• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Sabtu, Agustus 15, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Gelar Dialog Kebangsaan Dorong Kemandirian Ekonomi

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Gelar Dialog Kebangsaan Dorong Kemandirian Ekonomi

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in INDONESIA, Opini Anda, Sekolah & Universitas, TSAQOFAH

Dibalik Merajalelanya Rokok Di Kalangan Remaja

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 11 mins read
Juni 16, 2026
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيم

Saat ini, rokok bukan hal yang asing lagi bagi kita, terlebih bagi remaja Indonesia. Rokok seakan sudah menjadi bagian dari hidup mereka. Namun apakah mereka tahu mengenai kandungan apa saja yang terdapat di dalam rokok, bagaimana rokok mampu membuat seseorang menjadi kecanduan atau dampak bahaya lain dari rokok. Dalam pengkajian hal tersebut, penulisan jurnal ini menggunakan penelitian pustaka.

Hasilnya diketahui jika rokok mengandung senyawa seperti tar, nikotin yang mampu membuat seseorang menjadi ketagihan, dan zat lainnya yang berbahaya bagi tubuh terutama untuk organ vital manusia seperti jantung, mata, ginjal, dan paru-paru seperti yang di ungkapkan oleh Sukendro (2007). Selain itu juga zat nikotin yang terdapat dalam rokok adalah zat yang mampu membuat seseorang menjadi ketagihan sehingga susah bagi seseorang untuk berhenti merokok.

Rokok, satu kata yang sering sekali kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari orang tua, dewasa, remaja, bahkan sampai anak – anak sekalipun mengenal rokok. Bukan hanya sebatas mengenal saja,mereka juga pernah merasakan rokok. Kemudian dari sekadar merasakan, berkembang menjadi kebiasaan dalam hidup mereka atau yang kita kenal dangan “kecanduan” rokok.Memang tak ada yang salah dari kebiasaan merokok tersebut. Sah – sah saja bagi mereka yang memang menikmati rokok. Dalam setiap kegiatan dimasyarakat sekalipun,pengaruh rokok juga tidak dapat dipisahkan. Kita tentu sering melihat dalam kegiatan yang terjadi di dalam masyarakat, hampir semuanya terdapat rokok. Rokok ibarat jamuan yang wajib ada dalam setiap kegiatan. Namun agaknya perlu kita kaji ulang mengenai rokok itu sendiri secara lebih mendalam.

You might also like

Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

Agustus 12, 2026
Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

Agustus 12, 2026
Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

Agustus 11, 2026
SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

Agustus 11, 2026

Rokok sendiri menurut KBBI adalah gulungan tembakau kira-kira sebesar kelingking yang dibungkus dengan daun nipah, atau kertas. Sementara itu menurut Triswanto (2007), rokok merupakan sesuatu yang berbentuk silinder, yang terdri dari kertas panjang, berwarna putih atau cokelat, yang berisi daun tembakau sebagai bahan utama,dan telah di cacah sebelumnya. Biasanya untuk saat ini rokok mempunyai filter yang terbuat dari busa.

Kita tentunya sudah tahu mengenai efek negative dari rokok, yang sudah begitu gencarnya di informasikan,baik melalui media cetak, media elektronik sampai pada bungkus kemasan rokok iru sendiri. Layaknya sebuah peribahasa “biarkan anjing menggonggong, kafilah berlalu”, pantas kita tujukan bagi perokok. Bagaimana tidak, dengan efek negative yang begitu besarnya rokok bagi kesehatan yang sudah digembar-gemborkan, bukannya membuat jumlah perokok menurun, malahan jumlah perokok tiap tahun cenderung meningkat.

Menurut data yang dilansir Republika.co.id, menyebutkan bahwa Jumlah perokok di Indonesia terus meningkat dari tahun 1995 hingga kini. Yaitu dari sebanyak 34,7 juta perokok menjadi 65 juta perokok. Ini berdasarkan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional dan Riset Kesehatan Dasar (lihat bebasrokok.wordpress.com, 2011).

Sungguh ironis memang, melihat data tersebut. Padahal kita juga mengetahui poster, selebaran yang menyebutkan bahaya rokok bertebaran dimana-mana,di tempat umum, dijalan, dan di sekolah sekalipun, bahkan dalam kemasan bungkus rokok itu sendiri menyebutkan “rokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin, seperti yang dilansir (www.sampoerna.com, 2012)”.

Namun nyatanya hal tersebut tak banyak berimbas bagi masyarakat. Kita bisa melihat banyaknya masyarakat yang merokok di tempat umum yang tentunya menggangu orang lain yang tidak merokok. Hal yang lebih ironis tentunya ialah adanya larangan merokok ditempat umum yang jelas – jelas sudah ada papan tulisan larangan merokok, namun tetap saja masyarakat tidak menghiraukan larangan tersebut. Sekolah yang kita sebut sebagai agen sosialisasi masyarakat nampaknya juga kurang mumpuni dalam mengurangi jumlah “perokok muda” atau remaja yang tentunya perokok ini masih berstatus sebagai pelajar. Pelajar dengan santainya menghisap setiap lintingan rokok dengan tetap menggunakan sergam sekolah yang mereka gunakan ditempat umum.

Banyaknya jumlah perokok remaja sendiri tidak dapat kita salahkan sepenuhnya pada pihak sekolah  tersebut,bukan karena sosialisasinya yang kurang, karena memang adanya faktor faktor yang mempengarui jumlah perokok remaja, baik dari dalam maupun dari luar. Adanya faktor dari luar seperti pengaruh teman sepermainan mereka, ataupun pengaruh iklan yang mengambarkan seorang perokok adalah orang yang “maco” atau jantan, sehingga remaja tertarik untuk mengkonsumsi rokok, mengingat remaja masih memiliki emosi yang labil seperti yang diungkapkan oleh Monks (dalam Nasution, 2007)

Smet (dalam Komalasari dan Helmi, 2000) menyebutkan bahwa usia pertama kali merokok pada umumnya berkisar antara 11-13 tahun dan pada umumnya individu pada usia tersebut merokok sebelum berusia 18 tahun. Suatu hal yang cukup mengejutkan tentunya. Mengingat sebelum umur 18 tahun secara umum mereka belum mampu menghasilkan uang sendiri. Tentu kegiatan semacam itu merupakan hal yang memboroskan,hanya menghambur – hamburkan uang.

Sementara itu, dalam satu batang rokok yang kita hisap setidaknya terdapat 4000 zat kimia didalamnya, diantaranya yang kita ketahui, seperti nikotin, tar, gas karbonmonoksida, hydrogen sianida dan bahan – bahan yang menyebabkan kanker atau karsinogen, (Sukendro, 2007). Lebih lanjutnya lagi, rokok juga akan merusak organ-organ penting dalam tubuh kita, seperti paru-paru, jantung dan ginjal.

Kita selayaknya dapat berfikir kembali untuk merokok, melihat begitu banyaknya dampak yang ditimbulkan dari rokok. Kita harus dapat lebih selektif dalam mengkonsumsi sesuatu seperti rokok, kita harus bisa melihat baik buruknya hal (dalam hal ini rokok) tersebut terhadap kita. Rokok bagi kesehatan sangat merugikan bagi kita, bukan hanya bagi orang yang menghisap rokok, tetapi juga bagi orang yang berada di sekitar orang merokok (perokok pasif).

Di lain sisi merokok juga merupakan kegiatan pemborosan, mengingat konsumsi untuk merokok setiap hari nya cukup tinggi, terlebih bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan atau tidak memiliki pendapatan sendiri. Sehingga sudah seharusnya kita yang muda dapat menghentikan kebiasaan merokok atau setidaknya mengurangi konsumsi rokok, karena sehat itu adalah segalanya.

Rokok dan Remaja

Rokok dan remaja ibarat dua hal yang tidak dpat dipisahkan saat ini. Dimana ada sekumpulan remaja dapat dipastikan ditempat tersebut ada rokok. Rokok seakan menjadi makanan wajib bagi remaja sekarang ini. Memang hal ini tidak ada sangkut pautnya dalam menilai remaja, apakah remaja tersebut baik atau buruk dilihat dari mereka merokok atau tidak. Remaja yang merokok tidak dapat kita katakan sebagai seseorang remaja yang buruk, karena kita bisa melihat sendiri dalam masyarakat, banyak remaja yang merokok namun mereka memiliki tingkah laku, budi pekerti dan kepudulian sosial yang tinggi.

Sebaliknya juga demikian, remaja yang tidak merokok tidak dapat kita nyatakan sebagai seseorang yang baik, melihat dalam kenyataan sosial saat ini, walaupun mereka tidak merokok, tidak menutup kemungkinan mereka memiliki sifat maupun sikap yang merugikan orang lain, seperti korupsi, tindak kriminal, tawuran, atau sebagai geng yang berbahaya bagi masyarakat dan masih banyak lainnya.

Masa remaja dapat kita katakan sebagai masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa, tentu dalam peralihan tersebut terjadi perubahan-perubahan mendasar dalam diri seseorang remaja. Sedangkan pendapat dari Monks (dalam Nasution, 2007) menyatakan bahwa yang disebut sebagai remaja ialah individu yang berusia antara 12-21 tahun yang sudah mengalami peralihan dari masa anak-anak menuju ke masa dewasa, dengan pembagian 12-15 tahun adlah remaja awal, kemudian umur 15-18 tahun sebagai remaja madya/remaja pertengahan, serta umur 18-21 tahun sebagai remaja akhir.

Secara detailnya Monks (dalam Nasution, 2007) mengklasifikasi ketiga  tahap proses perkembangan yang dilalui remaja dalam proses menuju kedewasaannya, meliputi: remaja awal yaitu umur 12-15 tahun. Remaja pada tahap ini masih merasa heran dan bingung terhadap perubahan yang terjadi pada dirinya dan adanya dorongan-dorongan yang menyertai perubahan tersebut. Mereka mulai mengembangkan pemikiran-pemikiran baru, mulai tertarik pada lawan jenis dan mudah terangsang secara erotis. Kepekaan yang berlebian ini disertai dengan berkurangnya pengendalian ego mereka yang menyebabkan remaja sulit untuk mengerti dan dimengerti oleh orang lain (orang dewasa).

Kemudian yaitu remaja madya/remaja pertengahan yaitu umur 15-18 tahun. Remaja pada tahap ini merasa sangat membutuhkan dan memerlukan terhadap teman-teman. Dalam tahap ini ada kecenderungan mencintai dirinya sendiri dengan cara lebih mencintai atau menyukai teman-teman yang memiliki sifat-sifat yang sama dengan dirinya atau yang disebut sebagai kecenderungan narsistik. Pada tahap ini remaja berada dalam kondisi kebingungan kerena masih ragu dalam menentukan pilihan, maju atau mundur, optimis atau pesimis, dan sebagainya.

Ramaja yang terakhir menurut Monks (dalam Nasution, 2007) yaitu remaja akhir yaitu usia 18-21 tahun. Remaja pada tahap ini sudah mendekati kedewasaan, yang ditandai dengan ketercapaian semakin mantap terhadap minat yang dimiliki. Memiliki ego untuk dapat bersama atau bergabung dengan orang lain, dan senantiasa mencari pengalaman baru. Yang dulunya mementingkan diri sendiri (egosentrisme) berganti dengan adanya kesembangan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan orang lain. Identitas seksual sudah terbentuk dan tidak dapt dirubah kembali. Adanya dinding pemisah antara diri mereka sendiri dangan masyarakat umum.

Melihat perkembangan pada masa remaja tersebut,tentu mereka masih belum bisa memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Mereka cenderung megikuti teman agar mereka dapat diterima dalam suatu pertemanan, seperti halnya merokok. Memang hal tersebut tidak dapat dipungkiri bahwa teman merupakan salah satu alasan semakin banyaknya jumlah perokok di kalangan remaja. Hal ini didukung dengan pernyataan dari Sitepoe (2000) mengenai alasan utama remaja menjadi perokok adalah karena adanya ajakan dari teman teman yang sukar untuk ditolak,  lainnya karena adanya iklan mengenai rokok yang membuat mereka menjadi perokok karena ada kesan dalam iklan tersebut, bahwa orang yang merokok adalah orang yang pemberani dan ‘maco’.

Hal ini memperlihatkan bahwa tindakan merokok diawali dari adanya suatu sikap atau kecenderungan seseorang untuk menerima atau menolak terhadap suatu respon yang datangnya dari luar diri mereka, yang dalam hal ini adalah rokok. Memang melihat maraknya rokok dikalangan remaja,tidak dapat terlepas dari perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja itu sendiri. Seperti yang dikemukakan Nasution (2007), yaitu bahwa dengan semakin dekatnya usia dewasa pada remaja mereka akan menjadi gelisah untuk meninggalkan keadaan stereotip,dan untuk memberi kesan dalam pencapaian kedewasaan, mereka mulai memusatkan diri pada perilaku yang di hubungkan dengan status kedewasaan seperti merokok,minum-minuman keras, menggunakan obat-obatan terlarang ataupun melakukan pergaulan bebas. Remaja menganggap hal tersebut sebagai perilaku yang memberi citra apa yang mereka inginkan.

Alasan lain mengenai maraknya remaja yang merokok adalah dari pengaruh keluarga. Dalam keluraga yang merokok, remaja cenderung melakukan apa yang dilakukan oleh anggota keluarga yang lainnya. Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh Komalasari & Helmi (2000) yang menyatakan bahwa keluarga memberi sumbangan yang berarti dalam perilaku merokok remaja. Hasil ini mendukung hasil penelitian yang dilakukan oleh Theodorus (dalam Komalasari & Helmi, 2000), yang menyatakan bahwa keluarga perokok sangat berperan terhadap perilaku merokok anak-anaknya, dibandingkan dengan keluarga non-perokok.

Sementara itu Mu’tadin (dalam Nasution 2007), menyatakan alasan-alasan dibalik merokok diusia remaja, meliputi, pengaruh orang tua. Menurut Baer & Corado (dalam Komalasari & Helmi 2000), remaja perokok adalah anak-anak yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua mereka tidak begitu memperhatikan anak-anaknya, dibandingkan dengan remaja yang berasal dari keluarga yang harmonis. Alasan lainnya yaitu dari pengaruh teman. Pengaruh teman memiliki efek yang begitu besar dalam mempengarui seseorang dalam merokok. Berbagai fakta juga menunjukan bahwa semakin besar remaja yang merokok maka semakin besar pula teman-teamanya adalah perokok dan begitu juga sebaliknya. Selanjutnya adalah faktor kepribadian.

Kebanyakan seseorang merokok karena alasan ingin tahu atau coba-coba, atau karena ingin melepaskan diri dari kebosanan dan kejenuhan, adapula yang mengatakan untuk menghilangkan stress. Yang terakhir yaitu pengaruh iklan. Melihat berbagai iklan baik di media cetak maupun elektronik yang menampilkan gambaran bahwa seorang yang merokok adalah orang yang jantan atau glamour, yang hal ini membuat remaja sering terpengaruh untuk mengikuti perilaku yang terdapat pada iklan tersebut, mengingat usia remaja pada umumnya masih memiliki perasaan yang labil.

Namun layaknya yang kita tahu,bahwa rokok memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan. Tentu kita sudah  tahu dengan jelas bahwa rokok memiliki kandungan zat kimia berbahaya didalamnya. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Sukendro (2007) bahwa setidaknya dalam satu batang rokok yang dihisap terdapat 4000 bahan kimia, diantaranya seperti yang kita tahu, nikotin, tar, gas karbonmonoksida, hydrogen sianida dan bahan – bahan yang dapat menyebakan kanker atau karsinogen. Secara detailnya mengenai zat dalam rokok terutama asap rokok disajikan dalam tabel berikut ini.

Bahan Toksik Dalam Asap Rokok

Bahan kimia dalam rokokSumber bahan kimia
MetanolBahan Api
NitrobenzenaGasolin
Karbon MonoksidaAsap kereta
ButanaCecair pemetik api
RaksaLogam dalam jangka suhu
Vinil KloridaBahan utama plastik
ToulenaPelarut industri
AmmoniaPencuci lantai
ArsenikRacun tikus
KadmiumBahan utama bateri alkali
StearikBahan utama dalam lilin
SianidaRacun berbisa

(Sumber : http://www.infosihat.gov.my)

Lebih lanjut lagi Sukendro menjelaskan mengenai dampak atau hal buruk yang dapat ditimbulkan dari masing-masing zat tersebut. Pertama yaitu tar, merupakan hidrokarbon aromatic polisklik yang terdapat didalam asap rokok. Tar sendiri merupakan zar yang bersifat karsinogen atau zat yang dapat  menyebabkan kanker. Zat yang kedua yaitu nikotin. Nikotin merupakan alkolid tokes yang terdapat didalam tembakau. Nikotin merupakan racun bagi syaraf .sehingga efek dari nikoti ini dapat menjadikan seseorang menjadi ketagihan atau kecanduan.

Biasanya dalm satu batang rokok berisi nikotin dengan takaran 1-3 mg. Terakhir yaitu gas karbon monoksida. Gas Karbon Monoksida merupakan gas yang beracun dan tidak berwarna. Kandungannya dalam asap rokok mencapai 2%-6%. Gas Karbon Monoksida ini menyerang system peredaran darah manusia. Secara ilmiahnya, gas karbon monoksida ini akan menggantikan oksigen yang seharusnya berikatan dengan hemoglobin. Sehingga ikatan yang terjadi adalah karbon monoksida dengan hemoglobin. Dari ikatan ini mengakibatkan sel darah merah kekurangan oksigen,yang dalam jangka panjang menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengeras. Efek yang lebih lebih berbahaya lagi yaitu dapat menyebabkan serangan jantung, Heningsfield, 1995 (dalam Sukendro, 2007).

Sementara itu dampak lain dari rokok adalah dapat menyerang berbagai organ yang ada pada diri manusia,seperti yang dilansir (lihat www.pagar-alam-kota.go.id, 2013), menyebutkan bahwa setidaknya ada 4 organ yang terkena dampak dari kebiasaan merokok yaitu, organ jantung. Jantung merupakan organ yang pertama yang merasakan dampak dari rokok. Hal ini disebabkan, jika seseorang menghisap rokok secara terus menerus, maka akan terjadi pengerasan dan penyempitan pembuluh darahnya. Sehingga jantung akan bekerja lebih keras dalam mengalirkan darah keseluruh tubuh. Lalu dampaknya serangan jantung atau stroke akan menimpa bagi mereka yang hobi merokok. Organ selanjutnya yaitu organ mata.

Mata merupakan organ yang juga terkena dampak buruk bagi mereka yang merokok.Kebutaan secara permanen merupakan salah satu dampak terburuk yang akan menimpa seseorang yang senang merokok. Organ selanjutnya yaitu organ paru-paru. Paru-paru merupakan organ yang mengalami kerusakan pada setiap perokok. Penyakit-penyakit yang menimpa organ paru-paru yaitu pneumonia serta bronkitis. Jika anda tidak berhenti merokok dari sekarang, maka kedua penyakit tersebut akan semakin parah dari hari ke hari. Lalu organ terakhir yaitu organ ginjal. Ginjal merupakan salah satu organ yang juga terkena dampak dari merokok. Kanker ginjal merupakan dampak paling buruk yang dapat menyerang organ ginjal pada perokok.

Sementara itu menurut survey Tembakau/rokok membunuh separuh dari masa hidup perokok dan separuh perokok mati pada usia 35 – 69 tahun. Data epidemi tembakau di dunia menunjukkan tembakau membunuh lebih dari lima juta orang setiap tahunnya. Jika hal ini berlanjut terus, pada tahun 2020 diperkirakan terjadi sepuluh juta kematian dengan 70 persen terjadi di negara sedang berkembang (lihat http://www.depkes.go.id, 2009).

Sudah tentu remaja sekarang harus disadarkan dari kebiasaan merokok yang mereka lakukan sekarang. Kesehatan harus mereka pikirkan,karena masa depan mereka masih panjang. Mereka harus bisa terlepas dari pengaruh rokok, mereka dapat memulainya dari hal yang kecil dahulu. Secara perlahan, berkala, namun faktor yang paling dominan adalah motivasi dari dalam diri mereka sendiri. Berikut beberapa tips yang dapat digunakan seperti yang dilansir oleh Liza (lihat smilewithismail.blogspot.com, 2013), dimulai sengan niat mantap untuk berhenti merokok. Segala sesuatu dimulai dari niatnya.

Jika kita berniat untuk bebas dari jeratan rokok, yakinlah kita bisa terbebas dari rokok. Jika niat anda memang sudah kuat, pasti anda tidak akan mudah tergoda dengan berbagai halangan dan rintangan yang mungkin muncul ketika anda melalui masa-masa sulit berjuang melepaskan diri dari rokok. Jadi, niatkan dulu dengan niat yang sungguh-sungguh. Cara selanjutnya yaitu dengan mengganti rokok dengan permen. Permen merupakan alternative yang paling tepat dalam usaha kita untuk berhenti merokok,dengan permen juga menghemat pengeluaran kita, di banding harus membeli rokok. Lalu cara berikutnya yaitu dengan olah raga. Jika kita rajin berolahraga, maka kita akan sehat. Olah raga menyehatkan tubuh kita. Yang terpenting adalah olahraga secara teratur agar dapat menjaga kondisi tubuh kita, dan juga sebagai kegiatan agar kita dapat melupakan rokok.

Kesimpulan

Rokok merupakan kebiasaan yang menjamur di masyarakat sekarang ini,terutama bagi remaja.merokok pada remaja ini banyak disebabkan oleh karena pengaruh dari orang tua (orang tua yang merokok dengan yang tidak merokok), pengaruh teman, coba-coba atau karena iklan tentang rokok yang membentuk image bahwa orang yang merokok adalah orang yang “maco”. Namun kebiasan ini agaknya mulai ditingglakan, mengingat dampak yang ditimbulkan rokok begitu besar bagi manusia. Rokok mengandung banyak zat yang berbahaya bagi tubuh, seperti Tar, Nikotin, dan Gas Karbonmonoksida. Kebiasaan merokok dalam waktu yang lama, dapat mengakibatkan dampak yang fatal bagi manusia, seperti kanker,serangan jantung, impotensi. Setidaknya terdapat empat organ yang mengalami kerusakan parah akibat kebiasaan merokok, yaitu organ  paru-paru, jantung, ginjal, dan mata.

*************

Wallahu ‘alam bishowab…

Semoga Bermamfaat, Jazakumullahu Khairan…

Penulis: Muhammad Akbar, S.Pd

(Penulis, Guru, Ceo Mujahid Dakwah Media, Owner Kokoh Ikhwah Collection, Founder Mujahid Dakwah.Com dan Mahasiswa Pasca Sarjana UNM)

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an & Sunnah)

Daftar Pustaka

Kamus Besar Bahasa Indonesia online (KBBI).

Komalasari, D. & Helmi, AF. (2000). Faktor-faktor Penyebab Perilaku merokok Pada Remaja. Jurnal Psikologi Universitas gadjah mada 2. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.

Nasution, Indri K. 2007. Perilaku Merokok pada Remaja. Sumatera Utara: Universitas Sumatera utara

Sitepoe. 2000. Kekhususan Rokok Indonesia. Jakarata: Gramedia

Sukendro, Suryo. 2007. Filosofi Rokok: sehat tanpa berhenti merokok. Yogjakarta: Pinus Book Publisher

Triswanto, Sugeng D. 2007. Stop merokok. Yogjakarta: Progresif Books.

Referensi Media

Anonym. (2011). ”21 juta anak Indonesia merokok”, di unduh dari (http://bebasrokok.wordpress.com/tag/jumlah-perokok-indonesia/), pada 26 Oktober 2013.

Anonym. (2011). “Pencegahan Merokok di Kalangan Anak dan Remaja”. http://www.sampoerna.com/id_id/responsibility/how_we_operate/youth_smoking_prevention/pages/youth_smoking_prevention.aspx, pada 3 November 2013.

Ismail, Habib. (2013). http://smilewithismail.blogspot.com/2013/04/tips-berhenti-merokok-paling-mudah.html, pada 3 November 2013

Kementerian Kesehatan Republic Indonesia. (2009). “Rokok Membunuh Lima Juta

Orang Setiap Tahun”, di unduh dari (http://www.depkes.go.id/index.php?vw=

2&id=458), pada 24 Oktober 2013.

Kementerian Kesehatan Malaysia.(2011).  “Bahaya Merokok”, di unduh dari http://www.infosihat.gov.my/infosihat/isusemasa/Bahaya%20Merokok.php, pada 3 November 2013

Lisa. (2013). “4 Organ Yang Rusak Akibat Merokok”,  di unduh dari http://www.pagaralamkota.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=709:4-organ-yang-rusak-akibat-merokok&catid=56:artikel, pada 3 November 2013

www.KamusBahasaIndonesia.org

Tags: Ceo Mujahid Dakwah MediaFounder Mujahid Dakwah.ComMuhammad AkbarOpiniPendidikanRealita Pemuda IndonesiaRokok di Kalangan Remaja
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Tunjukkan Ke Dunia Ri Punya Solidaritas, Mari Tak Berpesta Di Malam Tahun Baru

Next Post

Abad 15 Hijriyah Serta Perkembangan Islam – Muh. Abid Fauzan, S.Pd.I

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis
    INDONESIA

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga
    Al-Maqdisi Studies

    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga

    Juli 10, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1642 shares
      Share 657 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      901 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Pembantaian di Gaza masih terjadi, puluhan hingga ratusan nyawa melayang setiap hari, dan kita tidak tahu, kapan semua ini akan berhenti..  Ditengah heningnya dunia akan isu ini, Jurnalis di Gaza berteriak setiap hari, menyampaikan berita dengan mempertaruhkan semua yang mereka miliki.. Hingga saat ini, lebih dari 260 jurnalis telah pergi meninggalkan dunia ini..  Namun misi dan perjuangan mereka tak akan pernah berhenti dan tak akan pernah mati..  Suara-suara Gaza masih bertahan hingga saat ini.. dengan berani, mereka terus menyuarakan apa yang terjadi.. tanpa perlindungan, sumber daya, ataupun jaminan jika mereka bisa bertahan hingga Gaza merdeka nanti..  Percayalah, suara mereka tetap hidup dan kebenaran pasti akan menang..  #gaza #gazaunderattack #palestine #jurnalis #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pakaian yang menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh ketika mengikuti karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Imbauan ini merupakan upaya preventif guna mencegah terselubungnya kampanye gerakan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).  “Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ujar Kiai Muiz Ali.  Kita menghargai perbedaan, tapi bukan dengan penyimpangan.  Tetap jaga diri dan keluarga kita agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai agama, moral dan bangsa kita..  Selanjutnya baca di: https://mujahiddakwah.com/2026/08/mui-ingatkan-karnaval-agustusan-jangan-dijadikan-ajang-kampanye-lgbt  #indonesia #lgbt #hutri #tolaklgbt #mui
    • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan resmi menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Isi utama perjanjian tersebut meliputi: Serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ketiga negara berkomitmen untuk memberikan respons bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah disepakati. Meningkatkan kerja sama militer melalui latihan gabungan, interoperabilitas pasukan, serta pertukaran personel militer. Memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan untuk menghadapi ancaman terorisme, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur strategis. Mengembangkan industri pertahanan melalui riset, pengembangan teknologi, produksi bersama, dan transfer teknologi. Perjanjian ini ditegaskan bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas serta keamanan kawasan, bukan ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah bagi kawasan dan dunia Islam, para pejabat mengatakan bahwa "Arsitektur keamanan regional telah didesain ulang melalui Perjanjian Mekkah." #turkey #duniaislam #arabsaudi #makkah #islam
    • G4z4 Berduka!!! 112 Syuhada di Makamkan Secara Massal, Bukti Nyata Gen0sid4 yang Tak Kunjung Henti. Ratusan warga G4z4 mengiringi pemakaman 112 anggota keluarga Al-Hassayneh dan Abu Shari'ah di Kota G4z4, Selasa (4/8/2026), Jenazah ini berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan penjajah zionis Isr4el. Mereka bukan sekadar angka, mereka adalah manusia yang menunggu lebih dari 2,5 tahun di bawah reruntuhan, hingga akhirnya dikeluarkan dan diberikan hak terakhir mereka untuk mengucapkan selamat tinggal! Apakah 73.375 Jiwa Gaza yang gugur dan 175.000 terluka tak mampu menghentikan ini semua? Kemana hati nurasi kemanusiaan yang lantang diucapkan itu?? Ingatlah, diam dan acuh tak pedulimu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak. Bangkitlah umat Islam, nyawa saudaramu gugur tiap harinya. Roketkan doamu ke langit agar Allah berikan kemenangan-Nya... Semoga Allah menjadikan mereka syahid di Jalan-Nya dan dan masukkan ke dalam Jannah-Nya. Allahumma Aaamiin..🤲🤲😭😭 #gaza #gazaunderattack #palestina #freepalestine🇵🇸 #masjidalaqsa
    • G4z4, kuburan massal terbesar di dunia. G3nosid4 belum benar-benar berakhir bagi ribuan keluarga di G4z4. Hingga hari ini, diperkirakan 10.000 orang masih hilang, diduga terkubur di bawah jutaan ton puing. Bagi keluarga mereka, penantian untuk menemukan dan menguburkan orang yang dicintai masih berlanjut. G4z4 bersiap menggelar pemakaman massal untuk 112 warga P4lestin4 dari keluarga Abu Sharia dan Al-Hasaina, yang jenazahnya ditemukan dalam dua pekan terakhir dari bawah reruntuhan kompleks perumahan di lingkungan Sabra, Kota Gaza. Keluarga-keluarga itu tewas ketika pasukan Isr4el menyerang wilayah tersebut pada 22 November 2023, meninggalkan ratusan orang terkubur di bawah puing. Sejauh ini, hanya 112 jenazah yang berhasil ditemukan, sementara nasib banyak lainnya masih belum diketahui. SC: @faruqnaufals #palestina #freepalestine🇵🇸 #gaza #gazaunderattack #baitulmaqdis
    Next Post

    Bagaimana Hukumnya Menerima Beasiswa LPDP?

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media