MUJAHIDDAKWAH.COM, ACEH – LAZNAS Baitul Maal Hidayatullah (BMH) menggelar program “Dakwah Penyintas Bencana” di Masjid Al Ikhlas, Dusun Karya, Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat malam (20/2/2026), bertepatan dengan malam ke-3 Ramadhan 1447 H. Program ini mengusung tema “Bahagia dengan Berzakat”.
“BMH menyelenggarakan kegiatan ini untuk memperkuat spiritualitas masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana,” ungkap Adnan, Amil BMH di lokasi.
Selain memberikan bantuan material, BMH menghadirkan penguatan iman agar jamaah tetap kokoh dalam menghadapi ujian.
Panitia membuka kegiatan dengan sholat Isya dan Tarawih berjamaah. Selanjutnya, Ust. Mir Fakhri Ahmad menyampaikan tausiyah bertema kesabaran dan tawakal. Ia mengajak jamaah memaknai bencana sebagai ujian yang dapat mengangkat derajat keimanan.
“Saya berharap masyarakat penyintas di sini semakin kokoh dalam iman dan ibadah meski pernah diterpa bencana. Ramadhan ini harus menjadi momentum untuk bangkit secara spiritual,” ujar Ust. Fakhri.
Selain kajian, BMH menyalurkan mushaf Al-Qur’an kepada sekitar 60 jamaah. Jamaah menerima mushaf tersebut dengan antusias. Setelah itu, mereka langsung menggunakannya dalam kegiatan jaburan.
Jaburan merupakan tradisi tadarus bersama selepas Tarawih yang disertai penyajian makanan ringan. Malam itu, jamaah melaksanakan jaburan dengan mushaf baru dari BMH sehingga suasana ibadah terasa lebih khusyuk dan penuh syukur.
Ustaz Jamal selaku Imam Masjid Al Ikhlas menyampaikan apresiasi atas konsistensi BMH dalam mendampingi warga.
“Sejak masa tanggap darurat hingga Ramadhan ini, BMH terus hadir bersama kami. Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi penguat semangat untuk bangkit. Semoga Al-Qur’an ini semakin meningkatkan iman dan ibadah masyarakat,” ungkapnya.
Dengan demikian, program ini menjadi bagian dari pendampingan jangka panjang BMH bagi masyarakat terdampak bencana. Melalui penguatan spiritual, penyaluran mushaf, dan pelestarian tradisi lokal, BMH mendorong percepatan pemulihan psikososial warga.
“Ke depan, BMH akan melanjutkan program dakwah dan penyaluran Al-Qur’an ke wilayah lain di Aceh Tamiang serta daerah terdampak bencana lainnya,” tutup Adnan.
Laporan: Humas BMH

















































































