MUJAHIDDAKWAH.COM,ย JAKARTA – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar membuka secara resmi Musyawarah Nasional (Munas) XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berlangsung di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta, Kamis (20/11).
Dalam sambutannya, Menag menekankan pentingnya diplomasi, penguatan nilai moral, serta peran negara dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
Menag mengatakan bahwa pembangunan dan kesehatan merupakan dua sektor penting yang harus terus diperkuat oleh negara. Ia juga menyoroti bagaimana media internasional memberikan penilaian positif terhadap kepemimpinan Presiden Indonesia, terutama terkait sikap Indonesia dalam isu-isu Timur Tengah.
Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa diplomasi menjadi instrumen yang semakin strategis dalam menjaga kehormatan bangsa di kancah global.
โKita sekarang diamanahkan untuk memikirkan bagaimana menyatukan masyarakat yang memiliki keterkaitan satu sama lain dengan kerangka kesejahteraan. Di sinilah pentingnya bimbingan spiritual yang mengedepankan moralitas antar sesama,โ ujarnya.
Menag berharap MUI dapat mengambil peran lebih besar dalam membangun umat yang inklusif dan visioner.
โSemoga-semoga, mudah-mudahan orang-orang ini akan melahirkan suatu keputusan-keputusan yang berbeda. Keputusan yang bukan hanya untuk umat bangsa Indonesia, tetapi juga untuk dunia internasional,โ sebut Menag.
Hadir, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Muzani, Ketua Dewan Pertimbangan MUI sekaligus Wakil Presiden ke 13 KH Maโruf Amin, Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sultan Bachtiar.
Hadir juga, Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar, Kepala Badan Intellijen Nasional Muhammad Herindra, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faizal, Wakil Menteri Perlindungan, Dewan Pertimbangan MUI Chairul Tanjung, dan tokoh masyarakat lainnya.
โMajlis Ulama adalah institusi yang sangat penting di Indonesia, dan diharapkan untuk melakukan transformasi seperti yang dilakukan Rasulullah SAW. Salah satu tugas berat Rasulullah SAW adalah mentransformasikan masyarakat kabilah menjadi masyarakat umum,โ ujar Menag.
Menag lalu menjelaskan konsep umat yang dalam ajaran agama mencerminkan hubungan yang dibangun melalui kasih sayang, visi bersama, dan kepemimpinan moral.
โUmat juga memiliki visi ke depan serta kepemimpinan yang beribawa, sehingga mampu mengarahkan masyarakat secara lebih menyeluruh,โ tuturnya.
MUI, kata Menag, memiliki peran penting untuk menjaga legitimasi moral umat agar tetap relevan di tengah berbagai perubahan zaman. Legitimasi ini harus semakin solid dalam menghadapi perkembangan yang akan datang.
โHal ini penting agar MUI tetap menjadi rujukan moral yang dipercaya umat,โ tandasnya.
Laporan: Humas Kemenag
















































































