• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Minggu, Agustus 16, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Gelar Dialog Kebangsaan Dorong Kemandirian Ekonomi

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Ketua MUI Kecam Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an: Pelecehan Harus Diproses Hukum

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Jelang Muktamar V Wahdah Islamiyah, Kemenhaj Dorong Ormas Islam Manfaatkan Peluang Kebijakan Dam Jamaah Haji di Tanah Air

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Gelar Dialog Kebangsaan Dorong Kemandirian Ekonomi

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in KHAZANAH, Pendidikan & Ilmu

Budaya Ilmu Sebagai Asas Kebangkitan Peradaban

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 11 mins read
Juni 16, 2026
598
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

“Kami ridha dan rela pembagian Yang Maha Kuasa atas kami ilmu, dan bagi musuh-musuh kami, harta. Karena harta dalam waktu dekat akan binasa, sementara ilmu akan terus kekal dan senantiasa ada. Orang-orang bodoh (yang enggan dan malas menuntut ilmu) lama-kelamaan akan “mati”, meskipun belum datang kematian untuk mereka. Sekalipun belum dikubur, jasad mereka seakan telah menjadi kuburan yang hina. Mereka seperti orang yang mati, namun berjalan-jalan di alam dunia.

Pada hakikatnya, keberadaan mereka di muka bumi, adalah suatu ketiadaan. Sementara orang-orang berilmu, sekalipun ajal menjemput, mereka akan selalu hidup di tengah umat manusia. Mereka akan terus hidup kekal setelah kematiannya, bahkan setelah tulang-berulang mereka hancur seketika di dalam kubur.” Begitulah sedikit penggalan kalimat yang ditulis al-Zarnuji dalam Ta’lim Muta’allim-nya.

Ilmu itu bagaikan motor penggerak pemikiran dan aktifitas manusia. Tanpanya, hendak dikemanakan arah pikiran manusia nantinya dan apa jadinya amal yang hendak dijelmakan olehnya? Tanpanya, bagaimana insan adabi dapat tercipta? Bagaimana bisa setiap insan berjalan di jalan yang benar menuju Tuhannya? Tanpanya, turunlah derajat serta martabat manusia dihadapan Tuhan dan manusia lainnya. Dan tanpanya, hilanglah klasifikasi yang semestinya membedakannya antara umat manusia dengan hewan.

You might also like

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

Juni 16, 2026

Ilmu Sebagai Asas Peradaban

Ilm is Islam, tegas Franz Rosenthal dalam karyanya, Knowledge Triumphant: The Concept of Knowledge in Medieval Islam. Pada dasarnya, Islam memang agama ilmu, dan peradabannya adalah peradaban yang juga menjunjung tinggi semangat keilmuan. Artinya, ilmu adalah barang berharga dalam Islam, dan Islam memberikan ruang khusus bagi ilmu, aktivitas, dan para pengembannya.

Dalam buku Budaya Ilmu-nya, Prof. Wan Mohd Nor Wan Daud mengatakan, “Ilmu adalah teras sistem nilai agama Islam dan menduduki tempat yang amat tinggi dalam pandangan alam, syariah, akhlak dan tamadun Islam.”

Islam menempatkan ilmu sebagai kewajiban, tolak ukur kemuliaan manusia serta kebangkitan negara dan agama.
Sebab, tanpa adanya ilmu, Apa artinya kehidupan insan serta kewujudan peradaban Islam di mata dunia?

Ilmu yang sudah mentradisi adalah asas dari setiap kejayaan, kekuatan, serta kebahagiaan setiap umat dan bangsa. Sirnanya keelokan budaya ilmu, juga menjadi pertanda lenyapnya cahaya setiap manusia dan peradaban mereka, bahkan sampai kepada taraf kebergantungan kepada peradaban lain, yang lebih kokoh tradisi keilmuannya.

Sudah semestinya kita sama sama insaf, bahwa jumlah tenaga manusia, tentara, dan kekuatan lainnya, bukanlah kekuatan hakiki setiap bangsa. Yakinlah bahwa itu semua tidak bisa memberikan arah dan makna pembangunan yang menyeluruh bagi setiap negara. Sebab, tengoklah sejarah! Mereka yang sebatas kuat militer dan sebagainya, namun lemah budaya ilmunya harus rela memeluk dan menganut nilai-nilai bahkan ciri tamaddun lain yang ditaklukinya. (Wan Mohd Nor Wan Daud, Penjelasan Budaya Ilmu, 1997: 10-11).

Mungkin akhir-akhir ini, sebagian dari kita sedang dalam jurang kehinaan akibat kebodohan yang dipendamnya. Firman Yang Maha Kuasa, “Wa qur Rabbi zidni ilman,” telah diabaikannya. Mereka telah lupa bahwa harta yang mereka pendam seumur hidupnya, jabatan yang mereka pertahankan terlalu lama, popularitas yang mereka banggakan dan pamerkan di dunia nyata dan maya, tidak membuat peradaban ini menjadi bahan pembicaraan karena keagungannya. Atau minimal, disegani, diwaspadai, dan ditakuti oleh lawan-lawannya.

Kini, terbang entah kemana rasa kebanggaan serta kemuliaan budaya ilmu dalam benak mereka. Mulai dari budaya membaca, menulis, bertanya, sampai berdiskusi, telah berubah menjadi sekedar kata-kata tanpa tau makna dan arah tujuannya. Layaknya pedang yang tumpul, yang pudar ketinggian nilai serta fungsi utamanya.

Terjun ke dunia politik tidak salah, namun kurang tepat manakala minus konsumsi intelektualitasnya. Bukankah begitu yang dahulu dicontohkan M Natsir, Buya Hamka, Agus Salim, KH. Hasyim Asy’ari, Ahmad Dahlan, Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, dan para pejuang kita lainnya, melalui kalam dan tinta emas mereka?

“Ada pahlawan di medan perang, dengan pedang di tangan dan ada pula pahlawan di garis belakang merenung kitab. Keduanya penting dan keduanya isi-mengisi. Apa yang diperjuangkan di garis muka, kalau tidak ada di belakang yang mengisi ruhani?” tegas Hamka dalam kitab tafsirnya.

Mungkinkah budaya ilmu telah musnah, terbakar hangus sampai hilang dari memori umat manusia, Muslim khususnya? Benarkah telah hilang nilai serta kemuliaan aktivitas tersebut dalam hati dan pikiran mereka? Apakah Tepat jika dikatakan bahwa telah hilang semua gambaran itu, hancur berkeping-keping tanpa sisa? Bisakah dibenarkan pikiran mereka, bahwa ketiadaan budaya ilmu, tidak akan membuat peradaban ini jatuh tersungkur dalam lubang kehinaan dan kebodohan, layaknya hewan ternak di kandangnya? Nyatakah ini semua?

Kalau begitu faktanya, bagaimana peradaban ini bisa naik ke pentas dunia? Dan kalau itu sungguh nyata, bagaimana peradaban ini (Islam) bisa mengulang kembali sejarah kegemilangan serta keemasannya?

Tradisi Ilmu Dalam Islam

Dahulu, kehadiran sang pembawa rahmat bagi alam semesta dan seluruh manusia, merupakan kehadiran budaya ilmu di tengah masyarakat. Ia Menanamkan jiwa haus ilmu dan gila menulis apa-apa yang keluar dari lisannya. Hal itu dapat kita lihat melalui komunitas Ashabus al-Suffah, yang menjadi tonggak awal tradisi intelektual dalam Islam yang mengkaji kandungan wahyu dan hadits-hadits nya. Bahkan sampai melahirkan berbagai disiplin ilmu yang terus berkembang pesat oleh mereka yang disebut sebagai “khairul qurun”. Maka, berdasarkan teks wahyu yang didukung oleh tradisi intelektual, Islam menjelma menjadi peradaban yang hebat (Hamid Fahmi Zakasyi, Worldview Islam Asas Peradaban, 2011: 25-26).

Melalui tradisi intelektual, Rasul berhasil menciptakan generasi gemilang yang tangguh ke alam dunia. Kata Abul Hasan Ali an-Nadwi, generasi itu mencirikan Iman, kepercayaan, amal, akhlaq, pendidikan, kesucian jiwa, ketinggian budi pekerti, kesederhanaan, maupun kesempurnaannya. Mereka itulah generasi ideal yang siap ditempatkan dimana saja, siap melanjutkan panji Islam dan risalah kenabian, serta siap menjadi teladan bagi umat Muhammad di era selanjutnya.

Begitu juga dengan kegemilangan di masa Khulafaur Rasyidin abad ke 7 hingga Turki ‘Utsmani abad ke-19. Itu tidak akan pernah lepas dari faktor kegemilangan ilmu pengetahuan yang terus membekas, khususnya di masa Abbasiyah. “Apa yang tersirat dari kegemilangan kekuasaan politik Islam sejak masa Khulafa al-Rasyidun abad ke 7 M hingga kekhalifahan Turki Utsmani abad 19, adalah kegemilangan ilmu pengetahuan,” (2011: 58).

Menegaskan Kalam di atas, Maryam Jameelah mengatakan, “Bahkan musuh-musuh kita pun tidak bisa menyangkal kenyataan historis bahwa selama lebih dari 500 tahun (mulai abad ke-8 sampai abad ke-13) orang-orang Islam memimpin dunia dalam bidang sains, kedokteran, matematika, perdagangan, dan industri.

Meskipun asal-usul angka “nol” dan apa yang disebut “angka Arab” adalah dari India Hindu dan kertas, percetakan serta bubuk mesiu adalah penemuan-penemuan bangsa Cina, tetapi hanyalah orang-orang Islam yang menyadari potensialitas kegunaan benda-benda tersebut. Dalam praktek kedokteran, orang-orang Islam memang menerapkan pengetahuan bangsa Yunani sampai pada tingkat paling tinggi, akan tetapi adalah suatu penghinaan besar terhadap penyempurnaan mereka untuk menduga bahwa mereka semata-mata meminjam, memelihara dan mengedarkan kepada orang-orang lain pengetahuan orang-orang zaman dahulu dan sama sekali tidak memberi sumbangan-sumbangan dari mereka sendiri. Adalah orang Islam dan sama sekali bukan orang lain yang, melalui media kaya bahasa Arab, meletakkan dasar-dasar matematika, kimia, fisika, farmasi, dan kedokteran kontemporer sebagaimana yang kita kenal dewasa ini. orang-orang Eropa hanyalah membentuk superstruktur di atas dasar-dasar tersebut. Kedokteran Yunani adalah induk dari kedokteran modern. Hingga abad ke-17 Canon Ibnu Sina merupakan buku teks standar di semua sekolah kedokteran di Eropa.” (Maryam Jameelah, Di Tengah Kemelut Kebudayaan Islam Ditantang, 1985: 29-30).

Di masa itulah Peradaban Barat harus membayar hutangnya terhadap Islam supaya impas. Sebab di masa itulah, kebrutalan dan kehidupan barbar orang Barat sangatlah buas. Itulah yang kemudian Diguyur oleh umat Islam dengan Budaya ilmu yang sagat deras. Meskipun kata Tim Wallace Murphy dalam What Islam Did For Us-nya, jasa Islam dalam menaikkan derajat orang orang Barat dengan ilmu pengetahuan, tidak akan mampu terbayar lunas. Dan kata Muhammad Asad dalam Islam at the Crossroads-nya, jasa itu jauh lebih besar dari apa yang sudah diberikan oleh “renaissance” kepada Barat

Belajar Dari Mereka

Tidakkah kita malu dengan para ulama-ulama kita dahulu.
Mereka yang rela megorbankan harta, tenaga, dan waktu, demi ilmu. Mereka yang tidurnya sedikit, tapi mampu menghasilkan berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus karya ilmiah berupa buku. Bukan kita yang sedikit-sedikit tidur, tanpa sedikitpun bisa mengimbangi para ulama dahulu. Mereka yang karyanya mampu melebihi usia yang diberikan oleh Sang Pemberi ilmu Mereka yang kapanpun dan dimanapun, selalu melakukan hal yang sangat subtansial, yakni aktivitas keilmuan tanpa jemu. Institusi pendidikan, rumah, sampai tempat perdagangan, mereka jadikan itu sebagai sarana pembelajaran dan pendidikan, tanpa peduli ruang dan waktu.

Selain itu, tidakkah kita malu dengan peradaban-peradaban lain di luar sana, yang tidak secara eksplisit menjelaskan keagungan budaya ilmu, namun bisa menjadi kiblat keilmuan bagi sebagian besar para akademisi.

Lihatlah peradaban Yahudi. Rendahnya kuantitas tidak menutup pintu keilmuan bagi mereka. Keseriusan serta pengorbanan mereka terhadap ilmu, menjadi titik balik mereka, dari kaum diaspora, menjadi kaum penunggang dunia Kemunculan Baruch Spinoza, ahli falsafah, Albert Einstein, dalam bidang sains, Karl Marx dalam bidang politik dan sosio-ekonomi, dan Sigmund Freud dalam bidang psikologi, menjadi bukti nyata akan besarnya pengaruh intelektualitas mereka. “Pemikiran dan fahaman dalam bidang agama, falsafah, perundangan, undang-undang, sains, sastera, institusi politik, idea akhlak, semuanya digerakkan oleh ombak pemikiran Yahudi,” Kata Prof. Wan dalam buku Budaya Ilmu-nya.

Lihatlah peradaban Barat. Disamping betapa sekuler dan materialis-nya, mereka masih sangat mendudukkan tradisi ilmu di tempat yang mulia. Nilai-nilai sekulerisme itulah yang menjadi bahan utama dalam mengolah tradisi ilmu menjadi sangat baik untuk dicerna. Kita bukan hendak menerima teori Galileo-Galilee, Charles Darwin, dan Marie Curie dan konco-koconya. Kita bukan hendak meniru cara pandang manusia Barat, juga cara berpikir mereka. Tapi kita hendak mencontoh bagaimana kesungguhan mereka dalam menciptakan satu teori yang pengaruhnya tersebar sampai ke hampir penjuru dunia. Atau dalam bahasa Asad:

“Kita harus punya kemauan untuk belajar dan untuk maju dan menajadi efisien seperti bangsa-bangsa Barat dalam bidang ilmu pengetahuan dan ekonomi. Tetapi yang tidak boleh dikehendaki kaum Muslimin yalah melihat dengan mata Barat, berpikir dengan pikiran Barat; mereka tidak boleh, kalau mereka berhasrat untuk tetap Muslim, berkehendak untuk menukar peradaban spirituil Islam dengan eksperimen-eksperimen Barat yang materialistik. (Islam at the Crossroads, 1987: 80-81).

Lihatlah peradaban Jepang yang dulunya hancur lebur tatkala kasus pemboman Hirashima-Nagasaki, namun bisa segera bangkit, bahkan melebihi Amerika dan kawan-kawannya. kepekaan pemimpin, institusi dan rakyat Jepang terhadap ilmu dan maklumat dan kesungguhan mereka mengumpulkan dan menggunakan ilmu untuk faedah mereka, itulah faktor terbesarnya, sebagaimana yang dicetuskan oleh Prof. Ezra Vogel.

“Manusia tidak dilahirkan mulia atau hina, kaya atau miskin, tetapi dilahirkan sama dengan yang lain. Sesiapa yang gigih belajar dan menguasai ilmu dengan baik akan menjadi mulia dan kaya, tetapi, mereka yang jahil akan menjadi papa dan hina.” Begitulah kalimat Yukichi Fukuzawa, berjudul Galakkan Pelajaran pada tahun 1882, yang menjadi pegangan masyarakat Jepang untuk kembali bangkit dari keterpurukannya. (Lebuh jauh, Wan Mohd Nor Wan Daud, Penjelasan Budaya Ilmu, 1997: 16-30).

Penutup: Jangan Lupakan Budaya Ilmu!

Maka sudah saatnya budaya ilmu dihidupkan kembali. Yaitu dengan berusaha menjadi seorang pembelajar yang rela berkorban demi agama dan negeri. Sejatinya, seorang pembelajar itu pasti seorang yang mandiri dalam menuntut ilmunya. Ia sudah merasa bahwa dirinya butuh kepada ilmu. Kemanapun dan dimanapun ilmu itu berada, ia akan mengejarnya. Dan sejatinya, seorang pembelajar pasti sudah terkait dengan sifat senang berfikir kritis, diskusi, bertanya, menganalisis, dan berani berbuat demi kemuliaan peradabannya.

Umat ini membutuhkan para penuntut ilmu dan para pembelajar yang giat memberikan cahaya keilmuannya, tatkala kegelapan sedang melanda. Ketiadaan ilmu, seakan menyiratkan ketiadaan Islam. Kemunduran para pembelajar, seakan merefleksikan peredupan cahaya Islam secara masif dan hina. Kalau tradisi keilmuan terus diabaikan dan mengalami pembatasan, bagaimana peradaban ini mau memimpin dunia?

Ingatlah, “Masyarakat yang beradab juga masyarakat yang menghargai aktivitas keilmuan. Tentu menjadi tidak beradab, jika aktivitas keilmuan dikecilkan, sementara aktivitas hiburan terlalu diagung-agungkan. Tidak mungkin suatu bangsa akan maju jika tidak menjadikan tradisi ilmu sebagai bagian dari tradisinya,” tegas aba dalam 10 Kuliah Agama-nya.

Serta renungkanlah, bahwa “Salah satu faktor utama penyebab ketertinggalan umat Islam adalah kebodohan, sampai-sampai ada diantara mereka yang tidak dapat membedakan antara arak dan cuka. Alhasil, orang-orang bodoh itu pasrah saja menerima permasalahan yang disodorkan tanpa tahu cara menolaknya,” jelas Syaikh Syakib Arslan dalam kitabnya yang terkenal, Limadza Taakhkhara al-Mulimun wa Limadza Taqaddama Ghairuhu.

Sekarang adalah pilihan kita, untuk menjadi yang biasa-biasa saja, atau hendak menjadi seorang pengukir sejarah? Hendak membangkitkan peradaban ini dengan lelah, atau tersungkur jatuh bersama peradaban ini dengan pasrah? Hendak bersusah payah dengan budaya ilmu demi bangkitnya peradaban Islam, atau bersenang-senang dengan kegemilangan materi duniawi, dan rela melihat peradabannya sendiri masuk ke dalam lubang kehinaan dan kebodohan?

Maka, mari sama-sama kita hidupkan budaya ilmu ditengah kemelutnya zaman. Saatnya kita bangkitkan tradisi ilmu secara perlahan, namun penuh dengan kepastian. Sepatutnya, kita mengulang kembali sejarang keemasan Islam yang kental dengan kegemilangan ilmu pengetahuan. Dan, sekaranglah saatnya kita letakkan peradaban Islam di puncak, dengan budaya ilmu.

Epilog: Kekhasan Budaya Ilmu Dalam Islam

Berbeda dengan Barat dan yang lainnya, Islam mempunyai budaya ilmu yang khas. Sebab, sekarang ini ada beberapa kalangan berusaha menyuburkan budaya nafi atau penolakan ilmu bahkan sampai pada taraf pengingkaran terhadap ilmu. Menurut Prof. Wan, diantara bentuk pengingkarannya, menafsirkan ilmu tidak sesuai dengan cara pandang Islam, memperjuangkan ilmu untuk tujuan yang salah, mengkaburkan klasifikasi ilmu, tidak mengarahkan murid menjadi manusia yang baik dan bermanfaat, dan masih banyak lagi. Ia juga mempermasalahkan kepada kebanyakan orang yang pintar ilmu fardhu kifayah namun lupa dengan ilmu fardhu ain. Itulah bentuk salah satu ingkar ilmu.

Sebelum itu, kita mesti sama-sama insaf, bahwa ilmu dalam Islam, bukan sekedar informasi, meskipun ilmu harus meliputi informasi. Sebab kalau begitu, apakah kita akan mengatakan komputer berilmu karena bisa menyimpan berbagai informasi? Ilmu juga bukan sekedar kemahiran atau keahlian. Sebab monyet yang ahli memanjat pohon, tidak bisa kita katakan bahwa monyet itu berilmu tentang pohon itu.

Mengutip Prof al-Attas, ia mengatakan bahwa ilmu adalah makna yang tiba ke dalam diri si pencari ilmu itu. Tapi ilmu juga makna yang dicari oleh para pencarinya. Informasi tidak bermakna bagi komputer. Pohon tidak bermakna kepada monyet tadi. Tapi makna itu tidak akan diberikan manakala ia tidak berbuat sesuatu. Supaya ia dianggap layak mendapat ilmu, maka ia harus berusaha, berfikir belajar, berdiskusi, merenung, berdebat, dan sebagainya.

Dengan makna itulah kita bisa mengenal Tuhan, diri, sehingga tahu tujuan hidup dengan sebaik baiknya. Dengan begitu, akan lahir insan adabi, yang baik (pemikiran dan tindakannya) serta bermanfaat. Jadi, ilmu bukan sekedar informasi yang kita serap. Bukan sekedar menguasai bidang bidang tertentu saja. Insan adabi atau mereka yang siap menjadi orang dewasa yang bertanggungjawab terhadap Tuhan, diri, dan orang lain, Inilah yang masih minus dalam peradaban barat, sebagaimana yang ditulis juga oleh sejarawan Amerika bernama Carrol Quiegley, dalam bukunya, Tragedy and Hope.

Maka inti budaya ilmu dalam Islam, adalah meluruskan worldview, mengenal Tuhan, dan menanamkan adab dalam diri setiap insan. Ilmu itu adalah maklumat yang bermakna. Mereka (orang-orang selain kita) boleh berbahasa asing, menulis banyak karya ilmiah, mencapai gelar yang tinggi, namun ingatlah, manakala mereka kekeringan adab, jauh dari mengenal Allah SWT, dan malas beribadah, hanya kesia-siaan yang timbul dan hanya akan menumbuhkan new barbarian ke muka buni. Kalau begitu jadinya, maka yang didapatinya bukanlah ilmu, melainkan sebatas informasi atau maklumat belaka yang kekeringan makna.

Intinya, budaya ilmu dalam Islam, adalah budaya ilmu yang berkaitan erat dengan penanaman adab, yang mendisiplinkan pikiran, hati, dan jasad seseorang. Konsep budaya ilmu ini, bukan sekedar menjadikan orang semangat mencari ilmu dan mendapat ijazah juga gelar lalu bisa bekerja. Tapi tujuan utama dari budaya ilmu yang ingin dibangun oleh agama kita adalah untuk memperbaiki manusianya, untuk menciptakan manusia yang beradab.

Namun, hal itu tidak akan terjadi manakala institusi tidak menerapkan tiga langkah ini: (1) Mendahulukan penanaman adab. (2) Mengutamakan ilmu fardhu ain. (3) Memilih ilmu fardhu kifayah yang tepat, sesuai dengan potensi masing-masing anak dan kebutuhan umat.

*************

Ahad, 16 Agustus 2020
At-Taqwa College Cilodong-Depok

Penulis: Fatih Madini
(Mahasiswa At-Taqwa College Depok, Penulis Buku dan Kontributor mujahiddakwah.com)

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: IlmuPendidikan dan IlmuPeradaban IslamUstadz Fatih Madini
598
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

Next Post

Serangan Nine Eleven Yang Menggoncang Dunia (Bag 1)

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis
    INDONESIA

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga
    Al-Maqdisi Studies

    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga

    Juli 10, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1642 shares
      Share 657 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      901 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah, Kiyai Muhammad Zaitun Rasmin mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) yang menggunakan tantangan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari gimmick pemasaran.  Aksi tersebut menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan sebuah booth produk minuman beralkohol memberikan tantangan hafalan Surah Ad-Duha kepada pengunjung beredar luas di media sosial.  Menurut Kiai Zaitun Rasmin, penggunaan Al-Qur’an untuk kepentingan pemasaran produk yang jelas bertentangan dengan ajaran Islam merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan sangat melukai perasaan umat Islam.  “Demi marketing, demi gimmick, Al-Qur’an yang sangat dimuliakan umat Islam justru dilecehkan. Ini melukai hati seluruh umat Islam,” tegas Kiai Zaitun, Rabu, (12/8/2026).  Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan permintaan maaf atau klarifikasi dari pihak terkait. Menurutnya, kasus tersebut perlu diusut secara serius untuk memastikan adanya pertanggungjawaban.  “Ini harus diusut dan dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.  Kiai Zaitun berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi seluruh pelaku usaha serta penyelenggara kegiatan agar menghormati nilai-nilai agama dan tidak menggunakan simbol ataupun ajaran agama sebagai gimmick pemasaran yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.  #zaitunrasmin #nasional #mui #penistagama
    • Pembantaian di Gaza masih terjadi, puluhan hingga ratusan nyawa melayang setiap hari, dan kita tidak tahu, kapan semua ini akan berhenti..  Ditengah heningnya dunia akan isu ini, Jurnalis di Gaza berteriak setiap hari, menyampaikan berita dengan mempertaruhkan semua yang mereka miliki.. Hingga saat ini, lebih dari 260 jurnalis telah pergi meninggalkan dunia ini..  Namun misi dan perjuangan mereka tak akan pernah berhenti dan tak akan pernah mati..  Suara-suara Gaza masih bertahan hingga saat ini.. dengan berani, mereka terus menyuarakan apa yang terjadi.. tanpa perlindungan, sumber daya, ataupun jaminan jika mereka bisa bertahan hingga Gaza merdeka nanti..  Percayalah, suara mereka tetap hidup dan kebenaran pasti akan menang..  #gaza #gazaunderattack #palestine #jurnalis #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pakaian yang menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh ketika mengikuti karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Imbauan ini merupakan upaya preventif guna mencegah terselubungnya kampanye gerakan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).  “Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ujar Kiai Muiz Ali.  Kita menghargai perbedaan, tapi bukan dengan penyimpangan.  Tetap jaga diri dan keluarga kita agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai agama, moral dan bangsa kita..  Selanjutnya baca di: https://mujahiddakwah.com/2026/08/mui-ingatkan-karnaval-agustusan-jangan-dijadikan-ajang-kampanye-lgbt  #indonesia #lgbt #hutri #tolaklgbt #mui
    • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan resmi menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Isi utama perjanjian tersebut meliputi: Serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ketiga negara berkomitmen untuk memberikan respons bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah disepakati. Meningkatkan kerja sama militer melalui latihan gabungan, interoperabilitas pasukan, serta pertukaran personel militer. Memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan untuk menghadapi ancaman terorisme, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur strategis. Mengembangkan industri pertahanan melalui riset, pengembangan teknologi, produksi bersama, dan transfer teknologi. Perjanjian ini ditegaskan bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas serta keamanan kawasan, bukan ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah bagi kawasan dan dunia Islam, para pejabat mengatakan bahwa "Arsitektur keamanan regional telah didesain ulang melalui Perjanjian Mekkah." #turkey #duniaislam #arabsaudi #makkah #islam
    • G4z4 Berduka!!! 112 Syuhada di Makamkan Secara Massal, Bukti Nyata Gen0sid4 yang Tak Kunjung Henti. Ratusan warga G4z4 mengiringi pemakaman 112 anggota keluarga Al-Hassayneh dan Abu Shari'ah di Kota G4z4, Selasa (4/8/2026), Jenazah ini berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan penjajah zionis Isr4el. Mereka bukan sekadar angka, mereka adalah manusia yang menunggu lebih dari 2,5 tahun di bawah reruntuhan, hingga akhirnya dikeluarkan dan diberikan hak terakhir mereka untuk mengucapkan selamat tinggal! Apakah 73.375 Jiwa Gaza yang gugur dan 175.000 terluka tak mampu menghentikan ini semua? Kemana hati nurasi kemanusiaan yang lantang diucapkan itu?? Ingatlah, diam dan acuh tak pedulimu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak. Bangkitlah umat Islam, nyawa saudaramu gugur tiap harinya. Roketkan doamu ke langit agar Allah berikan kemenangan-Nya... Semoga Allah menjadikan mereka syahid di Jalan-Nya dan dan masukkan ke dalam Jannah-Nya. Allahumma Aaamiin..🤲🤲😭😭 #gaza #gazaunderattack #palestina #freepalestine🇵🇸 #masjidalaqsa
    Next Post

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 3): Syaikh Arsyad Al-Banjari, Ulama Pendidik dan Penegak Syariat di Kalimantan

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media