MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah mendorong Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk mengambil peran aktif dalam memanfaatkan berbagai peluang dalam ekosistem haji dan umrah. Salah satu fokus strategis yang disorot adalah pemanfaatan kebijakan pelaksanaan dam (denda) jamaah haji yang berpotensi dilakukan di dalam negeri.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Jemaah Haji dan Umrah, Puji Raharjo, saat menerima audiensi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Dirjen hadir mewakili Menteri Haji dan Umrah, didampingi Direktur Bina Jemaah Haji Reguler M. Afief Mundzir dan Kepala Bagian Umum Ditjen Bina PHU Hayatul Islam.
“Pihak Ormas bisa berperan aktif dalam memanfaatkan semua peluang yang ada, misalnya pemanfaatan kebijakan seperti pelaksanaan dam jamaah haji yang bisa dilakukan di tanah air, jika mengambil referensi fatwa yang membolehkan,” ujar Puji Raharjo.
Puji menekankan bahwa Kementerian Haji dan Umrah yang baru dibentuk ini berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan Ormas-Ormas Islam. Langkah ini dilakukan baik pada tahap perencanaan konsep kebijakan maupun dalam tataran pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, pemanfaatan ekosistem haji melalui keterlibatan Ormas sangat krusial, khususnya dalam hal edukasi dan penyampaian informasi resmi ke tengah masyarakat secara tepat dan masif.
“Sangat layak bagi Wahdah Islamiyah dan pihak Kementerian Haji dan Umrah untuk bersama-sama membantu menginformasikan semua kebijakan seputar haji dan umrah kepada masyarakat. Upaya pemberdayaan melalui Ormas lebih kami utamakan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Puji juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas rencana pelaksanaan Muktamar DPP Wahdah Islamiyah. Pihak kementerian menyambut baik undangan panitia dan menunggu surat resmi terkait kehadiran Menteri Haji dan Umrah, baik sebagai pembicara maupun pada agenda pembukaan.
“Kami berharap Muktamar Wahdah Islamiyah berjalan lancar dan melahirkan keputusan-keputusan strategis untuk lima tahun ke depan demi kemajuan dan persatuan umat,” pungkas Puji.
Laporan: Humas Muktamar V WI











































































