MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Abu Bakar Ash-Shiddiq melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Masjid yang berlokasi disamping Asrama Putri BTN Puri Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan, Senin (9/3/2020).
Pelaksanaan USBN di Ponpes Abu Bakar Ash-Shiddiq ini tentu berbeda dengan pelaksanaan USBN di sekolah pada umumnya. Karena USBN di Ponpes ini dilaksanakan di Masjid. Serta 22 santri mengikuti dengan baik USBN ini yang di awasi oleh para Ustadz dan Ustadzah.
Ustadz Supriadi Nasir, S.Pd mengatakan bahwa USBN ini di adakan di Masjid untuk menghindari ikhtilat (bercampur baurnya laki laki dan perempuan).
“Masjid itukan punya pembatas, makanya kita memilih masjid untuk menghindari ikhtilat, karena itu adalah syari’at dan ini yang coba diterapkan dalam proses pembelajaran dan pendidikan kita di pesantren,” ujarnya kepada wartawan mujahiddakwah.com.

Masjid adalah tempat yang paling agung dan menjadi pusat lahirnya generasi hebat sebagaimana tercatat dalam sejarah. Sebab itu, seluruh proses pembelajaran kita semua berpusat di Masjid baik menghafal, materi pelajaran, dan bahkan USBN.
“Pak Mohammad Natsir pernah mengatakan bahwa ada tiga hal yang menjadi pusat lahirnya peradaban yakni Masjid, Kampus dan Pesantren. Olehnya itu, kita sangat berupaya agar para santri akrab dengan Masjid,” tegasnya.
Reporter: Fadli Anas
Editor: Muhammad Akbar










































































