MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Pemerintah telah mengeluarkan imbauan agar seluruh umat beragama se-Indonesia menjalankan ibadah dinrumah masing-masing untuk sementara, agar terhindar dari paparan virus Corona.
Namun masih ada saja sebagian besar lapisan masyarakat yang mengindahkan imbauan tersebut. Alhasil, orang terjangkit Corona bertambah.
Kepala Seksi Pendidikan Diniah dan Pondok Pesantren (PDPontren) Kementerian Agama Kota Makassar, Afdhal mengatakan, ibadah di rumah maupun melaksanakan salat dhuhur sebagai pengganti salat Jumat dalam persepsi syariah bahwa dalam kondisi darurat seperti saat ini, nilai beribadah di rumah jauh lebih pahalanya demi kemaslahatan umat.
“Ada dalam satu istilah Ushul fiqh, bahwa menyelamatkan banyak orang itu jauh lebih berharga ketimbang kita egois lakukan ibadah secara individual,” kata Afhdal saat ditemui di Balai Mutiara Jalan Nikel, Kamis (2/4/2020).
Lebih jauh kata Afhdal, hal tersebut juga menjadi ketentuan syar’i bahwa dengan misi menyelamatkan umat itu jauh lebih mulia dan diutamakan.
“Kita lihat berbagai negara seperti Arab Saudi sendiri sudah melakukan lockdown artinya begitu penting termasuk melaksanakan ibadah umroh itu salah satu bukti bahwa keselamatan umat itu jauh lebih penting dibanding melakukan ibadah secara individual,” ucapnya.
Laporan: Muh Ervin Saputra
Editor: Muhammad Akbar











































































