MUJAHIDDAKWAH.COM, BONE – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai hari pertama masuk sekolah di SDIT Rabbani pada Senin, (13/7/26). Sebanyak kurang lebih 500 murid kembali mengikuti kegiatan belajar setelah libur kenaikan kelas, termasuk sekitar 100 murid baru kelas I yang resmi memulai perjalanan pendidikan mereka melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Sejak pagi, antusiasme telah terlihat dari para orang tua yang mengantar putra-putrinya ke sekolah. Bahkan, sebagian orang tua murid baru telah tiba sebelum pukul 06.30 WITA untuk mendampingi sekaligus mengabadikan momen bersejarah hari pertama anak mereka di bangku sekolah dasar.
Kepala SDIT Rabbani, A.Tajuddin, S.Pd.,Gr., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian hari pertama telah dipersiapkan dengan matang agar para murid dapat memulai tahun ajaran baru dengan rasa nyaman dan gembira.
“Kami ingin hari pertama sekolah menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi setiap murid. Karena itu, seluruh guru dan staf telah mempersiapkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kehangatan sehingga anak-anak dapat beradaptasi dengan baik,” ujarnya.
Bagi murid kelas I, kegiatan diawali dengan berkenalan bersama wali kelas, dilanjutkan mengenakan atribut MPLS dan mengikuti apel pembukaan di lapangan. Selama pekan MPLS yang berlangsung hingga Jumat, (17/7/26), mereka akan mengikuti berbagai kegiatan seperti sosialisasi sekolah, games perkenalan, serta pembiasaan adab masuk dan belajar di kelas.
Wakil Kepala Sekolah menjelaskan bahwa MPLS di SDIT Rabbani tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan karakter Islami sejak hari pertama.
“MPLS menjadi momentum untuk mengenalkan budaya sekolah sekaligus membangun pembiasaan adab dan karakter Islami kepada murid sejak awal mereka bergabung di SDIT Rabbani,” katanya.
Sementara itu, murid kelas II hingga VI langsung mengikuti pembiasaan pagi yang diawali dengan shalat dhuha berjamaah, games penyegaran, penguatan adab belajar, asesmen mengaji, shalat dhuhur berjamaah, hingga murajaah Al-Qur’an sebelum pulang.
Menurut salah seorang guru, rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar semangat belajar murid kembali tumbuh setelah masa liburan.
“Hari pertama bukan langsung mengejar materi pelajaran, tetapi membangun kembali semangat belajar, kedekatan dengan guru, serta membiasakan ibadah dan adab yang baik sebagai bekal selama satu tahun ke depan,” tuturnya.
Sinergi antara kesiapan sekolah, dukungan orang tua, dan antusiasme para murid menjadi awal yang positif dalam menyongsong tahun ajaran baru. SDIT Rabbani berharap seluruh peserta didik dapat bertumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mencintai nilai-nilai Islam sejak dini.
Laporan: Humas SD IT Rabbani














































































