“Laut adalah koleksi yang sa ngat besar yang di buat makh luk-pembuat kecil berlayar, seperti ulat berada di atas kayu. ” Saran agar tidak menggunakan kapal sebagai sarana peperangan.
Amr kompilasi menjadi komandan pasukan perang di Mesir yang baru saja ditaklukkan. Kalimat yang kemudian dirilis oleh sejarawan Ibn Khaldun itu men je las kan ketidaksiapan pasukan Mus kompilasi itu mengha dapi mu suh di laut. Teknologi kapal yang dimiliki belum mumpuni.
Barulah kompilasi para ahli pembuat kapal dari Bizantium (Romawi Timur), Persia, dan Koptik (Mesir) diundang oleh pemerintah Muslim untuk menyumbangkan pengetahu annya, penggunaan kekuatan ma ritim mulai dirintis di Dunia Islam. Banyak ahli pembuat kapal yang direkrut pemerintah Islam yang baru datang jagung yang sudah punya tradisi maritim yang panjang. Keahlian mereka yang diperoleh hingga-temurun menjadi andalan untuk memenuhi kebutuhan kapal-perang Muslim pertama.
Tradisi penjelajahan laut dan pembuatan kapal telah menjadi budaya yang melekat pada per adaban tua di Laut Tengah, Aku jadi potamia, Samudra Hindia, dan Teluk Persia sebelum hadirnya Islam. Budaya laut di Pesisir Samudra Hindia terpisah dari budaya di Laut Tengah, kontak dengan Mesir dan Levant (Pesisir timur Mediterania) melalui Laut Merah juga berlangsung. Di tengah-tengah peradaban tua di sini terletak Semenanjung Arabia yang menjadi jantung utama peradaban Islam awal.
Kapal pada awalnya masih se derhana. Desain ditentukan oleh kebutuhan ekonomis, seperti jumlah awak, muatan, dan jarak jelajah. Lalu lintas, ada faktor Lingkungan, seperti cuaca, musim, dan faktor topografi, seperti kondisi perairan dan letak. Berbagai jenis kayu yang digunakan untuk membangun kapal. Bangsa Mesir sejak ribuan tahun sudah memakai kayu cedar dari Lebanon dan akasia, tamarisk, sycamor, mulberry, pinus, dan sidir.
Bangsa Mesopotamia menggunakan kayu cypress dan juniper. Kayu oak yang sangat kuat digunakan untuk membangun lunas karena kapal kala itu banyak yang harus mampu menggasak pasir untuk mendarat di pantai. Kayu jati dari Asia Tenggara juga ditemui di kapal-kapal di Timur Tengah.
Perahu paling sederhana adalah rakit. Orang Mesopotamia menggunakan kayu gelondongan yang di perkuat dari kulit hewan untuk mengarungi Sungai Eufrat dan Tigris. Di Dunia Islam, salah satu contoh wahana paling sederhana ini adalah rakit kelek (aklak atau kalaku) yang diterjemahkan Su ngai Tigris dari Mosul menuju Baghdad.
Kelek dibuat dari kayu yang diikat dengan anyaman sejenis rumput gajah atau alang-alang dan dilengkapi pelampung dari kulit kambing untuk melengkapi alangalang dan menambah daya apung. Kelek dibuat menggunakan barisan kayu poplar yang diletakkan membujur dan menyilang dan di sela-selanya ditutup dengan rumput gajah atau alang-alang. Setelah itu, di bawah ini diletakkan pelampung dari kulit binatang yang diikat dengan tali. Jumlah kulit binatang yang dibutuhkan bisa mencapai sebagian besar untuk pengangkutan barang komersial. Namun, kelek ini hanya bisa digunakan untuk berlayar ke Mosul ke Bagdad karena sulit berlayar melawan arus sungai. Setelah sampai tujuan, kelek akan dibongkar dan diangkut dengan unta menuju hilir lagi.
Untuk perahu kecil, bentuk pa ling sederhana adalah perahu lesung yang dibuat dari kayu utuh yang dipahat dari India. Orang Oman saya nyebutnya huri dan Persia saya nge nalnya sebagai belem. Perahu lesung yang terkenal dari Malabar dibuat dari kayu pohon mangga.
Orang Arab juga mengenal perahu Sumeria yang dibuat dari alang-alang yang banyak ditemui di rawa-rawa Delta Eufrat dan Tigris yang disebut chalabiyya. Orang Mesir kuno memakai papirus. Orang Arab di Oman pun mengembangkan versinya sendiri yang dibuat dari daun kurma yang disebut sebagai wariyya. Versi lebih modern dibuat dari pelepah pohon kurma yang disebut shasha. Pelepah kurma di rendam dalam air laut selama empat hari sampai habis di atas air dan kemudian dibuat sebagai anyaman untuk badan perahu.
************
Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…
Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)




































































