Corona dan Kesombongan

Makhluk kecil ini adalah salahsatu tanda dari tanda kebesaran Allah azza wa jalla.Tujuan Allah tampakkan tanda kebesarannya, untuk mengikis kesombongan manusia. Allah berfirman,
“Dan tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirim￾kan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena (tanda-tanda) itu telah didustakan oleh orang terdahulu. Dan telah Kami berikan kepada kaum Tsamud unta betina (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya (unta betina itu). Dan Kami tidak mengirimkan tanda-tanda itu melainkan untuk membuat manusia takut.” (QS Al-Isra’ : 59)

Maka sungguh ironi, jika tanda-tanda tersebut tidak membuat manusia takut atau semakin sombong. Sehing￾ga dengan pongah mengatakan, “Saya tidak takut corona.” Atau, kesombongan dalam bentuk ekspresi lain, tambah maksiatnya kepada Allah.

Astaghfirullah wa atuubu ilaih…

Saudaraku yang dimuliakan Allah…

Corona, hanyalah makhluk kecil yang Allah ciptakan di jagat alam ini. Ukurannya bahkan jauh lebih kecil dari makhluk terkecil yang pernah dilihat mata telanjang, yaitu semut. Para ilmuwan mengatakan, virus Corona berukuran 100 – 150 nanometer. Makhluk kecil ini telah menggemparkan bumi.

Orang-orang gelisah, ekonomi turun, tranportasi di￾batasi, bahkan beberapa negara di bumi ini, telah melakukan lockdown.

Jika bumi yang sedemikian luas, dibuat tak berdaya oleh makhluk kecil ini, maka apakah pantas bagi manusia, sosok makhluk yang lebih kecil dari bumi, menyombongkan diri?! Menganggap dirinya paling kuat, paling kaya, paling layak dihormati, paling berjasa, paling pinter, sampai merasa bahwa agama Allah tidak lebih pinter dari ide-idenya. Sehingga menyimpulkan, syariat Islam tidak sesuai dengan perkembangan zaman?! Pongah di hada￾pan aturan Allah?! Tak peduli dengan dosa. Tak peduli dengan neraka.

Siapalah kita? Oleh si makhluk kecil ini saja kita dibuat tak berdaya. Kok mau nantang Tuhan penciptanya, Allahu Akbar, Tuhan semesta alam yang maha kuat lagi maha besar.

Ternyata manusia jika sombong, sombongnya melebi￾hi bumi. Padahal Allah mengatakan,

“Sungguh, penciptaan langit dan bumi itu lebih besar dari￾pada penciptaan manusia, akan tetapi kebanyakan manu￾sia tidak mengetahui.” (QS. Ghafir, 57)

Pantaslah jika ganjaran kesombongan itu adalah, tak masuk surga, walau sekecil apapun kesombongan itu. Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam bersabda,

“Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan sebesar butiran debu”.

“Seseorang suka baju yang indah, dan sendal/sepatu yang bagus. Apakah ini termasuk sombong?” Tanya seorang sahabat.

Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan. Sombong itu adalah, menolak kebenaran dan mer￾endahkan manusia.” (HR. Muslim)

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari setiap tanda kebesaranNya, dan menjauhkan kita dari sifat sombong

*************

Penulis: Ahmad Anshori

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah