MUJAHIDDAKWAH.COM, – Masuk hari kedua acara World Zakat Forum, Rabu (6/11/ 2019) di Bandung yang mengusung tema “Optimizing Global Zakat Role through Digital Teknologi” menghadirkan Bapak Wakil Menteri Agama RI, Zaenut Tauhid.

Dalam sambutannya, Politisi PPP itu menegaskan bahwa problem utama umat Islam secara umum dan bangsa Indonesia secara khusus adalah kemiskinan. Dan salah satu cara untuk mengikis kemiskinan adalah memberdayakan mereka lewat dana zakat.

“Kita semua satu pandangan bahwa zakat hanya bisa optimal pengelolaannya jika ditopang dengan regulasi dan SDM yang ada.” Katanya.

Karena itu, lambaga zakat harus meningkatkan program pemberdayaan dengan memprioritaskan golongan fakir dan miskin. Jika saja, 50 persen dari pengumpulan zakat disalurkan untuk pemberdayaan mustahik dari golongan fakir miskin, maka kemiskinan di Indonesia dapat diatasi dengan syarat pengumpulan zakat terus bertambah.

“Bahkan zakat dapat mencegah radikalisme, sebab radikalisme terjadi karena masalah kemiskinan, kesenjangam sosial, dan ketidakadilan,” lanjut Wakil Ketua MUI Pusat itu.

Zainut Tauhid berharap agar acara World Zakat Forum 2019 dapat melahirkan semangat dalam mengelola zakat. Menambah pengumpulan sehingga pendistribusian pun bertambah.

“Zakat harus menjadi solusi dari berbagai masalah sosial, baik kemiskinan, keterbelakangan pendidikan, dan sebagainya.” Tutupnya.

Pimpinan Baznas Enrekang, Ilham Kadir yang hadir dalam turut hadir dalam WZF di Bandung mendukung pernyataan Wakil Kemenag di atas.

“Saya kira memang begitu, benih-benih radikalisme tumbuh dari kesenjangan sosial, ketidakadilan, kebodohan, kejumudan, dan fanatik buta pada guru atau golongan tertentu,” katanya.

BukaMall Carnival

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here