MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Pameran industri syariah dan halal bertajuk Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019 yang pertama akan digelar di Jakarta Convention Center Agustus mendatang. Pameran ini akan menghadirkan berbagai kebutuhan hidup muslim, diantaranya tentang Islamic Education, Halal Lifestyle, Halal Food, Startup Syariah, dan lainnya. Acara ini digerakkan PT Lima Armada Utama (Lima Events) dan AMK Events.
Lia Indriasari selaku Direktur Lima Events mengungkapkan, acara ini ingin mengedepankan Islamic Industry dan Halal Lifestyle di Indonesia. Mereka ingin memberikan platform kepada masyarakat luas dan pemangku kepentingan juga kepada pebisnis di industri halal untuk bisa menunjukkan bisnisnya.
“Harapannya untuk memperluas networking dan sharing bersama untuk memajukan Islamic Industry dan Halal Lifestyle di Indonesia, itu mimpi besar kami. Kami buat sebuah platform yang bisa meng-cover seluruh industri halal di Indonesia. Pelan-pelan, perhatian masyarakat terhadap industri tersebut akan lebih tinggi,” ujar Lia di kantornya, Metropolitan Tower, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (20/05/2019).
Muslim Lifestyle Festival 2019 ini rencananya akan diadakan tepat pada awal tahun baru Hijriah tanggal satu Muharram, yang bertepatan pada tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2019 di Assembly, Plenary, Cendrawasih, Main Lobby, dan Lower Lobby Jakarta Convention Center (JCC).
Lia menjelaskan beberapa sektor yang akan mewarnai Muslim Lifestyle Festival ini. Pertama adalah Islamic Education. Dalam eksebisi ini, nantinya pihak sekolahan akan menawarkan kualitas sekolahnya. Penyelenggara juga akan menghadirkan pihak boarding school, sehingga memudahkan pengunjung yang ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah asrama.
“Jika ada yang mencari sekolah boarding school, ada banyak dengan kualitas yang sangat bagus, dan sudah bekerjasama dengan universitas di luar negeri. Jadi acara ini memudahkan masyarakat yang masih bingung mencari sekolah untuk anaknya. Jika harus mendatangi langsung ke boarding school itu sendiri sangat jauh, nah jika kita adakan platform Islamic Education di sana, para orang tua yang ingin anaknya sekolah di boarding school bisa dengan mudah mendapatkan informasi,” ujarnya.
Selain itu ada juga Halal Food, dimana penyelenggara ingin menyampaikan pesan tentang esensinya. Lia melihat, saat ini banyak masyarakat awam tidak terinformasikan tentang pentingnya restoran yang berlabel halal.
“Banyak resto yang tidak tersertifikasi halal. Perhatian itu yang ingin kita timbulkan, karena kita merasa punya kewajiban memberitahukan hal tersebut,” ujarnya.
Muslim Lifestyle juga akan menghadirkan Startup Syariah, yang menurut Lia, itu sangat penting untuk memasuki dunia generasi milennial dan generasi Z.
“Ini yang harus kita bangun dari sekarang, dan jenis-jenis Startup Syariah sangat banyak dan kreatif, serta user friendly. Kita juga sedang mengusahakan kerjasama dengan Nussa dan Rara, karena itu sangat kreatif ya,” ujarnya.
Di tahun pertama ini, Muslim Lifestyle Festival 2019 juga akan mencoba One Day Trial Hijab, memberikan pengalaman kepada pengunjung wanita untuk mengenakan jilbab dari berbagai model, dari yang modernis, hingga yang memakai cadar.
“Kita akan adakan jilbab trial for a day. Itu dari jilbab modern dan juga sampai bercadar, merasakan bagaimana memakai cadar itu apa yang didapat, berbagai macam pilihan, ingin mencoba seperti apa rasanya. Kita ingin coba hal itu,” tukasnya.
Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019 akan menampilkan sekitar 500 jenis sektor industri syariah di Indonesia. Kegiatan ini juga menghadirkan produk multi-industri, talk show , dan workshop sebagai ajang edukasi masyarakat tentang gaya hidup halal di Indonesia serta berbagai hiburan menarik sebagai bagian dari selebrasi gelaran perdana Muslim Lifestyle Festival 2019. (*)














































































