• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Rabu, Agustus 19, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Majelis Arah Indonesia Dukung Penyelesaian RUU Perampasan Aset, Beri Sejumlah Rekomendasi ke DPR

    Majelis Arah Indonesia Dukung Penyelesaian RUU Perampasan Aset, Beri Sejumlah Rekomendasi ke DPR

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Dikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Berlayar di Atas Kapal KM Dorolonda Menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Ahmad Hanafi Motivasi Kontingen Teguh dalam Perjuangan Dakwah

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Majelis Arah Indonesia Dukung Penyelesaian RUU Perampasan Aset, Beri Sejumlah Rekomendasi ke DPR

    Majelis Arah Indonesia Dukung Penyelesaian RUU Perampasan Aset, Beri Sejumlah Rekomendasi ke DPR

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Dikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Berlayar di Atas Kapal KM Dorolonda Menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Ahmad Hanafi Motivasi Kontingen Teguh dalam Perjuangan Dakwah

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in KHAZANAH, Tazkiyatun Nafs

Kisah Para Wanita Mulia yang Memiliki Peran Besar dalam Sejarah (Bag 1)

Wahyuniby Wahyuni
Reading Time: 11 mins read
Oktober 17, 2021
Kisah Para Wanita Mulia yang Memiliki Peran Besar dalam Sejarah (Bag 1)
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Asiyah binti Muzahim Radhiallahu Anha
(Perempuan yang Melihat Rumahnya di Surga)

Para dayang istana keluar untuk mandi seperti biasanya, namun hari itu adalah hari yang berbeda dari hari-hari mereka yang lain.

Mereka pun bergegas menghampiri sebuah peti yang hanyut oleh air! Mereka bingung apa yang akan mereka perbuat dengan peti itu, kemudian akhirnya mereka sepakat untuk membawanya kepada majikan mereka, sang permaisuri istana yang besar itu.

You might also like

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

Juni 16, 2026

Mereka tidak tahu apa yang ada di dalam peti itu. Lalu peti itu mereka letakkan di hadapan sang permaisuri agar dia sendiri yang membukanya.

Alangkah mengejutkannya saat sang permaisuri membuka peti itu, ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi yang masih menyusu dan wajahnya memancarkan cahaya.

Tahukah Anda, milik siapakah istana itu? Itulah istana musuh Allah, Fir’aun. Istana raja yang lalim yang pernah mengata- kan,

“Akulah Tuhan kalian yang paling tinggi.” (An-Nazi’at: 24).

Tahukah Anda siapa sang permaisuri itu? Dia adalah wanita Mukminah yang shalihah, Asiyah binti Muzahim Radhiallahu Anha.

Tahukah Anda siapa bayi kecil itu? Dia adalah Nabi Allah dan KalimNya (yang pernah diajak berbicara secara langsung oleh Allah), Musa Alaihi Salam

“Dan Kami ilhamkan kepada ibunya Musa, ‘Susuilah dia (Musa) lalu apabila engkau khauwatir terhadapnya, maka hanyutkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah engkau takut dan jangan (pula) bersedih hati, (karena) sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan menjadikannya salah seorang rasul. (Al-Qashash: 7).

Kita kembali ke istana raja yang lalim itu, di mana di sanalah tinggal bayi yang masih menyusu itu, sedangkan cahaya kenabian bersinar dari wajahnya, dan di sana pula tinggal sang permaisuri yang shalihah, yang pada suatu hari akan memperoleh bagian yang besar dari cahaya itu.

Ketika pandangan permaisuri tertuju pada bayi itu, hatinya pun langsung merncintainya.

Kagumlah Anda bersamaku pada hikmah ilahiah yang berkilauan dan pengaturan Rabbani yang luhur itu. Musuh Allah, Fir’aun telah membunuh banyak bayi sebelum munculnya bayi ini, karena dia diberi tahu bahwa kerajaannya akan lenyap di tangan seorang anak yang dilahirkan dari Bani Israil. Namun justru Allah menghendaki anak ini diasuh di istana Fir’aun, yang kelak akan menjadi bencarna bagi raja yang lalim ini dan sebab bagi kehancurannya dan Kenancuran kerajaannya, sebagaimana kelak dia akan menjadi bencana bagi raja yang lalim itu dan sebab bagi kehancurannya dan kehancuran kerajaannya, sebagaimana kelak dia akan menjadi sebab bagi kebahagian sang permaisuri yang shalihah, istri raja yang lalim itu, yang menberikan cinta dan kasih sayangnya ke bayi itu, sehingga dia pun memperoleh balasan yang setimpal dengan perbuatan baiknya, yaitu dianugerahi petunjuj, pembenaran (terhadap risalah), dan surga.

Permaisuri yang shalihah itu benar-benar menjadi pelindung terbaik bagi bayi itu dari (ancaman) pisau-pisau Fir’aun.

Ketika para tentara Fir’aun mendengar tentang bayi itu, mereka segera mendatanginya dengan membawa pisau-pisau untuk memperlakukannya seperti perlakuan mereka terhadap bayi-bayi lain yang telah mereka sembelih dengan pisau mereka.

Namun wanita shalihah, permaisuri di istana Fir’aun, menghadang mereka seraya berkata, “Pergilah kalian, karena satu anak ini tidak akan menambah jumlah Bani Israil, aku akan mendatangi Fir’aun lalu aku akan meminta kepadanya agar anak ini diberikan kepadaku. Lalu jika dia memberikannya kepadaku, maka kalian telah berbuat baik, namun jika dia memerintahkan membunuhnya, maka aku pun tidak akan mencela kalian.”

Akhirnya wanita shalihah itu pun pergi kepada Fir’aun dengan membawa sang bayi agar dia memberikan bayi itu kepadanya, sedang dalam hatinya dia mendapatkan perasaan cinta kepada bayi itu seolah-olah dia telah menjadi anaknya sendiri.

Wanita shalihah ini mendatangi sang suami yang lalim dengan menggendong bayi kecil itu, lalu dia berkata kepadanya,

“la adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu.” (AI-Qashash: 9)

Namun musuh Allah, Fir’aun, telah dikuasai oleh kesombongan dan keangkuhan, setan telah meniup kerongkongannya sehingga dia menampakkan sikap arogansinya; dia menjawab istrinya dengan berkata, “Anak itu untukmu, sedangkan aku ti- dak membutuhkannya.”

Benar, anak itu menjadi penyejuk mata hati bagi wanita shalihah itu. Dialah yang memberikan kasih sayang dan melimpahkan cinta kepadanya.

Adapun sang musuh Allah ini, maka Allah Subhanahu Wata’ala telahngunci hatinya untuk bisa memberikan rasa cintanya kepada bayi kecil tersebut agar pada suatu hari nanti menjadi kesedihan dan kesengsaraan baginya.

Betapa dalamnya kebahagiaan permaisuri yang shalihah ini saat dia mengetahui bahwa bayi itu akan hidup bersamanya. Jangan tanyakan tentang kegembiraan yang bersemayam di dalam hati yang suci itu! Sungguh betapa kegembiraan yang mendalam telah merasuki hati wanita yang bertakwa ini.

Asiyah binti Muzahim pun memuliakan dan memperhatikan bayi kecilnya sebagaimana yang dilakukan oleh permaisuri pada umumnya yang mengalami hal serupa. Dia lalu mengutus utusan kepada wanita yang ada di sekitarnya, agar utusan itu dapat mencarikan seorang ibu susuan yang akan menyusui bayi kecil itu seperti ibunya sendiri.

Betapa terkejutnya sang permaisuri ketika bayi itu tidak mau menyusu kepada para wanita yang akan menyusuinya. Dia sangat sedih dan gelisah serta khawatir bayi kecil itu akan meninggal karena kelaparan.

Maka sang permaisuri memerintahkan agar bayi itu dibawa ke pasar supaya dia mendapatkan ibu yang akan menyusuinya. Namun lagi-lagi bayi kecil itu tidak mau menyusu dari para wanita yang akan menyusuinya. Di tengah suasana seperti itulah tiba-tiba datang ibu kandung sang bayi yang hatinya dipenu oleh kesedihan sejak dia berpisah dari anaknya dan dia tidak pernah menyangka bahwa dia akan mendapatkannya dalam keadaan hidup.

Namun janji Allah kepada sang ibu itu adalah benar bahwa Dia akan mengembalikan bayi kecilnya kepadanya,

“Maka Kami kembalikan dia (Musa) kepada ibunya, agar senanghatinya dan tidak bersedih hati, dan agar dia mengetalui bahwa janji Allah adalah benar.” (Al-Qashash: 13).

Betapa bahagianya ibu yang sangat sedih tersebut saat dia melihat putranya, dan air kehidupan terlihat mengalir di tubuhnya.

Dia pun langsung menggendong bayi itu di pangkuannya, dan sungguh amat mengejutkan, seketika itu bayi tersebut menyusu pada payudara ibunya hingga dia kenyang.

Orang-orang dari berbagai penjuru bergegas menemui Asiyah binti Muzahim untuk mengabarkan berita gembira kepadanya bahwa bayi itu telah mendapatkan wanita yang me- nyusuinya.

Berita itu benar-benar membuat sang permaisuri sangat bergembira. Lalu sang ibu masuk sambil menggendong bayinya yang tidak mau lepas darinya. Asiyah tidak mengetahui bahwa wanita itu adalah ibu kandung bayi itu, dan sang ibu khawatir anaknya akan dibunuh bila dia menyampaikan hakikat yang se- benarnya kepada mereka.

Ketika sang permaisuri melihat bayi itu tidak mau lepas dari pangkuan ibunya, maka kegembiraan memenuhi lubuk hatinya, dia berkata kepadanya, “Tinggallah di sini bersamaku untuk menyusui anakku ini, karena aku tak pernah mencintai sesuatu seperti rasa cintaku kepadanya.”

Sang ibu berkata, “Aku tidak dapat meninggalkan rumah dan anakku sehingga dia bisa terlantar, maka bila dirimu rela untuk memberikannya kepadaku, maka aku akan membawanya ke rumahku untuk tinggal bersamaku dan aku tidak akan lalai memberikan kebaikan kepadanya, aku pasti akan melakukannya. Namun jika tidak demikian, maka aku tidak bisa meninggalkan rumah dan anakku.”

Akhirnya Asiyah binti Muzahim setuju bahwa anak itu tinggal bersama wanita tersebut yang merupakan ibu kandungnya sendiri.

Mahasuci Allah yang ilmuNya mencakup segala sesuatu dan pengaturanNya meliputi segala yang ada, dan Dia Mahaagung dalam menetapkan hukumNya. Mahasuci Allah yang se- tiap hari mengatur urusan makhlukNya.

Anak itu tumbuh dan berkembang dengan dilingkupi oleh cinta dan kasih sayang dari sang permaisuri. Hadiah dan pemberian setiap hari datang ke rumah ibu bayi itu.

Sang anak tumbuh dewasa dalam kenikmatan yang diberi- kan oleh permaisuri yang mulia itu. Kemudian hari demi hari berlalu, dan anak yang kecil itu terus tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa hingga terjadilah sebuah peristiwa yang akan melenyapkan kerajaan Fir’aun, musuh Allah; yaitu peristiwa yang akan menjadi peringatan tentang hancurnya kerajaan Fir’aun dan awal berita gembira bagi sang permaisuri yang shalihah, Asiyah binti Muzahim.

Allah Subhanahu Wata’ala mengutus NabiNya, Musa Alaihi Sallam untuk menyeru kepada Fir’aun yang lalim agar beribadah kepada Allah dan mentauhidkanNya.

Fir’aun memperlihatkan kesombongan dan keangkuhannya, dan dia enggan untuk tunduk kepada cahaya kebenaran.

Namun di dalam istana yang penghuninya berada di atas kekafiran itu, tinggallah permaisuri yang bertakwa di mana suatu hari dia telah mendapatkan sinar cahaya yang memancar dari wajah anak kecil itu. Dan pada hari ini, cahaya petunjuk yang pernah dibawa oleh anak kecil itu menyinarinya kembali setelah kini dia menjadi Rasul Allah dan KalimNya.

Cahaya itu merasuk ke dalam hati yang bersih, suci, jujur dan putih. Hati yang telah siap sedia menghadapi hari seperti ini. Hati yang tak terkotori dengan perasaan cinta kepada suami yang lalim. Betapa mulianya permaisuri yang cerdas ini, dan alangkah bagusnya hatinya.

Berbahagialah wanita bertakwa ini yang telah diliputi oleh kasih sayang ilahi untuk menjadi pengikut Nabi Allah, Musa Alaihi Salam. Betapa bernilainya hadiah ilahiah itu yang menjadikannya salah seorang wanita yang beriman.

Ketika suaminya bersikap sombong, mendustakan, dan ka- fir, justru dia membenarkan seruan Nabi Musa dan beriman kepadanya sehingga dia termasuk wanita yang beruntung.

Tatkala berita tentang keimanan Asiyah sampai ke telinga musuh Allah, Fir’aun, maka dia marah, sambil berdiri dan duduk, mengancam dan menghardik. Namun keimanan yang telah merasuk ke dalam lubuk hati wanita shalihah itu tidak tergoyahkan oleh ancaman, keangkuhan, dan kesombongan Fir’aun.

Sang suami yang lalim itu keluar kepada kaumnya seraya berkata kepada mereka, “Apa yang kalian ketahui tentang Asiyah binti Muzahim?” Maka mereka memujinya. Lalu Fir’aun berkata kepada mereka, “Sesungguhnya dia menyembah Tuhan selainku.” Maka mereka berkata kepadanya, “Bunuhlah dia!”

Perhatikanlah kezhaliman ini! Dan renungkanlah kekafiran ini! Semoga Anda diberi petunjuk untuk menjadi orang shalih. Kemudian saat ujian dan cobaan pun tiba. Betapa beratnya saat-saat itu bagi wanita shalihah ini! Fir’aun datang dengan kesombongan, keangkuhan, kezhaliman, dan tentaranya; sedangkan wanita Mukminah ini datang dengan membenarkan (risalah Nabi Musa Alaihi salam), keyakinan dan kerinduannya kepada apa yang ada di sisi Allah .

Betapa mulianya engkau, wahai putri Muzahim! Engkau adalah wanita lemah yang tak memiliki kekuatan selain keimanan yang mengguncang Firaun dan menggelisahkan ketenangannya.

Kemudian tibalah saat-saat yang menentukan, yaitu saat sang raja yang lalim itu memerintahkan kepada tentaranya untuk memasang pasak, lalu dipasanglah pasaknya, lalu wanita Mukminah yang shalihah itu pun dibawa untuk diikat kedua tangan dan kakinya pada pasak itu di bawah terik matahari yang sangat panas.

Raja yang lalim itu menimpakan berbagai macam siksaan kepada wanita Mukminah ini. Kedua tangan dan kakinya dipaku dan di atas punggungnya diletakkan batu yang besar.

Demi Allah, tidakkah Anda terkagum bersama saya; bagai- mana wanita Mukminah ini bersabar atas penyiksaan itu?

Alangkah hebatnya sikap yang bagus dan tiada duanya ini. Seandainya penyiksaan ini ditimpakan kepada seorang laki-laki, maka kita akan mengatakan, “Dia adalah laki-laki yang sabar dan tegar” Namun tahukah kita, wanita macam apakah Asiyah binti Muzahim ini?

Ya, Asiyah adalah seorang wanita, tetapi dia tidak menantang Fir’aun dengan kelemahan fisiknya, namun dia menantangnya dengan kekuatan hatinya yang telah dipenuhi oleh cahaya keimanan yang membuat Fir’aun lebih lemah dari orang yang paling lemah sekalipun. Ketika siksaan Fir’aun menimpa wanita shalihah ini, maka tentara iman yang bangkit dari hati yang jujur itu menyambutnya sehingga siksaan pun menjadi ringan. Betapa mulianya wanita yang memiliki sifat-sifat itu! Betapa agungnya wanita yang memiliki tekad yang kuat itu

Siksaan terus-menerus ditimpakan kepada wanita yang jujur itu, namun pertolongan ilahi tidak pergi menjauh dari wanita shalihah itu. Maka setiap kali mereka meninggalkannya, para ma- laikat pun datang menaunginya.

Wanita yang bertakwa itu menolak gemerlapnya dunia, perhiasannya yang semu, dan kenikmatannya yang fana.
Jiwa yang suci itu naik menuju kenikmatan yang abadi dan kekekalan di dalam surga. Maka dia pun terus-menerus mengucapkan,
“Wahai Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisiMu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.” (At-Tahrim: 11).

Allah pun mengabulkan doa wanita yang shalihah ini, maka disingkaplah tirai yang menutupi pandangannya sehingga dia melihat rumahnya dibangun di dalam surga. Sungguh betapa gembira dan betapa berbahagianya dia!

Bagaimanakah dugaan Anda terhadap seorang hamba yang telah melihat rumahnya di surga? Ya, surga! Barang dagangan Allah yang mahal dan tempat yang paling mulia. Kenikmatannya tak dapat dilukiskan, dan kebahagiaannya di atas segala kebahagiaan. Demi Allah, betapa bahagianya penghuni surga, dan betapa indahnya kehidupan orang yang tinggal di dalamnya Ketika wanita yang shalihah itu melihat rumahnya di dalam surga, maka dia sangat merindukannya sebagaimana orang yang sangat haus merindukan air yang dingin.

Dia tak mempedulikan Fir’aun dan para algojonya, dia juga tak mempedulikan Fir’aun dan keangkuhannya, tetapi dia tersenyum dengan senyuman orang yang gembira dan tertawa dengan tertawanya orang yang diberi kabar gembira bahwa dia akan memperoleh kenikmatan.

Fir’aun yang lalim merasa bingung, dan dia berkata kepada para pengawalnya, “Tidakkah kalian heran dengan kegilaannya? Kita siksa dia tapi dia malah tertawa!”

Benar, seandainya Fir’aun melihat apa yang dilihat wanita shalihah itu, maka kerajaannya menjadi kecil baginya dan dia akan tahu bahwa dia dalam keadaan tertipu. Kemudian Allah esmenyempurnakan cita-cita wanita shalihah itu sebagaimana yang dia harapkan. Setelah dia melihat rumahnya di surga, Allah pun menyelamatkannya dari Firaun dan para pendukungnya yang zhalim.

Maka tibalah kini saat perpisahan! Sang raja yang lalim ini berteriak memanggil para pengawalnya agar meletakkan batu besar di atas perut wanita yang beriman ini. Akhirnya, jiwa yang suci itu pergi kepada Sang Penciptanya untuk menikmati kehidupannya di dalam surga dan berbahagia di negeri yang kenikmatannya kekal yang tidak akan sirna dan berubah, dan dia tinggalkan sang raja yang lalim di negeri yarng penuh kesengsaraan, negeri yang fana dan kenikmatan yang pastı akan lenyap. Seandainya disingkap tirai bagi raja yang lalim ini niscaya dia akan menggigit jarinya karena menyesal, namun penyesalan itu baru akan dia rasakan saat laut menghimpitnya.

Inilah Asiyah binti Muzahim yang telah meninggalkan au nia setelah dia merasakan berbagai macam siksaan. Sungguh menakjubkan keadaan seorang wanita yang le mengutamakan panasnya matahari ketimbang naungan istana, rela dengan belenggu daripada gelang dan mutiara yang berkilauan, lebih mengutamakan tanah dan batu besar daripada permadani yang empuk, dan rela dengan cambukan para algojo daripada dilayani oleh pembantu dan memakai pakaian sutra.

Betapa mulianya engkau, wahai putri Muzahim! Semua itu engkau lakukan demi memperoleh kenikmatan yang kekal dan kebahagiaan yang abadi. Seandainya para wanita di zaman ini mengambil pelajaran darinya, di manakah posisi kalian wahai kaum wanita, dalam si- kap yang tiada duanya ini? Seandainya banyak kaum lelaki yang berpegang teguh pada prinsip seperti ini! Dunia memang pasti pergi dan orang-orang yang ada di dalamnya juga akan pergi, namun prinsip mereka dan jejak langkah mereka akan tetap ada.

Semoga Allah merahmati dan meridhai putri Muzahim. Selamat untukmu, wahai wanita shalihah, dengan semua ke- utamaan itu. Semerbak wangi keimananmu wahai wanita shalihah, me- motivasi seluruh generasi, seperti: benarnya keyakinan, kekuatan tekad, ketinggian cita-cita dan kemurnian iman, maka berbahagialah engkau, wahai putri Muzahim, dengan kenikmatan yang tak akan pernah sirna, kesenangan yang tak akan terkotori oleh ke- sedihan, dan kelezatan yang tak akan berkurang oleh berbagai peristiwa zaman.

‌**********

Penulis : Ustadz Azhari Ahmad Mahmud
(Di Sadur Dari Buku Kisah Para Wanita Mulia yang Memiliki Peran Besar dalam Sejarah), h. 1-8)

Demikian Semoga Bermanfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Khazanah IslamKisah Asiyah binti MuzahimKisah Wanita muliaTazkiyatun Nafs
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Ironi di Negara Berpanglima Hukum

Next Post

Al-Azhar Mesir Kecam Pengadilan Israel yang Izinkan Yahudi Beribadah di Al-Aqsa

Wahyuni

Wahyuni

Wahyuni Subhan adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Pembina Daar Al-Qalam, Team FMDKI News dan Guru SD IT Wahdah Islamiyah Gowa.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua

    Agustus 19, 2026
    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Agustus 19, 2026
    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Muh Akbar
    Agustus 17, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1642 shares
      Share 657 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      901 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah, Kiyai Muhammad Zaitun Rasmin mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) yang menggunakan tantangan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari gimmick pemasaran.  Aksi tersebut menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan sebuah booth produk minuman beralkohol memberikan tantangan hafalan Surah Ad-Duha kepada pengunjung beredar luas di media sosial.  Menurut Kiai Zaitun Rasmin, penggunaan Al-Qur’an untuk kepentingan pemasaran produk yang jelas bertentangan dengan ajaran Islam merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan sangat melukai perasaan umat Islam.  “Demi marketing, demi gimmick, Al-Qur’an yang sangat dimuliakan umat Islam justru dilecehkan. Ini melukai hati seluruh umat Islam,” tegas Kiai Zaitun, Rabu, (12/8/2026).  Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan permintaan maaf atau klarifikasi dari pihak terkait. Menurutnya, kasus tersebut perlu diusut secara serius untuk memastikan adanya pertanggungjawaban.  “Ini harus diusut dan dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.  Kiai Zaitun berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi seluruh pelaku usaha serta penyelenggara kegiatan agar menghormati nilai-nilai agama dan tidak menggunakan simbol ataupun ajaran agama sebagai gimmick pemasaran yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.  #zaitunrasmin #nasional #mui #penistagama
    • Pembantaian di Gaza masih terjadi, puluhan hingga ratusan nyawa melayang setiap hari, dan kita tidak tahu, kapan semua ini akan berhenti..  Ditengah heningnya dunia akan isu ini, Jurnalis di Gaza berteriak setiap hari, menyampaikan berita dengan mempertaruhkan semua yang mereka miliki.. Hingga saat ini, lebih dari 260 jurnalis telah pergi meninggalkan dunia ini..  Namun misi dan perjuangan mereka tak akan pernah berhenti dan tak akan pernah mati..  Suara-suara Gaza masih bertahan hingga saat ini.. dengan berani, mereka terus menyuarakan apa yang terjadi.. tanpa perlindungan, sumber daya, ataupun jaminan jika mereka bisa bertahan hingga Gaza merdeka nanti..  Percayalah, suara mereka tetap hidup dan kebenaran pasti akan menang..  #gaza #gazaunderattack #palestine #jurnalis #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pakaian yang menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh ketika mengikuti karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Imbauan ini merupakan upaya preventif guna mencegah terselubungnya kampanye gerakan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).  “Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ujar Kiai Muiz Ali.  Kita menghargai perbedaan, tapi bukan dengan penyimpangan.  Tetap jaga diri dan keluarga kita agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai agama, moral dan bangsa kita..  Selanjutnya baca di: https://mujahiddakwah.com/2026/08/mui-ingatkan-karnaval-agustusan-jangan-dijadikan-ajang-kampanye-lgbt  #indonesia #lgbt #hutri #tolaklgbt #mui
    • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan resmi menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Isi utama perjanjian tersebut meliputi: Serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ketiga negara berkomitmen untuk memberikan respons bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah disepakati. Meningkatkan kerja sama militer melalui latihan gabungan, interoperabilitas pasukan, serta pertukaran personel militer. Memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan untuk menghadapi ancaman terorisme, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur strategis. Mengembangkan industri pertahanan melalui riset, pengembangan teknologi, produksi bersama, dan transfer teknologi. Perjanjian ini ditegaskan bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas serta keamanan kawasan, bukan ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah bagi kawasan dan dunia Islam, para pejabat mengatakan bahwa "Arsitektur keamanan regional telah didesain ulang melalui Perjanjian Mekkah." #turkey #duniaislam #arabsaudi #makkah #islam
    • G4z4 Berduka!!! 112 Syuhada di Makamkan Secara Massal, Bukti Nyata Gen0sid4 yang Tak Kunjung Henti. Ratusan warga G4z4 mengiringi pemakaman 112 anggota keluarga Al-Hassayneh dan Abu Shari'ah di Kota G4z4, Selasa (4/8/2026), Jenazah ini berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan penjajah zionis Isr4el. Mereka bukan sekadar angka, mereka adalah manusia yang menunggu lebih dari 2,5 tahun di bawah reruntuhan, hingga akhirnya dikeluarkan dan diberikan hak terakhir mereka untuk mengucapkan selamat tinggal! Apakah 73.375 Jiwa Gaza yang gugur dan 175.000 terluka tak mampu menghentikan ini semua? Kemana hati nurasi kemanusiaan yang lantang diucapkan itu?? Ingatlah, diam dan acuh tak pedulimu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak. Bangkitlah umat Islam, nyawa saudaramu gugur tiap harinya. Roketkan doamu ke langit agar Allah berikan kemenangan-Nya... Semoga Allah menjadikan mereka syahid di Jalan-Nya dan dan masukkan ke dalam Jannah-Nya. Allahumma Aaamiin..🤲🤲😭😭 #gaza #gazaunderattack #palestina #freepalestine🇵🇸 #masjidalaqsa
    Next Post

    Al-Azhar Mesir Kecam Pengadilan Israel yang Izinkan Yahudi Beribadah di Al-Aqsa

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media