MUJAHIDDAKWAH.COM, MASAMBA – Banjir dan longsor yang menimpa Masamba-Luwu Utara pada beberap bulan lalu, masih menyisakan bekas-bekas banjir. Bahkan di beberapa titik daerah disekitar masamba masih terus tergenang banjir ketika hujan deras tiba. Kondisi yang begitu parah menimpa sekitar lima distrik di sekitar masamba. Kamis, (14/8/2020).
Badan Nasional Penanggulangn Bencana (BNPB) mencatat data banjir masamba menelan korban jiwa sebanyak 38 jiwa, 12 dari kecamatan masamba dan 24 dari kecamatan baubenta. 40 orang hilang, dan 58 luka-luka. Sementara itu terdapat 14.483 jiwa atau 3.627 Kepala Keluarga yang terdampak, mengungsi disekitar 76 titik loksi pengngsian. Data tersebut disampaikan oleh kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB, Raditiya Jati dalam konferensi pers di Graha BNPB (Tribunnews.com).
Pasca bencana banjir masamba, relawan dari berbagai daerah mulai berdatangan untuk membantu masyarakat yagn terdampak banjir. Beragai lembaga donasi kemanusiaan mulai digencarkan mencari dana untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang berada dalam pengungsian.
Begitupun dengan organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Sulawesi Selatan mengutus beberapa kadernya untuk menjadi relawan.
“Bantuan untuk para pengungsi mulai banyak berdatangan, baik berupa makanan, pakaian layak pakai dan masker. Meskipun kebutuhan pokok makanan telah terpenuhi, namun kebanyakan masyarakat sefikit mengalami keluhan pasalnya makanan yang tiap hari dikonsumsi berupa makanan instan siap saji. Layaknya situasi normal, mayarakat pada umumnya juga membutuhkan asupan yang bergizi berupa sayur-sayur segar,” ujar Masykur.
Hal inilah yang kemudian dipikirkan oleh relawan dari kader-kader PII, berinisiatif untuk memberikan donasi berupa Sayur-sayuran segar. Dengan donasi sayur-mayur yang dibelanjakan lansung di pasar sayur-sayuran yang terletak di pasar sentral masamba.
Dana yang digunakan ialah donasi dari beberapa kader-kader PII Nasional maupun beberapa donator yang bersedia membantu untuk berdonasi sayur-mayur untuk masyrakat pengungsi banjir masamba-luwu utara.
“Pembagian donasi sayur-sayuran dialurkan ditiga titik pengungsian yaitu di Pengungsian SD 109 Balebo, Pengungsian Meli dan Pengungsian Kampal. Paket sayur yang terbagi sekitar 100an paket dengan paket sayur berupa sayur kangkung, daunn singkong, kacang panjang dan beberapa bumbu masakan,” tambahnya.
Masyarakat pengungsian sangat berterimakasih atas donasi sayur yang diberikan karena sangat bermanfaat. Beberapa orang pengungsian yang tak sempat ditanyakan namanya menyebutkan kebanaykan masyarakat pengungsi mulai merasa tubuhnya kurang segar lantaran kurang asupan bergisi seperti sayur-sayuran segar, karena selama ini masyarakat pengungsian lebih sering mengkonsumsi makanan-makanan instan siap saji.
Kami ucapkan terimakasih banyak pada para donator yang telah membantu semoga medaptkan balasan berlimpah dari Allah Subhanahuwata’ala.
Laporan: Masykur
Editor: Muh Akbar











































































