بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيم
MUJAHID DAKWAH.COM, KENDARI – Gempa bumi dengan kekuatan 6,9 Skala Richter (SR) terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada pukul 18.40 WIB, Jum’at (12/04/2019), getarannya dirasakan oleh masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dikutip dari Antara, berdasarkan laporan dari BMKG, getaran gempa di Banggai kepulauan Sulteng itu dirasakan di wilayah Sultra seperti Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Utara, Kolaka, dan Kolaka Utara.
Dalam laporan Resmi BMKG, dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat dirasakan di wilayah Poso, Buol, Morowali, Banggai, dan Palu dengan intensitas guncangan skala IV Modified Mercalli Intensity (MMI).
Di Kolaka Utara (Sultra) dan Toli-toli dengan intensitas guncangan skala III-IV MMI. Sedangkan di Sumalata, Kotamobagu, Palopo, Kolaka (Sultra), Makassar, dan Kep Konawe (Sultra) dengan intensitas guncangan III MMI. Adapun di Gorontalo dan Kendari (Sultra) II-III MMI dan di Manado, Pinrang, dan Konawe (Sultra) skala II MMI.
“Saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut,” kata Stasiun Geofisika Kendari, Rosa Amelia.
Hingga pukul 22.00 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock sejumlah 20 kali dengan kekuatan paling besar M=5,6 sampai M=3,4.
“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang, dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing, namun tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.
Sumber: Antara











































































