• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Rabu, Agustus 12, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Gelar Dialog Kebangsaan Dorong Kemandirian Ekonomi

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Sulteng, Dorong Ketahanan Keluarga untuk Membangun Peradaban

    Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Sulteng, Dorong Ketahanan Keluarga untuk Membangun Peradaban

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    Semarak Muktamar V, Wahdah Islamiyah Sulteng Ajak Masyarakat Sehat Lewat Fun Walk Family

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    SDIT Rabbani Bone Kobarkan Semangat Kemerdekaan Lewat Merdeka Ceria 2026

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    MUI Ingatkan Karnaval Agustusan Jangan Dijadikan Ajang Kampanye LGBT

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Road to Muktamar V, Wahdah Islamiyah Gorontalo Gelar Dialog Kebangsaan Dorong Kemandirian Ekonomi

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Bebaskan Buta Aksara Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Targetkan 100 Ribu Peserta Dirosa dan 1.000 TPQ Baru hingga 2030

    Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Sulteng, Dorong Ketahanan Keluarga untuk Membangun Peradaban

    Semarak Muktamar V Wahdah Islamiyah di Sulteng, Dorong Ketahanan Keluarga untuk Membangun Peradaban

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in MUSLIMAH, Parenting

Pendidikan Keluarga (Bag 6): Ayah yang Dirindukan

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 8 mins read
Juni 16, 2026
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

FATIMAH ra telah memasuki usia cukup menikah. Beberapa sahabat senior kemudian datang untuk meminangnya. Yang pertama datang adalah Abu Bakar ra. Siapapun tahu, dia adalah orang yang paling dekat dengan Rasulullah Saw. Yang menemani Rasulullah Saw  setiap saat mengemban risalah. Tak perlu diragukan lagi keimanan dan kualitas personalnya. Ia juga seorang saudagar yang kaya raya. Namun, Rasulullah menolak lamarannya.

Datang kemudian Umar bin Khaththab ra. Orang yang dijuluki Al-Furqon oleh Rasulullah Saw. Yang paling jeli dan tegas membedakan mana yang benar dan yang salah. Lelaki terhormat dan pemberani yang disegani lawan maupun kawan. Juga memiliki harta yang tak sedikit. Namun, lamarannya pun bernasib sama; kandas ditolak Rasulullah Saw.

Para sahabat mulai bertanya-tanya, seperti apakah menantu yang diinginkan Baginda Rasul. Sekelas dua sahabat utamapun ditolaknya.

You might also like

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Juni 16, 2026

Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

Juni 16, 2026
Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

Juni 16, 2026
Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

Juni 16, 2026

Jauh dilubuk hati Rasulullah Saw, jawaban itu sebenarnya sudah ada. Jawaban dari seorang ayah yang mengerti putrinya. Baginda Rasul tahu benar figur pendamping seperti apa yang diidamkan putri bungsunya. Pesan itu sudah disampaikan Fatimah dengan halus. Namun, jelas.

Hingga pesan itu pun akhirnya terdengar oleh kaum Muslimin. Baginda Rasulullah Saw menerima pinangan Ali bin Abi Thalib. Pemuda beriman, pemberani, cerdas, dan terhormat. Namun yang lebih penting dari semua itu; ia adalah yang paling mirip dengan Baginda Rasul. Perawakannya, ketampanan, dan sikapnya; semua bagaikan cetak ulang Rasulullah Saw.  Meski dia bukanlah pria berharta.

Fatimah ra menginginkan lelaki yang kelak menjadi suaminya seperti ayahnya. Itulah pesan dari seorang anak perempuan yang sangat mencintai ayahnya. Ini juga arti besar seorang ayah dalam benak putrinya.

Akan tetapi, hari ini kitaberhadapan dengan kenyataan bahwa hanya sedikit anak yang mencintai dan mengidolakan ayahnya. Banyak anak yang hanya mengenal sosok fisik ayahnya tapi tidak benar-benar mengenal pribadinya. Apalagi mencintai figur orangtua lelakinya ini. Ayah hanya dikenal sebagai pencari uang dan pulang ketika malam menjelang.

Begitupun dalam dunia pendidikan. Pendidikan anak di usia dini hingga pendidikan dasar, selepas dari asuhan ibu di rumah didominasi oleh tenaga pendidik perempuan. Sehingga anak diusia dini banyak kehilangan stimulus kelaki-lakian.

Stimulus Kelelakian

Apa yang terjadi bila anak kehilangan stimulus kelaki-lakian? Maka, anak tersebut akan lebih mirip seperti perempuan dan kebiasannya. Bukan otomatis anak tersebut akan menjadi banci atau langsung menyimpang menjadi LGBT. Namun, menjadi seperti yang disebutkan Allah SWT dalam surat Az-Zukhruf ayat 18, “Atau orang yang dibesarkan dalam (keadaan) berperhiasan dan dia tidak dapat memberikan keterangan dalam pertengkaran.”

Artinya, anak yang kekurangan figur ayah dan stimulus kelaki-lakian kelak seperti yang digambarkan Allah SWT; yaitu senang berhias dan tidak dapat memberikan keterangan yang jelas dalam berargumentasi.

Gejala senang berhias ini dapat kita lihat ketika seorang anak mematut penampilannya. Apabila anak lelaki senang pilah-pilih outfit yang akan dikenakan, macho atau tidak perawakannya, kemudian dia senang memadu-madankan barang-barang yang melengkapi penampilan seperti jam tangan, topi, sepatu, dan lainnya; maka ia dipastikan senang berhias layaknya perempuan.

Apakah berarti tampil menawan dilarang bagi pria? Tentu saja tidak. Akan tetapi, kewajiban tampil menawan ini berlaku bagi mereka yang sudah beristri. Bagi lelaki, jejak kelelakianlah yang seharusnya lebih diperhatikan untuk dapat dilihat oleh publik. Layaknya para sahabat yang tidak memedulikan sekujur tubuh mereka yang penuh bekas luka akibat perang. Mereka tidak pernah pusing memikirkan adakah perempuan yang mau diperistri, jika melihat tangan mereka yang tinggal sebelah atau wajah mereka yang dipenuhi oleh bekas luka.

Di hari ini ketika perang belum terjadi di Bumi Pertiwi, selayaknya seorang lelaki Muslim lebih memperhatikan jejak kelelakian mereka dibidang teknologi, industri, dan terutama tafaquhfiddin; ketimbang sibuk memperhatikan penampilan. Karena, sekali lagi, menurut Allah SWT, inilah bagian dari sifat keperempuanan. Sifat yang kemudian menempel lekat pada lelaki dewasa karena ketika kecil, mereka kurang mendapatkan stimulus kelaki-lakian dari seorang ayah.

Sifat kedua yang identik dengan perempuan yang disebutkan Allah SWT dalam surat Az-Zukhruf ayat 18 ini adalah lemah dalam berargumentasi. Adalah sebuah kewajaran bagi perempuan, bila apa yang diungkapkan oleh lisannya didominasi oleh perasaan. Terlontar dalam barisan kalimat yang panjang, detail, dan dipenuhi oleh emoticon. Tapi, ini jadi hal yang tidak normal manakala dilakukan pula oleh kaum Adam.

Bila seorang istri bercerita pada suaminya dari mulai awal kejadian hingga akhir; lengkap dengan berbagai tafsiran yang berasal dari dirinya kemudian hanya ditanggapi, “Gitu ya?” oleh sang suami itu adalah hal wajar. Yang tidak wajar adalah jika sang suami ikut “ngerumpi” dan ikut membeberkan perasaannya sekaligus pengalaman hidup yang kira-kira relevan.

Suatu ketika, seorang anak lelaki  sebuah SDIT yang kehilangan sepasang sepatunya ketika turun dari panggung pentas seni. Dia “memarahi” sang guru dan terus melontarkan penyesalan telah mengikuti perintah sang guru untuk melepas sepatu kesayangannya.

Tak banyak yang saya lakukan ketika itu. Saya hanya menghampiri dan memeluknya, seraya bertanya, “Ayahmu dimana?” Anak itupun menjawab sambil masih mengomel plus terisak bahwa sang ayah berkerja di luar negeri dan tidak pernah memperhatikan dirinya yang selalu rindu pada ayahnya. Inilah salah satu dampak yang begitu sederhana. Seorang anak lelaki kecil yang merindukan Ayahnya, menjadi layaknya perempuan yang menggunakan perasaan dan tangisan sebagai cara pertama untuk menyelesaikan masalah. Ia asing dengan kalimat yang tegas dan tindakan akurat layaknya cara seorang ayah dalam menyelesaikan masalah.

Iniah sebagian kecil dari kedaruratan sikap hidup yang muncul akibatnya minimnya peran ayah di dalam pengasuhan anak. Oleh karena itu, akan sangat absurd, bila kita sibuk menolak keberadaan kaum LGBT, akan tetapi kita sesungguhnya sebagai aktivis dakwah, terutama sebagai kepala keluarga dan seorang ayah, justru tak merasa betapa rindunya anak-anak akan hadirnya jiwa dan hati kita di rumah.

Pesan untuk Orangtua

Ibnul Qoyyim Al-Jauziah pernah berpesan pada anaknya Ibrohim dalam kitab Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud mengenai beberapa perkara yang akan mencelakakan jiwa anak-anak dalam proses menuju dewasa. Yang pertama adalah tidak adanya perhatian orangtua kepada anak. Anak dibiarkan tumbuh tanpa adanya kepedulian tentang bagaimana jiwa mereka berkembang dan apa yang dibutuhkan agar jiwa-jiwa tersebut menjadi kuat. Anak-anak cenderung menjadi mereka yang tersia dan terabaikan.

Yang kedua, orangtua cenderung mengabaikan pendidikan tentang tuntunan agama dan sunnah Rasulullah Saw. Sehingga mereka lupa jatidiri mereka sebagai seorang Muslim dan tumbuh menjadi manusia yang lupa pada Penciptanya dan tak punya pegangan yang kokoh. Yang ketiga,orangtua cenderung mengikuti anak mengikuti syahwat. Orangtua kadang justru menganggap dengan mengikuti syahwat/ keinginan anak, maka itu adalah bentuk kasih sayang. Padahal itu cenderung menjerumuskan anak. Contohnya dalam penggunaan gadget. Banyak orangtua memberikan gadget pada anak dengan dalih kasih sayang. Padahal mereka tahu potensi kerusakan yang ada didalam gadget bagi anak lebih besar dibandingkan manfaatnya. Bila kemudian si anak mendapatkan masalah karena interaksi yang sangat intens dengan gadget, maka orangtua cenderung tidak mengakui bahwa akar permasalahan itu sesungguhnya berasal dari dirinya sendiri.

Kondisi inilah yang sekarang berada di depan mata kita. Bahwa banyak masalah yang justru datang dari tindakan kita sendiri sebagai orangtua. Ketidakhadiran orangtua secara lengkap dalam pengasuhan akan membuat anak justru abai pada aturan dan orangtuanya sendiri.

Salah satunya tercermin pada apa yang diceritakan oleh Dr. Irwan Rinaldi. Beliau adalah seorang penggagas konten pentingnya para ayah untuk “kembali ke rumah”. Bahkan, beliau adalah pioneer guru TK laki-laki saat itu.

Beliau mengisahkan seorang pelajar SMU di Yogyakarta yang terlibat dalam jaringan pengedar narkotika. Suatu hari, pelajar laki-laki tersebut berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Dalam penyelidikan yang dilakukan, terungkap bahwa anak lelaki ini berasal dari keluarga yang berkecukupan dan hasil tes urine-nya menyatakan bahwa pelajar SMU ini bukanlah pengguna narkotika. Penyidik yang menanganinya jelas tidak menyangka bahwa fakta yang dihadapinya, bertolak belakang dengan asumsi selama ini. Bahwa mereka yang menjadi seorang pengedar biasanya bermotif ekonomi karena ia membutuhkan uang atau karena ia adalah pemakai.

Setelah melewati sikusi panjang,sang anak pelajar SMU ini akhirnya sepakat bahwa ia akan membantu kepolisian menangkap bandar yang menaunginya selama ini. Pertemuan di sebuah mall kemudian diatur. Apa yang terjadi dalam pertemuan si pelajar dengan bandar narkoba adalah sesuatu yang benar-benar diluar dugaan.

Lewat kamera tersembunyi, tampak seorang lelaki berumur sekitar 40 tahunan mendekat pelajar SMU tersebut. Dia mendekati anak itu, kemudian mendekatinya dan berkata, “Maaf ya Boy, udah nunggu Om lama.” Ini sungguh merupakan tidakan seorang lelaki gentle yang memuliakan laki-laki lainnya. Menepuk bahu. Dengan cara ini pula Rasulullah Saw menasihati Abdullah bin Umar dengan sebah nasihat indah tentang kehidupan. Cara ini pula yang hampir tak “lupa” dilakukan seorang ayah pada anak lelakinya yang hampir atau bahkan telah dewasa. Cara yang membuat seorang lelaki merasa dihargai.

Lanjut lebih jauh pada apa yang dibicarakan oleh sang bandar pada pelajar tersebut. Sang bandar bertanya, “Are You happy?” Bukan pertanyaan tentang bagaimana penjulan yang sukses dilakukan si anak, juga bukan bertanya apakah dia dikejar pihak berwajib. Si anak pun tercenung kemudian spontan memeluk si Bandar. Dia kemudian berkata. “Makasih ya Om. Cuma Om yang bisa ngerti saya.”

Apa yang dilakukan oleh si anak bukanlah karena ia butuh uang karena ayahnya telah berhasil melimpahi keluarganya dengan kekayaan. Bukan pula ilusi. Karena fakta bahwa ia menggenggam kenikmatan duniawi, juga telah dimiliki. Ia hanya butuh kedua orangtuanya. Bukan hanya ibu tetapi juga adanya seorang ayah untuk dirinya. Untuk mengerti dan memperlakukan dirinya layaknya lelaki dewasa.

Fenomena Hunger Father

Kenyataan rindunya anak-anak pada hadirnya sosok ayah dalam pemgasuhan inilah yang disebut sebagai hunger father. Ada tujuh gejala hunger father yang dapat dilihat pada seseorang bahkan ketika sudah memasuki usia dewasa:

1. Sulit beradaptasi dengan dunia luar.

Model utama bagi anak dalam melihat dunia luar adalah sosok ayah. Ayah dianggap mewakili apa yang terjadi di dunia luar rumah oleh anak sekaligus sebagai tempat anak berlindung. Bila ayah tidak hadir untuk menjadi jendela bagi anak-anaknya dalam melihat dunia luar, maka anak akan cenderung minder, tidak percaya diri bahkan takut berada di luar zona amannya selama ini. Bahkan, bila sang ibu bekerja sekalipun. Karena ranah ibu, secara fitrha lebih dominan di dunia domestik. Ayahlah yang dalam hal ini memiliki posisi sentral sebagai peletak tonggak prinsip kehidupan yang akan dipegang anak ketika memasuki dunia luar.

2. Terlalu bergantung pada orangtua

Sosok Ayah adalah pahlawan bagi anak-anaknya terutama anak laki-laki. Dengan adanya seorang ayah disisi, seorang anak lebih mandiri. Tak mudah merasa gamang dan percaya bahwa dirinya bisa menangani segala sesuatu sendiri. Namun, kemandirian ini tidak akan terbangun jika “pahlawan” itu tidak ada. Sebagaimana hari ini kita lihat, begitu banyak anak yang cenderung penakut dan menjadikan orangtua sebagai tameng dirinya.

3. Infantil

Riset Diknas di tahun 2011 menyajikan fakta bahwa usia psikologis anak-anak jaman now adalah 1/2 usia biologisnya. Apa  artinya? Fakta ini menunjukkan bahwa anak-anak kita yang beranjak dewasa hari ini adalah manusia yang kekanak-kanakan (infantil). Berbadan besar tetapi jiwa yang berada di dalamnya adalah jiwa anak-anak. Bila anak kita hari ini berusia 20 tahun, maka kepribadiannya adalah pribadi anak usia 10 tahun. Inilah yang menjelaskan mengapa mayoritas mahasiswa kita lebih senang bermain mobile legend, nongkrong sampai pagi di cafe tanpa obrolan yang berbobot, dan ogah menyerukan kepentingan rakyat. Pikiran generasi penerus bangsa kita belum sampai pada urusan realitas dan krusial tersebut.

4. Cenderung mengalami penyimpangan seksual

Ayah yang tidak terlibat dalam pengasuhan biasanya tidak dapat mengenal siapa anaknya sendiri. Ini akan menimbulkan konflik dalam keluarga dan berujung pada kebencian sang anak kepada ayahnya sendiri. Rasa benci dan keringnya hati anak dari kasih sayang ayahnya akan membuat anak sebisa mungkin mengeliminir kehadiran lelaki dalam dirinya.  Anak lelaki akan menafikkan identitas kelelakiannya sehingga ia berpotensi menjadi gay. Sementara anak perempuan, menghindari kehadiran laki-laki dalam kehidupan akibat “trauma” yang dimilikinya dan lebih memilih pasangan hidup sejenis.

5. Peragu

Kembali pada sifat perempuan yang difirmankan Allah SWT dalam surat Az-Zukhruf ayat 18 bahwa perempuan adalah mahluk yang sulit untuk menegaskan argumentasinya, sulit mempertahankan pendapat karena sikap toleransinya yang tinggi, dan ragu untuk memutuskan. Kemampuan untuk mengeksekusi biasanya ada pada sosok lelaki. Contoh aplikasi kemampuan inilah yang sangat diperlukan oleh seorang anak dalam memutuskan berbagai hal dengan matang dalam hidupnya. Aplikasi inilah yang harus dilakukan seorang ayah.

6. Emosional

Anak yang kurang mendapat stimulus kelelakian dalam hidupnya akan lebih mudah terombang-ambing perasaannya. “Gampang baper” dan “gampang meleleh” ketika sedikit saja mendapat perhatian. Seperti yang terjadi pada kasus anak pengedar narkoba di atas.

Perlu kita ketahui bahwa geng narkoba selalu mengagendakan pelatihan parenting bagi bandar narkoba agar mereka bisa lebih mudah mempengaruhi orang-orang “baperan” dan emosional untuk memperluas jaringan mereka. Maka, baik bagi kita untuk mengevaluasi kembali, sejauh mana peran kita sebagai orangtua terutama ayah dalam melindungi anak-anak kita.

7. Tidak memiliki model dalam interaksi lawan jenis

Anak perempuan yang dicintai ayahnya akan memimpikan seorang suami yang “seperti” ayahnya. Hal ini karena ayah merupakan cinta pertama bagi anak perempuannya. Bila tak ada ayah atau malah dirinya mengeliminir sosok ayah dalam benaknya, maka seorang anak perempuan malah akan berkata,”Yang penting, suamiku kelak tidak seperti ayah.” Ini berbahaya karena ia rentan menjadi sasaran predator seksual yang hanya ingin memanfaatkan fisiknya saja dan bila memutuskan untuk menikah, bisa salah pilih jodoh.

Memperhatikan betapa mengkhawatirkannya dampak dari “hunger father” ini, maka marilah dari sekarang kita membangun diri menjadi sosok yang dirindukan bagi anak-anak kita.

Bagi anak lelaki, marilah kita berusaha untuk menjadi super hero pertama bagi mereka. Jadikan diri kita sebagai rule model yang akan mengantarkan mereka menjadi pejuang tangguh dalam hidup.

Bagi anak perempuan, buatlah mereka seperti Fatimah ra yang begitu mencintai ayahnya sehingga ia bermimpi bahwa orang yang kelak menjadi suaminya adalah yang seperti ayahnya.

***********

Penulis: Ustadz Bendri Jaisyurrahman
(Pakar Parenting Islam)

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Parenting IslamiUstadz Bendri Jaisyurrahman
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Meraih Keberkahan Dengan Sahur

Next Post

Jadikan Covid-19 Momentum untuk Dekat Kepada Allah

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis
    INDONESIA

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga
    Al-Maqdisi Studies

    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga

    Juli 10, 2026

    Comments 1

    1. Ping-balik: Ayah yang Dirindukan – Jawaban Atas Tuduhan Sesat Wahdah Islamiyah

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1642 shares
      Share 657 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      900 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pakaian yang menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh ketika mengikuti karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Imbauan ini merupakan upaya preventif guna mencegah terselubungnya kampanye gerakan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).  “Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ujar Kiai Muiz Ali.  Kita menghargai perbedaan, tapi bukan dengan penyimpangan.  Tetap jaga diri dan keluarga kita agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai agama, moral dan bangsa kita..  Selanjutnya baca di: https://mujahiddakwah.com/2026/08/mui-ingatkan-karnaval-agustusan-jangan-dijadikan-ajang-kampanye-lgbt  #indonesia #lgbt #hutri #tolaklgbt #mui
    • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan resmi menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Isi utama perjanjian tersebut meliputi: Serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ketiga negara berkomitmen untuk memberikan respons bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah disepakati. Meningkatkan kerja sama militer melalui latihan gabungan, interoperabilitas pasukan, serta pertukaran personel militer. Memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan untuk menghadapi ancaman terorisme, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur strategis. Mengembangkan industri pertahanan melalui riset, pengembangan teknologi, produksi bersama, dan transfer teknologi. Perjanjian ini ditegaskan bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas serta keamanan kawasan, bukan ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah bagi kawasan dan dunia Islam, para pejabat mengatakan bahwa "Arsitektur keamanan regional telah didesain ulang melalui Perjanjian Mekkah." #turkey #duniaislam #arabsaudi #makkah #islam
    • G4z4 Berduka!!! 112 Syuhada di Makamkan Secara Massal, Bukti Nyata Gen0sid4 yang Tak Kunjung Henti. Ratusan warga G4z4 mengiringi pemakaman 112 anggota keluarga Al-Hassayneh dan Abu Shari'ah di Kota G4z4, Selasa (4/8/2026), Jenazah ini berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan penjajah zionis Isr4el. Mereka bukan sekadar angka, mereka adalah manusia yang menunggu lebih dari 2,5 tahun di bawah reruntuhan, hingga akhirnya dikeluarkan dan diberikan hak terakhir mereka untuk mengucapkan selamat tinggal! Apakah 73.375 Jiwa Gaza yang gugur dan 175.000 terluka tak mampu menghentikan ini semua? Kemana hati nurasi kemanusiaan yang lantang diucapkan itu?? Ingatlah, diam dan acuh tak pedulimu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak. Bangkitlah umat Islam, nyawa saudaramu gugur tiap harinya. Roketkan doamu ke langit agar Allah berikan kemenangan-Nya... Semoga Allah menjadikan mereka syahid di Jalan-Nya dan dan masukkan ke dalam Jannah-Nya. Allahumma Aaamiin..🤲🤲😭😭 #gaza #gazaunderattack #palestina #freepalestine🇵🇸 #masjidalaqsa
    • G4z4, kuburan massal terbesar di dunia. G3nosid4 belum benar-benar berakhir bagi ribuan keluarga di G4z4. Hingga hari ini, diperkirakan 10.000 orang masih hilang, diduga terkubur di bawah jutaan ton puing. Bagi keluarga mereka, penantian untuk menemukan dan menguburkan orang yang dicintai masih berlanjut. G4z4 bersiap menggelar pemakaman massal untuk 112 warga P4lestin4 dari keluarga Abu Sharia dan Al-Hasaina, yang jenazahnya ditemukan dalam dua pekan terakhir dari bawah reruntuhan kompleks perumahan di lingkungan Sabra, Kota Gaza. Keluarga-keluarga itu tewas ketika pasukan Isr4el menyerang wilayah tersebut pada 22 November 2023, meninggalkan ratusan orang terkubur di bawah puing. Sejauh ini, hanya 112 jenazah yang berhasil ditemukan, sementara nasib banyak lainnya masih belum diketahui. SC: @faruqnaufals #palestina #freepalestine🇵🇸 #gaza #gazaunderattack #baitulmaqdis
    • In G4z4 Tonight... Yang gugur bukan sekadar angka. Mereka adalah anak-anak yang punya nama, mimpi, dan orang-orang yang mencintainya. Rumah mereka mungkin telah menjadi reruntuhan. Namun seperti pesan yang ditinggalkan G4z4 kepada dunia: "You can destroy our homes, but our spirit will not die." "Kalian bisa menghancurkan rumah-rumah kami, tetapi semangat kami tidak akan pernah mati." P4lestin4 tidak akan pernah kalah, karena iman, harapan, dan perjuangannya akan tetap hidup selamanya... #palestina #freepalestine🇵🇸 #baitulmaqdis #gaza #gazaunderattack
    Next Post

    Pesan Rasulullah di Awal Ramadhan

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media