Taqwa adalah pesan lama. Bahkan, sangat lama, Dari Nabi umat terdahulu, Ahli Kitab, sampai umat Nabi Muhammad SAW yang mulia. Pesan yang tidak pernah kadaluarsa sepanjang masa.
“…dan sungguh Kami telah berpesan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (Juga) kepada kamu; ertakwalah kepada Allah.” (QS al-Nisa’:131).
Taqwa memiliki dua rukun. Pertama, menjalankan perintah Allah SWT. Kedua, menjauhi larangan-Nya. Ini bagai dua sisi mata uang. Tidak berlaku jika hanya sebelah. Dalam satu kesempatan, Ulama Betawi, KH Abdullah Syafi’i rahimahullâh, pernah menyebut bahwa taqwa itu maju-mundur. Maju ketika ada perintah Allah SWT, dan mundur ketika ada larangan-Nya. Jadi, maju Kena, mundur kena. Tapi ini bukan judul film Warkop DKI. Maksud ucapan Kyai itu, maju kena pahala, mundur juga kena pahala.
Ramadhan yang lalu, pesan taqwa ini terus diingatkaln. Rumus kebahagiaan, iman + puasa = taqwa (Q5 al Baqarah : 183) digaungkan di mana-mana. Dari majlis ilmu, kultum ba’da shalat, kultum tarawih, sampai mimbar shalat Jum’at dan shalat Idul Fitri. Taqwa menjadi target yang ingin dicapai, agar kayak menyandang gelar al-Muttaqin.
Pasca ldul Fitri, pesan ini masih berlanjut. Ada dua ibadah besar di bulan Dzulhijjah. Haji dan Qurban. Untuk yang haji, Allah berpesan agar taqwa menjadi bekal perjalanannya. Karena taqwa adalah bekal terbaik yang harus disiapkan (QS al-Baqarah: 197).
Sedangkan untuk yang berqurban, Allah ingatkan bahwa yang akan sampai kepada Allah SWT bukan daging atau darah hewan qurbannya. Taqwa itulah yang akan sampai kepada-Nya (QS al-Hajj: 37).
Mengapa takwa penting? Karena takwa akan mendatangkan keuntungan, baik untuk pribadi juga untuk masyarakat, dunia dan akhirat. Di dunia, Allah berjanji akan memberikan solusi dari setiap masalah, dan rejeki yang tak terduga (QS al-Thalaq: 2-3). Juga akan diberikan ilmu (QS al-Baqarah: 282), akan dibukakan pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi (QS al-A’raf 96).
Di akhirat, orang yang bertaqwa akan diampuni dosanya (QS al-Anfal: 29), diselamatkan ketika menyeberang jembatan di akhirat (QS Maryam 71-72), dan menjadi penghuni surga (QS Maryam: 63,
QS. Muhammad: 15).
Ramadhan, Haji dan qurban akan berlalu. Tapi taqwa harus ada selalu. Sebab kita diperintankan menjadi orang yang bertaqwa setiap saat. Di mana saja, kapan saja dan dalam keadaan apa saja. Taqwa bukan hanya ada di atas sejadah, di Tanah Suci, atau di hari Kaya. Inilah pesan yang terkandung dalam sabda Kanjeng Nabi Muhammad SAW, ittaqiLlâha haitsumaá kunta (HR al-Tirmidzi).
Sebagai pengingat, setiap Jum’at, khatib tidak pernah bosan menyampaikan wasiat taqwa. Bukan taqwa yang biasa, tapi yang sebenar-benar taqwa (ittaquLläha haqqa tuqatihi). Aplikasinya, menurut ulama tafsir ada tiga.
Pertama, selalu taat kepada-Nya, jangan maksiat kepada-Nya. Kedua, selalu mengingat-nya, jangan melupakan-Nya. Ketiga, selalu bersyukur kepada-Nya, dan tidak mengkufuri nikmat-Nya. Kata ulama, hakikat taqwa itu bisa tercapai, jika malaikat pencatat amal buruk dari kita, sudah tidak lagi bekerja.
Susah juga ya. Ya memang susah. Kalau mau masu sekolah atau kampus favorit saja harus bersusah paya apalagi mau masuk surga. Sungguh aneh, kalau untuk masuk sekolah atau kampus favorit ada orang gigih bekerja keras.
Sementara untuk masuk surga sambilan, menunda-nunda, dan berleha-leha. Oleh karena itu, jika dikatakan hidup adalah perjuangan. Maka perjuangan yang paling utama adalah menjaga ketaqwaan. Setiap waktu, sampai kita kembali kepada-nya dalam keadaan husnul husnul khatimah. Semoga kita diberi kekuatan menjalaninya.
************
Bersambung, Insya Allah…
Penulis: Ustadz Dr. Muhammad Ardiansyah, M.Pd.I
(Pengasuh Ponpes at-Taqwa Depok & Penulis Buku Catatan Pendidikan)
Sumber: Buku Catatan Pendidikan (Refleksi Tentang Nilai-Nilai Adab dan Budaya Ilmu dalam Islam), Penerbit (Yayasan Pendidikan Islam At-Taqwa Depok) Cetakan Pertama Februari 2020.
Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…
Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)








































































