MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Direktur Pesantren for the Study of Islamic Thought and Civilization (PRISTAC/Setingkat SMA) Ustadz Dr. Muhammad Ardiansyah, M.Pd sampaikan Konsep Mewujudkan Peradaban Islam bertempat di Masjid Anas Bin Malik Kampus STIBA Makassar, Jum’at (21/02/2020).
Sejarah bangkit dan runtuhnya peradaban sangat ditentukan oleh kualitas pemikul dan pelaku peradaban itu yakni kualitas manusianya.
“Unsur terpenting dalam peradaban adalah manusia bukan ekonomi, politik, teknologi. Sebab manusialah yang akan membangun peradaban Islam, yang lain hanyalah faktor-faktor pendukung,” ungkapnya.
Sejarah peradaban Islam yang pernah ada dan terbaik adalah dimasa Rasulullah dan para sahabatnya dengan konsep tauhid dan adab yang tinggi.
“Ada dua konsep yang paling mendasar untuk membangun peradaban. Pertama, adalah tauhid. Semua perbedaan kita, mulai dari warna kulit, bahasa, pekerjaan, hobi dan yang lainnya. Tauhid inilah yang akan mempersatukan semua perbedaan kita tadi,” tegasnya.
Selain konsep tauhid sebagai pondasi mendasar dalam membangun peradaban, yang kedua adalah konsep adab.
“Sedangkan konsep yang kedua adalah adab, adab ini sangat penting. Karena adablah yang akan menjadi penopang untuk membangkitkan peradaban,” lanjut Alumni Program Doktor UIKA Bogor ini.
Terhambat dan runtuhnya peradaban memiliki beberapa penyebab di antaranya adalah penyakit materialisme dan individualisme.
“Penyakit hati dalam diri kita yang harus dihindari adalah penyakit materialisme yakni penyakit cinta dunia dan penyakit individualisme yakni berjalan sendiri-sendiri, ber-amal sendiri dan tidak melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar, tidak peduli dengan orang sekitarnya,” tutupnya.
Reporter: Muhammad Akbar
Editor: Admin MDcom












































































