MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Wahdah Islamiyah (WI) Bonto Bahari melaksanakan kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) dengan Al-Qur’an bertempat di Masjid Al Muslimin, Tanah Beru Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan, Senin malam (9/3/2020).
Puluhan peserta sangat antusias mengikuti kegiatan Mabit dan yang di dominasi oleh para pemuda. Ustadz Abrar, S.Pd menyampaikan materi tentang hakikat kehidupan dunia.
“Makna dunia bisa bermakna fatamorgana, seperti dalan QS. An-nur ayat 39, “Dan orang-orang kafir, perbuatan mereka seperti fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi didatangi tidak ada apapun”. Ini bersinggungan langsung dengan dunia sebagai paham pemikiran lebih mendalam dan teliti, jangan sampai amalan-amalan kita di dunia hanya fatamorgana saja, obsesi melambung tinggi, padahal hanya laksana fatamorgana di tanah yang datar,” ungkap di awal materinya.
Materi kedua yang disampaikan oleh Ustadz Supriadi Nasir, S.Pd yang membahas mengenai Mulia Dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an merupakan kitab yang mulia dan akan menghantarkan kepada kemuliaan bagi mereka yang belajar dan mengajarkannya.
“Khoirukum man ta’allamal Qur’ana wa’allamahu, sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengamalkannya. Ini merupakan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang mengisyarakatkan kita untuk selalu berinteraksi dengan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ketua PD LIDMI Bulukumba tersebut berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan Al-Qur’an ini sebagai rujukan utama dalam membangun kehidupan ini.
“Membangun kehidupan dengan Al-Qur’an ini maka akan mengantarkan kita kepada kemuliaan, karena Al-Qur’an ini kitab yang selalu sesuai dengan konten zaman yang kita jalani, baik dulu, sekarang, bahkan hari esok. Olehnya itu, ambillah bagian dari Al-Qur’an ini agar kita dapat menjadi orang yang mulia,” tutupnya.
Laporan: Amrul Hidayat
Editor: Muhammad Akbar










































































