MUJAHIDDAKWAH.COM, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong organisasi keislaman untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah, tidak hanya melalui dakwah, tetapi juga pendidikan, pembinaan generasi muda hingga pemberdayaan masyarakat.
Ini disampaikan Wakil Bupati Berau, Gamalis saat membuka Jalan Sehat Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah 2026 di halaman Masjid Agung Baitul Hikmah, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Gamalis, pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan dan organisasi keislaman untuk memperkuat pembangunan dari sisi sosial maupun keagamaan.
“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Pembangunan daerah membutuhkan dukungan para ulama dan tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan Wahdah Islamiyah memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi dalam membentuk masyarakat yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga aktif memberikan manfaat di lingkungan sekitarnya.
Gamalis menyebut kegiatan jalan sehat yang digelar dalam rangka menyemarakkan Muktamar V Wahdah Islamiyah tersebut juga menjadi contoh sederhana bagaimana kegiatan keagamaan dapat sekaligus mendorong pola hidup sehat dan mempererat hubungan antarmasyarakat.
“Dengan tubuh yang sehat, kita memiliki kemampuan yang lebih baik untuk beribadah, bekerja, belajar, melayani masyarakat, serta memberikan manfaat bagi sesama,” katanya.
Lebih jauh, Gamalis berharap Muktamar V Wahdah Islamiyah mampu menghasilkan gagasan dan program yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Semangat yang diusung dalam muktamar, yakni Memantapkan Persatuan dan Kolaborasi Menuju Indonesia Berkah, dinilainya sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Persatuan dan kolaborasi harus kita wujudkan dalam kehidupan nyata,” tegasnya.
Gamalis juga mengajak masyarakat Berau menjaga ukhuwah Islamiyah, semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Menurutnya, berbagai persoalan daerah akan lebih mudah dihadapi apabila seluruh elemen masyarakat saling menguatkan.
Ia berharap sinergi pemerintah bersama organisasi keagamaan dapat terus diperkuat untuk mewujudkan Berau yang semakin religius, sehat, rukun dan peduli terhadap sesama.
“Dengan persatuan kita akan menjadi lebih kuat dan dengan kebersamaan berbagai persoalan yang kita hadapi akan lebih mudah untuk diselesaikan,” pungkasnya.
Laporan: Nur Hidayah










































































