MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sulawesi Selatan, meluncurkan Bumbu Coto Qurban. Program di adalah yang pertama kalinya di adakan untuk memberi kebahagiaan kepada masyarakat.
“Program ini (Bumbu Coto Makassar) baru pertama kali diadakan, atas kerjasama dengan Rumah Makam Aroma Coto Gagak, dengam tujuan memberi kebahagiaan kepada masyarakat,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Sulawesi Selatan, Syamsuddin saat ditemui mujahiddakwah.com, pada Kamis Malam, (16/7/2020).
Bumbu Coto Qurban ini akan disalurkan ke pesantren, LKSA dan masyarakat binaan dai-dai BMH yang di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan serta luar negeri seperti palestina.
Kepala BMH Perwakilan Sulawesi Selatan, Kadir menyampaikan bahwa kuliner asli Makassar ini akan menjangkau para pengungsi di palestina dan rohingnya.
“Alhamdulillah hari ini bisa kita luncurkan Bumbu Coto Qurban. Selain ke beberapa sasaran program tersebut, paket bumbu kuliner khas Sulawesi Selatan ini juga BMH salurkan ke Rohingya dan Palestina, sebagai upaya membahagiakan sesama di hari Idul Qurban,” ujarnya.
Produk ini didasari oleh sebuah kenyataan di lapangan, betapa banyak penerima qurban yang kesulitan mengolah daging yang diterima karena keterbatasan untuk melengkapi masakannya dengan bumbu yang diperlukan.
“Mengurus daging kurban bukan hanya tidak mudah, tetapi juga tidak murah. Sehingga seringkali daging kurban yang diterima oleh keluarga-keluarga penerima manfaat tidak bisa diolah dengan baik. Bumbu Coto Qurban ini bisa menjadi solusi masalah ini, sehingga penerima manfaat dapat segera menikmati daging kurban dengan cepat dan lezat,” lanjutnya.
Terobosan ini menjadikan banyak kaum Muslimin tertarik dan bergabung BMH dalam ibadah qurban tahun ini. Apatah lagi ini baru pertama kalinya di adakan.
Rahim Mayau, salah seorang warga kelurahan Tamalanrea yang berkurban melalui BMH mengatakan bahwa ia tertarik berkurban di BMH setiap tahun karena BMH selalu memberikan inovasi dan manfaat lebih dalam penyaluran daging kurbannya.
“BMH bukan saja programnya tepat sasaran hingga ke desa dan pelosok, tapi selalu ada inovasi yang membuat kami bangga berkurban di sini,” ungkapnya.
Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom











































































