MUJAHIDDAKWAH.COM, IRLANDIA – Para pemain sepak bola dan tokoh publik Irlandia telah bergabung dalam kampanye yang semakin berkembang yang menyerukan Republik Irlandia untuk memboikot pertandingan UEFA Nations League mendatang melawan Israel terkait Genosida di Gaza.
Menurut Reuters, kelompok “Irish Sport for Palestine” mengirimkan surat terbuka kepada Asosiasi Sepak Bola Irlandia yang mendesak agar pertandingan tersebut dibatalkan, sebab Israel melakukan “genosida” selama perang di Gaza dan melanggar peraturan UEFA dan FIFA dengan mengizinkan pertandingan dimainkan di tanah Palestina yang diduduki.
Surat tersebut, berjudul “Batalkan Pertandingan,” ditandatangani oleh beberapa pemain Liga Irlandia, mantan manajer tim nasional Irlandia Brian Kerr, dan mantan pemain internasional Louise Quinn.
Kampanye ini juga mendapat dukungan dari tokoh-tokoh budaya, termasuk band rock Irlandia Fontaines D.C. dan aktor nominasi Oscar Stephen Rea.
Surat itu menyertakan komentar dari Roberto Lopes, kapten Shamrock Rovers dan presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Irlandia, yang mengatakan bahwa situasi kemanusiaan di Palestina harus diutamakan daripada pertimbangan olahraga.
“Irlandia memiliki kesempatan untuk mengambil posisi terdepan dan melakukan apa yang belum dilakukan negara lain,” kata Lopes, Kamis (07/05/2026).
Irlandia dijadwalkan menjamu Israel di Stadion Aviva di Dublin pada 4 Oktober 2026, sementara pertandingan lain antara kedua tim diperkirakan akan berlangsung di tempat netral pada 27 September 2026.
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Asosiasi Pendukung Sepak Bola Irlandia menemukan bahwa 76% responden menentang pertandingan tersebut.
Israel telah berkompetisi di kompetisi UEFA sejak awal tahun 1980-an setelah dikeluarkan dari turnamen sepak bola Asia pada tahun 1970-an menyusul penolakan beberapa negara Asia untuk bermain melawan tim Israel.
Sumber: Reuters












































































