• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Jumat, Oktober 2, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in INDONESIA, Opini Anda, Sekolah & Universitas, TSAQOFAH

Astaghfirullah, 63% Remaja Indonesia Berbuat Zina

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 9 mins read
Juni 16, 2026
592
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيم

إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampong, maka sungguh mereka telah menghalalkan diri-diri mereka (ditimpa) adzab Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dari Ibnu Abbas. Hadits ini dishahihkan oleh Al-Al-Bani dalam Shahihul Jami’ nomor 679, dan dishahihkan Adz-Dzahabi dalam At-Talkhish).

Bicara tentang perzinaan sebenarnya sangat risih. Bahkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ada wanita yang mengaku dirinya berzina dan minta dihukum rajam (dilempari batu kerikil sampai mati) pun tidak langsung menyahutnya. Baru setelah wanita itu berkali-kali mengemukakan pengakuannya dan minta dihukum, barulah ditanya secara teliti, kemudian disuruh pulang dan mengasuh anaknya dulu sampai waktu yang ditentukan. Nanti agar kembali untuk mendapatkan hukuman yang dia minta itu.

You might also like

Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

September 29, 2026
Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

September 28, 2026
Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

September 23, 2026
Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

September 23, 2026

Kenapa di sini justru membicarakan tentang zina?

Karena sudah ada penelitian dan hasilnya dikemukakan oleh Direktur Remaja dan Perlindungan Hak-Hak Reproduksi Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Pusat (BKKBN) M Masri Muadz bahwa 63% remaja usia SMP, SMA di 33 propinsi di Indonesia telah berzina.

Penelitian di Bandung menunjukkan remajanya 56% telah berzina. Ini sangat memprihatinkan. Betapa rusaknya moral bangsa Indonesia ini, dan telah merambah sampai ke anak-anak SMP sudah berbuat mesum, bahkan sebagian jadi pelacur beramai-ramai. Itu di antaranya karena mengejar hidup enak sesuai nafsu yang istilahnya hedonisme. Dan juga karena tontonan porno-porno ada di mana-mana, di televise dan lainnya.

Siapa yang harus bertanggung jawab?

Ya tentu saja yang berwenang di negeri ini. Mereka lah penanggung jawab pertama atas rusaknya bangsa ini.

Lantaran penelitian itu telah diumumkan, dan berita-berita pun telah tersebar, maka di sini hanya dirangkum berbagai peristiwa yang sangat memalukan bahkan terancam adzab Allah ini dituturkan di sini. Agar manusia yang masih tersisa kesadarannya mau kembali ke jalan yang benar, Insya Allah!

Dalam kaitan dengan seks, setidaknya ada dua hal yang terjadi pada diri Remaja Indonesia. Pertama, seks bebas (berzina), yaitu mereka yang berusia remaja melakukan aktivitas seks bebas (berzina) dengan teman sebayanya, atau menjadi pengunjung tempat pelacuran untuk madon (berzina dengan pelacur). Kedua, pelacuran yang dilakukan anak-anak remaja, terutama remaja putri. Pelacuran ini dapat terjadi karena paksaan (ditipu germo dengan janji mendapatkan pekerjaan yang layak), atau bisa juga karena kesadaran.

Pelacur remaja yang terjun ke dunia prostitusi/ pelacuran dengan kesadaran, bukan paksaan, antara lain karena himpitan kemiskinan. Ada juga yang karena didorong oleh keinginan (bukan kebutuhan) menjalani kehidupan yang hedonistis (ingin punya handphone yang mahal, baju-baju yang bagus, dan sebagainya).

Zina Di Kalangan Remaja

Menurut hasil survey yang dilakukan sebuah lembaga di tahun 2008, diperoleh data sekitar 63% remaja mengaku sudah melakukan hubungan seks bebas (berzina) sebelum nikah. Responden survey meliputi remaja SMP dan SMA di 33 provinsi di Indonesia. Tiga tahun sebelumnya (2005), sebuah survey yang diselenggarakan sebuah perusahaan kondom, mengungkapkan data sekitar 40-45% remaja berusia antar 14-24 tahun menyatakan bahwa mereka telah berhubungan seks bebas (berzina) di luar pernikahan. Survey tersebut dilaksanakan di hampir semua kota besar di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. (lihat tulisan berjudul Konser Musik, Zina dan Kerusuhan, December …)

Bila data survey tersebut reliable dan valid, maka dari dua data di atas menunjukkan adanya kenaikan yang cukup signifikan. Dari 40-45 persen di tahun 2005, menjadi 63% di tahun 2008. Artinya, ada kenaikan sekitar hampir 30 persen dalam jangka waktu ‘hanya’ tiga tahun.

Sebuah survey yang melibatkan rata-rata 100 responden remaja usia 15-24 tahun yang ada di setiap kecamatan di Kota Bandung, pernah dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan 25 Messenger Jawa Barat, selama Juni 2008 lalu. Hasilnya, sekitar 56% remaja Kota Bandung sudah pernah berhubungan seks bebas (berzina) di luar nikah, dengan pacar, teman, dan pelacur. Perilaku remaja yang mengadopsi seks bebas seperti itu paling banyak dipengaruhi oleh tontonan film porno, termasuk dari internet dan melalui telepon seluler.

Perilaku seks bebas di kalangan remaja tidak hanya dipraktekkan remaja kota besar seperti Jakarta dan Bandung, tetapi juga di kota-kota lain yang bukan tergolong kota metropolitan. Misalnya, sebagaimana dilakukan oleh seorang siswi salah satu SMK di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Siswi berusia 17 tahun itu, untuk bisa melakukan seks bebas (berzina) dengan pacarnya yang berusia 21 tahun, harus pergi ke kota yang agak besar (Mataram), di sana mereka menyewa sebuah kamar di salah satu hotel kelas melati. Seks bebas yang dilakukannya itu berlangsung siang-siang sekitar jam 11:00 waktu setempat. Keduanya terjaring razia yang dilakukan aparat Polsek Mataram bersama Satpol PP Kota Mataram dan aparat kecamatan setempat. Siswi SMK yang masih berusia 17 tahun itu, mengaku sedang menjalani liburan pasca ujian tengah semester. (http://kompas.co.id/read/xml/2008/12/16/13390917/siang-siang.ngamar.siswi.smk.digaruk)

Di Batam, tiga siswi sebuah SMP Negeri Tiban, Sekupang, melakukan pesta seks di salah satu hotel. Dua diantaranya merupakan pasangan yang baru saja bersua. Namun perjumpaan yang baru sesaat itu tidak menyurutkan keinginan mereka melakukan seks bebas. Sebagaimana diberitakan Pos Metro edisi Selasa, 21 Oktober 2008, di bawah tajuk Siswi SMP Pesta Seks di Hotel.

Cerita bermula pada hari Kamis tanggal 16 Oktober 2008 sore, pemuda Hf (17) ketika itu mengadakan janji bertemu dengan pacarnya Intan (siswi SMP berusia 14 tahun), di Sungai Harapan. Hf tak sendiri bertemu Intan. Dua teman Hf yang lain, Rs (18) dan Dd (18), diajak serta. Di pihak Intan, ia pun membawa serta dua rekan wanitanya, sebut saja Puput dan Indah (kedua siswi ini juga disamarkan namanya).

Setelah masing-masing berkenalan (kecuali Hf dan Intan yang sudah kenal dan mengaku berpacaran), layaknya pasangan remaja yang lain (yang sebenarnya itu adalah haram menurut Islam), terlibat obrolan apa saja. Hingga larut malam. Puas menghabiskan hari, tiga sejoli ini makin kepincut dengan pasangannya masing-masing. Hf sibuk bermesraan dengan Intan. Rs bermanja ria dengan Puput. Sedangkan Dd dengan Indah. Ketiga pasangan, bahkan sudah bersama selama dua hari.

Hari Jum’at, tiga pasangan tersebut runtang-runtung tak tentu rimba dengan angkutan umum, antara lain jalan-jalan ke kawasan Jodoh, Batam Centre, Sekupang. Pukul 12 malam, ketiga pasangan remaja itupun melanjutkan acara dengan menginap di sebuah hotel, dan melakukan pesta seks. Hf melakukan persetubuhan dengan Intan. Ketika Hf dan Intan masuk kamar mandi, Rs pun membangunkan Puput untuk melakukan hal serupa. Sedangkan Dd dan Indah, mereka ‘hanya’ berciuman. Dalam ajaran Islam, meski ‘hanya’ berciman, sudah tergolong perzinaan, yaitu zina anggota badan, seperti zina mata, zina tangan dan sebagainya.

Beberapa bulan sebelumnya, kasus yang sama gilanya terjadi antara remaja belasan tahun, juga di Sekupang, Batam. Dila (16) berpacaran dengan Teguh (19), namun tidak direstui kedua orangtua Dila. Meski pendekatan ekstra sudah dilakukan Teguh, namun hasilnya tetap nihil. Karena menemui jalan buntu, akhirnya  Teguh nekat meminta pengorbanan cinta dari Dila. Sebaliknya, Dila rela menyerahkan mahkotanya/ kehormatannya untuk pujaan hatinya, sebagai bukti pengorbanan (Pos Metro edisi Minggu, 26 Oktober 2008).

Peristiwa ‘pengorbanan’ itu pertama kali terjadi di bulan Agustus 2008. Kemudian berlanjut di hari-hari lain. Dila dan Teguh beranggapan, setelah melakukan hubungan badan (berzina), orangtua Dila akan luluh melihat anaknya tak lagi perawan. Nyatanya, kemurkaan orang tua Dila malah kian menjadi. Teguh pun dilaporkan ke polisi dengan tuduhan membawa kabur dan menggauli (menzinai) anak di bawah umur. Kalau saja pasangan yang sedang kemasukan godaan setan itu diberi kondom gratis (seperti yang dipraktekkan oleh para pengaku penanggulang AIDS), bukan penjara, niscaya aktivitas seks bebas mereka akan semakin jauh tersesat.

Kemungkinan remaja putri Dila terlalu banyak nonton sinetron percintaan yang kandungan materinya banyak ‘mengajak’ remaja melakukan seks bebas. Atau Dila kurang mendapat arahan dari orangtua, kurang mendapat bekal agama, sehingga ia tidak bisa membedakan rasa cinta yang datang dari Allah dengan rasa cinta yang datang dari Syaithon. Rasa cinta yang datang dari Syaithon, cenderung mengarah kepada perbuatan yang dilarang Allah. Sebaliknya, rasa cinta yang dari Allah, cenderung mengarah kepada perbuatan yang dibenci syaithon.

Pelacur Remaja

Belum reda keterkejutan kita terhadap data dan fakta di atas, masih harus ditambah lagi dengan ditemukannya fakta tentang sejumlah siswi SMP di Jakarta yang menjadi pelacur, bukan karena paksaan atau himpitan ekonomi, tetapi semata-mata dalam rangka memenuhi tuntutan hedonisme.

Sebagaimana diungkapkan Kompas Minggu edisi 28 Desember 2008, tentang kasus 22 siswi SMP negeri di kawasan Tambora, Jakarta Barat, yang menjalani kehidupan sebagai pelacur di luar jam sekolah. Sebelum menjalani kehidupan sebagai pelacur, mereka mengawalinya dengan menjual kegadisannya seharga Rp 2 juta kepada pria pelaku zina. Selanjutnya, mereka meneruskannya menjadi pelacur dengan tarif setiap kencan Rp 300.000, di bawah koordinasi seorang mucikari/ germo yang biasa nongkrong di Taman Hiburan Rakyat Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat.

Kasus ini terungkap secara tidak sengaja. Salah seorang guru di sekolah tersebut melihat salah seorang siswi kelas 3 memiliki handphone seharga di atas Rp 4 juta. Ia lantas menaruh curiga. Kemudian, sang guru memanggil siswi tersebut dan memeriksa telepon selulernya. Di ponsel itu sang guru mendapati beberapa pesan singkat yang isinya berupa ajakan untuk berkencan. Dari satu siswi kemudian informasi berkembang sehingga diperoleh beberapa nama siswi lainnya.

Sang guru tidak begitu saja percaya, ia kemudian menyamar sebagai pemesan, dan mengajak salah satu siswi lainnya untuk bertemu dan berkencan. Tanpa diduga, siswi yang dipesannya itu datang ke tempat yang dijanjikan. Guru yang lain ada yang ikut dalam sebuah razia yang diadakan Satpol PP DKI. Dari hasil razia, beberapa pelacur yang tertangkap ternyata siswi SMP-nya.

Para siswi itu mengaku nekat menjalani kehidupan sebagai pelacur karena silau oleh ‘keberhasilan’ seorang rekan mereka yang telah lebih dulu jadi pelacur, sehingga memiliki banyak uang dan barang-barang berharga mahal.

Perilaku remaja siswi setingkat SMP yang menjalankan kehidupan sebagai pelacur, juga terjadi di Bandung. Sebagaimana diberitakan Tribun Jabar edisi Sabtu, 30 Agustus 2008: Satpol PP Kota Bandung, dalam rangka menyambut bulan  Ramadhan menertibkan wanita malam di jalan-jalan protokol Kota Bandung, Jumat (29/8) dini hari. Berhasil dijaring 42 pelacur, salah satu di antaranya siswi SMP swasta kelas dua. Dengan alasan kemanusian, siswi SMP itu dilepaskan, setelah dinasehati. Ia menjadi pelacur karena butuh uang untuk biaya sekolah dan makan karena kedua orangtuanya tidak mampu membiayai. (http://72.14.235.132/search?q=cache:gaEuCybkccgJ:www.lodaya.web.id/%3Fp%3D1364+Siswi+SMP+Jajakan+Diri&hl=id&gl=id&strip=1)

Kalau benar ia menjadi pelacur semata-mata untuk biaya sekolah dan makan, bukan karena mengikuti gaya hidup yang hedonistis, dan benar-benar karena kedua oangtuanya tidak mampu, maka apa yang ia lakukan menjadi tanggung jawab masyarakat di sekitarnya, dan menjadi tanggung jawab pimpinan (umara, pemerintah) di lingkungan terdekatnya.

Sejauh ini penelitian tentang remaja putri yang menjalani kehidupan sebagai pelacur, pernah dilakukan di Medan oleh Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), pada September hingga November 2007, dengan mewawancarai secara mendalam sejumlah 50 responden, di antaranya terdiri dari 14 siswi SMP dan 27 berstatus siswi SMA/SMK. (http://www.eska.or.id/news/detail/?id=27)

Dari pengakuan para responden, di sekolah mereka terdapat sejumlah teman sebaya yang juga terlibat dalam pelacuran, yang jumlahnya bervariasi antara 30 hingga 60 orang. Salah seorang responden yang masih duduk di kelas 3 SMP menuturkan, di kelasnya saja ada 15 teman sebayanya yang sudah biasa berkencan dengan pria dewasa, dengan kisaran usia 30-50 tahun. Aktivitas pelacuran itu dipraktekkan pada siang hari, kebanyakan antara jam 3 hingga jam 6 sore. Namun ada juga yang melakukannya pada malam hari.

Menurut Ahmad Sofian (Direktur PKPA), “Kami menemukan modus baru dalam bisnis seks ini, yaitu pulang sekolah tidak pulang ke rumah tetapi dibawa ke hotel. Untuk meyakinkan orangtua, teman-temannya ikut meminta izin dengan dalih mengajak renang atau jalan-jalan, sehingga orangtua anak tidak curiga.”

Para pelacur muda ini oleh orangtuanya sampai saat ini dikenal sebagai anak yang rajin sekolah, anak rumahan dan penurut dengan nasihat orangtua. Dengan demikian bukan faktor internal yang mendorong mereka menjalani kehidupan sebagai pelacur, tetapi faktor eksternal, yaitu:

  1. Sebagian besar dari mereka adalah gadis-gadis yang sudah berpacaran kelewat batas atau dikecewakan pacar (18 kasus).
  2. Mereka yang terjerat konsumerisme, ingin mengikuti gaya hidup mewah seperti punya handphone, baju bagus dan sebagainya (8 kasus).
  3. Karena diajak teman (24 kasus).
  4. Menggunakan uang sekolah (6 kasus).

Sedangkan yang menjadi faktor pemicu adalah karena keadaan mereka sudah tidak perawan lagi.

Kasus Tambora (Jakarta Barat) sebagaimana diungkapkan Wartakota dan Kompas di atas, nampaknya sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan KPKA. Sebagaimana di Tambora, pelacur muda ini mengawali dengan menjual keperawanannya dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 5 juta. Selanjutnya mereka mendapat bayaran antara Rp 200 ribu hingga Rp 800 ribu per kencan.

Kasus yang hampir serupa juga terjadi di Bogor, Jawa Barat, sebagaimana diberitakan harian SIB edisi 14 Desember 2008. (http://hariansib.com/2008/12/14/perawan-anak-sma-rp-15-juta).

Akibat bekapan kemiskinan dan keterbatasan ekonomi orangtua untuk melanjutkan sekolah, lima siswi SMA di Kota Bogor terpaksa masuk ke dalam sindikat pelacuran yang dikendalikan seorang napi dari balik jeruji penjara. Mereka sudah menggeluti dunia pelacuran sejak SMP. Tarifnya jauh di atas pelacur cilik Tambora dan Medan. Sekali kencan, mereka dibayar Rp 5 juta. Bila masih perawan, dihargai Rp 15 juta.

Salah satu pelacur remaja ini (Ls, 18 tahun) mengaku menjadi wanita panggilan lantaran ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Ayahnya cuma seorang petani penggarap, sehingga tidak bisa membiayai keinginan Ls melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Dia tergiur menjadi pelacur remaja setelah melihat temannya yang bergaya hidup mewah. “Waktu itu saya diajak sama dia untuk kerja sampingan. Eh nggak tahunya kerja seperti ini,” katanya.

Di Surabaya April 2008 lalu pernah diungkap kasus pelacuran yang dilakoni pelajar SMP dan SMA. Terungkapnya kasus pelacur pelajar ini setelah anggota Reskoba Idik II Polwiltabes Surabaya menangkap seorang pelacur pelajar berinisial IWP di sebuah hotel. Dari pengakuan IWP, akhirnya terungkap jaringan bisnis pelacuran yang melibatkan pelajar SMP dan SMA di Surabaya. Para pelacur pelajar itu dihargai mulai Rp 500.000 hingga Rp 1,5 juta. Tersangka IWP sendiri saat pertama naik kelas III SMA kegadisannya dijual dengan harga Rp 10 juta kepada seseorang di Bali. Bahkan IWP pernah melayani tamunya yang ada di Makassar dengan imbalan Rp 2 juta. (http://www.surya.co.id/web/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=42126). 

Penelitian di Medan (2007) yang didukung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan, akan sangat disambut baik oleh rakyat Indonesia bila hal serupa dapat dilakukan di berbagai provinsi yang ada, terutama provinsi-provinsi rawan seperti DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, DI Yogyakarta, dan sebagainya. Bukan mustahil, dari hasil penelitian itu kelak, akan membuat mata kita terbelalak. Namun yang paling penting, bukan bagaimana membuat mata kita terbelalak, tetapi menemukan solusinya secepat dan setepat mungkin. Sarana-sarana yang mengakibatkan rusaknya moral para remaja bahkan masyarakat pada umumnya, perlu segera dihentikan. Tontonan porno lewat televise, CD, internet, majalah, tabloid, suratkabar, buku porno dan sebagainya perlu dirazia, dan penyelenggaranya ditindak.  Kalau dibiarkan, maka ancaman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam cukup tegas:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ ، فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ كِتَابَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ.  (الطبرانى ، والحاكم ، والبيهقى فى شعب الإيمان عن ابن عباس ، ولفظ الحاكم : عَذَابَ الله)

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila zina dan riba telah nampak di suatu kampong, maka sungguh mereka telah menghalalkan diri-diri mereka (ditimpa) kitab (ketetapan) Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dari Ibnu Abbas. Lafal Al-Hakim: Azab Allah. Hadits ini dishahihkan oleh Al-Al-Bani dalam Shahihul Jami’ nomor 679, dan dishahihkan Adz-Dzahabi dalam At-Talkhish).

Al-Munawi dalam Faidhul Qadir (1/ 513) menjelaskan, artinya mereka menyebabkan jatuhnya adzab atas mereka karena mereka menyelisihi ketentuan hikmah Allah yaitu menjaga nasab (keturunan) dan tidak campur baurnya air (mani tanpa sah).

*************

Wallahu ‘alam bishowab…

Semoga Bermamfaat, Jazakumullahu Khairan…

Penulis: Muhammad Akbar, S.Pd

(Penulis, Guru, Ceo Mujahid Dakwah Media, Owner Kokoh Ikhwah Collection, Founder Mujahid Dakwah.Com dan Mahasiswa Pasca Sarjana UNM)

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an & Sunnah)

Tags: Ceo Mujahid Dakwah MediaFounder Mujahid Dakwah.ComMuhammad AkbarOpiniPendidikanRealita Pemuda & Remaja IndonesiaZina
592
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Bobroknya Moral Remaja Masa Kini

Next Post

Tunjukkan Ke Dunia Ri Punya Solidaritas, Mari Tak Berpesta Di Malam Tahun Baru

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Sekitar 1.500 Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjidil Aqsa pada Hari Kedua Sukkot
    BAITUL MAQDIS

    Sekitar 1.500 Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjidil Aqsa pada Hari Kedua Sukkot

    September 30, 2026
    Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahimi Selama Tiga Hari, Perketat Pengamanan di Hebron
    BAITUL MAQDIS

    Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahimi Selama Tiga Hari, Perketat Pengamanan di Hebron

    September 29, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa
    BAITUL MAQDIS

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa
    BAITUL MAQDIS

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan
    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan

    by Muh Akbar
    September 28, 2026
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1646 shares
      Share 658 Tweet 412
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      906 shares
      Share 362 Tweet 227
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Oktober 2, 2026
    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    September 28, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026
    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    September 7, 2026
    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    September 4, 2026
    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    September 2, 2026
    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    September 1, 2026
    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Agustus 27, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Gontor, di negeri ini, adalah salah satu lembaga pendidikan yang terbaik. Berdiri pada 1926 dan “disegarkan” pada 1936, pesantren ini telah melahirkan banyak lulusan yang bermanfaat.  Tentu akan sangat banyak pelajaran jika kita mengikuti, setidaknya sebagian, alam pikiran dari pendirinya, yaitu dari KH Imam Zarkasyi (1910–1985). Beliau salah satu dari tiga bersaudara pendiri Gontor dan yang termuda. Adapun dua kakaknya adalah KH Ahmad Sahal (1901–1977) dan KH Zainuddin Fanani (1908–1967).  Karya, dalam pandangan Pak Zar (sapaan akrab dari KH Imam Zarkasyi), dihubungkan dengan prinsip amal jariyah yang membawa manfaat kepada orang lain.  Bahwa, semakin besar manfaat karya seseorang bagi sekitarnya, maka semakin besar nilai amal jariyah dari karya itu. Pada saat yang sama, karya yang bermanfaat itu merupakan salah satu bentuk ibadah dan realisasi ketakwaan serta menjadi ukuran kebesaran seseorang.  Seperti yang selalu menjadi tekad Pak Zar ketika mulai merintis sistem pesantren modern, dia mengatakan, “Apabila saya tidak berhasil mengajar melalui pesantren, maka saya akan mengajar dengan pena.”  Kembali ke soal karya. Bahwa, karya dalam pandangan Pak Zar merupakan amal yang bermanfaat bagi orang lain. Bentuknya, antara lain, bisa berupa karya tulis.  Pak Zar telah mendirikan Pesantren Gontor, itu karya. Pak Zar sudah mengajar banyak murid, itu juga karya. Tak ketinggalan, ada belasan karya tulis Pak Zar yang berupa buku.  Kini, ketika kita memperingati 100 tahun Gontor dengan sepenuh rasa syukur, maka sangat relevan untuk menghidup-hidupkan temanya. Tema itu, sekali lagi, yaitu: Gontor Menghadirkan Nilai-Nilai Islam, Membangun Peradaban Utama.  Sungguh, adapun di antara cara menghidup-hidupkannya adalah dengan terus menghadirkan pesan-pesan dari KH Imam Zarkasyi, terutama: Perbanyak karya yang membawa manfaat kepada orang lain dan hubungkan dengan prinsip amal jariyah. Semoga Allah mudahkan kita, aamiin!...  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #gontor #pesantren #islam #100tahungontor
    • Para pemukim kini secara sistematis menunggangi momentum hari raya keagamaan untuk mengukuhkan kedaulatan atas tanah situs suci umat Islam Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.  Saksi mata mencatat Netanyahu memboyong istrinya, Sara, ke terowongan di bawah Tembok Buraq saat umat Yahudi melantunkan doa Selichot. Di hadapan kamera, Netanyahu melontarkan klaimnya:  “Kami berada di terowongan Tembok Ratapan. Begitu menyentuh hati saat memegang batu yang menjadi fondasi keberadaan kami. Kami berada sangat dekat dengan tempat mahakudus. Kami ada di sini dan akan bertahan selamanya.”  bahaya utama dari aksi-aksi ini terletak pada upaya kelompok ekstremis “Temple Mount” dan arus Zionisme Religius untuk memaksakan fakta baru di Al-Aqsa.  Ambisi mereka adalah menjadikan kompleks masjid tersebut sebagai pusat utama seluruh perayaan keagamaan sekaligus “jantung kehidupan beragama di negara Israel.”  Data resmi Pemerintah Daerah Al-Quds mencatat sedikitnya 1.678 pemukim Israel telah menerobos masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Mereka menggelar ritual dan doa Taurat secara terbuka dan berombongan, sembari membawa masuk perlengkapan ibadah, buku-buku agama, hingga mengenakan pakaian keagamaan khusus.  Bagi Marouf, seluruh rincian aksi tersebut bukanlah ritual ibadah biasa, melainkan strategi terencana untuk melegitimasi fakta-fakta baru di atas tanah Al-Aqsa.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #freepalestine🇵🇸 #islam #gazaunderattack
    • KE MANA UMAT ISLAM YANG LEBIH DARI DUA MILIAR? Adegan yang dahulu sulit dibayangkan, kini kembali menjadi kenyataan yang menyedihkan. Puluhan ribu penduduk Israel dilaporkan mendatangi Dinding Barat (Dinding al-Burāq) di kawasan Masjid al-Aqsā dan melakukan ritual Talmudik. Di antara yang hadir disebut terdapat Benjamin Netanyahu, Itamar Ben-Gvir, dan sejumlah menteri Israel lainnya. Usai ritual, Netanyahu memasuki terowongan di kawasan Dinding al-Burāq. Ia menggambarkan batu-batu di lokasi tersebut sebagai “batu keberadaan kita” dan menyatakan, “Kami kembali, kami ada di sini, dan kami akan selalu ada di sini.” Pagi harinya, penduduk Israel kembali memasuki halaman-halaman al-Masjid al-Aqsā. Lantas, ke mana umat Islam yang jumlahnya lebih dari dua miliar? Jangan biarkan hati kita menjadi mati rasa terhadap apa yang terjadi. 🤲 Ya Allah, lindungilah Masjidil Aqsā yang diberkahi. Jagalah kesucian dan kemuliaannya. Dan bebaskanlah Masjidil Aqsā dari pendudukan dan penindasan. #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #gazaunderattack #islam
    • Kiprah alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), tidak hanya berlangsung di lingkungan pesantren. Sejumlah alumni tercatat mengambil peran dalam pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan.  Peran tersebut menjadi bagian dari perjalanan Gontor dalam mengawal umat dan peradaban. Keterlibatan alumni Gontor dalam perjalanan bangsa telah berlangsung sejak masa sebelum kemerdekaan. Mereka mengambil peran dalam berbagai bidang sesuai dengan pengabdian masing-masing.  Ada yang terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, pemerintahan, hingga dakwah. Kiprah tersebut menunjukkan luasnya kontribusi alumni Gontor di tengah masyarakat.  Salah satu tokoh yang disebut adalah Jenderal Hasan Basry. Alumni tersebut dikenal memiliki peran dalam perjuangan memerdekakan Kalimantan. Atas kiprahnya, Jenderal Hasan Basry kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.  “Pra-kemerdekaan, alumni banyak sekali berperan, salah satunya tentu yang sangat kita kenal adalah Jenderal Hasan Basry. Beliau menjadi Pahlawan Nasional karena memerdekakan Kalimantan,” kata Khoirul Umam, ditulis Rabu (20/9/2026).  Di bumi Kabupaten Ponorogo itulah, mentalitas, intelektualitas dan keahlian diplomasi Kiai Idham Chalid digembleng hingga kelak mengantarkannya menjadi salah satu pilar utama perjalanan politik serta keagamaan di Indonesia.  Kedekatannya dengan Trimurti berkembang bukan sekadar relasi antara kyai dan santri, melainkan hubungan bimbingan spiritual dan kepemimpinan yang mendalam. Trimurti melihat potensi kepemimpinan besar pada diri Kiai Idham Chalid hingga dipercaya memimpin di usia 34 tahun PBNU 1956 hingga dekade 1980-an. Puncak khidmatnya pada bangsa semakin kokoh kala beliau dilantik menjadi Ketua MPR RI merangkap Ketua DPR RI periode 1971–1977.  Kiprah alumni Gontor juga terlihat dalam organisasi kemasyarakatan. Seperti K.H. Hasyim Muzadi yang pernah memimpin Nahdlatul Ulama selama 2 periode dan juga K.H. Din Syamsuddin yang pernah memimpin Muhammadiyah. Selain itu, alumni Gontor turut berperan di Jam’iyat Al-Irsyad, dan Mathla’ul Anwar.  Melalui kiprah para alumni, nilai pendidikan dan pengabdian Gontor terus dibawa ke tengah masyarakat.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com
    • Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal berbicara dengan lugas dan tegas saat Peringatan 100 Tahun Gontor di Ponorogo, Sabtu (19/9) di hadapan Presiden Prabowo Subianto. "Bapak Presiden, saya ngomong agak tak enak ya, Pak. Sorry ye," ujar Hasan Abdullah Sahal. Menurut Kiai Hasan, Gontor tetap memilih pendidikan sebagai jalan utama dalam membangun generasi. la juga mengajak untuk tidak hanya mempelajari sejarah, tetapi menjadikannya pijakan untuk menciptakan perubahan dan membangun peradaban. "Dulu Bapak Presiden Soekarno, (bilang) Jas Merah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Saya membaca buku, bergurulah pada sejarah Gontor. Cerdaslah menyikapi sejarah karena kita akan membangun sejarah," kata Kiai Hasan. #gontor #prabowo #nasional #indonesia
    Next Post

    Bagaimana Hukumnya Menerima Beasiswa LPDP?

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media