MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau forum Uni Parlemen negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang digelar DPR RI menghasilkan resolusi bertajuk Jakarta Declaration.
Jakarta Declaration menyepakati beberapa hal, antara lain menyerukan kepada semua negara, lembaga, dan organisasi internasional untuk mematuhi resolusi-resolusi legitimasi internasional mengenai kota Al-Quds.
Untuk diketahui, kota tersebut disebut sebagai bagian integral dari wilayah Palestina yang diduduki pada 1967 dan sebagai ibu kota Negara Palestina.
PUIC pun menuntut pembebasan segera tahanan Palestina yang dipenjara secara tidak sah dan sewenang-wenang oleh Israel, khususnya wanita dan anak-anak.
Ketua Badan Kerja Sama AntarParlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan, secara umum, ada 17 rekomendasi dari PUIC.
“Pertama, semua sepakat Palestina harus merdeka. Kedua, semua sepakat gencatan senjata dan pembukaan blokade wajib segera dilaksanakan dan meminta semua anggota PUIC bekerja melalui berbagai jalur yang ada. Ketiga, meminta pembebasan tahanan palestina oleh zionis Israel,” jelasnya dalam acara penutupan Konferensi ke-19 PUIC yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Resolusi PUIC juga memperingatkan potensi niat berbahaya Israel untuk mencaplok sebagian wilayah Palestina yang diduduki, termasuk wilayah Gaza yang tersisa, dengan dalih alasan “penyanderaan”.
Para anggota PUIC melalui Deklarasi Jakarta juga menolak segala seruan untuk menggusur penduduk Palestina atau mencaplok tanah Palestina.
PUIC mendukung penuh peran Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat dalam berbagai forum multilateral dan upaya internasional untuk memajukan solusi dua negara. Solusi itu dibangun di atas momentum Koalisi Global untuk Pelaksanaan Solusi Dua Negara dan Konferensi Internasional Tingkat Tinggi mendatang.
Penysunan solusi itu menjadi agenda PBB dengan dijadwalkannya konferensi tingkat tinggi tentang solusi dua negara yang akan diselenggarakan di New York, Amerika Serikat pada Juni 2025.
Mardani mengatakan, anggota PUIC diminta satu suara untuk memberikan dukungan terhadap Palestina.
“Pada Juni nanti akan ada agenda The Two States Solutions Implementation Conference di Kantor PBB. Kita semua diminta untuk bersatu,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Jakarta Declaration turut mendorong parlemen Anggota PUIC dan masyarakat global mengadvokasi pemerintahnya agar melakukan upaya diplomatik terpadu di tatanan politik internasional.
Laporan: Ahmad
Editor: Admin MDcom













































































