MUJAHIDDAKWAH.COM, SULAWESI TENGGARA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tenggara melalui Komisi Pengkajian dan Penelitian sukses menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Kontroversi Vaksin Covid-19: Kemaslahatan atau Mengejar Target?!. pada Sabtu, 28 Agustus 2021, pukul 09.30-12.00 WITA.
Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Sultra, Prof. Muh. Nurdin, M.Sc, mengungkapkan bahwa kegiatan webinar Online ini mendiskusikan tentang Kontroversi Vaksin di tengah masyarakat.
“Oleh karena itu diskusi pencerahan dan evaluasi ilmiah terkait Vaksin Covid 19 menjadi penting dilakukan untuk memastikan hipotesis herd immunity dapat terjadi atau sekedar mengejar target?,” ujarnya.
Webinar Nasional ini menghadirkan 2 narasumber yang sangat kompeten di bidangnya masing-masing, yakni Kombes. Pol. dr. Farid Amansyah, SpPD Finasim., selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri dan Prof. Dr. Chairul A. Nidom, drh. MS. selaku Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga (Unair) dan Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin – Professor Nidom Foundation/PNF.
Kombes. Pol. dr. Farid Amansyah, SpPD Finasim., selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri menyampaikan 4 tujuan Vaksinasi Covid-19.
“Tujuan vaksinasi diantaranya menurunkan angka mortalitas dan morbiditas akibat Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) untuk mencegah dan melindungi masyarakat, menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi,” pungkasnya.
Prof. Dr. Chairul A. Nidom, drh. MS yang juga Ketua Tim Riset Corona & Formulasi Vaksin – Professor Nidom Foundation/PNF menyampaikan keunggulan dan keuntungan Vaksin Nusantara.
“Keuntungan vaksin Nusantara diantaranya adalah bahan yang digunakan halal (tidak ada yang subhad), tidak menimbulkan KIPI (karena tidak menimbulkan inflamasi), bisa diberikan kepada anak-anak dan lansia, bisa diberikan kepada penderita KOMORBID, teknologi VAKNUS bisa bersifat khusus (seperti TNI/POLRI/Abdi Negara yang ditugaskan di daerah baru),” ujar Prof Nidom sebagaimana yang diterima mujahiddakwah.com dalam paparan materinya.
Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga (Unair) tersebut juga memberikan solusi atau cara meningkatkan kekebalan tubuh dan mampu melindungi diri kita dari Covid-19 selain dari Vaksinasi.
“Alternatif lain yang juga sangat efektif meningkatkan kekebalan tubuh dan mampu mengatasi Covid-19 adalah mengkonsumsi jahe, serai dan madu. Bahkan menjaga wudhu juga sangat baik dalam menjaga kesehatan tubuh dan mampu menghindarkan diri kita dari berbagai penyakit,” tegasnya.
Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom

















































































