• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Sabtu, Agustus 8, 2026
Advertisement
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Tunjukkan Kiprah Lewat Fun Walk

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Tunjukkan Kiprah Lewat Fun Walk

    Sambut HUT Ke-81 RI, Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID) Bagikan 81 Ribu Paket Makanan dan Sembako

    Sambut HUT Ke-81 RI, Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID) Bagikan 81 Ribu Paket Makanan dan Sembako

    Jalan Sehat Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Berau, Wabup Gamalis Tekankan Pentingnya Kolaborasi

    Jalan Sehat Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Berau, Wabup Gamalis Tekankan Pentingnya Kolaborasi

    Pra Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Yusran Anshar Tegaskan Gerakan Ahlussunnah Washaty

    Pra Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Yusran Anshar Tegaskan Gerakan Ahlussunnah Washaty

    Sambut Muktamar V, DPW Wahdah Islamiyah Sultra Gelar Dialog Tokoh Nasional dan Intelektual Bahas Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945

    Sambut Muktamar V, DPW Wahdah Islamiyah Sultra Gelar Dialog Tokoh Nasional dan Intelektual Bahas Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945

    MUI Dorong Hukuman Mati dan Perampasan Aset Bagi Koruptor

    MUI Dorong Hukuman Mati dan Perampasan Aset Bagi Koruptor

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Tunjukkan Kiprah Lewat Fun Walk

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Tunjukkan Kiprah Lewat Fun Walk

    Sambut HUT Ke-81 RI, Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID) Bagikan 81 Ribu Paket Makanan dan Sembako

    Sambut HUT Ke-81 RI, Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID) Bagikan 81 Ribu Paket Makanan dan Sembako

    Jalan Sehat Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Berau, Wabup Gamalis Tekankan Pentingnya Kolaborasi

    Jalan Sehat Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Berau, Wabup Gamalis Tekankan Pentingnya Kolaborasi

    Pra Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Yusran Anshar Tegaskan Gerakan Ahlussunnah Washaty

    Pra Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Yusran Anshar Tegaskan Gerakan Ahlussunnah Washaty

    Sambut Muktamar V, DPW Wahdah Islamiyah Sultra Gelar Dialog Tokoh Nasional dan Intelektual Bahas Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945

    Sambut Muktamar V, DPW Wahdah Islamiyah Sultra Gelar Dialog Tokoh Nasional dan Intelektual Bahas Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945

    MUI Dorong Hukuman Mati dan Perampasan Aset Bagi Koruptor

    MUI Dorong Hukuman Mati dan Perampasan Aset Bagi Koruptor

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in KHAZANAH, Sejarah Islam

Sejarah dan Dinamika Islam di Malaysia (Bag 1)

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 7 mins read
Juni 16, 2026
600
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Malaysia merupakan kerajaan federasi di Asia Tenggara, yang terdiri dari sebelas negara bagian: Kedah, Perlis, Pulau Penang, Kelantan, Terengganu, Pahang, Perak, Selangor, Malaka, Johor (seluruhnya terletak di Semenanjung Malaka), Sabah serta Sarawak (di Kalimantan Utara) dengan dua wilayah persekutuan: Kuala Lumpur dan Labuan. Kerajaan Malaysia mempunya luas 330.803 Km2, dengan jumlah penduduk 32.365.999 jiwa dengan persentase sekitar 69% Muslim. Agama resmi negara ini adalah Islam, tetapi agama lain seperti Buddhisme, Kong Hu Cu, dan Kristen boleh dianut dan diamalkan. Mata uang Malaysia adalah Ringgit Malaysia (RM).

Malaysia adalah negara yang berawal dari Kerajaan – Kejaraan Melayu di Semenanjung Malaka, yang kemudian secara berturut – turut dijajah Portugis, Belanda dan Inggris. Inggris memerdekakan semenanjung Malaka pda tahun 1957. Kemudian, Federasi Kerajaan Tanah Semenanjung bersama Singapura dan Sarawak membentuk federasi Malaysia (1963) dan tahun 1965, Singapura berpisah dan membentuk republik tersendiri.

Masuk dan Berkembangnya Islam di Malaysia

You might also like

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

Juni 16, 2026

Letak geografis Malaysia yang satu kesatuan dengan Indonesia dalam posisi perdagangan laut menjadikan proses Islamisasi juga tidak lepas  dari poros yang diyakini sumbernya dari tiga negara utama. Diantaranya ada yang menyatakan bahwa Islam langsung masuk dari Arab, melalui India, China dan Campa.

Proses islamisasi yang terjadi lewat jalur perdagangan disebabkan salah satu faktornya adalah letak nusantara yang strategis, karena berada di pertengahan atau di ujung perjalanan laut. Pedagang dari Barat datang ke Nusantara untuk mendapatkan Emas, Bijih Timah, rempah – rempah dan kapur barus.

Teori kedatangan Islam melalui China dan Campa dipopulerkan oleh sejarawan berbangsa Spanyol, Emmanuel Godinho. Pada 613 H, agama Islam dibawa dari China dan Campa ke Patani dan di pesisir timur Semenanjung Malaka dan kemudian disebarkan oleh Paramesywara di Malaka. Bukti teori ini dikuatkan oleh fakta peninggalan beberapa masjid yang bercorak Chinesse seperti yang ada di Kelantan, Malaka, dan Pulau Jawa.

Teori kedatangan Islam dari India didasarkan pada sejarah bahwa India telah diislamkan sejak zaman khalifah Utsman bin Affan, yang memerintahkan Abdullah Bin Amir (Gubernur Irak) untuk melakukan ekspedisi dakwah ke India. Teori ini didukung oleh J.P. Moquette, S.Q. Fatimi, G.E. Marison dan Snouck Hurgronje dengan teori Otoktoni-nya.

Sejarawan S.Q. Fatimi dalam bukunya Islam Comes  to Malaysia berpendapat bahwa Islam di nusantara dibawa dari Gujarat. Ia beralasan bahwa Gujarat merupakan pusat perdagangan dan sekaligus penyebaran Islam yang penting di India setelah ditaklukkan oleh Sultan Alauddin Khilji. Pendapat ini didukung oleh J.P. Mouquette, yang membuktikannya melalui batu nisan di pekuburan Malik Ibrahim di Gresik, Jawa Timur (1419), Malik al-Saleh di Pasai (1428) mempunyai ciri – ciri barang buatan Gujarat.

Akan tetapi teori ini dibantah oleh Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas. Ia menolak bukti Moquette tersebut dengan alasan bahwa hal tersebut adalah bukti yang tidak menunjukkan karakteristik yang sebenarnya dari agama Islam. Dalam bukunya, Islam dan Sejarah Kebudayaan Melayu (1990: 53), Prof. Al-Attas menyebutkan,

Maka dari itu, jika Moquette berpendapat bahwa beberapa batu nisan di Islam yang penting yang didapatinya di Pasai dan Gresik membayangkan bentuk-rupa batu nisan di Gujarat, kenyataan ini tidak sewajibnya diberi makna bahwa Islam di daerah ini (Melayu-Nusantara-pen) berasal dari Gujarat dan disebarkan di sini oleh orang India dari Gujarat. Begitu juga halnya dengan kenyataan – kenyataan lain yang berdasarkan unsur – unsur “luar” benda – benda seperti itu; sebenarnya harus diberi kesimpulan bahwa terdapatnya benda – benda seperti itu di sini ialah karena lebih mudah bagi daerah ini memperolehnya dari tempat – tempat yang dekat padanya – tempat – tempat di benua India yang sanggup mengeluarkan dan menyediakan barang – barang itu untuk keperluan masyarakat di Kepulauan ini. Justru sesungguhnya merupakan wajiban jika ciri – ciri asal – usul Islam di sini dicari dari bahan – bahan dan kenyataan – kenyataan “dalam”, dan tulisan serta bahawa dan kesusateraan yang benar – benar merupakan ciri – ciri yang sah untuk memutuskan perkara ini.

Ada beberapa alasan yang diungkapkan oleh Prof. Al-Attas untuk mendukung teorinya. Beberapa diantaranya adalah karya – karya ulama Tasawuf di Nusantara mencirikan sifat Timur Tengah, dan sama sekali bukan India. Karena itulah, Prof. Al-Attas kemudian menegaskan (1990: 53):

Walau bagaimana pun, yang penting ialah bahwa kandungan paham keagamaan yang dibawa oleh mereka itu (muballigh – muballigh lama Islam di tanah Melayu – Nusantara – Pen), adalah bersifat Timur Tengah dan bukan India. Lagi pula kandungan dan cara penguraian akidah – akidah pelbagai madzhab ilmu tasawuf peribentuk tulisan “Jawi” serta corak beberapa huruf – huruf al-Qur’an, dan beberapa perkara penting lainnya, menyatakan ciri – ciri tegas bangsa Arab, bukan India, sebagai pembawa dan penyebar asli agama Islam di Kepulauan Melayu – Indonesia.

Dari sini argumentasi yang dibangun oleh Prof al-Attas memuat ‘jiwa’ dan sarat akan nilai keislaman itu sendiri yang bercorak dari Arab yang menjadi tumpuan dari teori yang diusulkan.  Prof. Al-Attas menilik secara cermat bagaimana proses peng-islaman al-Qur’an yang dibawa oleh orang – orang Arab, demikian handal menanamkan bibit- bibit yang kuat mengakar ke sebagian besar Asia Tenggara. Kedatangan Islam telah membawa bersama tulisan Arab yang dijadikan tulisan Melayu yang mempunyai tambahan beberapa huruf istimewa berbagai bahasa itu, dan tampaknya tulisan jawi inilah yang mengikat perpaduan satu bahasa meliputi seluruh golongan bangsa melayu.

Perkembangan Malaysia Modern

Kekuatan kolonialis pertama yang masuk pertama kali ke Semenanjung Melayu adalah Portugis, yang menaklukkan kesultanan Malaka pada 1511. Sultan Malaka kemudian melarikan diri ke Muar, Pahang, Bentang, Kampar, dan kemudian ke Johor Lama. Ketika Johor Lama akhirnya diserang Portugis, Sultan Kampar dan Sultan Terengganu bangkit memberi bantuan kepadanya. Persekutuan beberapa kerajaan ini menjadi Kerajaan Johor-Riau yang kemudian secara de-facto diakui sebagai penguasa Melayu.

Kuatnya hasrat negara kolonialis Eropa untuk menguasai kawasan strategis Selat Malaka telah membuat mereka bersaing dengan sesamanya. Pada 1636, VOC bekerja sama dengan Sultan Aceh dan Sultan Iskandar Muda menyerang Portugis di Malaka. Hasilnya, benteng Portugis di Malaka jatuh ke tangan VOC. Kemudian akhir abad ke-18, Inggris mulai masuk dan ikut menanamkan pengaruhnya di Selat Malaka, dengan pertama-tama menguasai Penang.

Description: C:\Users\elfaatih\Pictures\Malacca_Sultanate_id.svg.png
Gambar Jangkauan Kerajaan Malaka
(sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/0c/Q.svg)

Tahun 1842 diadakan Perjanjian London, dimana Inggris dan Belanda bersepakat untuk membagi wilayah kekuasaan kesultanan Johor-Riau dan negeri-negeri di sekitar Selat Malaka menjadi dua. Kawasan sebelah utara Selat Malaka dijadikan daerah tanah jajahan Inggris (British Crown Colony), dan kawasan selatan Selat Malaka akan diambil alih oleh Belanda, khususnya daerah Riau.

Puncak keberhasilan diplomasi Inggris di kawasan Selat Malaka ialah Perjanjian Pangkor (1874) antara Inggris dan Sultan Perak yang berdaulat. Perjanjian serupa juga diadakan dengan Selangor, Negeri Sembilan, dan Pahang. Setelah pembunuhan J.W. Birch pada 1875, dengan berbagai dalih kemudian Inggris mengambil alih semua kuasa pemerintahan dan politik atas keempat kesultanan tersebut dan menjadikannya di bawah kuasa residen menjadi The Federated Malay States, kecuali dalam soal adat istiadat dan hal agama Islam.

Kebijakan tersebut adalah salah satu faktor mengapa Malaysia sekarang masih mempertahankan budaya sosial politik serta adat kerajaannya. Identitas ini berbeda dengan Indonesia, yang memang Politik Belanda menghilangkan budaya politik tradisional kerajaan. Hal tersebut menjadikan Malaysia masih mempertahankan simbol – simbol tradisionalisme Islam di tengah arus modernisasi politik yang melanda kawasan Asia Tenggara.

Pada dekade pertama abad XX, di wilayah Semenanjung terdapat tiga kawasan dengan tiga bentuk pemerintahan dan situasi politik yang berbeda – beda. Pertama, adalah blok negeri – negeri Selat yang sejak awal telah jatuh ke tangan negara-negara kolonial, yaitu Pulau Penang (termasuk seberang Prai), Singapura, dan Malaka yang ketiganya disebut Straits Settlements dan langsung berada di bawah pemerintahan Inggris. Kedua, blok negeri-negeri yang menjalin perjanjian dengan Inggris yang tergabung dalam Federated Malay States, terdiri dari Perak, Selangor, Negeri Sembilan, dan Pahang. Ketiga, adalah blok negeri-negeri Melayu yang tidak bersekutu dengan Inggris, seperti Johor, Kedah, Kelantan, dan Terengganu, seluruhnya disebut Unfederated States.

Perjanjian Inggris dengan Siam (Thailand) pada 1909 menandai beralihnya penguasaan Kedah, Perlis, Kelandan dan Terengganu dari Siam ke pemerintah Kolonial Inggris. Sejak perjanjian itu, keempat negeri tersebut sama sekali tidak pernah kembali ke Protektorat Siam, walaupun Inggris sudah angkat kaki.

Ketika birokrasi pemerintah kolonial Inggris bertambah luas, terjadilah rekrutmen pegawai berkebangsaan Melayu, tetapi bidang yang dipercayakan pada bangsa Melayu hanyalah bidang kerja fisik dan sosial budaya, serta sedikit sosial politik, dengan gaji yang lebih rendah dibanding pegawai Inggris.

Sampai di sini kita melihat kondisi sosio-geografis, begitu pula politik semenanjung melayu yang menjadi fase sebelumnya lahirnya Malaysia sebagai sebuah negara. Penjajahan yang melanda negara ini menjadikan kesenjangan ekonomi semakin lebar. Posisi bumi putera dipinggirkan. Dan penjajah yang datang silih berganti memeras sumber daya yang ada hingga muncullah kesadaran dari bumi putera untuk bangkit dan memerdekakan diri. Hal itu tentu didahului oleh kesadaran akan kesamaan ideologis dan teologis di kalangan Melayu yang kemudian bergulir menjadi sebuah gerakan nasionalisme.

***********

Bersambung, Insya Allah…

Penulis: Syamsuar Hamka, S.Pd., M.Pd.I.
(Alumni Pascasarjana UIKA Bogor, Penulis Buku Api Tarbiyah dan Direktur Eksekutif Madani)

Diikhtisarkan dari “Sejarah dan Kebudayaan Islam di Asia Tenggara”, oleh Dr. Saifullah, SA, MA. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2010

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Sejarah IslamSejarah Islam di MalaysiaUstadz Syamsuar Hamka
600
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Unik, BMH Sulsel Siap Salurkan Qurban Kepada Masyarakat Lengkap dengan Bumbu Cotonya

Next Post

Ummat Islam Tidak Toleran?

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis
    INDONESIA

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga
    Al-Maqdisi Studies

    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga

    Juli 10, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol
    KABAR DUNIA

    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1641 shares
      Share 656 Tweet 410
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      900 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026
    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Juli 7, 2026
    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    Juli 7, 2026
    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

    Juli 7, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • G4z4 Berduka!!! 112 Syuhada di Makamkan Secara Massal, Bukti Nyata Gen0sid4 yang Tak Kunjung Henti. Ratusan warga G4z4 mengiringi pemakaman 112 anggota keluarga Al-Hassayneh dan Abu Shari'ah di Kota G4z4, Selasa (4/8/2026), Jenazah ini berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan penjajah zionis Isr4el. Mereka bukan sekadar angka, mereka adalah manusia yang menunggu lebih dari 2,5 tahun di bawah reruntuhan, hingga akhirnya dikeluarkan dan diberikan hak terakhir mereka untuk mengucapkan selamat tinggal! Apakah 73.375 Jiwa Gaza yang gugur dan 175.000 terluka tak mampu menghentikan ini semua? Kemana hati nurasi kemanusiaan yang lantang diucapkan itu?? Ingatlah, diam dan acuh tak pedulimu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak. Bangkitlah umat Islam, nyawa saudaramu gugur tiap harinya. Roketkan doamu ke langit agar Allah berikan kemenangan-Nya... Semoga Allah menjadikan mereka syahid di Jalan-Nya dan dan masukkan ke dalam Jannah-Nya. Allahumma Aaamiin..🤲🤲😭😭 #gaza #gazaunderattack #palestina #freepalestine🇵🇸 #masjidalaqsa
    • G4z4, kuburan massal terbesar di dunia. G3nosid4 belum benar-benar berakhir bagi ribuan keluarga di G4z4. Hingga hari ini, diperkirakan 10.000 orang masih hilang, diduga terkubur di bawah jutaan ton puing. Bagi keluarga mereka, penantian untuk menemukan dan menguburkan orang yang dicintai masih berlanjut. G4z4 bersiap menggelar pemakaman massal untuk 112 warga P4lestin4 dari keluarga Abu Sharia dan Al-Hasaina, yang jenazahnya ditemukan dalam dua pekan terakhir dari bawah reruntuhan kompleks perumahan di lingkungan Sabra, Kota Gaza. Keluarga-keluarga itu tewas ketika pasukan Isr4el menyerang wilayah tersebut pada 22 November 2023, meninggalkan ratusan orang terkubur di bawah puing. Sejauh ini, hanya 112 jenazah yang berhasil ditemukan, sementara nasib banyak lainnya masih belum diketahui. SC: @faruqnaufals #palestina #freepalestine🇵🇸 #gaza #gazaunderattack #baitulmaqdis
    • In G4z4 Tonight... Yang gugur bukan sekadar angka. Mereka adalah anak-anak yang punya nama, mimpi, dan orang-orang yang mencintainya. Rumah mereka mungkin telah menjadi reruntuhan. Namun seperti pesan yang ditinggalkan G4z4 kepada dunia: "You can destroy our homes, but our spirit will not die." "Kalian bisa menghancurkan rumah-rumah kami, tetapi semangat kami tidak akan pernah mati." P4lestin4 tidak akan pernah kalah, karena iman, harapan, dan perjuangannya akan tetap hidup selamanya... #palestina #freepalestine🇵🇸 #baitulmaqdis #gaza #gazaunderattack
    • Syeikh Prof Abd Al Fattah el-Awaisi seorang ulama kelahiran Baitul Maqdis dan pernah mengajar di pelataran Masjid Al-Aqsa, beliau menceritakan bagaimana kisahnya yang begitu memuliakan dan membanggakan ibunya juga ayahnya... Sepasang ortu sederhana (menurut Syeikh) yang menjadi guru pertama dan utama Syeikh dan saudara2nya sehingga bisa mencapai posisi sekarang, Syeikh sebagai pejuang akademis untuk pembebasan Baitul Maqdis. Allahumma baariklahum. #baitulmaqdis #masjidalaqsa #saladincommunity #freepalestine🇵🇸 #gaza
    • Ini adalah Rekor Tertinggi Sejak Pendudukan Al-Aqsa Sebanyak 4.288 pemukim Isr4el menyerbu Masjid Al-Aqsa bertepat dengan peringatan yang mereka sebut sebagai "Hari Kehancuran Haikal (Bait Suci)." Ben Gvir dari dalam Masjid Al-Agsa mengatakan: "Seseorang yang berada di sini akan merasa bahwa dialah pemilik tempat ini. Keadaan seperti ini sama sekali belum pernah terjadi sebelumnya." Rekaman video ini mendokumentasikan serbuan besar-besaran para pemukim Isr4el ke kompleks Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan aparat keamanan, dengan kehadiran Menteri Keamanan Nasional Isr4el, Itamar Ben-Gvir. Peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di salah satu situs paling suci bagi umat Islam. Di tengah rangkaian insiden yang terus berulang, banyak pihak menilai respons masyarakat dan komunitas internasional masih belum sebanding dengan besarnya perhatian yang diberikan terhadap perkembangan di lapangan. Masjid Al-Aqsa adalah simbol Masjid suci umat Islam dan memiliki derajat yg tinggi, dengan nilai-nilai spiritual, sejarah, dan kemanusiaan hingga peradaban yang umat Islam pernah pimpin untuk seluruh dunia. #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #gaza #islam
    Next Post

    ACT Sulsel: Selain Permukiman, Fasilitas Umum di Masamba Juga Terkubur Lumpur

    Mujahid Dakwah adalah Porta media Islam Indonesia dengan visinya menebar cahaya Islam, menginspirasi dan menyuarakan kebenaran. Memuat seputar artikel Islam, kolom, opini, sejarah dan peradaban, berita dunia Islam, Indonesian news. Serta menjadi pusat aspirasi dan literasi keilmuan dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

    All Right Reserved ©2018-2026 / Web Design By Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Landing Page
    • Buy JNews
    • Support Forum
    • Pre-sale Question
    • Contact Us

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media