MUJAHIDDAKWAH.COM, BANDUNG – Dalam deru perubahan zaman yang terus berubah, kemampuan berbicara tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi salah satu keterampilan penting bagi generasi muda. Di Pesantren Pertanian At-Taqwa Hidayatullah, Bandung Barat, kebutuhan itu dijawab melalui pelatihan Training Jago Bicara yang diikuti 65 peserta dari berbagai kalangan (12/4/2026).
Kegiatan ini tidak berdiri sendiri. BMH hadir sebagai bagian dari ekosistem pembinaan yang tidak hanya fokus pada aspek keagamaan, tetapi juga mendorong penguatan keterampilan praktis yang relevan bagi masa depan anak muda.
Melalui sinergi dengan Sekolah Trainer yang dipimpin Muhammad Sulaiman, pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan komunikasi yang efektif. Materi disampaikan secara interaktif, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga langsung merasakan proses belajar yang aplikatif.
Pembina yayasan, Ustadz Asep Juhana, menegaskan bahwa pelatihan seperti ini menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan zaman.
“Ini adalah bekal berkelanjutan bagi peserta untuk menghadapi perubahan yang ada,” ujarnya.
Pesan yang lebih luas disampaikan oleh Affan Fallas, Ketua Yayasan Cahaya Peradaban, yang menekankan pentingnya komunikasi sebagai kunci pengaruh.
“Siapa yang lihai dalam komunikasi, dialah yang mampu menggenggam dunia,” katanya.
Bagi peserta, pelatihan ini memberi dampak langsung.
Muhammad Idris, salah satu peserta, mengaku mendapatkan pengalaman baru, terutama dalam membangun kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.
Melalui kegiatan seperti ini, terlihat bahwa peran BMH tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga membuka ruang tumbuh bagi generasi muda.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat diarahkan untuk membangun kapasitas, bukan hanya memenuhi kebutuhan.
Laporan: Humas BMH














































































