MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Masih belum hilang di ingatan kita atas kebrutalan yang dialami oleh saudara Muslim kita di New Delhi, India, Februari lalu.
Seperti diketahui, aksi unjuk rasa umat islam yang menentang UU Amandemen Kewarganegaraan (CAA) pekan lalu diserang.
Seperti dikutip dari Asia Times, saat serangan terjadi ada ratusan umat Islam yang dikepung di perkampungan mereka. Sebagian dari mereka mengalami tindak kekerasan.
Atas kebiadaban ini, ketua PD LIDMI Bulukumba, Supriadi Nasir. S.Pd mengatakan, serangan itu adalah aksi nyata terorisme.
“Peristiwa ini adalah aksi nyata dari terorisme, dunia harusnya buka mata bahwa label teroris itu jangan hanya disematkan kepada sebagian umat yang mengaku Islam,” tegasnya.
Lanjut supriadi, Serangan masif yang menelan sedikitnya 40 korban jiwa ini harus dikecam oleh Dunia Internasional dan hendaknya PBB harus menjadi penengah yang obyektif.
“Dunia Internasional harus mengecam peristiwa tersebut dan PBB harus menjadi penengah yang obyektif, jangan terlalu nyata permusuhan kalian kepada Ummat Islam,” harapnya.
Laporan: Amrul Hidayat
Editor: Muhammad Akbar











































































