• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Jumat, Oktober 23, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Tiga Delegasi PBA IAI STIBA Makassar Raih Juara dalam Lomba Bahasa Arab Lisanul Hikmah 2026

    Tiga Delegasi PBA IAI STIBA Makassar Raih Juara dalam Lomba Bahasa Arab Lisanul Hikmah 2026

    Innalillahi, Kiai Syukron Ma’mun Wafat: Ulama Karismatik yang Dijuluki ‘Singa Podium’

    Innalillahi, Kiai Syukron Ma’mun Wafat: Ulama Karismatik yang Dijuluki ‘Singa Podium’

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    Ketum PP LIDMI Desak Penetapan Status Bencana Nasional di Tengah Lonjakan Luas Karhutla 2026

    Ketum PP LIDMI Desak Penetapan Status Bencana Nasional di Tengah Lonjakan Luas Karhutla 2026

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Karhutla dan Kerusakan Lingkungan: Di Mana Peran Pemerintah dalam Penanggulangannya?

    Karhutla dan Kerusakan Lingkungan: Di Mana Peran Pemerintah dalam Penanggulangannya?

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Tiga Delegasi PBA IAI STIBA Makassar Raih Juara dalam Lomba Bahasa Arab Lisanul Hikmah 2026

    Tiga Delegasi PBA IAI STIBA Makassar Raih Juara dalam Lomba Bahasa Arab Lisanul Hikmah 2026

    Innalillahi, Kiai Syukron Ma’mun Wafat: Ulama Karismatik yang Dijuluki ‘Singa Podium’

    Innalillahi, Kiai Syukron Ma’mun Wafat: Ulama Karismatik yang Dijuluki ‘Singa Podium’

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    Ketum PP LIDMI Desak Penetapan Status Bencana Nasional di Tengah Lonjakan Luas Karhutla 2026

    Ketum PP LIDMI Desak Penetapan Status Bencana Nasional di Tengah Lonjakan Luas Karhutla 2026

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Karhutla dan Kerusakan Lingkungan: Di Mana Peran Pemerintah dalam Penanggulangannya?

    Karhutla dan Kerusakan Lingkungan: Di Mana Peran Pemerintah dalam Penanggulangannya?

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    FORKOMNAS Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Pelarangan Jilbab di Azerbaijan dan Konser Andrea Bocelli

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    Ustadz Zaitun Rasmin Kecam Keras Serangan Houthi ke Saudi yang Tewaskan 13 Orang dan Ratusan Terluka

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    Serangan Drone Houthi di Bandara Utama Arab Saudi Tewaskan 12 Orang dan 309 Lainnya Terluka

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in MUSLIMAH, Parenting

Apa Metode Yang Tepat Dalam Menangani Kenakalan Anak-anak?

Muh Ikramby Muh Ikram
Reading Time: 9 mins read
Desember 15, 2019
Apa Metode Yang Tepat Dalam Menangani Kenakalan Anak-anak?
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيم

Pertanyaan

Pertanyaanku ini khusus terkait dengan kedua putriku, salah satu berumur 4 tahun dan yang lain berumur 2 tahun. Saya sangat kesulitan dalam mendidik keduanya. Setiap kali saya berusaha berinteraksi keduanya dengan lembut, pada akhirnya saya berteriak, memukul atau mengatakan perkataan yang tidak ingin saya katakan. Saya merasakan kebencian. Kedua putriku tidak mendengar perkataanku. Yang besar kalau saya katakan sesuatu kepadanya, dibalas dengan banyak perkataan. Yang kedua mulai berontak yang menjadikan saya marah. Perlu diketahui bahwa saya dalam kondisi kesulitan yang menjadikan saya capek. Apa solusinya? Bagaimana caranya supaya putriku taat? Bagaimana caranya supaya saya lebih bersabar?

Jawaban

Alhamdulillah

Pendidikan anak secara umum dan pendidikan anak wanita secara khusus, membutuhkan taufik yang agung dari Allah Ta’ala. Dahulu ada perkataan ‘Adab dari para bapak, dan perbaikan itu dari Allah’ selesai dari ‘Al-Adab Syariyyah karangan Ibnu Muflih, (3/552).

You might also like

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Juni 16, 2026

Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

Juni 16, 2026
Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

Juni 16, 2026
Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

Juni 16, 2026

Kaidah agung ini dalam pendidikan anak. Kebanyak para ayah menyangka bahwa dia mampu mendidik anaknya. Dengan kepandaian mendidik, kepintarannya dan kemampuan dirinya. Dia menyangka dengan memasukkan ke sekolah terbaik, mengajarkan ilmu pengetahuan yang tinggi, berkumpul dengan strata sosial tinggi. Dia menyangka telah menguasi dirinya dan mengendalikan prilakunya.

Ini adalah kesalahan besar !!

Ya, kedua orang tua diminta untuk mengambil sebab pendidikan yang bermanfaat dan baik yang layak untuk keduanya. Akan tetapi kesalahan yang fatal adalah hati para ayah menggantungkan ke sebab-sebab ini, percaya, menyandarkan pada kekuatannya. Seseorang ketika Allah biarkan pada dirinya akan tersesat, kalau dibiarkan pada ilmunya akan hina.

Nabi kita sallallahu alaihi wa sallam beliau sebagai utusan Allah dan cukup, Allah berfirman kepada beliau:

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ   (سورة القصص: 56)

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya.” (QS Al-Qasas: 56)

Ini Nabi Allah Nuh alaihis salam tidak menguasai anaknya sedikitpun sampai termasuk golongan orang-orang kafir. Ketika beliau bermunajat dan berdoa kepada Tuhannya seraya mengucapkan:

رَبِّ إِنَّ ابْنِي مِنْ أَهْلِي وَإِنَّ وَعْدَكَ الْحَقُّ وَأَنْتَ أَحْكَمُ الْحَاكِمِينَ  (سورة هود: 45)

“Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya.” QS. Hud: 45

Oleh karena itu diantara Doa Nabi sallallahu alaihi wa sallam setiap pagi dan sore hari adalah:

يَاحَيُّ يَاقَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ وَلا تَكِلنِي إِلَى نَفسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ  (رواه الحاكم وحسنه الألباني في، رقم صحيح الجامع، رقم 5820)

“Wahai Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri sendiri, saya memohon pertolongan dengan rahmat-Mu. Tolong perbaiki seluruh urusanku. Janganlah Engkau limpahkan kepada diriku sedikitpu juga.” (HR. Hakim dinyatakan hasan oleh Albani di Shahih Al-Jami, no. 5820).

Maka perhatikan wahai hamba Allah, makna ini banyak orang melalaikannya dari kalangan para ayah di zaman kita. Hendaknya ketika mendidik anak-anak kita jangan melimpahkan kepada diri, pemahanan dan ilmu kita. Seharusnya kita limpahkan kepada tali yang kuat, tempat kembali dan berlindung, Dzat yang dapat dimintai tolong dan pertolongan Tuhan seluruh Alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia sendiri yang menguasai hati, mengaturnya sesuai dengan apa yang dikehendaki, memegang ubun-ubun hamba dengan Tangan-Nya subhanahu. Kalau Dia berkehendak akan dituntun kepada petunjuk, kalau Dia berkehendak bisa membelokkannya. Maha Suci Allah Yang Mampu, Maha Bijaksana, Maha Melihat,, Maha Lembut dan Maha mengetahui segala sesuatu.

Diantara gambaran mengambil sebab dalam masalah ini adalah menghadapi pembangkangan dengan penuh hikmah, pelan dan penuh sayang hal itu karena pembangkangan dilawan dengan pembangkangan akan semakin menambah membangkang. Masalahnya seperti permainan tarik ulur diantara dua sisi. Setiap kali satu sisi menarik lebih keras, sisi lainnya mengendorkan. Jika sisi lain lebih keras menariknya, sang ibu membiarkan tali didepan anaknya. Jika sang menarik kencang juga maka akan putus oleh kenakalannya. Tapi jika dia kendorkan dapat menahan kerusakan yang lebih parah lagi.

Anak nakal biasanya ditandai dengan kecerdikan dan seringkali mempermainkan apa-apa yang diinginkannya. Biasanya merasakan dijauhi dengan orang disekitarnya baik saudara, kerabat, ayah dan kakeknya. Hal itu karena seringkali ada celaan, kekerasan, kasar yang dapat memutus taling kasih sayang. Dua faktor ini menjadikan anak menyendiri dari lingkungannya dan ada keinginan kuat balas dendam darinya. Hal ini seringkali terlihat pada pembangkangan dan prilaku nakal yang menyimpang dari kaidah sosial. Seharusnya anda dalam kondisi seperti ini, menghadapi pura-pura cerdik dan cerdas dengan pura-pura tidak tahu dan memaafkan. Menghadapi perasaan anak terbuang dengan perasaan saling menyayangi dan kasih sayang. Menghadapi prilaku nakal dan membangan dengan menampakkan kecintaan, jujur ingin memperbaikinya. Sebagai rasa cinta dan menjaganya. Disertai sikap tegas dalam mendidik tanpa ada kekerasaan. Atau menampakkan tantangan dalam berintaraksi dengannya.

Kemudian ketahuilah, bahwa mengatasi anak-anak tidak sempurna kecuali menjauhi dua hal dan melakukan dua hal. Dua hal yang harus dijauhi adalah kata-kata kotor dan pelecehan fisik. Dan dua hal yang harus dilakukan adalah menguasai perkataan dan menguasai diri. Penjelasan hal itu adalah sebagai berikut:

Kalau perkataan kotor dengan semua kata penghinaan yang diarahkan kepada kepribadian anak bukan pada prilakunya. Seperti mensifati dia itu lalai, pendusta, pembangkang atau sifat negatif lainnya.

Selayaknya yang dilakukan untuk menguasai anak dalam kondisi negatif seperti ini adalah cukup mensifati pada prilakunya saja sementara pribadinya disifati kebalikannya dengan sifat-sifat baik dan utama.

Mengganti sifat dia lalai dengan mengatakan kepadanya anda disiplin, bagaimana prilaku anda menjadi lalai?

Mengganti sifat dia pembohong, kita katakan kepadanya, ‘Anda jujur, kenapa mengatakan perkataan yang tidak terjadi??

Mengganti sifatnya yang pembangkang, kita mengatakan kepadanya, ‘Anda penyayang, bagaimana anda memukul saudara anda dengan keras?

Dan begitu seterusnya.

Sementara kalau pelecehan fisik adalah pelecehan fisik yang menghinakan. Tujuannya adalah menyakiti dan membalas dendam. Seperti memukul dengan pukulan keras, melebihi dari pukulan mendidik yang dibolehkan agama. Sampai kesakitan dan membalas dendam. Karena pukulan dalam syareat itu ada tiga tingkatan:

Paling ringan adalah pukulan mendidik, yang paling tinggi adalah pukulan hukuman pertengahan adalah pukulan untuk efek jera.

Kalau kita perhatikan dalam pukulan hukuman –tingkatan paling tinggi- kita dapatkan ada batasan-batasan agama, yang menjadikan lebih ringan dibandingkan dengan pukulan pada zaman kita dari kalangan bapak dan ibu kepada anak-anaknya.

Para ulama fikih mengatakan, “Bahwa orang sehat dan kuat dipukul dalam hukuman dengan cambuk pertengahan, (cambuknya) tidak basah dan tidak kering. Tidak ringan yang tidak menyakitkan dan juga tidak keras yang dapat melukai.

Mereka para ulama fikih mensyaratkan ketika pemukul agar tidak mengangkat tangannya lebh tinggi dari kepalanya sampai kelihatan putih ketiaknya dan lawannya berlindung darinya. Pukulan pun hendaknya merata ke tubuhnya.

Para ulama juga bersepakat bahwa tidak boleh memukul wajah, kemaluan dan angggota tubuh yang vital

Silahkan melihat hal itu, Hasyiyah Ibnu Abidin, (3/14) Zarqoni, (8/114) Raudhoh, (10/172) Mugni, (8/313 – 315).

Kalau batas diatur ditetapkan dalam pukulan yang paling tinggi, bagaimana dengan pukulan mendidik.

Pukulan mendidik sebagaimana dalam firman-Nya.

وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا  (سورة النساء: 34)

“Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. AN-Nisaa: 34)

Al-Qurtubi mengtakan dalam tafsirnya, (5/172), “Pukulan dalam ayat ini adalah pukulan pendidikan bukan pukulan yang menyakitkan yaitu yang tidak meretakkan tulang dan tidak menyisakan luka seperti kejang dan semisalnya karena maksudnya adalah perbaikan bukan lainnya.

Tidak ada pelanggaran kalau sampai merusak maka harus ada garansi. Begitu juga pukulan guru kepada muridnya dalam mengajarkan Qur’an dan adab.

Dalam shahih Muslim,

اتَّقُوا اللَّهَ فِي النِّسَاءِ فَإِنَّكُمْ أَخَذْتُمُوهُنَّ بِأَمَانَةِ اللَّهِ، وَاسْتَحْلَلْتُمْ فُرُوجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللَّهِ، وَإِنَّ لَكُمْ عَلَيْهِنَّ أَنْ لَا يُوطِينَ فُرُشَكُمْ أَحَدًا تَكْرَهُونَهُ، فَإِنْ فَعَلْنَ فَاضْرِبُوهُنَّ ضَرْبًا غَيْرَ مُبَرِّحٍ

“Takutlah kepada Allah terhadap istri-istri, karena engakau mengambilnya dengan amanah Allah. dan dihalalkan kemaluannya dengan kalimat Allah. kewajiban anda kepadanya adalah jangan menggauli di ranjang seorangpun yang tidak disukainya. Kalau dia melakukannya maka pukullah dengan pukulan yang tidak melukai.”(Hadits ini dikeluarkan Muslim dari hadits Jabir yang panjang tentang haji)

Kemudian beliau mengatakan,”Atho’ mengatakan saya bertanya kepada Ibnu Abbas, “Apa pukulan yang tidak menyakitkan? Beliau menjawab, “Dengan siwak dan semisalnya. Ini dikeluarkan Tobari dalam tafsirnya dengan sanad shahih.

Pengganti yang dapat diterima dari pelecehan fisik dan perkataan kotor adalah menghukum atas melarang.

Maksud dengan melarang adalah melarang mendidik bukan melarang secara umum tanpa ada batasan. Sebagai contoh, Melarang anak-anak bermain selama 10 menit. Adalah pelarangan sisi pendidikan yang terikat. Tujuannya adalah menahan sisi maknawi agar prilakunya menjadi lurus. Mendudukkan anak di kursi hukuman untuk beberapa menit yang sesuai dengan umurnya (10 tahun = 10 menit) ini juga termasuk bentuk pelarangan mendidik. Memotong sedikit pengeluaran harian anak-anak, ini juga termasuk melarang sisi pendidikan yang terikat.

Sementara melarang anak bermain selama sehari atau lebih, atau tidak memberi pengeluaran hariannya secara penuh. Hal ini dapat menjinakkan hukuman, kalau terus menerus dilakukan, maka anak akan menjadi terbiasa. Dan memulai mencari pengganti yang layak. Ketika dihukum dengan pelarangan secara mutlak.

Begitu juga berinteraksi anak dengan memberikan gambar bintang yang negatif dan yang positif, sangat bermanfaat sekali. hal itu dengan memberikan bintang satu atau lebih untuk prilaku yang positif. Dan dikurangi satu bintang atau lebih setiap melakukan prilaku negatif. Dengan memberikan aturan untuk bintang-bintang ini. Seperti diberi uang. Jika bintangnya telah mencapai sepuluh, maka akan diberi hadiah. Kalau sampai dua puluh, maka akan diajak tamasyah (rihlah) bersamanya. Dan begitu seterusnya.

Untuk menguasai dari sisi perkataan, bisa dengan tiga hal:

Pertama: mengatakan dengan perkataan cinta penuh perasaan. Seperti ungkapan anda kepada putri anda, saya mencintaimu atau kata-kata semisalnya. Karena ungkapan perasaan cinta, termasuk yang dianjurkan oleh Nabi sallalahu alaihi wa sallam dalam mendidik kepada kita. Dari Abu Karimah Miqdam bin Ma’dikarib dari Nabi sallallahu alaihi wa salam bersabda:

إِذَا أَحَبَّ الرَّجُلُ أَخَاهُ ، فَلْيُخْبِرْهُ أَنَّهُ يُحِبُّهُ   (رواه أبو داود، رقم 5124 ، والترمذي، رقم 2392 وصححه الألباني)

“Kalau seseorang mencintai saudaranya, hendaknya dia memberitahukan bahwa dia mencintainya.” (HR. Abu Daud, 5124, Tirmidzi, 2393 dan dinyatakan shahih oleh Albani)

Hendaknya mengungkapkan perkataan ini secara simultan setiap hari tanpa bersyarat.  Bukan disyaratkan pada momen tertentu atau karena melakukan prilaku yang disenangi ayah dan ibunya.

Kedua: Kata-kata apresiasi dan pujian. Meskipun sesuatu yang remeh. Karena terlalu sering mengkritik dan menghina secara simultan terus menerus, dapat berpengaruh secara negatif pada kepribadian anak dan berkembang secara pesat.

Ketiga: Kata-kata dukungan dan dorongan. Hal itu untuk mendorong kepandaiannya secara khusus. atau kegiatannya secara umum. Dan mendukung psikologis dengan mengantarkan dan mengembangkannya.

Sementara untuk menguasai sisi fisiknya juga dengan tiga hal:

Pertama: Mendekap secara simultan setiap hari tanpa ada syarat dengan perbuatan atau prilaku, seperti ungkapan cinta dan perasaan tanpa bersyarat. Hal ini mempunyai peran penting dalam menjaga dan menguasai perasaan anak-anak dalam pembinaan.

Kedua: Kontak fisik yang positif. Dengan mengusap tangan di rambutnya. Memegang bahunya dan kontak fisik positif lainnya. Sebagai pengganti dari kontak (fisik) negatif. Yang seringkali dilakukan dalam posisi membangkang dan prilaku negatif.

Ketiga: Partisipasi moral dan perasaan.

Secara moral, sekedar melihat, memberikan perhatian dan kekaguman terhadap kegiatan, hobi dan ketrampilan khusus.

Secara perasaan, berpartisipasi secara positif dan langsung bersamanya. Dalam permainan dan kesenangan. Dalam keseriusan dan gurauannya.

Sebagai penutup yang indah disini, kita ceritakan apa yang dilakukan manusia terbaik sallallahu alaihi wa sallam bersama anak-anak.

Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu berkata:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَحْسَنِ النَّاسِ خُلُقًا ، فَأَرْسَلَنِي يَوْمًا لِحَاجَةٍ، فَقُلْتُ: وَاللهِ لَا أَذْهَبُ، وَفِي نَفْسِي أَنْ أَذْهَبَ لِمَا أَمَرَنِي بِهِ نَبِيُّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَخَرَجْتُ حَتَّى أَمُرَّ عَلَى صِبْيَانٍ وَهُمْ يَلْعَبُونَ فِي السُّوقِ، فَإِذَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ قَبَضَ بِقَفَايَ مِنْ وَرَائِي، قَالَ: فَنَظَرْتُ إِلَيْهِ وَهُوَ يَضْحَكُ، فَقَالَ: يَا أُنَيْسُ أَذَهَبْتَ حَيْثُ أَمَرْتُكَ؟ قَالَ قُلْتُ: نَعَمْ، أَنَا أَذْهَبُ يَا رَسُولَ الله   (رواه مسلم، رقم 2310)

“Nabi sallallahu alaihi wa sallam adalah orang yang paling baik akhlaknya. Suatu hari saya diutus untuk suatu keperluan. Saya mengatakan, “Demi Allah saya tidak pergi. Tapi dalam diriku saya akan pergi seperti yang diperintahkan Nabi sallallahu alaihi wa sallam. Ketika saya keluar, saya melewati anak-anak bermain di pasar. Tiba-tiba Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam telah memegang tengkukku dari belakang. Berkata, “Saya melihat beliau sementara beliau dalam kondisi tertawa seraya mengatakan, “Wahai Unais, apakah kamu telah pergi seperti yang saya perintahkankan kepadamu? Saya menjawab, “Ya, saya telah pergi wahai Rasulullah.” (HR. Muslim, no. 2310)

Dan dari Anas radhiallahu anhu berkata:

خَدَمْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ سِنِينَ، وَاللهِ مَا قَالَ لِي: أُفًّا قَطُّ، وَلَا قَالَ لِي لِشَيْءٍ: لِمَ فَعَلْتَ كَذَا؟ وَهَلَّا فَعَلْتَ كَذَا  (رواه البخاري، رقم 6038، ومسلم، رقم 2309)

“Saya membantu Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam selama sepuluh tahun. Demi Allah, beliau tidak pernah mengatakan kepadaku ‘Ahh sama sekali. tidak juga mengatakan kepadaku untuk sesuatu, ‘Kenapa engkau lakukan seperti ini? Tolong kerjaan ini?” (HR. Bukhari, no. 6038 dan Muslim, no. 2309)

Inilah prilaku Nabi sallallahu alaihi wa sallam dengan pembantunya, apalagi prilaku beliau dengan anak?!

Dari Syadad bin Aus radhiallahu anhu berkata:

خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي إِحْدَى صَلَاتَيِ الْعِشَاءِ وَهُوَ حَامِلٌ حَسَنًا أَوْ حُسَيْنًا، فَتَقَدَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَضَعَهُ، ثُمَّ كَبَّرَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّى فَسَجَدَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ صَلَاتِهِ سَجْدَةً أَطَالَهَا، قَالَ أَبِي: فَرَفَعْتُ رَأْسِي وَإِذَا الصَّبِيُّ عَلَى ظَهْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَهُوَ سَاجِدٌ فَرَجَعْتُ إِلَى سُجُودِي، فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ ، قَالَ النَّاسُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّكَ سَجَدْتَ بَيْنَ ظَهْرَانَيْ صَلَاتِكَ سَجْدَةً أَطَلْتَهَا ، حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ قَدْ حَدَثَ أَمْرٌ ، أَوْ أَنَّهُ يُوحَى إِلَيْكَ ؟قَالَ: كُلُّ ذَلِكَ لَمْ يَكُنْ ، وَلَكِنَّ ابْنِي ارْتَحَلَنِي ، فَكَرِهْتُ أَنْ أُعَجِّلَهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ  (رواه النسائي، رقم 1141 ، وصححه الألباني)

“Ketika Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam keluar kepada kami dalam salah satu shalat isya’ beliau membawa Hasan dan Husain. Kemudian Rasulullah sallallahu alai wa sallam ke depan dan menaruhnya. Kemudian takbir untuk shalat, ketika sujud dalam shalatnya, beliau lama sujudnya. Ayahku mengatakan, “Saya mengangkat kepalaku, ternyata anak-anak di atas punggunng Rasulullah sallallahu alai wa sallam sementara beliau dalam kondisi sujud. Dan saya kembali bersujud. Ketika Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam selesai shalat. Orang-orang bertanya, “Wahai Rasulullah ! sesungguhnya anda sujud dalam shalat anda panjang sekali? sampai kami menyangka terjadi apa-apa kepada anda atau anda telah mendapatkan wahyu? Beliau bersabda, “Semua itu tidak ada, akan tetapi anakku menunggang (di punggungku). Dan aku tidak ingin mempercepatnya sampai selesai kebutuhannya.” (HR. An-Nasai, no. 1141 dinyatakan shahih Albani)

Hal ini memperhatikan kebutuhan anak-anak. Sampai dalam kondisi beribadah kepada Allah yang Maha Besar.

Kita memohon kepada Allah agar memperbaiki anak-anak kita. Dan mampu tepat dalam berinteraksi bersama mereka sesuai untuk kebaikannya dan menunaikan amanahnya. Agar mendapatkan keredoan Tuhan seluruh alam Subahanuhu.

Wallahu a’lam

***********

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Pengawas Umum: Syaikh Muhammad Salih al-Munajjid
Sumber: Islamqa.info

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Sebab Pembangkangan Anak Kepada Orang Tua Dan Penangangannya

Next Post

Usulan Solusi Pengganti Game Elektronik

Muh Ikram

Muh Ikram

Muhammad Ikram adalah Ketua Umum PP LIDMI, Jurnalis Mujahid Dakwah, Pembina Daar Al-Qalam dan Founder Ruang Makna.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Genosida Berbasis Data, Cara Israel Pakai AI Susun Daftar Target Pembantaian di Gaza
    BAITUL MAQDIS

    Genosida Berbasis Data, Cara Israel Pakai AI Susun Daftar Target Pembantaian di Gaza

    Oktober 13, 2026
    Dari London hingga Jakarta, Ribuan Orang Turun ke Jalan Tuntut Hentikan Genosida di Gaza
    BAITUL MAQDIS

    Dari London hingga Jakarta, Ribuan Orang Turun ke Jalan Tuntut Hentikan Genosida di Gaza

    Oktober 13, 2026
    Mamdani Kecam Genosida Israel Di Gaza: Setelah Tiga Tahun, Impunitas Harus Ditolak
    BAITUL MAQDIS

    Mamdani Kecam Genosida Israel Di Gaza: Setelah Tiga Tahun, Impunitas Harus Ditolak

    Oktober 11, 2026
    Menjaga Api Kepedulian: Ujian Konsistensi Keimanan dan Kemanusiaan Kita untuk Palestina
    BAITUL MAQDIS

    Menjaga Api Kepedulian: Ujian Konsistensi Keimanan dan Kemanusiaan Kita untuk Palestina

    Oktober 8, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM
    Kolom

    Larangan Hijab di Azerbaijan, Paham Sekuler dan Kemunafikan Dalam Menyikapi Keadilan dan HAM

    by Imam Shamsi Ali
    Oktober 15, 2026
    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan
    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan

    by Muh Akbar
    September 28, 2026
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1647 shares
      Share 659 Tweet 412
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1076 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      907 shares
      Share 363 Tweet 227
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      813 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    MUI Kecam Serangan Houthi atas Jamaah Umrah dan Warga Sipil di Bandara Riyadh

    Oktober 13, 2026
    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Oktober 6, 2026
    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Oktober 2, 2026
    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    September 28, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026
    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    September 7, 2026
    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    September 4, 2026
    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    September 2, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Kabar duka datang dari ulama kharismatik sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta. Prof KH Syukron Ma’mun wafat hari ini.  “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segenap Keluarga Besar Pondok Pesantren Daarul Rahman turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya guru kita tercinta, Prof. KH. Syukron Ma’mun bin KH. Ma’mun Nawawi (Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman),” demikian keterangan unggahan Instagram @daarulrahman_official, Minggu (18/10/2026).  Kiai Syukron Ma’mun mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta, setelah menjalani perawatan akibat gangguan jantung sejak pekan lalu. Jenazah almarhum akan disalatkan bakda Zuhur sebelum dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan.  Prof KH Syukron Ma’mun lahir di Sampang, Madura, pada 21 Desember 1941. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga santri. Ayah, ibu, dan kakeknya merupakan sosok yang memiliki peran dalam pendidikan agama di daerah asalnya.  Pendidikan formal keagamaannya ditempuh di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, hingga lulus pada 1967. Setelah pindah ke Jakarta, ia melanjutkan kegiatan menuntut ilmu kepada sejumlah ulama Betawi, di antaranya Habib Ali bin Husein di Bungur dan Habib Abdurrahman Al-Habsyi.  KH Syukron Ma’mun dikenal dengan julukan Singa Podium berkat kepiawaiannya menyampaikan dakwah di hadapan masyarakat. Sejak berusia muda, ia telah berdakwah ke berbagai daerah, termasuk Madiun, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, hingga Magetan.  Selain berdakwah, ia juga aktif mengajar di perguruan tinggi dan mengisi majelis taklim. Jangkauan dakwahnya meluas ke berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, hingga Maluku. Ia juga menyampaikan syiar Islam ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.  Salah satu jejak penting KH Syukron Ma’mun adalah pendirian Pondok Pesantren Daarul Rahman di Jakarta.  رحمها الله رحمة واسعة وأسكنها فسيح جناته...  Semoga segala amal kebaikannya diterima oleh Allah, dosanya diampuni oleh-Nya dan dimasukkan ke dalam jannah-Nya. Allahumma Aamiin  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com
    • Pengurus Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP Lidmi) mendesak pemerintah agar serius menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk segera mengevaluasi dan mempertimbangkan penetapan status bencana nasional berdasarkan kondisi faktual serta ketentuan hukum yang berlaku.  Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat penanganan karhutla melalui koordinasi lintas sektor, mobilisasi sumber daya, dan perlindungan masyarakat terdampak.  Dengan demikian, upaya penanganan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, baik dalam memadamkan kebakaran maupun mencegah meluasnya dampak yang ditimbulkan.  Desakan tersebut disampaikan di tengah besarnya luas kebakaran hutan dan lahan sepanjang 2026. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla Kementerian Kehutanan (SiPongi+), luas areal karhutla di Indonesia pada Januari–Juli 2026 mencapai 202.004,30 hektare, meningkat 69 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.  Angka ini menunjukkan bahwa karhutla masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan masif, terukur, dan berkelanjutan.  Sebelumnya, pemerintah menyatakan bahwa penanganan karhutla menjadi perhatian utama. Namun, komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kebijakan dan tindakan konkret yang sebanding dengan skala persoalan di lapangan.  Ketua Umum PP Lidmi, Muhammad Ikram, S.Sos., M.Sos., menegaskan bahwa besarnya persoalan karhutla harus dijawab dengan keseriusan dan langkah nyata dari pemerintah.  “Jika penanganan karhutla dinyatakan sebagai prioritas, pemerintah perlu menunjukkan keseriusan itu melalui langkah yang benar-benar terukur. Jangan sampai prioritas hanya menjadi pernyataan, sementara masyarakat masih menghadapi dampak kebakaran dan ancaman asap. Yang dibutuhkan bukan sekadar komitmen, melainkan tindakan nyata dan kebijakan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Ikram.  PP Lidmi menilai bahwa penetapan status bencana nasional perlu dievaluasi secara serius dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum dan kondisi faktual di lapangan.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #indonesia #hutan #bencanaalam #kebakaran #kebakaranhutan
    • Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis turut menanggapi serangan Houthi Yaman di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi yang mengakibatkan 12 orang tewas dan 309 lainnya terluka.  Ia menegaskan, ajaran Islam menjunjung tinggi kehormatan jiwa manusia dan secara tegas melarang segala bentuk kekerasan yang menimbulkan korban jiwa.  “Islam mengajarkan penghormatan terhadap jiwa manusia dan melarang segala bentuk kekerasan yang menimbulkan korban sipil,” ujar Kiai Cholil dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).  Atas dasar prinsip keagamaan dan kemanusiaan universal tersebut, Kiai Cholil mengecam seluruh bentuk tindakan yang merusak upaya menciptakan perdamaian kawasan.  “Karena itu, kami mengutuk setiap tindakan yang mengancam keselamatan masyarakat dan mengganggu upaya mewujudkan perdamaian serta stabilitas kawasan,” katanya.  Melihat eskalasi konflik yang kian memanas di Timur Tengah, Kiai Cholil mendesak seluruh pihak yang bertikai untuk segera menghentikan tindak kekerasan dan kembali ke meja perundingan.  “Kami juga menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat agar menahan diri dan mengedepankan jalur dialog serta diplomasi. Konflik yang terus meningkat hanya akan memperbesar penderitaan masyarakat, mengganggu aktivitas ibadah, ekonomi, dan kemanusiaan, serta berpotensi memperluas ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah,” jelasnya.  Selain menekankan ajaran Islam terkait perdamaian, Kiai Cholil juga mengingatkan Pemerintah Indonesia agar tetap waspada dan mengambil tindakan nyata untuk mengamankan WNI yang berada di Arab Saudi.  “Kepada Pemerintah Republik Indonesia, kami berharap agar terus memantau perkembangan situasi keamanan, khususnya yang berkaitan dengan jalur penerbangan menuju dan dari Arab Saudi. Langkah antisipatif perlu dilakukan untuk menjamin keselamatan warga negara Indonesia, termasuk jamaah umrah, jamaah haji, pekerja migran, dan masyarakat Indonesia yang berada di kawasan tersebut,” ungkapnya.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #arabsaudi #cholilnafis #islam #makkah #madinah
    • Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas tragedi serangan rudal di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (10/10/2026). Sedikitnya 12 orang meninggal dunia dan 309 lainnya luka-luka. Rudal menghantam area Terminal 3 dan 4 yang melayani penerbangan domestik. Para korban meninggal berasal dari berbagai negara: 4 warga Arab Saudi, 2 warga Bangladesh, serta masing-masing 1 warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan. Koalisi pimpinan Arab Saudi menuding kelompok Houthi di Yaman sebagai pihak yang bertanggung jawab atas rangan tersebut. Kelompok yang didukung Iran itu terlibat dalam eskalasi konflik dengan pemerintah Yaman yang didukung Riyadh. Serangan ini juga berdampak pada operasional penerbangan. Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi menyatakan aktivitas bandara dihentikan sementara untuk evaluasi kerusakan dan keselamatan. Semoga para korban diterima di sisi-Nya, keluarga diberi kesabaran dan kekuatan, dan para korban luka segera pulih. 🤲 #palestina #arabsaudi #islam #mekkah #bandara
    • Sebanyak 12 orang tewas dan 309 lainnya terluka dalam serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Sabtu (10/10/2026), menurut otoritas penerbangan sipil negara tersebut.  Otoritas penerbangan menyatakan korban tewas terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga negara Amerika Serikat (AS), Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.  Para korban luka saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, dengan beberapa di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis.  Serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan material, sementara pihak berwenang masih melakukan penilaian untuk mengetahui tingkat kerusakan yang ditimbulkan.  Sebelumnya, otoritas penerbangan sipil Arab Saudi mengumumkan penghentian sementara operasional Bandara Internasional King Khalid setelah serangan terjadi.  Langkah tersebut diambil untuk memberikan waktu bagi petugas melakukan pemeriksaan kerusakan serta memastikan keamanan fasilitas bandara sebelum operasional dapat dilanjutkan.  Penghentian sementara aktivitas bandara menyebabkan gangguan terhadap sejumlah penerbangan, sehingga para penumpang diimbau menghubungi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.  Maskapai Kuwait Airways juga membatalkan seluruh penerbangan dari dan menuju Riyadh yang dijadwalkan pada Sabtu dengan alasan penutupan bandara.  Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangkaian serangan rudal dan drone kelompok Houthi terhadap sejumlah bandara dan fasilitas di Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir.  Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dia “sangat terkejut” atas serangan pada Sabtu di bandara Riyadh, yang menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang, menurut otoritas penerbangan.  “Serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil merupakan pelanggaran hukum internasional. Serangan-serangan ini harus segera dihentikan,” kata Guterres dalam sebuah pernyataan.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #arabsaudi #bandara #islam #timurtengah
    Next Post
    Usulan Solusi Pengganti Game Elektronik

    Usulan Solusi Pengganti Game Elektronik

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media