MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Masyarakat Muslim Rohingya yang menjadi pengungsi di Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kunjungan ke DPRD Sulsel untuk mengadukan nasib yang mereka alami saat ini. Kedatangan mereka didampingi perwakilan ormas Islam, Forum Ummat Islam Bersatu, tokoh Muhammadiyah dan Hidayatullah Sulsel.
Wakil Ketua IV DPRD Sul Sel, Muzayyin Arif menerima kunjungan tersebut. Juru bicara masyarakat Rohingnya, Nur Islam menyampaikan harapan agar kehidupan masyarakat muslim rohingya yang ada Sulsel agar lebih diperhatikan, utamanya dalam hal layanan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar lainnya, seperti makan minum.
Disampaikn Nur Islam, mereka ada yang menerima 500 ribu sebulan untuk biaya hidup bagi tiga orang, sehingga tidak dapat dikatakan layak.
Sementara itu, Muhtar Dg Lau, Ketua Forum Ummat Islam Bersatu membenarkan kondisi yang dialami oleh para pengungsi Rohingya tersebut.
Dia berharap pemerintah dapat berkoordinasi dengan UNHCR dan IOM agar dapat meningkatkan kualitas layanan bagi para pengungsi sesuai hak mereka. “Jika persoalan ini berlarut dikhwatirkan akan memberi dampak sosial yang akan dirasakan masyarakat,” paparnya.
Hal sama disampaikan Andi Amin, kuasa hukum masyarakat muslim Rohingnya. Ia meminta pemerintah Sulsel mendesak UNHCR memberi respon baik atas persoalan ini. Sebab pembahasan soal pengungsi Rohingya ini sudah berkali-kali dan belum ada jalan keluar. Pengungsi di Sulsel kondisinya sangat memprihatinkan.
Utamanya dalam hal Pendidikan, kesehatan, keamanan dan ekonomi. Sementara itu, pihak IOM yang mengurus pengungsi tidak hadir di pertemuan tersebut.
Mereka mestinya hadir untuk menjelaskan persoalan pengungsi Rohingnya ke DPRD Sulsel. Termasuk soal transparansi alokasi penggunaan dana yang diberikan kepada pengungsi.
Rapat yang juga dihadiri pihak UNHCR itu berlangsung alot. Tetapi tetap tidak ada jalan keluar. UNHCR diharapkan membuka diri terkait pengiriman pengungsi secara optimal ke negara ketiga dengan asas keadilan. Termasuk menyediakan data yang lengkap terkait kondisi pengungsi di Sulsel.
Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arif mewakili Pimpinan DPRD Provinsi berupaya meneruskan ke pimpinan DPRD Sulsel terkait aspirasi yang disampaikan masyarakat muslim Rohingnya itu.
Ia berharap persoalan pengungsi Rohingnya ini dapat selesai dengan baik. Pihak-pihak yang terlibat seperti UNHCR, IOM diharapkan kerjasama yang baik menangani persoalan pengungsi ini.
“Kalau tidak diperhatikan dengan baik maka akan jadi problem social yang berdampak pada kehidupan masyarakat di Sulsel,” ujarnya.
Laporan: Ismawan
Editor: Muhammad Akbar











































































