MUJAHIDDAKWAH.COM, ⁣⁣⁣SULAWESI SELATAN – Puluhan tahun menjadi marbot masjid dijalani Daeng Naba dengan Ikhlas. Setiap hari ia menghabiskan waktunya untuk menyapu dan mengepel semua sudut ruangan masjid. Menggosok lantai kamar mandi dan tempat wudhu. Termasuk menjaga kebersihan pekarangan masjid.

Semua kesibukan itu dijalani Daeng Naba tanpa imbalan materi. Bukan karena Daeng Naba tidak butuh itu. Keluarganya pun hidup dengan sangat sederhana. Bahkan berkekurangan. Namun sejak awal, pilihan mengurus masjid baginya adalah pengabdian. Bukan mata pencaharian.

Terlebih, Daeng Naba sangat faham, saldo kas masjid di kampung-kampung (seperti tempatnya berkiprah saat ini) tidak pernah banyak. Kadang hanya cukup untuk membayar tagihan listrik dan peralatan kebersihan saja.

Subuh tadi, Tim BMH menyambangi petakan rumah Daeng Naba, di desa Bontomanai. Tim BMH bersilaturrahim, menyampaikan terima kasih atas pengabdian Daeng Naba untuk ummat. Sekaligus mengantarkan paket sembako untuk kebutuhan sahur dan buka puasa beliau dan keluarga.

“Alhamdulillah, Insya Allah berkah. Ini sangat membantu kebutuhan di dapur selama ramadhan,” tukas Daeng Naba sembari menerima paket sembako dari BMH.

Manager Program & Pemberdayaan BMH Sulsel, Syamsuddin, yang mengantarkan langsung paket sembako ramadhan ke rumah Daeng Naba mengatakan bahwa.

“Paket sembako yang diantarkan ini hanya setitik perhatian kecil. Mewakilkan rasa terima kasih kita atas kiprah dan peran mereka yang tulus ikhlas melayani ummat,” pungkasnya.

Laporan: Syamsuddin
Editor: Muhammad Akbar

Tinggalkan Balasan