• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Senin, November 9, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Wamenhaj Kunjungi Ponpes Hamalatul Quran, Dorong Penegakan Hukum Menyeluruh dan Berangkatkan Umrah Santri dan Pembina Pondok

    Wamenhaj Kunjungi Ponpes Hamalatul Quran, Dorong Penegakan Hukum Menyeluruh dan Berangkatkan Umrah Santri dan Pembina Pondok

    LAZNAS Dewan Dakwah Jaga Iman di Pelosok Negeri, 267 Keluarga Mualaf Terima Paket Bahagia

    LAZNAS Dewan Dakwah Jaga Iman di Pelosok Negeri, 267 Keluarga Mualaf Terima Paket Bahagia

    Islamic Book Fair 2026: IQRA’ REBORN, Langkah Emas Membangun Gerakan Literasi Islam Indonesia

    Islamic Book Fair 2026: IQRA’ REBORN, Langkah Emas Membangun Gerakan Literasi Islam Indonesia

    Kiai Zaitun Rasmin: Ukhuwah Jangan Berhenti pada Silaturahmi, Harus Menjadi Kekuatan Peradaban

    Kiai Zaitun Rasmin: Ukhuwah Jangan Berhenti pada Silaturahmi, Harus Menjadi Kekuatan Peradaban

    MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar

    MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    Siapa Pun Perdana Mentrinya, Kejahatan Israel atas Palestina tak Berubah

    Siapa Pun Perdana Mentrinya, Kejahatan Israel atas Palestina tak Berubah

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Ustadz Zaitun Rasmin Soroti Besarnya Dampak Sosial

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Ustadz Zaitun Rasmin Soroti Besarnya Dampak Sosial

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Imam Shamsi Ali: Pemilu Amerika yang Paling Dinanti dan Paling Bersejarah

    Imam Shamsi Ali: Pemilu Amerika yang Paling Dinanti dan Paling Bersejarah

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Wamenhaj Kunjungi Ponpes Hamalatul Quran, Dorong Penegakan Hukum Menyeluruh dan Berangkatkan Umrah Santri dan Pembina Pondok

    Wamenhaj Kunjungi Ponpes Hamalatul Quran, Dorong Penegakan Hukum Menyeluruh dan Berangkatkan Umrah Santri dan Pembina Pondok

    LAZNAS Dewan Dakwah Jaga Iman di Pelosok Negeri, 267 Keluarga Mualaf Terima Paket Bahagia

    LAZNAS Dewan Dakwah Jaga Iman di Pelosok Negeri, 267 Keluarga Mualaf Terima Paket Bahagia

    Islamic Book Fair 2026: IQRA’ REBORN, Langkah Emas Membangun Gerakan Literasi Islam Indonesia

    Islamic Book Fair 2026: IQRA’ REBORN, Langkah Emas Membangun Gerakan Literasi Islam Indonesia

    Kiai Zaitun Rasmin: Ukhuwah Jangan Berhenti pada Silaturahmi, Harus Menjadi Kekuatan Peradaban

    Kiai Zaitun Rasmin: Ukhuwah Jangan Berhenti pada Silaturahmi, Harus Menjadi Kekuatan Peradaban

    MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar

    MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    Siapa Pun Perdana Mentrinya, Kejahatan Israel atas Palestina tak Berubah

    Siapa Pun Perdana Mentrinya, Kejahatan Israel atas Palestina tak Berubah

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Ustadz Zaitun Rasmin Soroti Besarnya Dampak Sosial

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Ustadz Zaitun Rasmin Soroti Besarnya Dampak Sosial

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Imam Shamsi Ali: Pemilu Amerika yang Paling Dinanti dan Paling Bersejarah

    Imam Shamsi Ali: Pemilu Amerika yang Paling Dinanti dan Paling Bersejarah

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in KHAZANAH, Sejarah Islam

Sejarah dan Dinamika Islam di Malaysia (Bag 1)

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 7 mins read
Juni 16, 2026
601
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Malaysia merupakan kerajaan federasi di Asia Tenggara, yang terdiri dari sebelas negara bagian: Kedah, Perlis, Pulau Penang, Kelantan, Terengganu, Pahang, Perak, Selangor, Malaka, Johor (seluruhnya terletak di Semenanjung Malaka), Sabah serta Sarawak (di Kalimantan Utara) dengan dua wilayah persekutuan: Kuala Lumpur dan Labuan. Kerajaan Malaysia mempunya luas 330.803 Km2, dengan jumlah penduduk 32.365.999 jiwa dengan persentase sekitar 69% Muslim. Agama resmi negara ini adalah Islam, tetapi agama lain seperti Buddhisme, Kong Hu Cu, dan Kristen boleh dianut dan diamalkan. Mata uang Malaysia adalah Ringgit Malaysia (RM).

Malaysia adalah negara yang berawal dari Kerajaan – Kejaraan Melayu di Semenanjung Malaka, yang kemudian secara berturut – turut dijajah Portugis, Belanda dan Inggris. Inggris memerdekakan semenanjung Malaka pda tahun 1957. Kemudian, Federasi Kerajaan Tanah Semenanjung bersama Singapura dan Sarawak membentuk federasi Malaysia (1963) dan tahun 1965, Singapura berpisah dan membentuk republik tersendiri.

Masuk dan Berkembangnya Islam di Malaysia

You might also like

Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

November 6, 2026
Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

September 4, 2026

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Letak geografis Malaysia yang satu kesatuan dengan Indonesia dalam posisi perdagangan laut menjadikan proses Islamisasi juga tidak lepas  dari poros yang diyakini sumbernya dari tiga negara utama. Diantaranya ada yang menyatakan bahwa Islam langsung masuk dari Arab, melalui India, China dan Campa.

Proses islamisasi yang terjadi lewat jalur perdagangan disebabkan salah satu faktornya adalah letak nusantara yang strategis, karena berada di pertengahan atau di ujung perjalanan laut. Pedagang dari Barat datang ke Nusantara untuk mendapatkan Emas, Bijih Timah, rempah – rempah dan kapur barus.

Teori kedatangan Islam melalui China dan Campa dipopulerkan oleh sejarawan berbangsa Spanyol, Emmanuel Godinho. Pada 613 H, agama Islam dibawa dari China dan Campa ke Patani dan di pesisir timur Semenanjung Malaka dan kemudian disebarkan oleh Paramesywara di Malaka. Bukti teori ini dikuatkan oleh fakta peninggalan beberapa masjid yang bercorak Chinesse seperti yang ada di Kelantan, Malaka, dan Pulau Jawa.

Teori kedatangan Islam dari India didasarkan pada sejarah bahwa India telah diislamkan sejak zaman khalifah Utsman bin Affan, yang memerintahkan Abdullah Bin Amir (Gubernur Irak) untuk melakukan ekspedisi dakwah ke India. Teori ini didukung oleh J.P. Moquette, S.Q. Fatimi, G.E. Marison dan Snouck Hurgronje dengan teori Otoktoni-nya.

Sejarawan S.Q. Fatimi dalam bukunya Islam Comes  to Malaysia berpendapat bahwa Islam di nusantara dibawa dari Gujarat. Ia beralasan bahwa Gujarat merupakan pusat perdagangan dan sekaligus penyebaran Islam yang penting di India setelah ditaklukkan oleh Sultan Alauddin Khilji. Pendapat ini didukung oleh J.P. Mouquette, yang membuktikannya melalui batu nisan di pekuburan Malik Ibrahim di Gresik, Jawa Timur (1419), Malik al-Saleh di Pasai (1428) mempunyai ciri – ciri barang buatan Gujarat.

Akan tetapi teori ini dibantah oleh Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas. Ia menolak bukti Moquette tersebut dengan alasan bahwa hal tersebut adalah bukti yang tidak menunjukkan karakteristik yang sebenarnya dari agama Islam. Dalam bukunya, Islam dan Sejarah Kebudayaan Melayu (1990: 53), Prof. Al-Attas menyebutkan,

Maka dari itu, jika Moquette berpendapat bahwa beberapa batu nisan di Islam yang penting yang didapatinya di Pasai dan Gresik membayangkan bentuk-rupa batu nisan di Gujarat, kenyataan ini tidak sewajibnya diberi makna bahwa Islam di daerah ini (Melayu-Nusantara-pen) berasal dari Gujarat dan disebarkan di sini oleh orang India dari Gujarat. Begitu juga halnya dengan kenyataan – kenyataan lain yang berdasarkan unsur – unsur “luar” benda – benda seperti itu; sebenarnya harus diberi kesimpulan bahwa terdapatnya benda – benda seperti itu di sini ialah karena lebih mudah bagi daerah ini memperolehnya dari tempat – tempat yang dekat padanya – tempat – tempat di benua India yang sanggup mengeluarkan dan menyediakan barang – barang itu untuk keperluan masyarakat di Kepulauan ini. Justru sesungguhnya merupakan wajiban jika ciri – ciri asal – usul Islam di sini dicari dari bahan – bahan dan kenyataan – kenyataan “dalam”, dan tulisan serta bahawa dan kesusateraan yang benar – benar merupakan ciri – ciri yang sah untuk memutuskan perkara ini.

Ada beberapa alasan yang diungkapkan oleh Prof. Al-Attas untuk mendukung teorinya. Beberapa diantaranya adalah karya – karya ulama Tasawuf di Nusantara mencirikan sifat Timur Tengah, dan sama sekali bukan India. Karena itulah, Prof. Al-Attas kemudian menegaskan (1990: 53):

Walau bagaimana pun, yang penting ialah bahwa kandungan paham keagamaan yang dibawa oleh mereka itu (muballigh – muballigh lama Islam di tanah Melayu – Nusantara – Pen), adalah bersifat Timur Tengah dan bukan India. Lagi pula kandungan dan cara penguraian akidah – akidah pelbagai madzhab ilmu tasawuf peribentuk tulisan “Jawi” serta corak beberapa huruf – huruf al-Qur’an, dan beberapa perkara penting lainnya, menyatakan ciri – ciri tegas bangsa Arab, bukan India, sebagai pembawa dan penyebar asli agama Islam di Kepulauan Melayu – Indonesia.

Dari sini argumentasi yang dibangun oleh Prof al-Attas memuat ‘jiwa’ dan sarat akan nilai keislaman itu sendiri yang bercorak dari Arab yang menjadi tumpuan dari teori yang diusulkan.  Prof. Al-Attas menilik secara cermat bagaimana proses peng-islaman al-Qur’an yang dibawa oleh orang – orang Arab, demikian handal menanamkan bibit- bibit yang kuat mengakar ke sebagian besar Asia Tenggara. Kedatangan Islam telah membawa bersama tulisan Arab yang dijadikan tulisan Melayu yang mempunyai tambahan beberapa huruf istimewa berbagai bahasa itu, dan tampaknya tulisan jawi inilah yang mengikat perpaduan satu bahasa meliputi seluruh golongan bangsa melayu.

Perkembangan Malaysia Modern

Kekuatan kolonialis pertama yang masuk pertama kali ke Semenanjung Melayu adalah Portugis, yang menaklukkan kesultanan Malaka pada 1511. Sultan Malaka kemudian melarikan diri ke Muar, Pahang, Bentang, Kampar, dan kemudian ke Johor Lama. Ketika Johor Lama akhirnya diserang Portugis, Sultan Kampar dan Sultan Terengganu bangkit memberi bantuan kepadanya. Persekutuan beberapa kerajaan ini menjadi Kerajaan Johor-Riau yang kemudian secara de-facto diakui sebagai penguasa Melayu.

Kuatnya hasrat negara kolonialis Eropa untuk menguasai kawasan strategis Selat Malaka telah membuat mereka bersaing dengan sesamanya. Pada 1636, VOC bekerja sama dengan Sultan Aceh dan Sultan Iskandar Muda menyerang Portugis di Malaka. Hasilnya, benteng Portugis di Malaka jatuh ke tangan VOC. Kemudian akhir abad ke-18, Inggris mulai masuk dan ikut menanamkan pengaruhnya di Selat Malaka, dengan pertama-tama menguasai Penang.

Description: C:\Users\elfaatih\Pictures\Malacca_Sultanate_id.svg.png
Gambar Jangkauan Kerajaan Malaka
(sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0c/Q.svg)

Tahun 1842 diadakan Perjanjian London, dimana Inggris dan Belanda bersepakat untuk membagi wilayah kekuasaan kesultanan Johor-Riau dan negeri-negeri di sekitar Selat Malaka menjadi dua. Kawasan sebelah utara Selat Malaka dijadikan daerah tanah jajahan Inggris (British Crown Colony), dan kawasan selatan Selat Malaka akan diambil alih oleh Belanda, khususnya daerah Riau.

Puncak keberhasilan diplomasi Inggris di kawasan Selat Malaka ialah Perjanjian Pangkor (1874) antara Inggris dan Sultan Perak yang berdaulat. Perjanjian serupa juga diadakan dengan Selangor, Negeri Sembilan, dan Pahang. Setelah pembunuhan J.W. Birch pada 1875, dengan berbagai dalih kemudian Inggris mengambil alih semua kuasa pemerintahan dan politik atas keempat kesultanan tersebut dan menjadikannya di bawah kuasa residen menjadi The Federated Malay States, kecuali dalam soal adat istiadat dan hal agama Islam.

Kebijakan tersebut adalah salah satu faktor mengapa Malaysia sekarang masih mempertahankan budaya sosial politik serta adat kerajaannya. Identitas ini berbeda dengan Indonesia, yang memang Politik Belanda menghilangkan budaya politik tradisional kerajaan. Hal tersebut menjadikan Malaysia masih mempertahankan simbol – simbol tradisionalisme Islam di tengah arus modernisasi politik yang melanda kawasan Asia Tenggara.

Pada dekade pertama abad XX, di wilayah Semenanjung terdapat tiga kawasan dengan tiga bentuk pemerintahan dan situasi politik yang berbeda – beda. Pertama, adalah blok negeri – negeri Selat yang sejak awal telah jatuh ke tangan negara-negara kolonial, yaitu Pulau Penang (termasuk seberang Prai), Singapura, dan Malaka yang ketiganya disebut Straits Settlements dan langsung berada di bawah pemerintahan Inggris. Kedua, blok negeri-negeri yang menjalin perjanjian dengan Inggris yang tergabung dalam Federated Malay States, terdiri dari Perak, Selangor, Negeri Sembilan, dan Pahang. Ketiga, adalah blok negeri-negeri Melayu yang tidak bersekutu dengan Inggris, seperti Johor, Kedah, Kelantan, dan Terengganu, seluruhnya disebut Unfederated States.

Perjanjian Inggris dengan Siam (Thailand) pada 1909 menandai beralihnya penguasaan Kedah, Perlis, Kelandan dan Terengganu dari Siam ke pemerintah Kolonial Inggris. Sejak perjanjian itu, keempat negeri tersebut sama sekali tidak pernah kembali ke Protektorat Siam, walaupun Inggris sudah angkat kaki.

Ketika birokrasi pemerintah kolonial Inggris bertambah luas, terjadilah rekrutmen pegawai berkebangsaan Melayu, tetapi bidang yang dipercayakan pada bangsa Melayu hanyalah bidang kerja fisik dan sosial budaya, serta sedikit sosial politik, dengan gaji yang lebih rendah dibanding pegawai Inggris.

Sampai di sini kita melihat kondisi sosio-geografis, begitu pula politik semenanjung melayu yang menjadi fase sebelumnya lahirnya Malaysia sebagai sebuah negara. Penjajahan yang melanda negara ini menjadikan kesenjangan ekonomi semakin lebar. Posisi bumi putera dipinggirkan. Dan penjajah yang datang silih berganti memeras sumber daya yang ada hingga muncullah kesadaran dari bumi putera untuk bangkit dan memerdekakan diri. Hal itu tentu didahului oleh kesadaran akan kesamaan ideologis dan teologis di kalangan Melayu yang kemudian bergulir menjadi sebuah gerakan nasionalisme.

***********

Bersambung, Insya Allah…

Penulis: Syamsuar Hamka, S.Pd., M.Pd.I.
(Alumni Pascasarjana UIKA Bogor, Penulis Buku Api Tarbiyah dan Direktur Eksekutif Madani)

Diikhtisarkan dari “Sejarah dan Kebudayaan Islam di Asia Tenggara”, oleh Dr. Saifullah, SA, MA. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Sejarah IslamSejarah Islam di MalaysiaUstadz Syamsuar Hamka
601
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Unik, BMH Sulsel Siap Salurkan Qurban Kepada Masyarakat Lengkap dengan Bumbu Cotonya

Next Post

Ummat Islam Tidak Toleran?

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina
    Al-Maqdisi Studies

    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

    November 6, 2026
    Genosida Berbasis Data, Cara Israel Pakai AI Susun Daftar Target Pembantaian di Gaza
    BAITUL MAQDIS

    Genosida Berbasis Data, Cara Israel Pakai AI Susun Daftar Target Pembantaian di Gaza

    Oktober 13, 2026
    Dari London hingga Jakarta, Ribuan Orang Turun ke Jalan Tuntut Hentikan Genosida di Gaza
    BAITUL MAQDIS

    Dari London hingga Jakarta, Ribuan Orang Turun ke Jalan Tuntut Hentikan Genosida di Gaza

    Oktober 13, 2026
    Mamdani Kecam Genosida Israel Di Gaza: Setelah Tiga Tahun, Impunitas Harus Ditolak
    BAITUL MAQDIS

    Mamdani Kecam Genosida Israel Di Gaza: Setelah Tiga Tahun, Impunitas Harus Ditolak

    Oktober 11, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina
    Al-Maqdisi Studies

    Saat Al-Aqsa Dibakar pada 1969, Indonesia Berdiri di Garis Depan Belaan Palestina

    by Muh Akbar
    November 6, 2026
    Imam Shamsi Ali: Pemilu Amerika yang Paling Dinanti dan Paling Bersejarah
    Kolom

    Imam Shamsi Ali: Pemilu Amerika yang Paling Dinanti dan Paling Bersejarah

    by Imam Shamsi Ali
    November 6, 2026
    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM
    Kolom

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    by Imam Shamsi Ali
    Oktober 15, 2026
    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan
    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan

    by Muh Akbar
    September 28, 2026
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1648 shares
      Share 659 Tweet 412
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1076 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      909 shares
      Share 364 Tweet 227
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      813 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    Sambung Nafas Pengungsi Gaza: Laznas WIZ dan KITA Palestina Salurkan Bahan Bakar untuk Operasionalkan Sumur Air Bersih

    November 4, 2026
    Siapa Pun Perdana Mentrinya, Kejahatan Israel atas Palestina tak Berubah

    Siapa Pun Perdana Mentrinya, Kejahatan Israel atas Palestina tak Berubah

    Oktober 30, 2026
    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Ustadz Zaitun Rasmin Soroti Besarnya Dampak Sosial

    MUI Tolak Konser Andrea Bocelli, Ustadz Zaitun Rasmin Soroti Besarnya Dampak Sosial

    Oktober 24, 2026
    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    Oktober 13, 2026
    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Oktober 6, 2026
    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Oktober 2, 2026
    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    September 28, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Penduduk Ilegal Isr4el dan pemukim Y4hudi terus menyerbu Kompleks Masjidil Aqsa dan melakukan ritual dan doa Talmudik pada 5 November. Serbuan tersebut di bawah perlindungan pasukan lsr4el secara ketat. Ini adalah sebuah pelanggaran terhadap kehormatan tempat tersebut dan upaya untuk mengubah status quo sejarah Islam untuk Masjid yang mulia dan diberkahir tersebut. Sepanjang periode Januari hingga akhir Agustus 2026, Pemerintah Provinsi Yerusalem menyebutkan bahwa jumlah akumulasi pemukim yang memasuki kompleks Masjidil Aqsa mencapai sekitar 40.661 orang, mereka melaksanakan ritual dan doa Talmud secara terbuka di beberapa titik dalam kompleks masjid. Ironisnya, umat Islam yang berjumlah 2 Miliar belum mampu menjaga Masjid mulia tersebut dan membebaskannya dari pendudukan Zi0nis Isr4el.. #palestina #freepalestine🇵🇸 #baitulmaqdis #masjidalaqsa #genocide
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan keputusan Pemerintah Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap memberikan izin penyelenggaraan konser penyanyi Andrea Bocelli, di Candi Borobudur dan Jakarta.  Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, menilai keputusan tersebut tidak konsisten dan bertentangan dengan komitmen yang sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, Bayu Aji, untuk menghormati dan mengikuti sepenuhnya keputusan serta arahan MUI mengenai konser Andrea Bocelli.  “Yang paling penting, saya ingin menyampaikan bahwa pemerintah, masyarakat secara umum, dan saya kira juga masyarakat internasional mengetahui bahwa MUI bersama elemen masyarakat, lembaga, ormas-ormas Islam, serta lembaga-lembaga yang memiliki kepedulian terhadap Palestina tidak mendukung adanya konser Bocelli ini,” ujarnya di Kantor MUI, Selasa (3/11/2026).  Berdasarkan sumber kelompok zionis di Amerika Serikat, Bocelli tercatat pernah tampil dalam acara penggalangan dana untuk tentara Israel (IDF) pada 2010.  Dia menyebut Tentara Israel (IDF) dengan sangat nyata, dan semua orang tahu, adalah pelaku kejahatan yang sangat brutal dan sadis, yaitu genosida yang berlangsung sampai hari ini.  “Bocelli memang bukan zionis dan lirik-lirik lagunya bagus, melainkan tindakannya tampil bernyanyi di acara penggalangan dana FIDF membuktikan dukungannya kepada mesin pembunuh zionis,” ujar Prof Sudarnoto.  Prof Sudarnoto menegaskan, sebagai penyanyi internasional, Bocelli diyakini paham siapa IDF saat menyanggupi tampil dalam acara tersebut.  Oleh karena itu, penolakan MUI dan elemen masyarakat didasarkan pada alasan kemanusiaan dan penolakan terhadap penjajahan, bukan alasan lainnya.  “Saya sungguh heran Indonesia bisa dijadikan tempat konser bagi seseorang yang nyata telah memberikan dukungan kepada pasukan penjajah,” tutur dia.  Padahal, kata dia, amanat Pembukaan UUD 1945 sangat jelas. Seharusnya pemerintah menunjukkan komitmen sungguh-sungguh untuk menghapuskan penjajahan, bukan malah menerima seseorang yang nyata mendukung tentara penjajah.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com
    • Keterlibatan kita mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina haruslah bak nyala api yang harus terus dijaga. Keterlibatan ini pun tidak melulu harus berwujud fisik atau menggunakan minimal angka. Justru, keterlibatan kita itu harus dimulai dari hati terlebih dahulu. Sebab, kejatuhan dan keruntuhan penj4j4h Isr4el adalah pasti dan akan segera terwujud. Selengkapnya bisa disimak di kanal YouTube Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta. #gaza #genocide #freepalestine🇵🇸 #palestina #baitulmaqdis
    • Ketua MUI Bidang Ukhuwah, Ustaz Zaitun Rasmin mengingatkan bahwa potensi dampak sosial dari penyelenggaraan konser tersebut perlu menjadi pertimbangan serius pemerintah.  Menurutnya, penyelenggaraan konser berisiko memunculkan kekecewaan dan gejolak di tengah masyarakat, terutama karena Indonesia selama ini konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.  Ia juga menegaskan bahwa kemungkinan adanya penggalangan dana untuk Palestina dalam rangkaian konser tidak serta-merta menghapus potensi dampak negatifnya.  Pemerintah, menurutnya, perlu mempertimbangkan bukan hanya aspek legalitas acara, tetapi juga kepekaan kemanusiaan, persatuan masyarakat, dan citra Indonesia di mata internasional.  Kehadiran tokoh lintas agama dalam pertemuan tersebut turut menegaskan bahwa persoalan ini perlu dilihat dalam kerangka kemanusiaan, bukan sentimen terhadap agama tertentu.  MUI pun mendorong pemerintah agar mempertimbangkan aspirasi masyarakat dan tetap konsisten pada amanat konstitusi dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.  Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah juga mengingatkan Fatwa MUI Nomor 83 Tahun 2023 tentang Hukum Dukungan terhadap Perjuangan Palestina. Menurutnya, dukungan terhadap pihak yang terbukti terlibat dalam tindakan genosida bertentangan dengan prinsip fatwa tersebut.  Ia secara khusus mendorong Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, dan Kementerian Luar Negeri untuk mencermati persoalan ini dengan mempertimbangkan nilai kemanusiaan dan komitmen Indonesia terhadap Palestina.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com
    • Hari Santri bukan sekadar peringatan. la adalah pengingat tentang nilai perjuangan, identitas diri, memuliakan ilmu dan ulama, serta pengabdian yang terus dibawa santri ke tengah masyarakat. Kiai Abdullah Sahal menasehati kita pentingnya memiliki identitas diri sebagai seorang penuntut ilmu, yang dimulai dengan keadaban, memuliakan ilmu dan ulama. Santri wajib membekali dirinya dengan adab, sebelum menuntut ilmu kepada para ulama, serta menyampaikannya kepada masyarakat. Pendidikan terbaik adalah yang membentuk jati diri, agar memiliki ketinggian adab dan kelembutan akhlak. Maka, beradablah sebelum berilmu dan beramal. #santri #santriindonesia #gontor #islam #pesantren
    Next Post

    ACT Sulsel: Selain Permukiman, Fasilitas Umum di Masamba Juga Terkubur Lumpur

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media