MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Madani Institute menggelar bedah buku KH. Fathul Muin Dg Maggading dan Pergolakan Dakwah Sulawesi Selatan Akhir Abad XX yang ditulis oleh Ustadz Syandri Sya’ban, Lc., M.Ag. Diadakan secara Virtual melalaui Zoom Meeting pada hari Ahad, (27/12/2020).
Buku ini membahas seputar biografi KH. Fathul Muin Dg Maggading serta perjuangan dakwahnya di kota Makassar dan sebagai tokoh Muhammdiyah yang memiliki pengaruh yang besar dan murid-murid yang banyak.
Buku dengan judul K.H. Fathul Mu’in Dg. Maggading dan Pergolakan Dakwah Sulawesi Selatan, Ulama Karismatik, dari Perjuangan Merebut Kemerdekaan Hingga Pergolakan Orde Baru” adalah sebuah buku biografi salah satu tokoh sentral gerakan dakwah Sulawesi Selatan, sekaligus menggambarkan beberapa sisi sejarah kondisi gerakan Organisasi Muhammadiyah khususnya di Makassar.
“Buku ini pada asalnya adalah salah satu bagian dari Tesis penyelesaian Strata Dua (S2) yang dilatar belakangi oleh semangat memperkenalkan tokoh-tokoh dakwah Sulawesi Selatan dan sebagai bentuk kesyukuran kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan sekaligus sebagai rasa terima kasih kepada seluruh Guru, Asatidzah, dan Pembina yang selama ini telah membimbing penulis dalam banyak sisi kebaikan khususnya di kalangan asatidza Yayasan Wahdah Islamiyah,” ujar Ustadz Syandri.
Wahdah Islamiyah sendiri sebagai organisasi dakwah yang telah menasional, tidak bisa lepas dari tokoh dalam buku ini, yaitu K.H. Fathul Mu’in Dg Maggading sebagai guru dari para senior pimpinan organisasi Wahdah Islamiyah.
“Oleh sebab itu, saya sangat tertarik menggali lebih dalam tentang sosok ulama yang telah menjadi inspirasi lahirnya lembaga dakwah ini,” lanjutnya.
Dosen STIBA Makassar tersebut menjelaskan bahwa tujuan penulis buku ini sebagai literatur dan menjadi referensi bagi peenliti dan generasi muda dalam memahami dan mengkaji sejarah, pemikiran dan pergerakan dakwah.
“Diantara tujuan penting penulisan buku ini selain sebagai sumber referensi kajian sejarah dan pemikiran tokoh tanah air juga yang terpenting adalah bagaimana generasi muda tidak lupa dengan peran serta andil ulama dalam berbagai lini kehidupan, mulai dari perjuangan membela tanah air dalam proses kemerdekaan sampai pada peran sentral dalam penyebaran Islam melalui dakwah,” tegasnya.
Harapan penulis dengan hadirnya buku ini, bisa mengingatkan generasi muda untuk terus mempelajari sejarah tokoh-tokoh tanah air khususnya para ulama sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan yang semakin sulit secara khusus tantangan dakwah menyebarkan prinsip-prinsip Islam.
Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom

















































































