MUJAHIDDAKWAH.COM, ⁣⁣⁣BULUKUMBA – Karang Taruna Bina Bangsa Desa Anrang Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba mengadakan Penataran Seputar Ramadhan bekerjasama dengan Departemen Dakwah DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba yang dilaksanakan di Masjid H. Rappe Desa Anrang pada Senin, (12/04/2021).

Penataran Seputar Ramadhan ini mengangkat tema “Meraih Kemuliaan Ramadhan” dengan menghadirkan pembicara Ustadz A. Muhammad Syawal, S.HI yang juga sebagai Pimpinan Ponpes Abu Bakar Ash-Shiddiq Bulukumba. Di awal materinya menyampaikan tentang berbagai amalan yang mulia di bulan Ramadhan dan sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

“Memperbanyak sedekah dan menjadi orang yang paling dermawan kepada setiap manusia utamanya dibulan ramadhan sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Dan juga amalan memperbanyak membaca Al-Qur’an sebagaimana dicontohkon juga oleh Imam Syafi’i yang mampu mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 60x diluar dari bacaan sholatnya. Amalan yang lainnya yaitu memperbanyak dzikir, memberi makan kepada orang-orang yang berpuasa dan juga termasuk menyantuni anak yatim,” ujarnya.

Selain itu, pemateri juga mengingatkan kepada seluruh peserta Penataran Seputar Ramadhan untuk Memperhatikan segala hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti berhubungan suami istri, larangan makan dan minum saat puasa serta pembatal-pembatal puasa yang lainnya.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta Penataran Seputar Ramadhan memberikan pertanyaan tentang bagaimana hukum bagi wanita yang menyusui bayi dan hamil jika dia tidak puasa. Apakah harus mengganti atau membayar fidiyah?.

“Hukum puasa bagi wanita yang menyusui dan hamil sebagaimana pendapat mayoritas ulama adalah dengan membayar fidiyah dengan cara mengganti puasa nya dengan makanan utamanya yang siap saji dengan jumlah 1 porsi perhari jika tidak puasa sebulan maka 30 porsi. Dan juga ada ulama yang membolehkan untuk merupiahkan jumlah porsi yang sesuai dengan jumlah puasa yang tidak dikerjakan,” jawabnya.

Alumni STIBA Makassar tersebut juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar memaksimalkan ibadah dibulan Ramadhan, apalagi bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan dan kemuliaan. Salah satunya malam Lailatul Qadr.

“Beribadah kepada Allah secara terus-menerus sampai kematian menjemput kita. Utamanya dibulan Ramadhan termasuk bersemangat dan memotivasi diri untuk mencari keutamaan Lailatul Qadr. Dan bersemangat membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan,” tegasnya.

Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom

Tinggalkan Balasan