• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Minggu, Agustus 2, 2026
Advertisement
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Wakil Bupati Sinjai Lepas Ratusan Peserta Jalan Santai Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah

    Wakil Bupati Sinjai Lepas Ratusan Peserta Jalan Santai Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Ustadz Zaitun Rasmin Setuju MUI Dorong Regulasi Tegas untuk Melindungi Keluarga dari LGBT

    Ustadz Zaitun Rasmin Setuju MUI Dorong Regulasi Tegas untuk Melindungi Keluarga dari LGBT

    Bangun Ekosistem Kolaboratif, Muslimah Wahdah Pusat Jalin Kerjasama dengan BAZNAS Makassar

    Bangun Ekosistem Kolaboratif, Muslimah Wahdah Pusat Jalin Kerjasama dengan BAZNAS Makassar

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Wakil Bupati Sinjai Lepas Ratusan Peserta Jalan Santai Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah

    Wakil Bupati Sinjai Lepas Ratusan Peserta Jalan Santai Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Ustadz Zaitun Rasmin Setuju MUI Dorong Regulasi Tegas untuk Melindungi Keluarga dari LGBT

    Ustadz Zaitun Rasmin Setuju MUI Dorong Regulasi Tegas untuk Melindungi Keluarga dari LGBT

    Bangun Ekosistem Kolaboratif, Muslimah Wahdah Pusat Jalin Kerjasama dengan BAZNAS Makassar

    Bangun Ekosistem Kolaboratif, Muslimah Wahdah Pusat Jalin Kerjasama dengan BAZNAS Makassar

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah dan Paragon Satukan Semangat Keteladanan dan Kebermanfaatan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Kolom, TSAQOFAH

Saatnya Pesantren dan Santri Menunjukkan Taringnya!

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 7 mins read
Juni 16, 2026
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Berbicara perjuangan kemerdekaan Indonesia, sulit bagi kita melupakan perjuangan militer dari nama-nama seperti Syaikh Yusuf al-Maqassari, Syaikh Abdul Samad al-Falimbani, Pangeran Diponegoro, Kyai Modjo, Sentot Ali Bahsya, Jendral Soedirman, dan lain sebagainya. Berbicara tentang usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sulit rasanya melupakan Fatwa Jihad KH. Hasyim Asy’ari (sebagai ketua umum partai MASYUMI) dan perjuangan laskar santri.

Dan, berbicara mengenai perjuangan umat Islam dalam memperjuangkan agama dan negaranya, khususnya di masa politik etis, sulit rasanya melewatkan perjuangan para ulama lewat berbagai institusi pendidikan bernama pesantren. Snouck Hurgronje pernah mengatakan, kalau mau melemahkan umat Islam, haruslah dengan memutuskan mereka dari belenggu agamanya lewat pendidikan dan pengajaran. Hal inilah yang dilakukan oleh Van Lith lewat Kweekschool-nya.

Dalam buku Pesan Perjuangan Seorang Bapak: Percakapan Antar Generasi-nya, Natsir menceritakan bagaimana para ulama yang tersebar ke berbagai penjuru Nusantara mendirikan ragam pesantren sebagai Lembaga jihad mereka. Natsir meyebut ini sebagai strategi uzlah, atau dalam bahasa Dr. Majid Irsan al-Kilani dalam buku Hakadza Jiilu Shalahuddin wa Hakadza ‘Adat al-Quds-nya, disebut sebagai al-insyihab wa al-‘audah. Lebih jauh Natsir mengatakan:

You might also like

Rasisme: Dosa Asal Amerika

Rasisme: Dosa Asal Amerika

Juni 28, 2026
Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

Juni 25, 2026
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Juni 24, 2026
Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

Juni 23, 2026

“Bagaimana pun kita melakukan upaya untuk menghadapi politik etis yang terselubung itu. Reaksi pertama ialah datang dari para ulama kita. Ulama kita melakukan ‘uzlah’, melakukan hijrah mental, menyendiri begitu. Dengan baik-baik, dengan tidak melawan secara fisik, karena senjata sudah tidak ada lagi. Ia meninggalkan kota-kota besar supaya jangan pemuda-pemuda ini terpengaruh oleh upaya-upaya penjajah. Jadi kita bawa generasi muda kita ke pinggir-pinggir kota, ke desa-desa, ke gunung atau ke pantai, sehingga tidak terpengaruh oleh kehidupan di kota besar. Nah, di tempat-tempat terasing itulah para ulama membuka pesantren-pesantren. Dari apa yang sudah saya kemukakan tadi, jelas terlihat bahwa pesantren adalah lembaga yang dikembangkan dalam rangka perjuangan bangsa Indonesia. Dengan demikian, pesantren bukan saja merupakan Lembaga pendidikan, tetapi mempunyai peran yang penting dalam perjuangan nasional. Waktu itu, misalnya, dalam rangka menanamkan jiwa anti penjajah, para santri tidak boleh memakai dasi, haram hukumnya, karena menyerupai penjajah, orang-orang Barat. Pantalon juga haram, musti pakai sarung. Kita memang melakukan ‘uzlah’ baik secara fisik ataupun secara spiritual. Pesantren-pesantren ini mempunyai alam pemikiran sendiri, alam perasaan sendiri, yang berbeda dengan apa yang di kota-kota yang dipengaruhi oleh politik asosiasi dari Belanda. Mungkin kalau kita memandang larangan pakaian itu dari segi fikh dan dalam konteks sekarang, kita akan tersenyum. Tapi sebagai metode perjuangan, dan dalam konteks penjajahan waktu itu, cara yang dipakai para ulama kita dengan uzlah-nya ini merupakan pemikiran yang amat cerdik, kalau tidak kita katakan ‘briliant’” (M. Natsir, Pesan Perjuangan Seorang Bapak: Percakapan Antar Generasi, 2019: 41-42).

Sejalan dengan Natsir, pada 28 November 1928, di Majalah Wasita, Jilid 1 No. 2, Ki Hajar Dewantara sampai menulis satu artikel berjudul “Sistem Pondok dan Asrama Itulah Sistem Nasional.” Dan dalam tulisannya yang lain, Ki Hajar juga mengkritik habis-habisan model pendidikan kaum kolonial.

Jika menelaah dua tulisan tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa ia sangat yakin kalau model pendidikan ala pesantren jauh lebih baik dari model pendidikan kaum penjajah. Karena pesantren mempunyai satu elemen yang tidak dipunyai sekolah-sekolah Belanda, yakni pendidikan atau penanaman nilai yang akan melahirkan para pejuang, bukan sekadar buruh pabrik.

Ia menegaskan bahwa, “Mulai jaman dahulu hingga sekarang rakyat kita mempunyai rumah pengajaran yang juga menjadi rumah pendidikan, yaitu kalau sekarang ‘pondok pesantren’, kalau jaman kabudan dinamakan ‘pawiyatan’ atau ‘asrama’. Ada pun sifatnya pesantren atau pondok dan asrama yaitu rumah kyai guru (Ki Hajar), yang dipakai buat pondokan santri-santri (cantrik-cantrik) dan buat rumah penjaga juga. Di situ karena guru dan murid tiap-tiap hari, siang dan malam berkumpul jadi satu, maka pengajaran dengan sendiri selalu berhubungan dengan pendidikan.”

Tidak berhenti sampai di situ, sebagai kritik terhadap model pendidikan kaum kolonial, penggagas Taman Siswa ini menyatakan, “Pendidikan yang selama ini diterima orang Indonesia dari Barat jauh lebih kebal terhadap pengaruh-pengaruh politik kolonial; singkatnya, ialah pendidikan yang ada hanya untuk kepentingan pemerintah kolonial; dan ini sifatnya tetap semenjak zaman VOC meskipun di bawah politik etika. Tetapi anehnya, banyak priyayi atau kaum bangsawan yang senang dan menerima model pendidikan seperti ini dan mengirimkan anak-anak mereka ke sekolah yang hanya mengembangkan intelektual dan fisik dan semata-mata hanya memberikan surat ijazah yang hanya memungkinkan mereka menjadi buruh… Pendidikan dalam semangat kolonial telah mencegah terciptanya masyarakat sosial mandiri dan merdeka lahir batin, hanya menghasilkan suatu kehidupan yang tergantung kepada bangsa-bangsa Barat. Keadaan ini tidak mungkin hanya diselesaikan dengan konfrontasi fisik melalui gerakan-gerakan politik, tapi memerlukan bibit-bibit gaya hidup yang merdeka, ditanamkan dalam jiwa rakyat melalui sistem pendidikan untuk seluruh rakyat, yakni sistem pendidikan nasional.” (Lihat Adian Husaini, Perguruan Tinggi Ideal di Era Disrupsi: Konsep, Aplikasi, dan Tantangannya, 2019: 65-68. Lihat juga https://www.adianhusaini.net/pak-nadiem-inilah-pesan-ki-hajar-dewantara/).

Maka jelaslah bagaimana pesantren menjadi basis perjuangan sekaligus model pendidikan ideal, lebih-lebih di zaman sekarang. Menurut Adian Husaini, model pesantren adalah model pendidikan Nabi sekaligus model pendidikan yang telah melahirkan empat generasi gemilang: generasi sahabat, Shalahuddin al-Ayyubi, Muhammad al-Fatih, dan santri 1945.

Dan model pendidikan inilah yang juga dipilih (secara tidak langsung) oleh Natsir semenjak menolak mengambil beasiswa kuliah di perguruan tinggi Belanda jurusan ilmu hukum. Mungkin, langkah ini cukup kontroversial, meskipun sebetulnya orang tua beliau menerima dengan lapang dada. Namun faktanya, langkah inilah yang justru membentuk Natsir muda menjadi seorang tokoh Islam yang layak untuk disegani dan diperhitungkan. Sebab, saat itulah ia berguru langsung kepada tiga tokoh Islam yang sangat terkemuka (A. Hassan, H. Agus Salim, dan Syaikh Ahmad Surkati) sembari menceburkan dirinya ke tengah-tengah umat demi menyelesaikan berbagai macam probem yang sedang terjadi.

Bisa dibilang, inilah titik balik dan fase terpenting dalam biografi Mohammad Natsir. Ia yang awalnya hanya seorang anak pegawai rendahan, di kemudian hari, karena pilihan fenomenalnya itu, justru menjelma menjadi manusia luar biasa. Sampai-sampai perdana menteri Jepang, Takeo Fukuda, harus mengatakan bahwa, berita meninggalnya pak Natsir lebih dahsyat dari bom atom yang menghujani Hiroshima dan Nagasaki oleh. Dan inilah yang menurut Husaini, membuktikan bahwa Natsir bukan semata-mata produk zaman yang tidak bisa dihadirkan kembali. Menurutnya, Natsir adalah produk pendidikan bermodelkan pesantren ini.

Tapi menurutnya, sebuah lembaga pendidikan hanya bisa disebut pesantren atau lembaga yang menerapkan model pesantren, apabila menerapkan enam hal ini: (1) Ada keteladanan kyai dan ustadz. (2) Menanamkan adab atau akhlak. (3) Ada program tafaqquh di al-Din. (4) Menanamkan ruh dakwah/jiwa perjuangan. (5) Menanamkan jiwa kemandirian. (6) Memberikan pemahaman yang benar tentang pemikiran-pemikiran kontemporer.

Terkait dengan ciri yang keempat, Natsir tidak hanya menanamkan ruh itu kepada murid-muridnya, tapi juga telah ia amalkan. Tidak hanya lewat politik dan institusi pendidikan, Natsir juga sangat peduli dengan dakwah-dakwah di berbagai pulau terpencil, seperti daerah-daerah transmigrasi yang menjadi sasaran kristenisasi. Kepedulian itu tidak hanya ada dalam diri beliau, tapi juga ditularkan kepada murid-muridnya. Itulah mengapa biasanya, Natsir sering mengkader dai-dai muda dengan men-training mereka selama 40 hari untuk kemudian dikirim di daerah-daerah terpencil yang jauh dari perkotaan.

Husaini mengatakan bahwa ia pernah bertemu langsung dengan dai-dai didikan Natsir di Batumarta, Palembang tahun 2010. Saat itu ia diajak pergi ke sana oleh ketua Dewan Dakwah, KH. Syuhada Bahri. Saat mendegar kisah-kisah mereka, baik dari Bahri maupun muridnya langsung, spontan rasa kagum Husaini pun memuncak. Sampai akhirnya, semua kisah yang ia dengar itu, diabadikan dalam satu tulisan berjudul Mujahid-Mujahid Batumarta (https://insists.id/mujahid-mujahid-batumarta-1/ dan https://insists.id/mujahid-mujahid-batumarta-2/).

Jika kita membaca tulisan beliau, maka akan sangat tergambar dengan jelas betapa hebat dan seriusnya Natsir mencetak dai-dai yang sangat berani menyuarakan dakwah Islam di tempat-tempat yang mungkin menurut kebanyakan dari kita, sangat tidak pantas untuk disinggahi. Artinya kepedulian beliau akan dakwah, meliputi berbagai macam lapis, mulai dari pendidikan, politik, sampai ke tengah hutan.

Maka tidak salah jika natsir mendapat penghargaan sebagai tokoh dakwah Islam yang sangat berpengaruh sebagaimana Abu al-Hasan Ali al-Nadwi oleh King Faisal. Tentu apa yang sudah beliau lakukan ini belum berakhir hingga hari ini. Sebab, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir masih melanjutkan itu.

Husaini pun mengelaborasi enam ciri itu menjadi tiga prinsip yang mesti diterapkan oleh semua pendidikan Islam, khususnya pesantren. Tiga hal itu ialah: Tanamkan adab atau akhlak, utamakan ilmu fardhu ‘ain, dan pilih ilmu fardhu kifayah yang tepat, sesuai dengan kapasitas akalnya dan sesuai dengan kebutuhan umat. Penekanannya ada pada yang pertama.

Alasan pertama, karena, nilai-nilai adab inilah yang akan menentukan masa depan negeri ini. Ingatlah, negeri ini tidak akan rusak oleh kejahatan orang-orang bodoh. Tapi negeri ini akan menemui ajalnya tatkala orang-orang pintar telah menggunakan ilmunya untuk memuaskan syahwat dan hawa nafsu mereka.

Kedua, karena nilai-nilai adab inilah yang tidak bisa digantikan oleh teknologi apapun di era disrupsi ini. Berbeda dengan pengajaran atau transfer of knowledge yang bisa dengan mudah digantikan oleh internet. Maka, mau tidak mau kita harus kembali kepada sistem yang pendidikan yang ideal, yaitu sistem pendidikan pesantren.

Sampai hari ini, jumlah pesantren yang terdaftar di kementrian agama ada 28.000. Bahkan menurut Ahmad Heriawan, di Jawa Barat saja ada 12.000 pesantren. Kita juga tahu bahwa 100 persen pondok pesantren adalah milik masyarakat dan satu persen pun pemerintah tidak punya.

Maka, sudah saatnya kita menerapkan model pendidikan—yang berpijak pada enam ciri tersebut yang kemudian dielaborasi menjadi tiga prinsip pendidikan Islam yang ideal itu—demi lahirnya generasi gemilang baru yang mampu melanjutkan perjuangan “bapak-bapak” kita dulu.
Husaini sampai mengatakan, “Siapapun presidennya, siapapun menterinya, insyaallah lembaga pendidikan kita apalagi pondok pesantren itu harus mampu merumuskan program-programnya sendiri, kurikulumnya sendiri, dan itu dimungkinkan”

Titik tekannya bukan pada pesantrennya, melainkan pada model pendidikan pesantren. Maka sebetulnya, model pendidikan seperti itu sangat mungkin untuk diterapkan di setiap perguruan tinggi Islam dan seharusnya mudah untuk diterapkan oleh seluruh orang tua di rumahnya masing-masing. Dan ini sekaligus menjadi PR tersendiri bagi setiap orang tua untuk menjadi guru yang bisa mendidik dan mengajar bagi anak-anak mereka.

Terakhir, untuk merealisasikan pendidikan ideal ini, jangan sampai kita melupakan satu unsur yang paling penting, yakni guru dan ruhnya. Semegah apapun bangunannya, serapi apapun kurikulumnya, tanpa guru juga ruhnya, pendidikan takkan bernilai sama sekali dan takkan ada yang patut dibanggakan darinya.

Itulah mengapa salah satu amanah Pak Natsir, ialah untuk senantiasa melahirkan guru-guru hebat yang ikhlas dan rela berkorban demi agama dan negara. Sama seperti sebelumnya, pemikiran ini juga dituliskannya dengan judul Perguruan Kita Kekurangan Guru! tahun 1938 dan dimuat dalam Majalah Pandji Islam. Salah satu kalimat penting dalam tulisan tersebut adalah kalimat yang beliau kutip dari Dr. G.J. Nieuwenhuis: “Suatu bangsa tidak akan maju, sebelum ada diantara bangsa itu segolongan guru yang suka suka berkurban untuk keperluan bangsanya!” (2008: 94).

‘Ala kulli hal, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2020 ini, secara tersirat ketua umum Dewan Dakwan Islamiyah Indonesia periode ini hendak menyatakan, “Saatnya pesantren dan santri menunjukkan taringnya!”

************

Kamis, 22 Oktober 2020

At-Taqwa College Cilodong-Depok

Penulis: Fatih Madini
(Mahasiswa At-Taqwa College Depok, Penulis Buku dan Kontributor mujahiddakwah.com)

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Hari Santri NasionalKolom MujahidKontributor Mujahid Dakwah.ComUstadz Fatih Madini
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Diberi Raport Merah, Jokowi Mesti Evaluasi

Next Post

Materi Khutbah Terbaru: Ketika Timbangan Keadilan dan kedzaliman Ditegakkan

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis
    INDONESIA

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Juli 31, 2026
    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga
    Al-Maqdisi Studies

    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga

    Juli 10, 2026
    Rampok Tempat Bersejarah, Penjajah Israel Mulai Pasang Atap Besi di Pelataran Masjid Ibrahimi
    BAITUL MAQDIS

    Rampok Tempat Bersejarah, Penjajah Israel Mulai Pasang Atap Besi di Pelataran Masjid Ibrahimi

    Juli 4, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol
    KABAR DUNIA

    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk
    PILIHAN EDITOR

    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk

    by Muh Akbar
    April 25, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1641 shares
      Share 656 Tweet 410
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      900 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Juli 31, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026
    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Setelah 2 Dekade Berkuasa, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan di Gaza

    Juli 7, 2026
    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    Demi Setetes Air: Potret Bocah Gaza Memikul Jeriken dengan Gigitan Gigi

    Juli 7, 2026
    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

    1.000 Hari di Bawah Bom dan Pengungsian: Memori Gaza yang Terbuka pada Luka

    Juli 7, 2026
    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    Juli 3, 2026
    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Juli 1, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Syeikh Prof Abd Al Fattah el-Awaisi seorang ulama kelahiran Baitul Maqdis dan pernah mengajar di pelataran Masjid Al-Aqsa, beliau menceritakan bagaimana kisahnya yang begitu memuliakan dan membanggakan ibunya juga ayahnya... Sepasang ortu sederhana (menurut Syeikh) yang menjadi guru pertama dan utama Syeikh dan saudara2nya sehingga bisa mencapai posisi sekarang, Syeikh sebagai pejuang akademis untuk pembebasan Baitul Maqdis. Allahumma baariklahum. #baitulmaqdis #masjidalaqsa #saladincommunity #freepalestine🇵🇸 #gaza
    • Ini adalah Rekor Tertinggi Sejak Pendudukan Al-Aqsa Sebanyak 4.288 pemukim Isr4el menyerbu Masjid Al-Aqsa bertepat dengan peringatan yang mereka sebut sebagai "Hari Kehancuran Haikal (Bait Suci)." Ben Gvir dari dalam Masjid Al-Agsa mengatakan: "Seseorang yang berada di sini akan merasa bahwa dialah pemilik tempat ini. Keadaan seperti ini sama sekali belum pernah terjadi sebelumnya." Rekaman video ini mendokumentasikan serbuan besar-besaran para pemukim Isr4el ke kompleks Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan aparat keamanan, dengan kehadiran Menteri Keamanan Nasional Isr4el, Itamar Ben-Gvir. Peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran atas meningkatnya ketegangan di salah satu situs paling suci bagi umat Islam. Di tengah rangkaian insiden yang terus berulang, banyak pihak menilai respons masyarakat dan komunitas internasional masih belum sebanding dengan besarnya perhatian yang diberikan terhadap perkembangan di lapangan. Masjid Al-Aqsa adalah simbol Masjid suci umat Islam dan memiliki derajat yg tinggi, dengan nilai-nilai spiritual, sejarah, dan kemanusiaan hingga peradaban yang umat Islam pernah pimpin untuk seluruh dunia. #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #gaza #islam
    • Dua warga P4lestin4 gugur dalam serangan penjajah Isr4el yang menargetkan sebuah kendaraan di pintu masuk Kota Al-Zahraa di wilayah Gaza tengah. Apa artinya sebuah Gencatan Senjata dan kemana BoP? Setiap hari di G4z4 mendapatkan serangan oleh penjajah, anak-anak, rumah-rumah dan rumah sakit terus menjadi incaran rudal-rudal.. #gaza #genosida #palestina #freepalestine🇵🇸 #gazaunderattack
    • Wali Kota New York Zohran Mamdani menyebut Benjamin Netanyahu sebagai "arsitek genosida mengerikan terhadap warga P4lestin4." Menurut Mamdani, serangan Isr4el di Jalur G4z4 masih terus berlangsung meskipun telah diumumkan gencatan senjata. Mamdani juga mengakui bahwa Pemerintah Kota New York tidak memiliki kewenangan hukum untuk menangkap kepala pemerintahan asing secara mandiri. Itulah kenapa Zohran mendesak pemerintah federal Amerika Serikat harus segera bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan melaksanakan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu. #palestina #israel #gaza #genosida #zohranmamdani
    • Satu keluarga dibantai; ayah, ibu, dan 4 anak-anak gugur syahid dalam serangan Isr4el yang menargetkan rumah keluarga Al-Masri di Kota G4z4. ‎ ‎Sebuah apartemen hunian milik keluarga Al-Masri di sekitar Kamar Dagang, pusat Kota G4z4, menjadi sasaran serangan rudal pengintai Isr4el. Serangan tersebut memicu kebakaran hebat di dalam rumah. ‎ ‎Tim ambulans dan Pertahanan Sipil menghadapi kesulitan besar untuk mencapai lokasi akibat kobaran api yang melanda rumah tersebut. Setelah berhasil mencapai lokasi, mereka mengevakuasi jenazah para korban dalam kondisi hangus terbakar. ‎ ‎6 anggota keluarga. 4 di antaranya anak-anak. Satu rumah dibakar bersama seluruh penghuninya. Dan dunia kembali menyaksikan tanpa menghentikan kejahatan yang terus berlangsung di G4z4. #palestina #freepalestine🇵🇸 #gaza #gazaunderattack #palestine
    Next Post

    Urgensi Penanaman Nilai-Nilai Adab Dalam Pengajaran Sains Modern

    Mujahid Dakwah adalah Porta media Islam Indonesia dengan visinya menebar cahaya Islam, menginspirasi dan menyuarakan kebenaran. Memuat seputar artikel Islam, kolom, opini, sejarah dan peradaban, berita dunia Islam, Indonesian news. Serta menjadi pusat aspirasi dan literasi keilmuan dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

    All Right Reserved ©2018-2026 / Web Design By Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Landing Page
    • Buy JNews
    • Support Forum
    • Pre-sale Question
    • Contact Us

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media