/sederajat di Pondok Pesantren Tahfidz Abu Bakar Ash-Shiddiq Wahdah Islamiyahl, Jl. H Parojai pada kamis (20/02/2020).
Pemateri Coaching, Ustadz Jusman menuturkan bahwa pentingnya untuk memperkuat pondasi keagamaan yang lebih di tengah zaman kacau ini.
“Kita sadar mungkin, terkadang anak-anak kita sudah ‘melompati’ usia mereka yang seharusnya dikarenakan zaman kita memaksa mereka untuk begitu dan ini sangat berbahaya jika terjadi pembiaran sedangkan mereka adalah penerus kita,” ujar wakil ketua DPD WI ini kepada mujahiddakwah.com.
Ini juga senada yang disampaikan ketua LPPAR, Ustadz Wahidin Nur, mengharapkan para murobbi setidaknya bisa meminimalkan dampak buruk dari teknologi ini.
“Betul yang dikatakan Ustadz Jusman, ini pengaruhnya teknologi memang bahaya kalau tidak dibekali anak-anak dengan hal keagamaan seperti programnya kita ini, setidaknya bisa diminimalkan dampak buruk dari teknologi ini”, harapnya.
Adapun program TRANS sendiri sudah berjalan beberapa bulan di SDIT WI dan untuk KREASI akan dimulai perdana di Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Wahdah Islamiyah beberapa waktu kedepan sebagaimana disampaikan ketua LPPAR.
Reporter: Amrul Hidayat
Editor: Muhammad Akbar












































































